Yuyu Yuhana, Yuyu
Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN GENDER Aliyah, Ita Mafajatul; Yuhana, Yuyu; Santosa, Cecep Anwar Hadi Firdos
Didaktik Matematika Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Didaktik Matematika
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jdm.v6i2.14104

Abstract

This research aimed to examine student?s mathematical connection ability based on previous ability and gender. The instruments of the study were the researcher as the main instrument, the test of prior knowledge, the test of connection ability, interview and documentation. The triangulation technique was used for the data (test, observation, interview, and documentation). The subject of this research were six students representing each category of the previous ability. Three indicators of mathematical connection ability used in this research, namely: connections between mathematical topics, connections with the science other than mathematics, and connection with life. The results showed that 1) high-ability male subject had high levels of mathematical connection ability on indicators of connection with life, 2) high-ability female subject had high level of mathematical connection ability on indicators of connection with the science other than mathematics, 3) medium-ability male subject had high levels of mathematical connection ability on indicators between topics mathematics, 4) medium-ability female subject had high levels of mathematical connection ability on indicators between topics mathematics, 5) low-ability male subject had high levels of mathematical connection ability on indicators between topics mathematics, 6) low-ability female subject had high levels of mathematical connection ability on indicators between topics mathematics.
Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Melalui Problem Posing Ditinjau Dari Tahap Perkembangan Kognitif Siswa Romsih, Oom; Yuhana, Yuyu; Nindiasari, Hepsi
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 3, No 1 (2019): January 2019
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.15 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan pendekatan pembelajaran problem posing dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa ditinjau dari tahap perkembangan kognitif siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan dua kelas yang dijadikan sampel penelitian. Data kemampuan penalaran matematis dan tahap perkembangan kognitif siswa diperoleh melalui tes kemampuan penalaran matematis dan Tes Of Logical Thinking (TOLT). Data yang dihasilkan dianalisis untuk dilihat perbedaan rerata dari ketiga tahap kognitif pada kelas yang dijadikan sampel penelitian.Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahap perkembangan kognitif formal tidak terdapat perbedaan rerata kemampuan penalaran matematis, sedangkan pada tahap perkembangan kognitif transisi dan konkret menunjukkan terdapat perbedaan rerata penalaran matematis antara siswa yang menggunakan pendekatan problem posing dengan siswa yang menggunakan pendekatan saintifik. DOI: https://doi.org/10.31235/osf.io/gu387
Pengaruh problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa ditinjau berdasarkan gaya kognitifnya Rahmawati, Tati; Yuhana, Yuyu; Anriani, Nurul
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 5 No 01 (2019): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.805 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v5i01.12650

Abstract

Tujuan dalam  penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik ditinjau berdasarkan gaya kognitifnya.. Metode yang digunakan eksperimen dengan rancangan treatment by level 2 x 2.Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 4 dengan sampel sebanyak 40 orang yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan soal tes gaya kognitif dan kemampuan pemecahan masalah matematik. Analisis data yang digunakan normalitas,homogeniitas, ANAVA dua jalur dan uji Tukey.. Hasil penelitian menunjukan: (1) Kemampuan pemecahan masalah matematik dikelas Problem Based Learning lebih tinggi dibandingkan dengan kelas pembelajaran langsung. (2) Ada keterkaitan atau interaksi antara model pembelajaran Problem Based learning dengan gaya kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa. (3) Kemampuan pemecahan masalah matematik siswa antara siswa yang memiliki gaya kognitif FI dan mengikuti model pembelajaran Problem Based Learning lebih tinggi dari siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung. (4) Kemampuan pemecahan masalah matematik siswa antara siswa yang memiliki gaya kognitif FD dan mengikuti dengan Problem Based Learning lebih tinggi dari siswa yang mengikuti pembelajaran langsung   Kata Kunci: PBL, Gaya Kognitif, field independent, field dependent, pemecahan masalah
Analisis germane cognitive load siswa ditinjau dari gaya belajar matematis pada pembelajaran Contextual Teaching and Learning Ardayeni, Ektin; Yuhana, Yuyu; Hendrayana, Aan
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 5 No 01 (2019): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.559 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v5i01.12727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan germane cognitive load (GCL) siswa ditinjau dari gaya belajar matematis siswa dengan metode kontekstual di smk. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari siswa yang bergaya belajar interpersonal, mastery, understanding, dan self-expressive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) struktur skema pada siswa dengan gaya belajar interpersonal ini sesuai dengan struktur materi yang akan dipelajari, maka pada siswainterpersonal terjadi proses asimilasi (2) sebagian struktur skema pada siswa dengan gaya belajar mastery ini tidak  sesuai dengan struktur materi yang akan dipelajari, ini menyebabkan terjadinya  proses akomodasi (3) pada siswa understanding proses konstruksi pengetahuannnya di LTM dalam memahami soal kontekstual tidak bekerja dengan maksimum, hal ini disebabkan karena  modifikasi struktur kognitif yang dimilki sebelumnya. (4) dan struktur skema pada siswa self-expressive tidak sesuai antara skema lama dengan skema baru, ini menyebabkan skema lama tidak dapat menyerap skema baru sehingga pada self-expressive terjadi proses akomodasi skema.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING TIPE CPS DAN SSCS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Apriyanti, Apriyanti; Yuhana, Yuyu; Fatah, Abdul
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Prima: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v3i2.1210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran mana yang lebih baik untuk meningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, antara siswa yang menggunakan model problem based learning tipe CPS dan SSCS. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 6 Pandeglang, sampel dipilih 2 kelas, dalam menentukan kelas eksperimen 1 dan 2 dilakukan secara purposive sampling. Tes berupa 5 soal uraian yang sesuai dengan indikator kemampuan berpikir krtis. Pretes dilakukan sebagai tes kemampuan awal sebelum perlakuan menggunakan model problem based learning tipe CPS dan SSCS. Postes dilakukan setelah diberikan perlakuan menggunakan model problem based learning tipe CPS dan SSCS. Hasil yang diperoleh setelah proses pembelajaran menggunakan model problem based learning tipe CPS dan SSCS dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir krtis siswa yang menggunakan model problem based learning tipe SSCS lebih baik dari pada kemampuan berpikir kritis siswa yangn menggunakan model problem based learning tipe CPS.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF PADA SISWA SMK Nurmalia, Iis; Yuhana, Yuyu; Fatah, Abdul
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keterampilan komunikasi matematis siswa berdasarkan gaya kognitif field independent (FI) dan field dependent (FD). Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, sedangkan metode pengambilan data adalah tes dan review. Penelitian dilakukan pada XII multimedia 2 SMKN 2 Pandeglang. Subjek penelitian ini adalah empat siswa yang terdiri dari field independent strong (FI1), field independent sedikit (FI2), field depended sedikit (FD1), dan field depended strong (FD2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa FI memiliki keterampilan komunikasi matematis lebih dari FD. Ada sedikit perbedaan antara FI dan FD. Subjek FI1 memiliki kemampuan untuk menganalisis, lebih suka bekerja secara individu, tidak berorientasi sosial. Bidang subjek sedikit independen (FI2) dan sedikit tergantung bidang (FD1) memiliki karakteristik yang serupa. Lebih suka bekerja kelompok daripada individu, membutuhkan bantuan, dan berorientasi sosial.