Articles

Found 9 Documents
Search

IDENTIFIKASI TUMBUHAN SUKU POACEAE SEBAGAI SUPLEMEN MATAKULIAH KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN Wulandari, Desy Yanuarita; Sari, Murni Sapta; Mahanal, Susriyati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.1, Januari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.425 KB) | DOI: 10.17977/jp.v2i1.8447

Abstract

Poaceae known as plants used as food ingredients in Indonesian. One area thas has high level diversity of plants Poaceae is Tahura R. Soerjo. Morphological characterization Poaceae in that region are still rare. The Goal for this research are to identify Poaceae tribes, and make photography Poaceae data that can be used as a supplement on Diversity of Plants course. This study included descriptive exploratory study with free cruising method. The species Poaceae has identified are Bambusa multiplex, Dendrocalamus asper, Digitaria radicosa, Echinochloa sp, Eragrostis unioloides, Lophatherum gracile, Oplismenus burmanni, Paspalidium flavidum, Pennisetum alopecuroides, Phragmites karka, Setaria parviflor. Suku Poaceae dikenal sebagai tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan masyarakat Indonesia. Salah satu daerah yang memiliki tingkat keanekaragaman tumbuhan Poaceae adalah di Tahura R. Soerjo. Karakterisasi morfologi terkait suku Poaceae di daerah tersebut masih sedikit. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk identifikasi suku Poaceae, membuat data fotografi suku Poaceae sehingga dapat digunakan sebagai suplemen keanekaragaman tumbuhan. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif eksploratif dengan metode jelajah bebas. Sebelas spesies suku Poaceae yang telah teridentifikasi, yaitu Bambusa multiplex, Dendrocalamus asper, Digitaria radicosa, Echinochloa sp, Eragrostis unioloides, Lophatherum gracile, Oplismenus burmanni, Paspalidium flavidum, Pennisetum alopecuroides, Phragmites karka, Setaria parviflora.
POTENSI BRYOPSIDA DI HUTAN RAYA R SOERJO SEBAGAI SUPLEMEN MATAKULIAH KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN Samti, Ardiani; Susilo, Herawati; Sari, Murni Sapta
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.8, Agustus 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.38 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i8.6624

Abstract

Bryopsida or mosses is one of diversities which takes an important role in life, for example take an important role to absorb water, oxygen supplier and being habitat for other organism. This research aimed to know the diversity of various mosses at Tahura R Soerjo. This research conducted from February to April 2016 used a survey method of a free random approach. The identification is based on structure gametophyte, especially leaf morphology, because the sporophyte not always be seen. The result of the research are 25 species of mosses, that will be arranged becomes supplement for Biology student in State University of Malang.Mahasiswa Biologi angkatan 2013 berdasarkan survei membutuhkan bahan ajar berbasis penelitian mengenai Tumbuhan Lumut untuk matakuliah Keanekaragaman Tumbuhan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi tumbuhan lumut, khususnya lumut daun di Hutan Raya R Soerjo (Tahura R Soerjo). Metode penelitian adalah metode eksploratif dengan jelajah bebas. Lokasi penelitian, meliputi wilayah Watu Ondo, Watu Lumpang, Coban Teyeng dan Lemah Bang. Ketinggian lokasi penelitian 1300-1700 mdpl, dengan suhu 19-23˚C dan kelembapan udara 70-80%. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-April 2016 dan identifikasi dilakukan di laboratorium Botani Universitas Negeri Malang dan divalidasi oleh LIPI Cibodas. Hasil penelitian adalah terdapat 18 suku dan 25 spesies lumut daun, yaitu suku Bryaceae (2 jenis), suku Calymperaceae (1 jenis), suku Dicranaceae (2 jenis), suku Fissidentaceae (2 jenis), suku Hypnaceae (1 jenis), suku Hypopterygiaceae (1 jenis), suku Leskeaceae (1 jenis), suku Leucobryaceae (1 jenis), suku Meteoriaceae (2 jenis), suku Neckeraceae (1 jenis), suku Porellaceae (1 jenis), suku Pottiaceae (1 jenis), suku Pterobryaceae (2 jenis), suku Rhacopilaceae (2 jenis), suku Rhizogoniaceae (2 jenis), suku Sematophyllaceae (1 jenis), suku Splachnobryaceae (1 jenis), dan suku Thuidiaceae (1 jenis).  Selanjutnya Hasil penelitian berupa deskripsi struktur morfologi dan anatomi Bryopsida dari Taman Hutan Raya R Soerjo akan digunakan sebagai suplemen bagi mahasiswa pendidikan Biologi.
IDENTIFIKASI RHODOPHYTA SEBAGAI BAHAN AJAR DI PERGURUAN TINGGI Oryza, Diandara; Mahanal, Susriyati; Sari, Murni Sapta
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.3, Maret 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.174 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i3.8582

