Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS PEMBESARAN IKAN PATIN SIAM (PANGASIUS HYPOPHTHALMUS) SUNGAI KOMERING DI KECAMATAN SIRAH PULAU PADANG Sumantriyadi, Sumantriyadi; Wildayana, Elisa; Syaifudin, Mochamad
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Potensi sumberdaya perikanan budidaya pada perairan sungai merupakan peluang besar untuk pengembangan budidaya ikan dalam keramba. Pemeliharaan ikan dalam keramba di sungai jika tidak dilaksanakan dengan prinsip berkelanjutan (sustainability) akan menimbulkan dampak penurunan mutu perairan yang digunakan dan tidak dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Penelitian dilakukan bulan Mei  2017 di sungai Komering pada Desa Ulak Jermun, Mangun Jaya dan Terusan Menang Kecamatan Sirah Pulau Padang kabupaten Ogan Komering Ilir. Analisis SWOT jumlah total skor pembobotan variabel internal yaitu 5,66 dalam posisi unggul dalam persaingan dan nilai total faktor eksternal sebesar 5,64 bahwa posisi dominan berkembang dan usaha ideal. Berdasarkan faktor strategi internal dan eksternal hasil pembobotan dan rating dilakukan pembuatan strategi didasarkan atas besarnya jumlah skor dari faktor internal dan eksternal adalah sebagai berikut : Strategi S ? O =  2,86 + 3,00  = 5,86, meningkatkan jumlah produksi budidaya ikan patin agar dapat memenuhi permintaan pasar yang cenderung meningkatkan tiap tahunnya; meningkatkan koordinasi dengan lembaga-lembaga pemerintah dan memanfaatkan potensi SDM yang ada; terus melakukan inovasi dan penggunaan teknologi mutakhir untuk menunjang kualitas budidaya perikanan yang lebih baik.Kata Kunci : Ikan Patin, Keramba, Analisis SWOTAbstrak Potensi sumberdaya perikanan budidaya pada perairan sungai merupakan peluang besar untuk pengembangan budidaya ikan dalam keramba. Pemeliharaan ikan dalam keramba di sungai jika tidak dilaksanakan dengan prinsip berkelanjutan (sustainability) akan menimbulkan dampak penurunan mutu perairan yang digunakan dan tidak dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Penelitian dilakukan bulan Mei  2017 di sungai Komering pada Desa Ulak Jermun, Mangun Jaya dan Terusan Menang Kecamatan Sirah Pulau Padang kabupaten Ogan Komering Ilir. Analisis SWOT jumlah total skor pembobotan variabel internal yaitu 5,66 dalam posisi unggul dalam persaingan dan nilai total faktor eksternal sebesar 5,64 bahwa posisi dominan berkembang dan usaha ideal. Berdasarkan faktor strategi internal dan eksternal 513 hasil pembobotan dan rating dilakukan pembuatan strategi didasarkan atas besarnya jumlah skor dari faktor internal dan eksternal adalah sebagai berikut : Strategi S ? O =  2,86 + 3,00  = 5,86, meningkatkan jumlah produksi budidaya ikan patin agar dapat memenuhi permintaan pasar yang cenderung meningkatkan tiap tahunnya; meningkatkan koordinasi dengan lembaga-lembaga pemerintah dan memanfaatkan potensi SDM yang ada; terus melakukan inovasi dan penggunaan teknologi mutakhir untuk menunjang kualitas budidaya perikanan yang lebih baik.  Kata Kunci : Ikan Patin, Keramba, Analisis SWOT
ANALISIS PEMBESARAN IKAN PATIN SIAM (PANGASIUS HYPOPHTHALMUS) TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI KOMERING DI KECAMATAN SIRAH PULAU PADANG Sumantriyadi, Sumantriyadi; Wildayana, Elisa; Syaifudin, Mochamad
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan : Menganalisis kualitas air diperairan  sekitar budidaya ikan patin siam dalam keramba sebagai upaya pengelolaan perairan Sungai Komering di Sirah Pulau Padang. Penelitian dilakukan di Kecamatan Sirah Pulau Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan yang banyak budidaya ikan dalam keramba bulan Mei 2017. Lokasi pengambilan sampel ditentukan sebanyak  3 stasiun pengambilan sampel yang dianggap mewakili lokasi penelitian yaitu stasiun 1 (Ulak Jermun) berjarak 100 m sebelum lokasi budidaya, stasiun 2 (Desa Mangun Jaya) pada lokasi budidaya dan stasiun 3 (Desa Terusan Menang) berjarak 100 m setelah lokasi budidaya ikan dalam keramba. Sampling dilakukan 3 hari sekali. Titik pengambilan sampel pada setiap stasiun sebanyak 3 kali pengambilan dengan stasiun pengambilan sampel.Berdasarkan hasil pengukuran nilai  kualitas air, suhu berkisar 27,3-28,0 oC, kecerahan 40-42,44 cm, oksigen terlarut berkisar 3,31-4,18 mg/l, pH berkisar 6,5-6,6, karbondioksida 3,83-3,85 mg/l, amonia berkisar 0,178-0,244 mg/l, fosfat berkisar 0,21-0,22 mg/l dan nitrat sebesar 0,112-0,158 mg/l , maka kualitas air perairan sungai Komering Kecamatan Sirah Pulau Padang masih baik untuk peruntukan perikanan. Kata Kunci : Ikan Patin, Kualitas Air, Sungai Komering
MASKULINISASI IKAN GUPPY (POECILIA RETICULATA) MELALUI PENGGUNAAN AIR KELAPA (COCOS NUCIFERA) DENGAN KONSENTRASI BERBEDA Malik, Tomi; Syaifudin, Mochamad; Amin, Mohamad
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol 7, No 1 (2019): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.648 KB) | DOI: 10.36706/jari.v7i1.9017

