Swasono Rahardjo, Swasono
Unknown Affiliation

Published : 17 Documents
Articles

Found 17 Documents
Search

DESKRIPSI REPRESENTASI GRAFIK FUNGSI TRIGONOMETRI MAHASISWA BERBANTUAN MEDIA GEOGEBRA Maulyda, Mohammad Archi; Hidayanto, Erry; Rahardjo, Swasono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i9.12746

Abstract

Abstract: This descriptive qualitative research aims to describe the form of mathematical representation that arises when students understand the relationship between changes in the coefficient of trigonometric functions with their graphical functions through GeoGebra media. Students in a class of 30 students are selected as research subjects and given a Student Worksheet. From the results of the student's work, it can be seen that there are 3 types of the tendency of representation that are used by students to complete Worksheets. Of the 3 types of trends, each student is taken 1 person who will further discuss the results of his work randomly because it is considered to represent the work of other students. The results showed that students represented Geogebra's appearance in 3 forms namely verbal representation, mathematical expression representation, and visual representation.Abstrak: Tujuan penelitian kualitatif deskriptif adalah untuk mendeskripsikan bentuk representasi matematis yang muncul ketika mahasiswa memahami hubungan antara perubahan koefisien fungsi trigonometri dengan grafik fugsinya lewat media GeoGebra. Mahasiswa dalam satu kelas yang berjumlah 30 mahasiswa dipilih sebagai subjek penelitian dan diberikan Lembar Kerja Mahasiswa. Dari hasil pekerjaan mahasiswa tersebut, terlihat ada tiga tipe kecenderungan bentuk representasi yang digunakan mahasiswa untuk menyelesaikan Lembar Kerja. Dari tiga tipe kecenderungan tersebut masing-masing diambil satu mahasiswa yang akan dibahas lebih lanjut hasil pekerjaanya secara random karena dinilai dapat mewakili hasil pekerjaan mahasiswa yang lain. Hasil penelitian menunjukan bahwa  mahasiswa merepresentasikan tampilan Geogebra dalam tiga bentuk, yakni representasi verbal, representasi ekpresi matematis, dan representasi visual.
THE EMERGENCE OF STUDENTS’ METACOGNITION IN THE PROCESS OF MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING Kusumaningtyas, Nopem; Sa'dijah, Cholis; Rahardi, Rustanto; Rahardjo, Swasono
International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Developing a problem-solving skill for important things which need to be paid attention is how the students' thinking process in solving a problem is. Thinking about what is thought in this term relates to students' awareness of their ability to develop various ways which may be taken in solving a problem is known as metacognition. The existence of metacognition is very important for students in solving mathematical problems. This is a qualitative study using the grade VII students having medium ability as the subjects. The results of the study obtained that through intervention conducted by the researchers in 5 meetings, metacognition capability emerged in the subjects so that with their own ability they are able to solve mathematical problems provided.
PROSES BERPIKIR SISWA BERKECERDASAN MATEMATIS LOGIS DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIS “ILL STRUCTURED PROBLEMS” Nurjanah, Siti; Hidayanto, Erry; Rahardjo, Swasono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i11.12977

Abstract

Abstract: Understanding the thinking process of students in mathematical problem solvingis very important for the teacher. Every student has different abilities in problems solving. Ill structured problems depend on the type of intelligence they have. This research uses descriptive qualitative research. The purpose of this study is to describe the thinking process of students with logical mathematical intelligence in solving limited mathematical information problems. The subject of this study consisted of one grade VIII junior high school student who had high logical mathematical intelligence. The results showed that the thinking process of students with logical mathematical intelligence in completing "Ill structured problems" used several stages of completion in the form of: (1) solving the problem (parsing the problem) into several important parts, (2) connecting various information also used, and (3) completing by adding information and changing information, so that it will be easier to solve problems Ill structured problems.Abstrak: Memahami proses berpikir siswa dalam menyelesaikan  masalah matematika sangat penting bagi guru. Setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam memecahkan masalah Ill structured problems tergantung dari jenis kecerdasan yang dimilikinya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa berkecerdasan matematis logis dalam menyelesaikan masalah matematis informasi terbatas. Subjek penelitian ini terdiri satu orang siswa kelas VIII SMP yang memiliki kecerdasan matematis logis yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir siswa berkecerdasan matematis logis dalam menyelesaikan ?Ill structured problems? menggunakan beberapa tahap penyelesaian berupa (1) memecah masalah (mengurai masalah) menjadi beberapa bagian penting, (2) menghubungkan berbagai informasi juga digunakan, dan (3) menyelesaikan dengan cara menambah informasi dan mengubah informasi sehingga akan lebih mudah dalam menyelesaikan masalah Ill structured problems.
KESULITAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Pradini, Widi; Muhsetyo, Gatot; Rahardjo, Swasono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 1: JANUARI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i1.13126

