Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH PENGKONDISIAN BENDA UJI TERHADAP SIFAT VOLUMETRIK CAMPURAN BERASPAL PANAS LAPIS AUS Hamdani, Dani; -, Nono
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 31 No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.077 KB)

Abstract

ABSTRAKBenda uji campuran beraspal panas yang disiapkan di laboraturium memiliki sifat campuran yang berbeda dengan yang diproduksi di Unit Pencampur Aspal (UPA). Sesuai AASHTO R30-02 (2010) salah satu perbadaannya adalah lamanya waktu pengkondisian yang berakibat pada penuaan aspal atau proses oksidasi dari campuran beraspal panas yang disiapkan di laboraturium dan yang di produksi di AMP. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh pengkondisian benda uji terhadap sifat volumetrik campuran beraspal panas lapis aus. campuran beraspal panas lapis aus dibuat dua tipe, yaitu yang dikondisikan dalam oven pemanas selama 2 jam+ 5 menit pada temperatur yang setara temperatur pemadatan + 3oC dan yang tidak dikondisikan/standar. Berdasarkan hasil kajian di laboratorium dapat diambil kesimpulan, yaitu campuran beraspal panas yang dikondisikan akan mengalami perubahan volumetrik dan penurunan nilai penetrasi aspal hasil reco verry dari pelarutnya setelah ekstraksi dari campuran beraspal panas di bandingkan dengan yang tidak dikondisikan, campuran beraspal panas Laston Lapis Aus dengan gradasi halus dan gradasi kasar yang dikondisikan memiliki kekuatan sangat baik, yaitu ditunjukan dengan nilai stabilitas yang lebih besar dari campuran beraspal panas yang tidak dikondisikan, untuk mengatasi penuaan dan penyerapan aspal yang lebih tinggi, campuran beraspal panas Laston Lapis Aus dengan gradasi halus dan gradasi kasar yang dikondisikan memerlukan kadar aspal optimum dan tebal film aspal yang lebih tinggi di bandingkan dengan yang tidak dikondisikan. Kata kunci : Sifat volumetrik, campuran beraspal panas, benda uji, Laston Lapis Aus, penuaan
SISTEM INFORMASI PEMERIKSAAN JALUR KERETA API MENGGUNAKAN DRONE DAN TEKNIK IMAGE PROCESSING Mardiana, Siti; Hamdani, Dani; Chaniago, M Benny; Wahyu, Ari Purno; Heryono, Heri; Suhendri, Suhendri
JOINT (Journal of Information Technology) Vol 2 No 1 (2020): JOINT: Journal of Information Technology
Publisher : Bagian Penelitian, Pengabdian Masyarakat & Pusat Inovasi STMIK "AMIKBANDUNG"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.482 KB) | DOI: 10.47292/joint.v2i1.002

