Articles

Found 7 Documents
Search

Effect of pregnant women’s knowledge and therapy regimentation towards compliance in consuming iron (Fe) tablets and anemia degree in South Kediri Public Health Center year 2016 Anggraini, Dina Dewi; Purnomo, Windhu; Trijanto, Bambang
Majalah Obstetri & Ginekologi Vol 24, No 2 (2016): May - August
Publisher : Department of Obstetrics and Gynecology, Faculty of Medicine, Airlangga University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.499 KB) | DOI: 10.20473/mog.V24I22016.61-63

Abstract

Objectives: This study aimed to analyze the influence of knowledge and regimentation of pregnant women consume tablets therapy adherence iron (Fe) and anemia in pregnant women in the South Regional Health Center Kediri.Materials and Methods: This study used observational analytic with cross sectional design. The population consisted of 63 third trimester pregnant women and samples taken were 34 third trimester pregnant women who have received 90 tablets of iron (Fe), with a simple random sampling technique. Data obtained from questionnaires, books Maternal and Child Health, and in-depth interviews. Data analysis was performed using ordinal regression and logistic regression.Results: There was an effect of knowledge of pregnant women on adherence to consume tablets of iron (Fe), there is no influence regimentation of therapy on adherence to consume tablets of iron (Fe), and no effect of compliance sufficient to consume tablets of iron (Fe) against anemia in pregnant women (p=0.012). Conclusion: The higher the level of knowledge possessed by pregnant women, pregnant women, the more it tends to stick to consume tablets of iron (Fe) during pregnancy. And no regimentation of therapeutic effect on adherence to consume tablets of iron (Fe) in pregnant women.
Keikutsertaan Kelas Ibu Hamil Berpengaruh terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Praktik Inisiasi Menyusu Dini Sihsilya R, Elsa Budi; Kuntoro, Kuntoro; Trijanto, Bambang
Majalah Obstetri & Ginekologi Vol 24, No 1 (2016): Januari - April 2016
Publisher : Majalah Obstetri & Ginekologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mog.v24i1.2755

Abstract

Tujuan: mengetahui pengaruh keikutsertaan ibu di kelas ibu hamil terhadap praktik IMD pada ibu bayi usia 6-8 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sisir Kota Batu.Bahan dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cohort retrospektif. Populasi terbagi menjadi dua, populasi terpapar yang mengikuti kelas ibu hamil saat hamil anak terakhir dan populasi tidak terpapar ibu yang tidak mengikuti kelas ibu hamil. Besar sampel 32 responden. Analisis data dengan uji chi square.Hasil: Hasil analisis bivariat usia (p value = 0,229), pendidikan (p value = 0,1790, paritas (p value = 0,011), pengetahuan (p value = 0,047), sikap (p value = 0,893), riwayat persalinan (p value = 0,021), informasi (p value = 0,472), penolong persalinan (p value = 0,017), tempat persalinan (p value = 0,003), keikutsertaan kelas ibu hamil (p value = 0,27), pengambil keputusan (p value = 0,137), penyuluhan saat hamil (0,16) Hasil analisis menunjukkan variabel yang signifikan adalah paritas (p=0,011), pengetahuan (p=0,047), penolong persalinan (p=0,017), tempat persalinan (0,003), riwayat persalinan (p=0,021), penyuluhan saat hamil (p=0,010).Simpulan: penelitian ini tidak ada pengaruh keikutsertaan ibu di kelas ibu hamil terhadap praktik IMD, akan tetapi kelas ibu hamil berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap ibu. Pengetahuan berpengaruh terhadap praktik IMD.
Influence of prenatal class to the practice of P4K (Birth Planning and Prevention of Birth Complication) Faiza, Robitha; Notobroto, Hari Basuki; Trijanto, Bambang; Soedirham, Oedojo; Yusuf, Ah.; Halim, Kusuma
Majalah Obstetri & Ginekologi Vol 24, No 3 (2016): September - December
Publisher : Department of Obstetrics and Gynecology, Faculty of Medicine, Airlangga University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.881 KB) | DOI: 10.20473/mog.V24I32016.94-99