Abstract

Abstract: Mathematical word problem is one of the difficult problems to solve. The purpose of this research is to describe the difficulties of SMP Negeri 1 Karanngejo students when solving word problem about system of linear equation in two variables. Data collection is done by using test and direct interview to 3 research subjects. Data is analyzed qualitatively through data reduction, data presentation, and drawing conclusion. The result of the research show that student difficulties lie on the devise a plan step, those are difficulty to transform relevant information into variable and difficulty to construct linear equation in two variables that represents the relation between relevant information in the word problem.Abstrak: Soal cerita matematika merupakan salah satu soal yang sulit diselesaikan oleh siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa SMP Negeri 1 Karangrejo saat menyelesaikan soal cerita matematika tentang materi sistem persamaan linear dua variabel. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara langsung terhadap tiga subjek penelitian. Data dianalisis secara kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan dialami siswa pada tahap merencanakan penyelesaian masalah, yaitu kesulitan dalam mengubah informasi relevan ke dalam variabel dan kesulitan dalam menyusun persamaan linear dua variabel yang menunjukkan hubungan antar informasi relevan dalam soal cerita.
PROSES ASIMILASI DAN AKOMODASI DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN KECERDASAN EMOSIONAL Kurniawan, Eka; Mulyati, Sri; Rahardjo, Swasono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 5: Mei 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.994 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i5.8999

Abstract

This study aimed to describe students’ thinking process on the 7th grade of junior high school in solving mathematics problem based on the case study of Polya steps for several students on high, medium, and low emotional quotient. This study is qualitative descriptive research. It was done in SMPN 2 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). The research findings are students whose emotional quotient is high use assimilation thinking process in identifying the problems, creating the plan of problem solving, doing the plan of problem solving, and reviewing or evaluating the answers. Students’ thinking process whose emotional quotient is medium use assimilation thinking process in identifying the problems, creating the plan of problem solving, and doing the plan; while in reviewing or evaluating the answers, they use accommodation or assimilation thinking process. In addition, students’ thinking process whose emotional quotient is low use assimilation thinking process in identifying the problems, and creating the plan of problem solving; and use accommodation or assimilation thinking process in doing the plan of problem solving. Meanwhile, there is imperfection accommodation thinking process in reviewing or evaluating the answers.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses berpikir siswa kelas VII SMP dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan langkah Polya studi kasus untuk beberapa siswa dengan kecerdasan emosional tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.  Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB). Hasil penelitian ini adalah siswa dengan kecerdasan emosional tinggi dalam memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan penyelesaian, dan melihat kembali melakukan proses berpikir asimilasi. Proses berpikir siswa dengan kecerdasan emosional sedang dalam memahami masalah, merencanakan masalah, dan melaksanakan rencana penyelesaian melakukan proses berpikir asimilasi, sedangkan untuk melihat kembali melakukan proses berpikir akomodasi atau asimilasi. Kemudian untuk siswa dengan kecerdasan emosional rendah dalam memahami masalah melakukan proses berpikir asimilasi, dalam merencanakan penyelesaian melakukan proses berpikir asimilasi, dalam melaksakan rencana penyelesaian melakukan proses berpikir akomodasi dan asimilasi, sedangkan dalam melihat kembali melakukan proses berpikir akomodasi tidak sempurna.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA BERCIRIKAN STRATEGI GENERATIF DENGAN PEMBELAJARAN PMII TIPE CLASSWIDE PEER TUTORING Rahmadani, Wimelia Citra; As’ari, Abdur Rahman; Rahardjo, Swasono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.6, Juni 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.268 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i6.6366

Abstract

This study aimed to produce students’ worksheets (LKS) of which features are based on generative learning strategy and PMII learning that are valid, interesting and effective. This study was a development study which employed three earlier stages of 4-D (four-D) model proposed by Thiagarajan, Semmel, and Semmel. It included these stages: define, design, and develop. This study was conducted on eighth graders at SMPN 2 Malang. The results of the study showed that the worksheets were valid with an average score of 3.10. Based on the results of the tryout, it was proven that: 1) the average score of students’ questionnaire was high: 3.29. It means that the LKS was appealing to students and 2) the results of the interview conduted to the teacher revealed that the worksheets were quite interesting and applicable. The LKS was also effective. It was seen from the level of students’ mastery (87.5%): the students understand the materials very well with the LKS.Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan LKS bercirikan strategi generatif dengan pembelajaran PMII yang valid, menarik dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi 3 tahap pertama model pengembangan 4-D (four-D) yang dikemukakan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel yang meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan(design), dan pengembangan (develop). Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Malang pada siswa Kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan valid dengan skor rata-rata 3,10. Berdasarkan hasil uji coba diperoleh: 1) skor rata-rata angket siswa tinggi  yaitu 3,29, sehingga LKS menarik bagi siswa dan 2) hasil wawancara guru disimpulkan bahwa LKS menarik bagi siswa dan dapat digunakan. LKS juga memenuhi aspek keefektifan. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan siswa yaitu 87,5% artinya pemahaman siswa setelah belajar menggunakan LKS sangat baik.
MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA KELAS XII SMA PADA MATERI KAIDAH PENCACAHAN Pujianto, Pujianto; Rahardjo, Swasono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i2.12022