Abstract

Rhodophyta or red algae is a group of algae with dominance of red color that caused by pigmentation of phycoerytrin. Red algae have many advantages for economy and ecology side. Also, it can be used for education, especially as a learning materials at college. Learning materials that prepared based on learning resource from environment could increase the quality of learning. Rhodophyta in Pasir Panjang Beach could be selected to be a learning resource. This learning resource can be organized into learning materials of rhodophyta based on identification of rhodophyta in Pasir Panjang Beach.Rhodophyta atau alga merah merupakan kelompok alga dengan dominansi warna merah yang disebabkan oleh pigmen fikoeritrin. Alga merah memiliki banyak manfaat dari segi ekologis dan ekonomis. Alga merah juga dapat dimanfaatkan untuk pendidikan, khususnya sebagai bahan ajar di perguruan tinggi. Bahan ajar yang disiapkan dari sumber belajar dari lingkungan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Rhodophyta di Pantai Pasir Panjang dapat dipilih sebagai sumber belajar. Sumber belajar ini dapat disusun menjadi bahan ajar untuk mempelajarai rhodphyta berdasarkan studi identifikasi rhodophyta di Pantai Pasir Panjang.
KEANEKARAGAMAN FAMILIA PHYSCIACEAE DAN LOBARIACEAE DI TAMAN HUTAN RAYA RADEN SOERJO SEBAGAI BAHAN AJAR PADA MATAKULIAH MIKROBIOLOGI Fatma, Yulya; Mahanal, Susriyati; Sari, Murni Sapta
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.2, Februari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1148.329 KB) | DOI: 10.17977/jp.v2i2.8513

Abstract

The forest of Tahura R. Soerjo is region that have high diversity. Data of diversity can use for learning resource. The result of diversity research arranged to lesson matter in learning. The research aimed to identify the lichen especially family Lobariaceae and Phusciaceae at Tahura R. Soerjo. The location of research are Cangar, Watu Ondo, Coban Teyeng, and Lemahbang. The method used is cruise method and survey. The research conducted February until October 2016. The identification result found 8 species including family Physciaceae and 4 species including family Lobariaceae. Data and information related to the description of the characteristics of this species is conceived and designed in the learning materials in learning by student of biology department.Tahura R. Soerjo merupakan kawasan dengan keanekaragaman tinggi. Data keanekaragaman dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Hasil penelitian keanekaragaman disusun dalam bentuk bahan ajar yang dimanfaatkan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi lichen khususnya familia Lobariaceae dan Physciaceae di Tahura R. Soerjo. Lokasi penelitian meliputi Cangar, Watu Ondo, Coban Teyeng, dan Lemahbang. Metode penelitian yaitu jelajah bebas dan survei. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-Oktober 2016. Hasil identifikasi ditemukan 8 spesies dari familia Physciaceae dan 4 spesies dari familia Lobariaceae. Data serta informasi terkait deskripsi karakteristik spesies disusun dalam bentuk bahan ajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran oleh mahasiswa jurusan Biologi.
KARAKTERISTIK SPORA TUMBUHAN PAKU ASPLENIUM KAWASAN HUTAN RAYA R. SOERJO Pranita, Herdina Sukma; Mahanal, Susriyati; Sari, Murni Sapta
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 4: April, 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.085 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i4.8751

