Articles

Found 24 Documents
Search

MODEL HUBUNGAN KAPASITAS REKATAN BALOK BETON BERTULANG YANG DIPERKUAT GFRP-S TERHADAP LAMA PERENDAMAN AIR LAUT Sultan, Mufti Amir; Djamluddin, Rudy
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 25, Nomor 1, JULI 2019
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.722 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v25i1.18754

Abstract

The construction of structures with reinforced concrete materials in coastal environments will face constraints in the form of chloride influences which can lead to a decrease in strength and even damage. One of the most popular reinforcement methods today is using a corrosion resistant Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) material. This study was conducted to investigate the behavior of GFRP-S rectifying capacity in reinforced concrete beam reinforcement in 1, 3, 6, and 12 months. The test specimens consist of 10 reinforced beams with dimensions (15x20x330) cm that has been reinforced with GFRP-S in the bending area. Beams without immersion symbolized B0, immersion 1, 3, 6, and 12 months each given symbols B1, B3, B6 and B12. The test specimen is loaded statically until it fails. To record the data when testing is installed strain gauge and LVDT. From the result of the research, it can be seen that there is a decrease of GFRP-S rectification capacity in the test specimen after soaking in seawater. The value of the decrease in the capacity of the bonding can be predicted by using the equation
PENGARUH TEKANAN PADA PEMBUATAN BATA SEMEN BERBAHAN DASAR PASIR APUNG Sultan, Mufti Amir; Yudasaputra, Muhammad Taufiq
Simposium II UNIID 2017 Vol 2 (2017)
Publisher : Simposium II UNIID 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Tidore Kepulauan memiliki potensi sumber daya alam berupa ketersediaan pasir apung. Pasir apung adalah jenis butiran yang berwarna terang, mengandung buih yang terbuat dari gelembung berdinding gelas dan biasanya disebut juga sebagai butiran gelas vulkanik silikat. Berdasarkan survei yang dilakukan kepada pengusaha bata semen, dalam proses pengepresan yang dilakukan hanya berdasarkan perkiraan, sehingga kekuatan bata semen tidak diketahui. Oleh karena itu, perlu adanya suatu penelitian mengenai pemberian tekanan pembuatan bata semen sehingga kuat tekan bata semen dapat diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tekanan pada proses pembuatan bata semen yang menggunakan pasir apung. Tahapan yang dilakukan antara lain : pengujian karakteristik material, perencanaan komposisi campuran 1PC : 4PS, dan variasi pemberian tekanan yaitu 1,33 MPa; 2,67 MPa; 4,00 MPa; 5,33 MPa dan 6,67 MPa dengan jumlah sampel 75 buah. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa semakin besar tekanan yang diberikan maka semakin tinggi nilai kuat tekan dan penyerapan yang semakin kecil. Bata semen hasil produksi pasaran menghasilkan kuat tekan 42,37 kg/cm². Bata semen yang menggunakan pasir apung dengan pemberian tekanan, yaitu 1,33 MPa; 2,67 MPa; 4,00 MPa; 5,33 MPa dan 6,67 MPa, menghasilkan berat yang lebih ringan dari bata pasir Kalumata dengan beban atau tekanan yang diberikan sama dengan bata pasir apung.
KARAKTERISTIK MEKANIS BETON BERAGREGAT MENGGUNKAN BETON DAUR ULANG Sultan, Mufti Amir
SIPIL SAINS Vol 2, No 4 (2012)
Publisher : SIPIL SAINS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton dapat dimanfaatkan untuk banyak hal dan sebagian besar beton digunakan sebagaielemen struktur. Keterbatasan kemampuan alam menyediakan material pembentuk beton merupakansebuah persoalan yang penting. Nilai ekonomis dari material alam yang cukup tinggi juga menjadisalah satu hal yang harus dipertimbangkan. Salah satu upaya mengatasi permasalahan tersebut di atasadalah dengan mengupayakan pemanfaatan sisa – sisa bongkaran beton (Recycled Concrete) sebagaipengganti parsial agregat kasar dalam campuran beton.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penggunaan agregat daurulang terhadap slump dan berat volume pada beton serta menganalisa pengaruh penambahan 0%,25%, 50%, 75% dan 100% RCA terhadap karekteristik mekanis beton.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton daur ulang RCA (RecycledConcrete Aggregates) mengalami penurunan sampai  14% dari kekuatan beton normal seiringdengan penambahan komposisi RCA. Berat volume beton yang menggunakan RCA juga mengalamipenurunan sebesar 7% dari berat volume beton normal.
KAJIAN TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI DI KABUPATEN HALMAHERA UTARA Sultan, Mufti Amir; Marsaoly, Nurmayasa
SIPIL SAINS Vol 3, No 5 (2013)
Publisher : SIPIL SAINS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.025 KB)

