Articles

Found 20 Documents
Search

PENENTUAN LOKASI TPA MENGGUNAKAN METODE CLUSTERDI KOTA CIMAHI Erna, Erna; Bisma, Muhammad Ardhya; Guslan, Darfial
Competitive Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Competitive
Publisher : Politeknik Pos Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1624.703 KB) | DOI: 10.36618/competitive.v13i1.355

Abstract

Masalah peningkatan volume sampah menjadi polemik besar di Masyarakat kota Cimahi, terutama terkait dengan kesulitan membuang sampah. Saat ini, Kota Cimahi hanya menyediakan 21 tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang tersebar di 15 kelurahan dengan 1 TPA di Legok Nangka. Tentunya dengan jumlah penduduk yang tinggi, sangat diperlukan untuk ditambahkan lagi TPS dan TPA dalam  menanggulangi permasalahan sampah yang dihadapi. Keterbatasan lahan membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi kesulitan untuk menyediakan tempat pembuangan akhir sampah (TPA), sehingga masalah yang diangkat pada penelitian ini, yaitu bagaimana menentukan lokasi dan jumlah TPA yang optimal serta total biaya minimum terkait dengan jumlah TPA yang optimal. Tujuan penelitian ini memberikan usulan dalam penentuan lokasi dan jumlah TPA yang optimal serta mengetahui jumlah total biaya minimum. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka peneliti mencoba untuk menyelesaikan permasalahan dengan metode cluster (pengelompokkan). Pada prinsipnya metode cluster merupakan metode pengelompokkan dari lokasi fasilitas jamak berdasarkan penugasan permintaan pelanggan untuk penentuan potensial lokasi fasilitas karena banyaknya pelanggan dan lokasi fasilitas. Pada penelitian ini, metode cluster merupakan metode pengelompokkan jumlah masyarakat pada setiap kelurahan terdekat. Penduduk masyarakat untuk setiap wilayah kelurahan di kota Cimahi dibagi ke dalam 15 Kelurahan dan dikelompokkan untuk mendapatkan lokasi dan jumlah TPA yang optimal. Hasil penelitian ini adalah penentuan jumlah lokasi TPA yang optimal di Wilayah Kota Cimahi berdasarkan 15 kelurahan atau 15 TPS hanya diperlukan 1 TPA yang dapat dibangun lokasi tersebut yaitu di sekitar daerah Baros dan Cigugur Tengah. Total biaya yang dikeluarkan per harinya yaitu sebesar Rp 369,414,- terdiri dari biaya transportasi sebesar Rp 238.770 ditambah Biaya tetap (sewa lahan) sebesar Rp 130.644,-.   The problem of increasing trash volume has become a major polemic in the Cimahi city community, especially related to the difficulty of disposing of trash. At present, Cimahi City only provides 21 trash disposal sites (TPS) in 15 villages with 1 TPA in Legok Nangka. The high population, it is necessary to add more TPS and TPA in overcoming the trash problems faced. Land limitations make the Cimahi city Government  difficult to provide TPA, so the problem raised in this study, namely how to determine the location and number of optimal TPA and the minimum total costs associated with the optimal number of landfill. The purpose of this study is to propose in determining the location and number of optimal TPA and knowing the minimum total cost. Based on these problems, the researcher tries to solve the problem with the cluster method (grouping). In principle, the cluster method is a method of grouping from multiple facility locations based on the assignment of customer requests for the determination of potential location of the facility due to the large number of customers and the location of the facility. In this research, the method cluster is a method of grouping the number of people in each of the closest kelurahan. Community residents for each village chief area in the city of Cimahi are divided into 15 villages and grouped to get the location and number of optimal TPA. The results of this study are the determination of the optimal number of TPA locations in Cimahi City area based on 15 villages, only 1 TPA can be built that location is around the Baros and Cigugur Tengah areas. The total costs per day are Rp. 369,414, - consisting of transportation costs of Rp. 238,770 plus fixed costs (land rent) of Rp. 130,644.
PENGARUH KOORDINASI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA BOS DI SEKOLAH DASAR Erna, Erna; Wahyudi, Wahyudi; Suib, Masluyah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe research entitled "The Effect of Coordination and Principal Decision Making on the Effectiveness of BOS Fund Management in Pontianak State Elementary School". In this research used descriptive method with quantitative approach in comparative causal form. The result of the research that was tested by multiple linear regression analysis technique through SPSS (Statistical Package For Service Solutions) version 16 concluded that: 1) there is a coordination effect on the effectiveness of BOS management in SDN Kota Pontianak; 2) there is a decision-making effect on the effectiveness of BOS management in SD Negeri Kota Pontianak; 3) there is a mutual influence between coordination and decision-making on the effectiveness of BOS management so that the hipothesis which reads "there is a significant relationship between coordination and decision making on the effectiveness of BOS management in SD Negeri Kota Pontianak" is accepted. The study also recommends that: 1) the timing of BOS funds should be timely, as the delay in BOS funds affects school operations, the BOS funds provided to schools should be increased in number, keep the school operational activities very large, and reinforce them to the school committee, especially those concerned duties and functions of the committee; 2) the next researcher who wants to do research on the problem of BOS fund management, is expected to be able to analyze other wider subject, to be able to compare the effectiveness of BOS fund management more clearly. In addition, this research can be developed because every year the rules that apply in the management of BOS funds continue to grow. Keywords:Coordination, Decision Making, Effectiveness Management of BOS.
HUBUNGAN RIWAYAT STATUS KESEHATAN BAYI DAN STATUS GIZI IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN STUNTED PADA ANAK USIA 12-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MERSAM KABUPATEN BATANG HARI TAHUN 2015 Erna, Erna
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.207 KB)