Abstract

Abstract: The purpose of developing this computer-assisted learning media is to improve student learning achievement in rules for high school class XII students. The research development model uses the Plomp model divided into five stages, namely (1) initial investigation, (2) design, (3) making, (4) trial and revision, and (5) application. This media is called Bel Kaca. The results of this study are computer-assisted learning media that are valid, effective, and practical for use in teaching and learning activities.Abstrak: Tujuan dari pengembangan media pembelajaran berbantuan komputer ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi kaidah pencacahan untuk siswa kelas XII SMA. Model pengembangan penelitian ini menggunakan model  Plomp terbagi lima tahapan yaitu (1) penyelidikan awal, (2) rancangan, (3) pembuatan, (4) ujicoba dan revisi, dan (5) penerapan dan penyebaran. Media ini bernama Bel Kaca.  Hasil dari penelitian ini adalah media pembelajaran berbantuan komputer ini valid, efektif, dan praktis untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Etnomatematika Arfak (Papua Barat-Indonesia) : Operasi Bilangan pada Perniagaan Masyarakat Arfak Masa Lalu. Haryanto, Haryanto; Nuham, Didimus; Nusantara, Toto; Subanji, Subanji; Rahardjo, Swasono
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap etnomatematika masyarakat Arfak di Pedalaman Pegunungan Arfak. Bidang yang diteliti adalah transaksi perniagaan pada masa lalu. Penelitian ini menggunakan metode Etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan matematika digunakan oleh masyarakat ketika mereka dalam melakukan transakasi jual-beli cukup unik. Keunikannya adalah bahwa masyarakat tidak mengenal operasi pengurangan dalam mengembalikan uang sisa. Jika dikaitkan dengan matematika sekolah terkait pengurangan, jenis operasi pengurangan ini mirip dengan cara kerja sempoa dalam menyelesaikan operasi pengurangan bilangan.
PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TRIGONOMETRI PADA SISWA KELAS X Khotimah, Khusnul; Yuwono, Ipung; Rahardjo, Swasono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.11, Nopember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.563 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i11.8010

Abstract

Inquiry learning is learning that engages students directly and in finding the optimal mathematical concepts. The purpose of this research is to describe the inquiry learning to improve students learning outcomes in trigonometry material. Subjects were students of class X Preparation Graphic (PS-B) SMK Negeri 4 Malang year 2015/2016 which amounted to 32 students. This type of research is classroom action research. Inquiry learning is done consists of orientation, define problems, formulate hypotheses, collect data, test hypotheses and drawing conclusions. Based on the measures of inquiry that students formed into groups, students discuss up with students drawing conclusions from a comparison of trigonometry. The results showed that the application of this inquiry learning increase understanding of trigonometry concepts based on observations obtained with the activities of teachers and students in both categories, while the final test results obtained measures students test results also in both categories.Pembelajaran inkuiri merupakan pembelajaran yang melibatkan siswa secara langsung dan optimal dalam menemukan konsep Matematika. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi trigonometri. Subjek penelitian ialah siswa kelas X Persiapan Grafika (PS-B) SMK Negeri 4 Malang tahun 2015/2016 yang berjumlah 32 siswa. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Pembelajaran inkuiri yang dilakukan terdiri atas orientasi, merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, dan merumuskan kesimpulan. Berdasarkan langkah-langkah inkuiri tersebut siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok, siswa berdiskusi sampai dengan siswa merumuskan kesimpulan dari perbandingan trigonometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran inkuiri ini meningkatkan hasil belajar materi trigonometri dan berdasarkan pengamatan diperoleh aktivitas guru dan siswa dalam kategori baik, sedangkan hasil tes akhir tindakan diperoleh hasil tes siswa juga dalam kategori baik.
PENGEMBANGAN LKS BERCIRIKAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK SISWA SMP AR-ROHMAH MALANG KELAS VII Rahayu, Ayu; Muhsetyo, Gatot; Rahardjo, Swasono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.6, Juni 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.351 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i6.6370

Abstract

The research objective of this development is to produce mathematical Student Worksheet (LKS) is characterized by problem based learning to VII grade. In addition, this study also was conducted to determine the criteria LKS is generated based on the aspect of validity, practicality and effectiveness. The kind of research this is the development of research. The development of this research designed by following phases Plomp model of development, namely: prelimininary research, prototyping phase, and assesment phase. The subjects of this research is students of VII grade Ar-Rohmah junior high school Malang academic year 2015/2016 as many as 27 students. From the results of the field trials, found that LKS developed have valid criteria, practical, and effectiveTujuan penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) matematika bercirikan pembelajaran berbasis masalah untuk kelas VII SMP. Selain itu, penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui kriteria LKS yang dihasilkan berdasarkan aspek kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Penelitian pengembangan ini dirancang dengan mengikuti tahap-tahap model pengembangan Plomp, yaitu: penelitian awal, tahap prototipe, dan tahap penilaian. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Ar-Rohmah Malang tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 27 siswa. Dari hasil uji coba lapangan, diperoleh bahwa LKS yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.