Abstract

Masculinization is one method of sex reversal technique that can direct the sex of fish. The aim of this research is to know the effect of different concentration ofcoconut waterto percentage of male guppy fish through immersion method.This research was conducted in August - October 2018 at Fisheries Basic Laboratory, Program Study of Aquaculture, Sriwijaya University. This research used completely randomized design (CRD) with four treatments and three replications i.e without coconut water (P0), coconut water 20%(P1), coconut water 30% (P2) and coconut water 40% (P3). The observed parameters were the percentage of male guppy, survival rate and water quality (temperature, pH, ammonia and dissolved oxigen). The result showed the percentage of male guppy was 46.66 % (P0), 70.00 % (P1), 80.00 % (P2) and 83.33 % (P3). Water  quality during maintenance were temperature 20.1 ? 28.9 0C, pH 6.5 ? 7.2, DO 3 ? 6.8 mg/L, and ammonia 0.01 ? 0.09 mg/L.  Masculinization is one method of sex reversal technique that can direct the sex of fish. The aim of this research is to know the effect of different concentration ofcoconut waterto percentage of male guppy fish through immersion method.This research was conducted in August - October 2018 at Fisheries Basic Laboratory, Program Study of Aquaculture, Sriwijaya University. This research used completely randomized design (CRD) with four treatments and three replications i.e without coconut water (P0), coconut water 20%(P1), coconut water 30% (P2) and coconut water 40% (P3). The observed parameters were the percentage of male guppy, survival rate and water quality (temperature, pH, ammonia and dissolved oxigen). The result showed the percentage of male guppy was 46.66 % (P0), 70.00 % (P1), 80.00 % (P2) and 83.33 % (P3). Water  quality during maintenance were temperature 20.1 ? 28.9 0C, pH 6.5 ? 7.2, DO 3 ? 6.8 mg/L, and ammonia 0.01 ? 0.09 mg/L. 
PEMANFAATAN MADU SEBAGAI BAHAN EKSTENDER UNTUK KRIOPRESERVASI SPERMA IKAN GABUS (CHANNA STRIATA) Mangkunegara, Anugerah Al-Amin; Dwinanti, Sefti Heza; Syaifudin, Mochamad
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol 7, No 2 (2019): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.86 KB) | DOI: 10.36706/jari.v7i2.9916

Abstract

Cryopreservation of channa is needed to improve reproduction quality of seeds and broodstock. Some components are important for cryopreservation including quality and quantity of extender. The aim of this study was to investigate the influence honey as extender at different ratio on channa sperm cryopreservation quality. The research used response surface methodology (RSM) with three treatments (T); 300 mg. ml-1 (T1), 400 mg. ml-1 (T2), 500 mg. ml-1 (T3), which all treatments were replicated 3 times. The processed semen was equilibrated at 5°C for 3 h (chilling), packed into straws (0.25 ml), frozen and stored in a liquid nitrogen tank for 24 h before thawing and assessment of quality. Parameters observed were sperm characteristics such as (color, pH, concentration and sperm volume), motility and viability before and after cryopreservation. The results of this study indicated best treatment was honey concentration at 400 mg.ml-1 (T2). After 7 days preservation, the motility value was about 40 ? 70 % (4 score), viability percentage was 64.15% and no abnormality was occurred on channa sperm.
PEMANFAATAN KAPUR DOLOMIT [CAMG(CO3)2] UNTUK MENINGKATKAN PH AIR RAWA LEBAK PADA PEMELIHARAAN BENIH IKAN PATIN SIAM (PANGASIUS HYPOPHTHALMUS) Kurniasih, Kurniasih; Jubaedah, Dade; Syaifudin, Mochamad
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol 7, No 1 (2019): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.36 KB) | DOI: 10.36706/jari.v7i1.9018