Abstract

Masalah kekurangan gizi yang mendapat banyak perhatian akhir-akhir ini adalah masalah kurang gizikronis dalam bentuk anak pendek atau "stunted” kurang gizi akut dalam bentuk anak kurus("wasting").Stunted didefinisikan sebagai indikator status gizi TB/U sama dengan atau kurang dari minus danstandar deviasi (-2 SD) dibawah rata-rata standar (WHO, 2006). Ini adalah indikator kesehatan anakyang kekurangan gizi kronis yang memberikan gambaran gizi pada anak pada masa lalu dan yangdipengaruhi lingkungan dan keadaan sosial ekonomi.Penelitian ini bersifat kuantitatif yang menggunakan pendekatan case control dengan matching umuranak dengan modifikasi 1 kasus berbanding 2 kontrol. Pengumpulan data dengan menggunakan datasekunder yang bersumber dari buku kohort ibu hamil dan bersallin, buku kohort bayi dan balita, sertabuku kegiatan SDIDTK Puskesmas Mersam Kabupaten Batang Hari. Dengan jumlah sampel 14sampel kasus dan 28 sampel control. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 20 – 23 Juli 2015.Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat .Hasil penelitian menunjukkan 10 (71,4 %) anak dengan riwayat berat badan lahir rendah akanmenjadi anak dengan tubuh pendek (stunted) dan 10 Ibu (71,4%) dengan riwayat LILA < 23,5 cmakan melahirkan anak dengan stunted. Penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikanantara riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) dan riwayat LILA < 23,5 cm dengan kejadian stunted.Disarankan kepada Dinas Kesehatan dan instansi tekait agar melaksanakan pemantauan status giziibu hamil dan bayi secara berkala, pengukuran TB/U pada bayi agar dapat dilaksanakan secara rutinsebagaimana pelaksanaan pengukuran BB/U agar dapat dilakukan deteksi dan intervensi dini untukmencegah terjadinya stunted pada anak.
Implementasi Augmanted Reality sebagai Media Pengenalan Sains Sederhana Pada Anak Usia Dini Erna, Erna
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 2 No 1 (2018): April 2018
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.001 KB) | DOI: 10.29207/resti.v2i1.337

Abstract

This study aims to determine the increasing knowledge of simple science in Early Childhood in Kindergarten-right Aisyiyah Batusangkar after using Augmanted Reality technology as learning media. The type of research conducted is classroom action research. The research methodology that used in this reasearch was mixed methodology with qualitative and quantitative approach with research subject is 20 children of group B I kindegarten. The technique used in data collection and data analysis in the form of observation and subsequent interview is processed by quantitative descriptive analysis in SPSS. This classroom action research is conducted in two cycles, namely first cycle and second cycle . The introduction of children's Science in first cycle was generally still low with the average value reaches 65 %%, then second cycle plan is revised again and The increasing reaches 99% average value, positive with an increase of 34%.
Model Optimisasi Linier Integer untuk Masalah Pemilihan Media Periklanan dengan menggunakan Pendekatan Konsep Set Covering Chaerani, Diah; Erna, Erna; Dewanto, Stanley P.
Jurnal Matematika Integratif Volume 9 No 1 (April 2013)
Publisher : Department of Matematics, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.628 KB) | DOI: 10.24198/jmi.v9.n1.10198.61-74