Abstract

Kereta merupakan moda transportasi utama yang sering kita gunakan, kereta sendiri bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk pegiriman barang dan memobilisasi penumpang, transportasi ini sangat unik yang dan memiliki jalur tersendiri berupa rangakaian besi baja melintang hingga beratus kilometer, struktur bantalan kereta api saat ini ada yang menggunakan beton dan kayu, jalur kereta tersebut sangat vital dan merupakan sarana pendukung penting. Proses monitoring jalur kereta api sendiri sangat ini komplek dan rumit diperlukan waktu yang lama, cara sebelumnya bersifat sederhana dan konvesional dengan menyusuri jalur kereta secara manual atau menggunakan alat pengukur geometri yang dipasang direl atau dikenal juga dengan nama railpod, railpod akan menyusuri rel dan akan memberikan report jika terdapat jalur kereta apa yang rusak, patah atau bergeser, pada penelitian ini akan dibuat sistem monitoring berbasis image dengan memanfaatkan drone sebagai alat pemantau jalur rel, cara lain adalah dengan pengambilan gambar bisa menggunakan data satelit yang akan memberikan informasi yang jelas tentang kondisi jalan sebelum dilalui oleh kereta api, sistem pengolahan data jalur kereta api dengan menggunkan image processing bisa menampailkan respon visual hingga ukuran cm, respon tersebut muncul jika ada pergeseran jalur maka sistem langsung memberikan data berupa lokasi dan pergeseran jalur pada komputer utama, sistem ini lebih cepat dalam mengecek dan menganalisa data jalur kereta dengan akurasi dan presisi yang tinggi hingga 90%, selain citra dari satelit pengambilan gambar bisa menggunakan drone, drone sendiri sangat mudah dalam perawatan dan penggunaan serta mampu memangkas biaya produksi bahkan kecelakaan kerja petugas dilapangan sendiri bisa di hindari karena drone mampu menjangkau jalur dan rel kereta api yang sulit misalkan melewati terowongan atau derah rel dijalur perbukitan dan padat penduduk.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PELAPORAN ONLINE KDRS DEMAM BERDARAH DI KOTA BANDUNG Hamdani, Dani
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah adalah penyakit  virus infeksi kronis yang biasanya disebabkan oleh dengue virus. Infeksi virus ini menjadi salah satu penyebab kematian dan kesakitan yang tinggi terutama di Indonesia. Untuk mengendalikan penularan penyakit ini pihak terkait melakukan surveilans pada lingkungan yang terdapat penderita demam berdarah. Namun saat ini kegiatan surveilans belum terlaksana secara optimal dikarenakan sering terjadi keterlambatan dalam proses pengiriman laporan Kewaspadaan Dini Rumah Sakit (KD-RS) terkait kasus DB yang terdiagnosa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sebuah sistem informasi yang bisa membantu mengurangi tingkat keterlambatan pelaporan KDRS dan bisa sesegera mungkin mendapatkan feedback dari hasil surveilans.
PERANCANGAN MODEL SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN SEBARAN DEMAM BERDARAH DI KOTA BANDUNG Hamdani, Dani; Targa Saptanji, RAE Virgana
Annual Research Seminar (ARS) Vol 4, No 1 (2018): ARS 2018
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surveilans demam berdarah merupakan suatu proses tindak lanjut atas adanya laporan KDRS demam berdarah di suatu daerah. Prosess surveilans dimulai dari pengumpulan data sampai penyebarluasan informasi ke pihak/instansi yang berwenang untuk bisa ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat. Sistem Informasi Geografis merupakan sebuah sistem yang memiliki kemampuan yang sangat baik dalam memvisualisasikan data spasial. Tulisan ini membahas bagaimana SIG dijadikan salah satu solusi yang bisa diterapkan dalam menyajikan informasi peta surveilans demam berdarah di kota Bandung. Sehingga, pihak berwenang bisa melihat peta sebaran penderita demam berdarah di Bandung dan hasil surveilans yang telah dilakukan oleh pihak puskesmas terkait untuk selanjutnya bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi dinas terkait dalam mengambil tindakan penanggulangan terhadap penyakit demam berdarah.
TEKNOLOGI TAMBALAN CEPAT MANTAP SEBAGAI SOLUSI CEPAT PENANGANAN KERUSAKAN JALAN BERLUBANG ., Nono; Hamdani, Dani
Jurnal HPJI Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal HPJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/.v3i1.2441.%p

Abstract

Abstract Road pothole handling should be done as soon as possible and using the appropriate patching material. In this article the handling of road potholes using quick patch products, as innovation results of the Institute of Road Engineering, is introduced. These products have some advantages, including that it can be laid on the ambient temperature, it can be produced in the form of packaging, and it has a high enough strength. The laboratory test result shows that it has the Marshall Stability value greater than 500 kg. The field trials also show good performance, with no aggregate segregation nor cracked and have a relatively small rut depth, with an average value of 6 mm. Keywords: potholes, road damage, patching material  Abstrak Penanganan jalan berlubang harus dilakukan sesegera mungkin dan menggunakan material penambalan yang sesuai. Pada tulisan ini diperkenalkan penanganan kerusakan jalan berlubang dengan memanfaatkan produk-produk Tambalan Cepat Mantap hasil inovasi Pusat Penelitian Jalan dan Jembatan. Produk-produk ini memiliki keunggulan, yaitu dapat dihampar pada temperatur udara sekitar (ambient temperature), dapat diproduksi dalam bentuk kemasan, serta memiliki kekuatan yang cukup tinggi. Dari hasil pengujian di laboratorium diperoleh nilai Stabilitas Marshall TCM lebih besar dari 500 kg. Hasil uji coba di lapangan juga menunjukkan kinerja yang baik, dengan tidak terjadi pelepasan butir atau retak serta memiliki kedalaman alur yang relatif kecil, dengan nilai rata-rata 6 mm. Kata-kata kunci: jalan berlubang, kerusakan jalan, material penambalan
PENGARUH PENGKONDISIAN CAMPURAN BERASPAL PANAS TERHADAP KETAHANAN ALUR DAN FATIK Hamdani, Dani; -, Nono
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 34 No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.526 KB)