Abstract

Infrastruktur mempunyai kedudukan yang cukup strategis dalam konteks peran dansumbangannya dalam pembangunan nasional. Salah satu komponen penting dalam pengembangandan peningkatan infrastruktur adalah pengembangan kinerja sarana dan prasarana infrastruktur itusendiri. Kabupaten Halmahera Utara adalah kabupaten dengan wilayah kepulauan sehinggatransportasinya mempunyai karakter tersendiri yaitu transportasi laut pulau. Infrastruktur transportasidarat di Kabupaten Halmahera Utara hingga saat ini belum tersedia dengan baik. Tujuan penelitianadalah untuk mengetahui kondisi sarana dan prasana infrastruktur transportasi dan mengkajiketersediaan infrastruktur transportasi yang sudah ada dan yang belum tersedia sebagai penunjangpembangunan kabupaten Halmahera Utara.Pengambilan data primer melalui wawancara dan kuesioner kepada responden pengguna danpenyedia jasa. Data Lalu diolah dan dianalisis dengan metode Importance Performance Analysis(IPA) untuk menampilkan informasi berkaitan dengan faktor-faktor pelayanan yang menurutresponden sangat mempengaruhi kepuasan dan loyalitas mereka, serta faktor-faktor pelayanan yangperlu ditingkatkan karena kondisi saat ini belum memuaskan. Sedang metode Customer SatisfactionIndex (CSI) digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna jasa secara menyeluruh denganmelihat tingkat kinerja dan tingkat kepentingan/harapan dari atribut-atribut jasa pelayanan.Hasil penelitian infrastruktur transportasi di kabupaten Halmahera Utara menunjukkanbahwa kondisi infrastruktur yang sangat dirasakan adalah dari segmen Infrastruktur transportasi.Pembangunan sektor transportasi merupakan bagian yang amat penting dalam pembangunan nasional.Tingkat kepuasan responden secara keseluruhan mengenai infrastruktur transportasi darat, laut danudara masuk kedalam kategori cukup puas (51%-65%), ini memperlihatkan bahwa pelayananinfrastruktur transportasi masih perlu ditingkatkan lagi sehingga diharapkan kinerja infrastrukturtransportasi dapat masuk ke dalam kategori puas (nilai>65%).
STUDI KARAKTERISTIK DAN KUAT TEKAN BETONMUTU NORMAL (Studi Kasus Agregat Sungai Tewil Kabupaten Halmahera Timur ) Sultan, Mufti Amir; Gaus, Abdul
SIPIL SAINS Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : SIPIL SAINS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.515 KB)