Abstract

Objective: This study aimed to analyze the influence of prenatal class to the practice of P4K (Birth Planning And Prevention Of Birth Complication).Materials and Methods: This study applied analytical survey with cross sectional approach. The number of samples taken was as many as 30 mothers, using simple random sampling. Analysis of data was carried out using ordinal wilcoxon sign rank test. Datas were obtained from interviews and questionnaire.Result: The influence of prenatal class to practice of P4K (Birth Planning and Prevention of Birth Complication) (p = 0,0000). Conclusion: Prental class can influence to practic of P4K.
Screening, counseling and referral pattern of structural heart disease in pregnancy cases at public health center in Surabaya Hanifah, Noorma Rina; Andrianto, Andrianto; Trijanto, Bambang
Majalah Obstetri & Ginekologi Vol 25, No 3 (2017): December
Publisher : Department of Obstetrics and Gynecology, Faculty of Medicine, Airlangga University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.473 KB) | DOI: 10.20473/mog.V25I32017.103-112

Abstract

Objectives: To depict the process of screening, counseling and re-ferral patterns of structural heart disease in pregnancy cases by public health centre in Surabaya as preliminary data required for the groundwork of standard of care of pregnancy with heart di-sease.Materials and Methods: This is a qualitative research with in-depth interview to PJ KIA doctors selected by purposive sam-pling, the information is confirmed by the Head of Primary Service Management Unit of BPJS Surabaya branch, Family Health Unit staff of Surabaya Municipality Health Office and 8 patients with structural heart disease in pregnancy treated in RSUD Dr. SoetomoResults: The process of early pregnancy screening at the PHC is performed by midwives and GPs in accordance to the format provided by of the Surabaya Municipality Health Office which was not designed for structural heart disease screening in preg-nancy, history taking and special physical examination for scree-ning of heart disease only done if suspicion occurs. Medical and Child Health program overseer doctors have not agreed on which referral facility for pregnancy cases with suspicion of structural heart disease should be directed because there is no guiding regulation. Counseling of pregnant patients suspected of having structural heart disease is still limited to providing infor-mation that PHC are unable to make a diagnosis.Conclusion: The process of screening for structural heart disease during pregnancy has not been done routinely through anamnesis and physical examination. There is no standard guidance on the process of referral of pregnancy cases with suspicion of structural heart disease that can be performed by Mother and Child Health programs overseer doctors. Visits of women with structural heart disease to the PHC to obtain referral letter to secondary / tertiary health facilities and School Health Program programs have not been utilized for counseling on the effect of heart disease on reproductive health.
PENGARUH BEBAN DAN MASA KERJA TERHADAP PELAYANAN ANTENATAL DI PEKESMAS KOTA AMBON Susanti, Eka Mawang; Purnomo, Windhu; Trijanto, Bambang
STRADA JURNAL ILMIAH KESEHATAN Vol 4 No 1 (2015): STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKes Surya Mitra Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian ibu merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur derajat kesehatan masyarakat. Di Indonesia, angka kematian ibu sangat tinggi, yaitu 359 per 100.000 kelahiran hidup. Di Provinsi Maluku, AKI juga masih tinggi, meski di bawah angka nasional, yaitu 244 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Salah satu upaya untuk mencegah kematian ibu dan bayi adalah dengan meningkatnya pelayanan antenatal (ANC) untuk ibu hamil. Sebab, dalam ANC, ibu hamil mendapatkan layanan yang komprehensif sejak trimester pertama hingga ketiga. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh beban kerja dan masa kerja bidan pada kualitas pelayanan antenatal di puskesmas di Kota Ambon. Desain penelitian ini adalah cross-sectional yang menguji lima variabel, yaitu pendidikan bidan; masa kerja; beban kerja, jarak rumah bidan; dan sarana-prasaran puskesmas. Responden sebanyak 85 bidan di 22 Puskesmas di Ambon, dipilih secara simple random sampling dengan undian. Responden diamati dan menjawab kuesioner terstruktur. Regresi logistik digunkan untuk menganalisa korelasi antara semua variabel. Hasilnya, variabel yang memiliki pengaruh dalam pelayanan antenatal di puskesmas-puskesmas di Kota Ambon adalah  lama bekerja (p = 0,017), dan beban kerja (p = 0,022). Kesimpulan, bidan di puskesmas di Ambon sudah menyediakan ANC yang layak dan berkualitas. Namun, beban kerja ganda yang dilakukan bidan mengakibatkan kualitas ANC kurang maksimal karena kerjanya tidak fokus dan berlebih. Kompetensi dan pelatihan yang kurang merata, khususnya bagi bidan yang masa kerja kurang dari 10 tahun, mengakibatkan kualitas ANC belum optimal. Oleh karena itu, direkomendasikan kepada Dinas Kesehatan Ambon secara berkala memperbarui pengetahuan dan keterampilan bidan, serta mengurangi beban kerja ganda yang dilakukan oleh bidan.
Keikutsertaan Kelas Ibu Hamil Berpengaruh terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Praktik Inisiasi Menyusu Dini Rahmawati, Elsa Budi Sihsilya; Kuntoro, R; Trijanto, Bambang
Majalah Obstetri & Ginekologi Vol 24, No 1 (2016): Januari - April
Publisher : Department of Obstetrics and Gynecology, Faculty of Medicine, Airlangga University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.11 KB) | DOI: 10.20473/mog.V24I12016.8-12