Abstract

Benda uji campuran beraspal panas yang disiapkan di laboratorium memiliki kinerja campuran yang berbeda dengan yang diproduksi di unit produksi campuran beraspal. Salah satu perbedaannya adalah lamanya antara rentang waktu pencampuran dan pemadatan campuran beraspal. Hal demikian sangat berpengaruh terhadap tingkat penuaan aspal atau proses oksidasi dari campuran beraspal panas yang disiapkan di laboratorium dan yang diproduksi di unit produksi campuran beraspal. AASHTO R30-02 merekomendasikan untuk pengujian di laboratorium pembuatan benda ujinya  dilakukan pengkondisian. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh pengkondisian campuran beraspal panas terhadap ketahanan terhadap alur dan fatik. Campuran beraspal panas lapis aus dibuat 2 tipe, yaitu yang dikondisikan di dalam oven pemanas selama 4 jam ± 5 menit pada temperatur yang setara temperatur 135 ± 3 oC dan yang tidak dikondisikan/standar. Berdasarkan hasil kajian di laboratorium dapat diambil kesimpulan, yaitu penurunan nilai penetrasi berturut turut sebesar 22 % dan  17 % pada campuran AC-WC Pen-60 dan ACWC-Polimer yang dikondisikan lebih besar daripada nilai penurunan penetrasi pada Aspal Pen-60 dan aspal Polimer berturut turut sebesar 19 % dan 11 % akibat simulasi penuaan aspal dengan pengujian RTFOT. Campuran beraspal panas AC-WC Pen-60 dan ACWC-Polimer yang mengalami pengkondisian di laboratorium akan mengalami penuaan dan meningkatkan kekakuan campuran beraspal sehingga mempengaruhi ketahanan terhadap alur dan fatik campuran tersebut dengan nilai 5596 MPa dan 3848 MPa dibandingkan dengan kekakuan campuran beraspal panas AC-WC Pen-60 dan ACWC-Polimer standar sebesar 4465 MPA dan 2899 MPa
TEKNIK PENCAMPURAN YANG OPTIMAL ANTARA CRUMB RUBBER DAN ASPAL PEN 60/70 (OPTIMAL MIXING TECHNIQUE OF CRUMB RUBBER AND 60/70 PEN ASPHALT) Mulyani, Sri; Hamdani, Dani
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 34 No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.31 KB)

Abstract

ABSTRAKBan bekas dikategorikan sebagai limbah industri yang bila dibiarkan begitu saja tentu akan mencemari lingkungan. Seiring pertumbuhan ekonomi negara kita, jumlah ban bekas akan semakin meningkat. Oleh sebab itu pengolahan ban bekas menjadi isu penting guna penyelamatan bumi. Salah satu pemanfaatan ban bekas dalam bentuk Crumb Rubber dalam bidang perkerasan dengan menggunakan sebagai bahan tambah pengikat campuran beraspal. Makalah ini bertujuan mengkaji teknik pencampuran crumb rubber ke dalam aspal agar didapatkan bahan pengikat aspal dengan karakteristik yang diinginkan di laboratorium. Crumb Rubber yang digunakan sebagai bahan tambah merupakan hasil dari pengolahan ban bekas dengan metode ambient procsess. Hasil kajian di laboratorium menunjukkan bahwa, komposisi contoh uji yang terbaik adalah yang memiliki kadar karbon tinggi (60,14 %), kadar debu kecil (7,57 %), plasticizer content (4,95 %), dan acetone extract (7,84 %). Kondisi optimum pencampuran aspal dengan Crumb Rubber untuk skala laboratorium adalah dengan kecepatan pengadukan 6.000 rpm, didapatkan pada temperatur 140 oC dan lama pengadukan selama 60 menit.Kata kunci: teknik pencampuran, crumb rubber, aspal karet, aspal modifikasi, karakteristik bahan pengikat aspalABSTRACTScrap tires are categorized as industrial waste which if left unused will certainly pollute the environment. As our country's economic growth, the number of scrap tires will increase. Therefore, the processing of scrap tires become an important issue in order to save the earth. One use of scrap tires in the form of crumb rubber in pavement is as an additive in asphalt mixture. This research aims to examines the technique of blending crumb rubber into asphalt in order to obtain asphalt binder with desirable characteristics in the laboratory. Crumb Rubber used as an additive material is the result of scrap tire processing with ambient procsess method. The results of the laboratory study showed that the best sample composition was high carbon content (60.14 %), small dust content (7.57 %), plasticizer content (4.95 %), and acetone extract (7.84 % ). The optimum condition for laboratory scale of asphalt mixing with Crumb Rubber has been obtained on 6,000 rpm stirring speed, at temperature of 140 oC and 60 minutes stirring time.Keywords: mixing technique, crumb rubber, asphalt rubber, modified asphalt, asphalt binder properties.
PERANCANGAN MODEL DIGITAL DASHBOARD HRIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN CBHRM (STUDI KASUS DI PT. DAYA ADICIPTA MUSTIKA) Hamdani, Dani
Jurnal Manajemen Informatika JAMIKA Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA)
Publisher : Prodi Manajemen Informatika, FTIK, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.267 KB) | DOI: 10.34010/jamika.v3i1.662