Abstract

Inland swamp water has low pH value 3-4, there fore is not suitable for striped catfish culture. Liming is one of the efforts to increase the pH of water. This research aims to increase the swamp water pH for survival rate and grow of catfish. This research used a completely randomized design four treatments and three replications with doses of 0,6 kg.m-2 equvalent to CaCO3 (P1), 0,9 kg.m-2 equvalent to CaCO3 (P2), 1,2 kg.m-2 equvalent to CaCO3 (P3) and 1,5 kg.m-2 equvalent to CaCO3 (P4). The parameters are water quality (temperature, pH, DO, ammonia, alkalinity, and hardness), growth and survival rate of striped catfish. The result showed that (P2) was the best treatment for increasing swamp water pH from 3,6 to 7,57 and soil pH from 3,5 to 7,60, survival rate 86,7%, absolute growth length 4,35 and absolute growth weight 8,30 g and feed efficiency 73,53%.
ANALISIS PEMBESARAN IKAN PATIN SIAM (PANGASIUS HYPOPHTHALMUS) TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI KOMERING DI KECAMATAN SIRAH PULAU PADANG Sumantriyadi, Sumantriyadi; Wildayana, Elisa; Syaifudin, Mochamad
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan : Menganalisis kualitas air diperairan  sekitar budidaya ikan patin siam dalam keramba sebagai upaya pengelolaan perairan Sungai Komering di Sirah Pulau Padang. Penelitian dilakukan di Kecamatan Sirah Pulau Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan yang banyak budidaya ikan dalam keramba bulan Mei 2017. Lokasi pengambilan sampel ditentukan sebanyak  3 stasiun pengambilan sampel yang dianggap mewakili lokasi penelitian yaitu stasiun 1 (Ulak Jermun) berjarak 100 m sebelum lokasi budidaya, stasiun 2 (Desa Mangun Jaya) pada lokasi budidaya dan stasiun 3 (Desa Terusan Menang) berjarak 100 m setelah lokasi budidaya ikan dalam keramba. Sampling dilakukan 3 hari sekali. Titik pengambilan sampel pada setiap stasiun sebanyak 3 kali pengambilan dengan stasiun pengambilan sampel.Berdasarkan hasil pengukuran nilai  kualitas air, suhu berkisar 27,3-28,0 oC, kecerahan 40-42,44 cm, oksigen terlarut berkisar 3,31-4,18 mg/l, pH berkisar 6,5-6,6, karbondioksida 3,83-3,85 mg/l, amonia berkisar 0,178-0,244 mg/l, fosfat berkisar 0,21-0,22 mg/l dan nitrat sebesar 0,112-0,158 mg/l , maka kualitas air perairan sungai Komering Kecamatan Sirah Pulau Padang masih baik untuk peruntukan perikanan. Kata Kunci : Ikan Patin, Kualitas Air, Sungai Komering
PEMANFAATAN KARBON AKTIF KULIT PISANG KEPOK (MUSA ACUMINATE L.) PADA SISTEM FILTRASI BUDIDAYA IKAN NILA (OREOCHORMIS NILOTICUS) Prastiawan, Ari; Jubaedah, Dade; Syaifudin, Mochamad
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol 7, No 1 (2019): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.441 KB) | DOI: 10.36706/jari.v7i1.9022

Abstract

Banana peel production increases every year, but the utilization of banana peels is not optimal yet. Banana peel contains cellulose which can be used to absorb pollutants including heavy metals. The purpose of this research was to determine the best thickness of the activated carbon of banana peel in filtration system of tilapia (Oreochromis  niloticus) culture. This research used the Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. Treatment were differences thickness of activated carbon of banana peel i.e (P1) control, (P2) thickness of 5 cm (P3) thickness of 10 cm, (P4) thickness of 15 cm. The results showed that the most efficient treatment was P3 in 30 days cultivation with pH 7.0, temperature 28.6 oC, dissolved oxygen 4.10 mgL-1, ammonia 0.09 mgL-1, turbidity 42.65 mgL-1, Zn 0.03 mgL-1, Fe 0.29 mgL-1, 86% of survival rate, 2.53 cm of absolute length growth, 3.33 gram of absolute weight growth and 72.92% of feed efficiency.
LAMA WAKTU PERENDAMAN LARVA IKAN GABUS (CHANNA STRIATA) DALAM LARUTAN HORMON TIROKSIN UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP Pasaribu, Andre F; Muslim, Muslim; Syaifudin, Mochamad
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol 7, No 1 (2019): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.432 KB) | DOI: 10.36706/jari.v7i1.9028

