p-Index From 2015 - 2020
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Panggung
maryono - -, maryono -
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna Pragmatik Tindak Tutur Direktif Pada Tari Gathutkaca Gandrung -, Maryono -
PANGGUNG Vol 25, No 3 (2015): Ekspresi, Makna dan Fungsi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v25i3.19

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengungkap makna pragmatik tindak tutur direktif  pada Tari Gathutkaca Gandrung dalam resepsi perkawinan adat Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan perspektif teori pragmatik Parker  dan Charles Morris tentang relasi tanda. Adapun hasil penelitian ini menggambarkan dominasi tindak tutur direktif dalam pertunjukan Tari Gathutkaca Gandrung pada resepsi  perkawinan adat budaya Jawa yang dimaknai sebagai bentuk perintah bersifat tidak  langsung. Penanggap (orang tua) menghendaki agar sepasang pengantin berkenan menikmati nilai estetis, supaya  jiwanya menjadi  lebih halus, lebih santun, peka terhadap lingkungan sehingga sikap, perilaku, dan tindakannya menjadi lebih baik. Makna perintah berikutnya agar sepasang pengantin dapat menyerap nilai-nilai pendidikan tentang usaha yang keras, semangat, dan perjuangan yang berat seperti yang digambarkan pada Tari Gathutkaca Gandrung agar dicontoh sebagai bekal untuk membina keluarga yang harmonis dan bahagia.Kata kunci: Tarian, Gathutkaca Gandrung, resepsi perkawinan adat Jawa, tindak tutur direktif.
Makna Pragmatik Tindak Tutur Direktif Pada Tari Gathutkaca Gandrung -, Maryono -
PANGGUNG Vol 25, No 3 (2015): Ekspresi, Makna dan Fungsi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v25i3.19

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengungkap makna pragmatik tindak tutur direktif  pada Tari Gathutkaca Gandrung dalam resepsi perkawinan adat Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan perspektif teori pragmatik Parker  dan Charles Morris tentang relasi tanda. Adapun hasil penelitian ini menggambarkan dominasi tindak tutur direktif dalam pertunjukan Tari Gathutkaca Gandrung pada resepsi  perkawinan adat budaya Jawa yang dimaknai sebagai bentuk perintah bersifat tidak  langsung. Penanggap (orang tua) menghendaki agar sepasang pengantin berkenan menikmati nilai estetis, supaya  jiwanya menjadi  lebih halus, lebih santun, peka terhadap lingkungan sehingga sikap, perilaku, dan tindakannya menjadi lebih baik. Makna perintah berikutnya agar sepasang pengantin dapat menyerap nilai-nilai pendidikan tentang usaha yang keras, semangat, dan perjuangan yang berat seperti yang digambarkan pada Tari Gathutkaca Gandrung agar dicontoh sebagai bekal untuk membina keluarga yang harmonis dan bahagia.Kata kunci: Tarian, Gathutkaca Gandrung, resepsi perkawinan adat Jawa, tindak tutur direktif.