Abstract

CBHRM adalah salah satu pola pengelolaan sumber daya manusia yang sedang berkembang di Indonesia. Dalam pendekatan ini, kosakata kompetensi menjadi elemen kunci. Setiap pegawai akan dinilai berdasarkan kompetensi yang dimilikinya. Supaya hasil yang dicapai bisa lebih optimal, maka diperlukan sebuah model penyajian laporan/output yang baik. Salah satu solusi yang penulis usulkan adalah dengan menggunakan model digital dashboard. Model dashboard ini dibangun dengan menggunakan kerangka berpikir yang telah disesuaikan dengan siklus hidup model. Studi kasus dilakukan di PT. Daya Adicipta Mustika, dan digital dashboard CBHRM yang dibangun terdiri dari Talent Dashboard, Competencies Gap Dashboard, dan Comparison Dashboard yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya.
PERANCANGAN MODEL SISTEM INFORMASIPENGELOLAAN OBAT DI APOTEK (Studi Kasus: Apotek Rosa Farma) Melian, Lusi; Hamdani, Dani
Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI) Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.671 KB) | DOI: 10.34010/jati.v6i1.742

Abstract

Apotek adalah suatu tempat tertentu untuk melakukan pekerjaan ke-Farmasian dan penyaluran obat kepada masyarakat. Saat ini masih banyak sekali Apotek yang menangani manajemennya secara manual dalam persediaan obat, transaksi penjualan dan pembelian obat serta dalam pembuatan laporan bulanan sehingga memerlukan waktu yang lama dalam pelaksanaannya. Penerapan sistem informasi diharapkan akan memudahkan dalam pengolahan data secara optimal dan terkomputerisasi, serta diolah secara akurat dan cepat. Sehingga manajemen dapat mengambil keputusan secara efektif dan efisien. Untuk memudahkan pembuatan sistem informasi dibutuhkan suatu model yang menggambarkan hubungan antara satu proses bisnis dengan proses bisnis lain yang terdapat di apotek. Alat pemodelan sistem informasi yang digunakan terdiri dari 3 pemodelan, yaitu: Context Diagram, Data Flow Diagram, dan Entity Relationship Diagram.
PERANCANGAN APLIKASI PEMETAAN DEMAM BERDARAH DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN UNIFIED SOFTWARE DEVELOPMENT PROCESS Hamdani, Dani; Virgana, RAE
Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI) Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.644 KB) | DOI: 10.34010/jati.v9i1.1339

Abstract

Dengue surveillance is a follow-up process for KDRS dengue fever reports in an area. Geographic Information System is a system that has a very good ability in visualizing spatial data. This paper discusses how GIS is one of the solutions that can be applied in presenting dengue surveillance map information in the city of Bandung. Thus, the authorities can see the distribution map of dengue fever patients in Bandung and the results of the surveillance carried out by the relevant health center can then be used as a consideration for the relevant agencies in taking measures to deal with dengue fever. In analyzing system requirements and modeling them, the author uses UML (Unified Modeling Language). The output target of this research is the design of geographic information systems mapping dengue fever surveillance in the city of Bandung.