Abstract

Beton dibuat dari campuran agregat halus, agregat kasar, semen, dan air dengan perbandingan tertentuserta dapat pula ditambahkan dengan bahan tambah yang lainya sesuai dengan keperluan apabiladianggap perlu. Agregat merupakan unsur pembentuk beton yang paling besar komposisinya yaitusebesar 70-75% dari total volume beton, maka kualitas agregat sangat berpengaruh terhadap kualitasbeton. Penelitan ini merupakan studi yang bertujuan mengetahui sifat-sifat dari agregat sungai tewil danmembuat JMF untuk memperoleh kuat tekan beton >K300 tanpa menggunakan bahan tambahPenelitian ini mengunakan benda uji berbentuk kubus 15 cm x 15 cm x 15 cm sebanyak 40 buah.Metode perencanaan campuran menggunakan metode SNI 1990. Faktor Air Semen yang digunakankedalam campuran beton normal adalah 0,32, 0,34, 0,36,0,38, 0,40, 0,42, 0,44, dan 0,46. Pengujiandilakukan pada umur 28 hari.Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa agregat sungai tewil memenuhi syarat sebagai agregatuntuk campuran beton dan mampu mencapai kekuatan dengan mutu beton K350
MODEL PROBABILITAS PEMILIHAN MODA KAPAL FERRY DAN SPEED BOAT RUTE TERNATE – TIDORE Diani, Mardiani; Anwar, Chairul; Sultan, Mufti Amir
SIPIL SAINS Vol 3, No 6 (2013)
Publisher : SIPIL SAINS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.569 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati perilaku perjalanan pengguna transportasi laut yaitu untukmengetahui dan menganalisis karakteristik pengguna Kapal Ferry dan Speed Boat rute Ternate - Tidoredan melihat preferensi pemilihan moda akibat perubahan biaya perjalanan, dan waktu perjalanan. Yaitu,apakah pemilihan Kapal Ferry lebih dipengaruhi oleh perubahan biaya, atau waktu.Metode yang digunakan adalah metode wawancara dalam bentuk kuisioner yang dibagikan pada saatsurvey lapangan langsung di atas Kapal Ferry dan Speed Boat dengan sampel sebanyak 100 respondenyang diambil secara acak. Hasil kuesioner selanjutnya diolah untuk mendapatkan karakteristik penggunamoda dan model pemilihan Kapal Ferry dan Speed Boat. Beberapa karakteristik pengguna Kapal Ferrydan Speed boat rute Ternate-Tidore sebagai berikut : Tujuan perjalanan sebagian besar adalah bertemukeluarga dan perjalanan dinas. Dari segi penghasilan pengguna kedua kapal ini berpenghasilan antara Rp.1.000.000 – 2.000.000.Analisis data yang digunakan adalah analisa regresi berganda, karena hanya ada dua variabel bebas yaitubiaya dan waktu. Hasil dari uji statistik dapat diperoleh Model pemilihan moda antara Kapal Ferry danSpeed Boat yang telah diperoleh dalam bentuk persamaan linier yaitu : UKapalFerry – USpeed Boat =1.13867 – 0.00046023x1 – 0.122625x2. Dengan 2 atribut yaitu : X1 = Δ Biaya, X2 = Δ Waktu. Hasilpengukuran persentase pengaruh kedua atribut (R2) diperoleh nilai 0.887, artinya pengaruh kedua atributbiaya dan waktu terhadap perubahan utilitas pada model ini adalah sebesar 88.7 %
PENGARUH LUBANG PADA INTI KOLOM TERHADAP DAKTALITAS Sultan, Mufti Amir
SIPIL SAINS Vol 5, No 9 (2015)
Publisher : SIPIL SAINS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.852 KB)

Abstract

Conduits (pipes) in reinforced concrete columns is still use to date. SNI 03-2847-2002 Code limits upto 4% of the column cross section. But the codes does not mention the effect of the hollow cross sectionductility.This study was done by testing hollow and solid column with four variation, column crosssection b=h= 200 mm x 200 mm, column length L = 1.500 mm, hole ratio (0%; 3,32%; 5,68%;12,31%), single stirrup. End of the column are loaded by conctant axial compression 5,0 ton, lateralload are applied at ½ span until ultimate strength. The observed variables are lateral load anddeflection.The result of the study shows momen strength hollow column experience is decline 4,04%at hole ratio 3,32%; 7,99% at hole ratio 5,68% and 21,66% at hole ratio 12,31%. Ductility for columnwith hole ratio 3,32% and solid column same asumed.The experiment also indicates ductility withinrange of 7.683
STUDI KARAKTERISTIK DAN KUAT TEKAN BETONMUTU NORMAL (Studi Kasus Agregat Sungai Tewil Kabupaten Halmahera Timur ) Sultan, Mufti Amir
SIPIL SAINS Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : SIPIL SAINS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.515 KB)