Abstract

Asplenium is one genus ferns aspleniaceae tribal members. Identification of the classification of the species can be determined by one of the morphological characteristics of the spores. Spore morphological characteristics include the shape, size, and type aperture ornamentation. The purpose of this study is to describe and analyze the species based on morphological characters spores. The method used is descriptive explorative to explore ferns Asplenium. The research found that five types of Asplenium is Asplenium nidus, Asplenium robustum, Asplenium salignum, Asplenium tenerum, and Asplenium unilaterale. The difference of 5 species Asplenium lies in the type of ornamentation characteristic morphology and size of the spores, whereas the equation is the shape, size and type categories aperture spores.Asplenium merupakan salah satu marga tumbuhan paku anggota suku Aspleniaceae. Identifikasi penggolongan spesies dapat ditentukan melalui salah satu karakteristik morfologi spora. Karakteristik morfologi spora meliputi bentuk, ukuran, apertura dan tipe ornamentasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis karakter spesies berdasarkan morfologi spora. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif eksploratif untuk mengeksplorasi tumbuhan paku Asplenium. Hasil penelitian ditemukan 5 jenis dari Asplenium yaitu Asplenium nidus, Asplenium robustum, Asplenium salignum, Asplenium tenerum, dan Asplenium unilaterale. Perbedaan dari 5 jenis spesies Asplenium terletak pada ciri morfologi tipe ornamentasi dan ukuran spora, sedangkan persamaan terletak pada bentuk, kategori ukuran dan tipe apertura spora.
PENGARUH INKUIRI DAN PJBL BERSUMBER POTENSI LOKAL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP, KETERAMPILAN PROSES SAINS, DAN SIKAP ILMIAH SISWA Faridah, Listia Adhayul; Sari, Murni Sapta; Ibrohim, Ibrohim
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.176 KB) | DOI: 10.17977/jpb.v8i2.2276

Abstract

Biology learning in the 2013 curriculum emphasizes the development of holistic attitude, knowledge, and skills competencies. One way to develop these competencies is by applying a learning model based on a scientific approach, namely inquiry and PjBL. Both of these models have stages that can develop the three competencies. The purpose of this research is to know the influence of inquiry learning model and PjBL toward concept comprehension, scientific process skill, and scientific attitude. The type of this research is experiment using nonrandomized pretest and posstes control group design. The instrument of this research is the observation sheet of scientific attitude and scientific process skill, and concept comprehension test. Analysis of scientific attitude data using anova, data analysis of scientific process skills using kruskal wallis, and analysis of concept comprehension data using anacova. The result of analysis of anakova test obtained F count equal to 65,494 with significance level p (0,000) <α (0,05), Anova test result got χ2 count equal to 44,325 with significance level p (0,000) <α (0,05), test result Anova obtained F count equal to 26,795 with significance level p (0,000) <α (0,05). The three test results show that there are differences in scientific attitude, scientific process skills, and conceptual understanding between control class students and experimental class students.
PEMBERIAN PELATIHAN MEMBUAT BATIK JUMPUTAN KEPADA IBU PKK UNTUK UPAYA PELESTARIAN DAN MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI LOWOKWARU, MALANG Witjoro, Agung; Sari, Murni Sapta; Lestari, Sri Rahayu; Irawati, Mimien Henie; Mahanal, Susriati; Rohman, Fatchur; Prabaningtyas, Sitoresmi; Maslikah, Siti Imroatul
Jurnal KARINOV Vol 2, No 2 (2019): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.121 KB)

Abstract

Batik merupakan warisan budaya khas Indonesia yang memiliki daya tarik tinggi di kawasan lokal maupun internasional. Batik jumputan adalah salah satu jenis batik yang mudah dibuat, memiliki banyak variasi teknik pembuatan, dan daya jualnya tinggi. Malang sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Indonesia memiliki kesempatan besar untuk memanfaatkan batik jumputan menjadi komoditas di pusat oleh-oleh. Pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan batik jumputan diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Malang, khusunya di daerah Lowokwaru. Upaya pelestarian melalui pelatihan perlu dilakukan untuk memberikan keterampilan membuat batik jumputan. Penelitian dan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data meliputi observasi, dokumentasi, dan survei. Partisipan dalam penelitian ini adalah ibu PKK di Lowokwaru, Malang. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan data hasil observasi dan kajian literatur ke dalam domain-domain hingga diperoleh suatu kesimpulan. Setelah melalui pelatihan, ibu PKK di Lowokwaru memiliki keterampilan untuk membuat batik jumputan dengan teknik ikat dan jahit untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Sehingga diharapkan dengan demikian batik jumputan dapat terus dilestarikan.
Validitas dan Kepraktisan Bahan Ajar Pengelolaan Spesies Asing Invasif Acacia Nilotica untuk Matakuliah Pengelolaan Sumberdaya Alam Nafiah, Kharirrotun; Suhadi, Suhadi; Sari, Murni Sapta
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 5: MEI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.238 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i5.12459