Abstract

Strategi Pemerintah dalam menurunkan AKI dan AKB salah satunya kelas ibu hamil. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh keikutsertaan ibu di  kelas ibu hamil terhadap praktik IMD pada ibu bayi usia 6-8 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sisir Kota Batu. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cohort retrospektif. Populasi terbagi menjadi dua, populasi terpapar yang mengikuti kelas ibu hamil saat hamil anak terakhir dan populasi tidak terpapar  ibu yang tidak mengikuti kelas ibu hamil. Besar sampel 32 responden. Analisis data dengan uji chi square. Hasil analisis bivariat usia (p value = 0,229), pendidikan (p value = 0,1790, paritas (p value = 0,011), pengetahuan (p value = 0,047), sikap (p value = 0,893), riwayat persalinan (p value = 0,021), informasi (p value = 0,472), penolong persalinan (p value = 0,017), tempat persalinan (p value = 0,003), keikutsertaan kelas ibu hamil (p value = 0,27), pengambil keputusan (p value = 0,137), penyuluhan saat hamil (0,16) Hasil analisis menunjukkan variabel yang signifikan adalah paritas (p=0,011), pengetahuan (p=0,047), penolong persalinan (p=0,017), tempat persalinan (0,003), riwayat persalinan (p=0,021), penyuluhan saat hamil (p=0,010). Kesimpulan penelitian ini tidak ada pengaruh keikutsertaan ibu di kelas ibu hamil terhadap praktik IMD, akan tetapi kelas ibu hamil berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap ibu. Pengetahuan berpengaruh terhadap praktik IMD.
INTERAKSI IBU HAMIL DENGAN TENAGA KESEHATAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEPATUHAN IBU HAMIL MENGONSUMSI TABLET BESI (FE) DAN ANEMIA DI PUSKESMAS KOTA WILAYAH SELATAN KOTA KEDIRI Anggraini, Dina Dewi; Purnomo, Windhu; Trijanto, Bambang
Buletin Penelitian Sistem Kesehatan Vol 21 No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Humaniora dan Manajemen Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.581 KB) | DOI: 10.22435/hsr.v21i2.346

