Muhammad Darmawan, Muhammad
Mahasiswa Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Aplikasi Prohexadion-Ca, Paclobutrazol, dan Strangulasi untuk Induksi Pembungaan di Luar Musim Pada Tanaman Jeruk Keprok (Citrus reticulata) Darmawan, Muhammad; Poerwanto, Roedhy; Susanto, S
Jurnal Hortikultura Vol 24, No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jhort.v24n2.2014.p133-140

Abstract

Paclobutrazol sebagai zat penghambat biosintesis giberelin selama ini telah digunakan secara luas untuk mengatur produksi di luar musim beberapa buah tropika, namun zat ini meninggalkan residu yang panjang. Prohexadion-Ca adalah zat penghambat biosintesis giberelin yang dalam penggunaannya tidak meninggalkan residu, namun belum pernah diuji efektifitasnya dalam mengatur produksi buah di luar musim. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan teknologi produksi buah jeruk di luar musim tanpa meninggalkan residu dalam tanah. Penelitian menggunakan rancangan blok terpisah (split block design). Penelitian berlangsung dari bulan November 2012 sampai Mei 2013. Hasil penelitian menunjukan perlakuan Prohexadion-Ca, Paclobutrazol, dan strangulasi dapat mempercepat pembungaan dan meningkatkan jumlah bunga dan buah tanaman jeruk keprok. Perlakuan Prohexadion-Ca dapat mempercepat mulainya muncul bunga  dibandingkan dengan perlakuan Paclobutrazol dan dapat meningkatkan jumlah bunga dan buah sama dengan Paclobutrazol. Penggunaan Prohexadion-Ca dapat dijadikan sebagai teknologi untuk memproduksi buah jeruk di luar musim tanpa meninggalkan residu dalam tanaman.
PENGGUNAAN KAPPA-KARAGINAN SEBAGAI BAHAN PENSTABIL SAUS TOMAT Irianto, Hari Eko; Susianti, Ari; Darmawan, Muhammad; Syamdidi, Syamdidi
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 11, No 4 (2005): (Vol. 11 No. 4 2005)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3090.826 KB) | DOI: 10.15578/jppi.11.4.2005.25-32

Abstract

Penelitian pemanfaaran kappa-karaginan sebagai bahan penstabil saus tomat telah dilakukan. Karaginan ditambahkan dalam pembuatan saus tomat pada konsentrasi 0; O,1O; 0,15: O,2O; dan 0,25% dari bobot bahan baku tomat. Saus tomat yang dihasirkan disimpan serama 4 minggu pada suhu ruang.
Penggunaan Kappa Karaginan sebagai Bahan Penstabil Saus Tomat. Irianto, Hari Eko; Darmawan, Muhammad; Syamdidi, Syamdidi
Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 11, No 4 (2005): JPPI Ed Pascapanen
Publisher : Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jpbkp.v11i4.473

Abstract

            Penelitian pemanfaatan kappa‑karaginan sebagai bahan penstabil saus tomat telah dilakukan. Karaginan ditambahkan dalam pembuatan saus tornat pada konsentrasi 0; 0,10; 0,15; 0,20; dan 0,25% dari bobot bahan baku tomat. Saus tomat yang dihasilkan disimpan selama 4 minggu pada suhu ruang. Saus tomat diambil sampel setiap minggu dan dianalisis karakteristik mutunya yang meliputi stabilitas, viskositas, pH, dan nilai kesukaan organoleptik (penampakan, warna, bau, dan rasa). Berdasarkan hasil analisis, penggunaan kappa‑karaginan dalam pembuatan saus tomat disarankan sejumlah 0,25% dari bobot tomat. 
PENGEMBANGAN POTENSI AGROEKOWISATA DI KAWASAN BULU DUA KABUPATEN SOPPENG Muhammad, Ary; Darmawan, Muhammad
Gorontalo Journal of Forestry Research VOLUME 2 NOMOR 2 TAHUN 2019 GORONTALO JOURNAL OF FORESTRY RESEARCH
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gjfr.v2i2.718

Abstract

Kawasan Bulu Dua menjadi salah satu wilayah yang termasuk dalam rencana induk pariwisata Kabupaten Soppeng yang dapat dikembangkan  sebagai kawasan Ekowisata. Penelitian dilakukan di Kawasan Bulu Dua yang terletak di  Desa Gattareng Toa, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Dalam penelitian ini digunakan metode survei dengan teknik observasi, kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Tahapan  studi terdiri dari persiapan, pengumpulan data (inventarisasi), analisis dan sintesis, dan perumusan konsep pengembangan. mengacu pada pedoman penilaian potensi wisata alam yang di terbitkan oleh Direktorat Bina Kawasan Pelestarian Alam. Tujuan yang ingin dicapai yaitu: mengkaji dan menganalisis potensi dan daya tarik wisata alam di Kawasan Bulu Dua serta merumuskan strategi pengelolaan wisata alam berbasis masyarakat di Kawasan Bulu Dua Kabupaten Soppeng. Berasarkan hasil penilaian potensi wisata alam suatu kawasan layak ditunjuk dan dikembangkan apabila mempunyai nilai kisaran antara 478 ? 820. Hasil penilaian potensi wisata alam yang telah dilakukan mendapatkan nilai 575. Berdasarkan fungsi dan penilaian potensi wisata di dalam tapak, dimana daya tarik (alam) menjadi fokus utama, diperkuat dengan kekhasan fauna endemik Macaca maura sebagai point of view serta penguatan oleh partisipasi masyarakat dan dukungan pemangku kebijakan. Penataan ruang direncanakan terbagi atas  5 zona yaitu zona welcome area, zona natural tourism, zona pelayanan dan wisata budaya, zona agrowisata, dan zona  wisata tirta. Penataan vegetasi direncanakan memanfaatkan dan mempertahankan vegetasi asli tapak, tata hijau terdiri dari tata hijau produksi dan tata hijau konservasi.