Abstract

Beton dibuat dari campuran agregat halus, agregat kasar, semen, dan air dengan perbandingan tertentuserta dapat pula ditambahkan dengan bahan tambah yang lainya sesuai dengan keperluan apabiladianggap perlu. Agregat merupakan unsur pembentuk beton yang paling besar komposisinya yaitusebesar 70-75% dari total volume beton, maka kualitas agregat sangat berpengaruh terhadap kualitasbeton. Penelitan ini merupakan studi yang bertujuan mengetahui sifat-sifat dari agregat sungai tewil danmembuat JMF untuk memperoleh kuat tekan beton >K300 tanpa menggunakan bahan tambahPenelitian ini mengunakan benda uji berbentuk kubus 15 cm x 15 cm x 15 cm sebanyak 40 buah.Metode perencanaan campuran menggunakan metode SNI 1990. Faktor Air Semen yang digunakankedalam campuran beton normal adalah 0,32, 0,34, 0,36,0,38, 0,40, 0,42, 0,44, dan 0,46. Pengujiandilakukan pada umur 28 hari.Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa agregat sungai tewil memenuhi syarat sebagai agregatuntuk campuran beton dan mampu mencapai kekuatan dengan mutu beton K350Kata kunci : FAS , kuat tekan
KARAKTERISTIK MEKANIS BETON BERAGREGAT MENGGUNKAN BETON DAUR ULANG Sultan, Mufti Amir
SIPIL SAINS Vol 2, No 4 (2012)
Publisher : SIPIL SAINS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.582 KB)

Abstract

Beton dapat dimanfaatkan untuk banyak hal dan sebagian besar beton digunakan sebagaielemen struktur. Keterbatasan kemampuan alam menyediakan material pembentuk beton merupakansebuah persoalan yang penting. Nilai ekonomis dari material alam yang cukup tinggi juga menjadisalah satu hal yang harus dipertimbangkan. Salah satu upaya mengatasi permasalahan tersebut di atasadalah dengan mengupayakan pemanfaatan sisa – sisa bongkaran beton (Recycled Concrete) sebagaipengganti parsial agregat kasar dalam campuran beton.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penggunaan agregat daurulang terhadap slump dan berat volume pada beton serta menganalisa pengaruh penambahan 0%,25%, 50%, 75% dan 100% RCA terhadap karekteristik mekanis beton.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton daur ulang RCA (RecycledConcrete Aggregates) mengalami penurunan sampai  14% dari kekuatan beton normal seiringdengan penambahan komposisi RCA. Berat volume beton yang menggunakan RCA juga mengalamipenurunan sebesar 7% dari berat volume beton normal.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI CAMPURAN BAHAN BAKU BETON TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON Tata, Arbain; Sultan, Mufti Amir; Sumartini, Sumartini
SIPIL SAINS Vol 6, No 11 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.437 KB)

Abstract

Semakin meluasnya penggunaan beton sebagai bahan konstruksi, maka semakin dituntut untuk meningkatkan kualitas beton sehingga diperlukan suatu perencanaan yang teliti dan benar sesuai syarat-syarat serta prosedur yang telah ditentukan agar diperoleh mutu beton yang diinginkan. Ada beberapa cara untuk meningkatkan kekuatan beton, diantaranya dengan pemberian bahan tambahan yang dinilai mempunyai harga yang cukup ekonomis dan diprediksikan dapat meningkatkan sifat mekanis beton yakni kuat tekan, kuat lentur dan elastisitas beton. Pada penelitian ini digunakan abu sekam padi sebagai bahan tambah terhadap berat agregat halus. Penelitian ini menggunakan agregat kasar dari kelurahan Togafo, agregat halus dari kelurahan Kalumata, semen Portland tipe I merek Tonasa dan abu sekam padi yang berasal dari desa Toboino kecamatan Wasile Timur kabupaten Halmahera Timur sebagai bahan tambah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji seberapa besar pengaruh abu sekam padi terhadap kuat tekan, kuat lentur dan elastisitas beton. Hasil penelitian diperoleh pada pengujian kuat tekan beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh kuat tekan optimum sebesar 18,24 Mpa pada variasi penambahan 8,0% abu sekam padi. Pada pengujian kuat lentur beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh kuat lentur optimum sebesar 6,38 Mpa pada variasi penambahan 2,5% abu sekam padi. Pada pengujian elastisitas beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh semakin besar penambahan abu sekam padi maka semakin besar elastisitas beton.