Abstract

Anemia is a major cause of bleeding. And iron defi ciency is a major cause of anemia. Pregnant women have a high risk of iron defi ciency anemia. The prevention of iron defi ciency anemia is done through an iron supplementation program with a daily dosing of 1 consecutive tablet for at least 90 days during pregnancy. Fe1 and Fe3 coverage at Primary Health Care of Kediri City South Region is 69.81% and 66.29%. This coverage is still below the target program 95% of 2014. This study to analyze the infl uence of interaction of pregnant mother with health worker on compliance to consume iron tablet (Fe) and anemia in pregnant mother at Primary health Care of Kediri City South Region. Analytical observation with cross sectional design. The population consists of 63 trimester pregnant women III. With a simple random sampling technique, a sample of 34 trimester pregnant women III who have received 90 iron tablets (Fe). Data were obtained from questionnaires, Maternal and Child Health books, and in-depth interviews. Data analysis using ordinal regression and binarylogistic regression. Hypothesis of research that there is infl uence of interaction of pregnant woman with health worker to compliance consume iron tablet (Fe) at pregnant mother at Primary Health Care of Kediri City South Region. There was an effect of interaction of pregnant women with health workers with good category and suffi cient compared to the less category of compliance of pregnant women consuming iron tablet (Fe) (p = 0.000 < 0.05), and there was considerable compliance effect compared with non compliance iron tablet (Fe) to anemia in pregnant mother (p = 0.012 < 0.05). The better the interaction of pregnant women with health workers, the more likely the pregnant women to obediently consume iron tablets (Fe) to prevent anemia during pregnancy. Abstrak Anemia merupakan penyebab utama terjadinya perdarahan. Dan kekurangan zat besi merupakan penyebab utama terjadinya anemia. Ibu hamil mempunyai risiko yang tinggi untuk mengalami anemia defi siensi besi. Penanggulangan anemia defi siensi besi dilakukan melalui program pemberian suplemen zat besi dengan dosis pemberian sehari sebanyak 1 tablet berturut-turut minimal selama 90 hari selama kehamilan. Cakupan Fe1 dan Fe3 di Puskesmas Kota Wilayah Selatan Kota Kediri yaitu sebesar 69,81% dan 66,29%. Cakupan ini masih berada di bawah target program tahun 2014 yaitu sebesar 95%. Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh interaksi ibu hamil dengan tenaga kesehatan terhadap kepatuhan mengonsumsi tablet besi (Fe) dananemia pada ibu hamil di Puskesmas Kota Wilayah Selatan Kota Kediri. Observasi analitik dengan rancang bangun cross sectional. Populasi terdiri dari 63 ibu hamil trimester III. Dengan teknik simpel random sampling, sampel sebanyak 34 ibu hamil trimester III yang telah mendapatkan 90 tablet besi (Fe). Data diperoleh dari kuesioner, buku Kesehatan Ibu dan Anak, dan wawancara yang mendalam. Analisis data dengan menggunakan regresi ordinal dan regresi logistik biner. Hipotesis penelitian yaitu ada pengaruh interaksi ibu hamil dengantenaga kesehatan terhadap kepatuhan mengonsumsi tablet besi (Fe) pada ibu hamil di Puskesmas Kota Wilayah Selatan Kota Kediri. Hasil penelitian ini ada pengaruh interaksi ibu hamil dengan tenaga kesehatan dengan kategori baik dan cukup dibandingkan dengan kategori kurang terhadap kepatuhan ibu hamil mengonsumsi tablet besi (Fe) (p = 0,000 < 0,05),dan ada pengaruh kepatuhan yang cukup dibandingkan dengan tidak patuh mengonsumsi tablet besi (Fe) terhadap anemia pada ibu hamil (p = 0,012 < 0,05). Semakin baik interaksi ibu hamil dengan tenaga kesehatan, maka semakin cenderung ibu hamil untuk patuh mengonsumsi tablet besi (Fe) untuk mencegah anemia pada masa kehamilan.