Abstract

Abstract: The aim about this research and development is produced teaching materials for natural resource management courses based on the results of research on the spread alien species that named Acacia nilotica in Baluran National Park. Development using the ADDIE model. The data obtained from the results of the study included field research, validation sheets from material experts, media and teaching materials, field practitioners and student responses. The scores obtained from the results of the material expert validation were 95,58% and media experts were 90,52%. The scores obtained from field practitioners are 89.58% while the student response to the practicality of teaching materials reaches 93,10%. Score &gt; 85,00% means the teaching material in very valid and practical category, it mean that teaching materials can support the learning process.Abstrak: Penelitian dan pengembangan bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar  matakuliah pengelolaan sumberdaya alam berdasarkan hasil penelitian persebaran spesies asing yang bersifat invasif yaitu Acacia Nilotica di Taman Nasional Baluran. Pengembangan menggunakan model ADDIE. Data yang didapatkan dari hasil penelitian, meliputi penelitian lapangan, lembar validasi dari ahli materi, media dan bahan ajar, praktisi lapangan, dan respons mahasiswa. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Perolehan skor dari validator ahli materi adalah 95,58% dan validator ahli media adalah 90,52%. Skor yang diperoleh dari praktisi lapangan adalah 89,58%, sedangkan respons mahasiswa terhadap kepraktisan bahan ajar mencapai 93,10%. Skor &gt;85,00% berarti bahan ajar memiliki kategori sangat valid dan praktis untuk dipakai dalam mendukung proses belajar mengajar.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENELITIAN ANALISIS AKTIVITAS FOSFORILASI PROTEIN MEMBRAN SPERMATOZOA KAMBING UNTUK MATAKULIAH TEKNIK ANALISIS BIOLOGI MOLEKULER Zukmadini, Alif Yanuar; Lestari, Umie; Sari, Murni Sapta
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Unib press Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.289 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.3.2.153-165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan modul berbasis penelitian analisis aktivitas fosforilasi protein membran spermatozoa kambing; 2) untuk mengetahui aktivitas fosforilasi protein membran spermatozoa kambing PE dan Boer. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Borg & Gall (1983) yang dibatasi sampai lima tahap yaitu, research and information collecting, planning, develop preliminary form of product, preliminary field testing, dan main product revision. Analisis aktivitas fosforilasi protein membran spermatozoa dilakukan dengan beberapa prosedur laboratorium yaitu, isolasi protein, elektroforesis, elektroelusi protein 43 kDa, dan uji aktivitas fosforilasi. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang menggunakan instrumen berupa lembar validasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa persentase kevalidan modul dari ahli materi sebesar 95,40%, dari ahli bahan ajar sebesar 99,49% dan dari uji coba kelompok kecil sebesar 86,35%. Keseluruhan persentase yang diperoleh termasuk ke dalam kategori valid. Hasil penelitian mengenai aktivitas fosforilasi protein 43 kDa menunjukkan bahwa jumlah ATP yang difosforilasi pada protein membran spermatozoa kambing PE sebesar 179 ppm, sedangkan pada kambing Boer sebesar 159,5 ppm. Unit aktivitas fosforilasi protein 43 kDa pada kambing PE sebesar 69,29 x 10-2 µmol/mL.menit, sedangkan pada kambing Boer sebesar 61,61 x 10-2µmol/mL.menit.Keywords       : Modul berbasis penelitian, aktivitas fosforilasi, teknik analisis biologi molekuler