Abstract

The thyroxine has been known as a hormone that can increase fish growth especially in the larvae stage. The provision of hormone thyroxine on larvae fish can be conducted through dipping. Determination of dipping time are very important to increase growth. The purposes of this research are determining the optimum dipping time for the growth and survival rate of snakehead larvae. This research was done at Laboratorium Dasar Perikanan, Aquaculture, Faculty of Agriculture, University of Sriwijaya, Indralaya. The method used Competely Randomized Design (RAL) with five treatments and three replicates, with dipping time are 24, 27, 30, 33 and 36 hours. The parameters observed are the absolute length growth, absolute weight growth, survival rate of larvae and water quality (temperature, pH and disolved oxygen). The results showed that the duration of immersion in thyroxine hormone solution in snakehead larvae showed relatively faster growth on treatment (P5) with 36 hours of dipping time. While the regression test result showed the optimal growth of snakehead larvae at the time immersion for 27,92 ? 29,49 hours. Thyroxine hormone increased the growth of snakehead larvae but has no statistically significant effect. The length of time of thyroxine hormone 24-36 hours with a dosage of 0.1 mg l-1 did not affect the survival of snakehead larvae. Water quality of maintenance media is still tolerance for supporting the growth and survival of snakehead larvae.
MASKULINISASI IKAN CUPANG (BETTA SPLENDENS) MENGGUNAKAN MADU ALAMI MELALUI METODE PERENDAMAN Siregar, Annisa; Syaifudin, Mochamad; Wijayanti, Marini
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol 6, No 2 (2018): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.795 KB) | DOI: 10.36706/jari.v6i2.7158

Abstract

ABSTRACT This research aims to determine the effect of natural  honey to male percentage of betta fish by masculinization. This researchwas conducted at FisheriesBasic Laboratory,  Faculty of Agriculture, Sriwijaya University on January? February 2018. This research  usedcompletely randomized design (CRD) with 5 treatments and 3 replications. The treatment in this research was4 day of betta fish larvae  that submersed in 5 ml/L  natural honey with different immersiontime.The treatmentconsisted of P0 (without natural honey), P1 (12 hours of immersion), P2 (16 hours of immersion), P3 (20 hours of immersion),and P4 (24 hours of immersion). The observed parameters were post-immersion survival percentage, percentage of male betta fish, post- rearing survival percentage and water quality. The result showed the percentage of male betta fish was 47,50 % (P0), 66,35 % (P1), 73,51% (P2), 75,37 (P3), and 85,14 % (P4). Water quality during maintenace were temperature 27,4-28,8 oC, pH 5,3-5,8, DO 3,43-3,59 mg/L and amonia 0?001-0,002 mg/L. Treatment of P4 (24 hours of immersion) indicatedthe best treatment with larval survival percentage andmale percentage were 90.00% and 85.14% respectirely. Keywords : Betta fish (Betta splendens), masculinization,natural honey
أسلوب التدريب المتواصل في تعليم الحوار وأثره في ترقية مهارة الكلام Munawar, Endang; Syaifudin, Mochamad
ALSUNA: JOURNAL OF ARABIC AND ENGLISH LANGUAGE Vol 1 No 2 (2018): Teaching Innovation
Publisher : Prodi Bahasa Arab dan Lembaga Bahasa Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1003.173 KB) | DOI: 10.31538/alsuna.v1i2.78

Abstract

بدأت هذه الدراسة من إرادة طلبة مدرسة دار النشاء ليستخدموا اللغة العربية يوميا. ولكن أنشطة تعليم اللغة العربية لم تجري جيدا لأن المدرس مازال يستخدم الطريقة خطابيا. حتى أنشطهم في المحادثة تكون غير فعالة وهذه تؤثر في مهارتهم الكلامية. وأهداف البحث معرفة وصف عملية تعليم الحوار باستخدام أسلوب التدريب ومعرفة أثرها في مهارتهم في تكلم اللغة العربية مع معرفة العوامل التثقيلية والتسهيلية فيها. ونتيجة هذا البحث أن تطبيق تعليم الحوار باستخدام أسلوب التدريب المتواصل معتبرة بالنظر إلى الأثر في عملية الدراسة والأثر في النتيجة. وتعليم الحوار في مدرسة دار النشاء الثانوية باندونج الغربية لاتخلو عن العوامل التثقيلية والتسهيلية. أما العوامل التسهيلية فيه فهي البيئة الجيدة، التسهيلات التعليمية المهيئة، ودفع الوالدين لأبنائهم. والعوامل التسهيلية فيه هي قلة الوسائل التسهيلية وكثرة الأوقات الدراسية.