Abstract

Dalam paper ini disajikan kajian model optimisasi strategi pemilihan media periklanan dengan menggunakan pendekatan konsep set covering (SC). Pentingnya disain model masalah ini terletak pada konstruksi fungsi kendala sebagai masalah SC, dimana himpunan tipe audiens diasumsikan sebagai suatu himpunan yang terlingkupi oleh himpunan media yang tersedia. Ini berarti bahwa himpunan media beranggotakan sub himpunan dari himpunan tipe audiens. Tujuan utama dari masalah pemilihan mediaperiklanan ini dapat dinyatakan sebagai masalah optimisasi untuk menentukan kombinasi terbesar dari setiap anggota dari himpunan media yang melingkupi (atau disebut sebagai suatu cover) atas himpunan audiens dengan biaya promosi periklanan yang minimum. Dapat ditunjukkan bahwa model optimisasi yang diperoleh merupakan masalah Integer Linier Programming (ILP), sehingga masalah ini harus diselesaikandengan menggunakan metode/skema branch and bound dalam perhitungan numeriknya. Selanjutnya, untuk memperoleh suatu model optimisasi yang memperhatikan kondisi logis di dunia nyata, maka disajikan pula penambahan kondisi logis dengan konstruksi fungsi kendala menggunakan konsep conditional constraints. Contoh masalah yang disajikan dalam makalah ini merujuk pada [1].Keywords: optimisasi, pemrograman linier integer, set covering, periklanan, skemabranch and bound
Bioetanol dari Limbah Kulit Singkong (Manihot Esculenta Crantz) Melalui Proses Fermentasi Erna, Erna; Said, Irwan; Abram, Paulus Hengky
Jurnal Akademika Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.663 KB) | DOI: 10.22487/j24775185.2016.v5.i3.8045

Abstract

Carbohydrates can be obtained from tubers such as cassava. Cassava is a plant from family euphorbiaceae and typical tropical plants. Cassava peel is a major waste that contains carbohydrates. The peel of cassava can be used as an energy source, namely ethanol.The purpose of this study is to determine the contents of ethanol through the fermentation process of cassava peel where obtainable from Malino village, Batu Daka West, Tojo Una-Una. The parameters in this study was content of ethanol that was obtained by fermentation using saccaromyces cerevisiae yeast. The fermentation process was conducted by varying day of fermentation, 4, 6, 8, and 10 days. The results showed the fermentation of ethanol with time variation respectively is 4.50, 5.20, 6.00 and 4.00%. In conclusion, it can be said that the highest ethanol content is 6.00% with the fermentation time of 8 days.
ANALISIS KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN BAWAH DI HUTAN LINDUNG JOMPI Indriyani, Lies; Flamin, Alamsyah; Erna, Erna
Jurnal Ecogreen Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Haluoleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.504 KB)

Abstract

Analysis of Biodiversity of Understorey Plants in Jompi Protected Forest was held in Wali Village, Watopute district in Muna Regency, Southeast Sulawesi Province. This study was conducted in August-November 2015. The objective of this  study is to determine the types of understorey plants and how the level of species biodiversity in Jompi Protected Forest. This study was by using a purposive sampling method. Analysis of the vegetation was by using line method terraced. Sampling unit measuring 2m x 2m plot, the number of sample plots altogether are 30 plots, with a distance of 200 meters each path were arranged systematically.The results found that the species of understorey plants in Jompi Protected Forest are 31 species in 18 families. The kind that has a density, frequency and the index value of the highest importance are the type of signal grass (Brachiaria decumben). Total value of species diversity index (H ) of understorey plants in the Jompi Protected Forest is  2,99 (very high abundance). Keywords: Jompi protected forest, understorey plants, biodiversity
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN WAKTU KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA TENAGA KERJA DI INDUSTRI PEMBUATAN BATUBATA KELURAHAN TANGKIT KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN 2012 Sakina, Sakina; Marta, Marta; Erna, Erna
SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.912 KB)

Abstract

Kelelahan merupakan suatu mekanisme perlindungan tubuh agar tubuh menghindari kerusakanlebih lanjut, sehingga dengan demikian terjadilah pemulihan. Pada teori kimia secara umummenjelaskan bahwa terjadinya kelelahan akibat berkurangnya cadangan energi danmeningkatnya sisa metabolisme sebagai penyebab hilangnya efisiensi otot, sedangkanperubahan arus listrik pada otot dan syaraf adalah penyebab sekunder. Penelitian ini bertujuanuntuk melihat hubungan beban kerja dan waktu kerja dengan kelelahan kerja pada tenaga kerjadi Industri Batu Bata Kelurahan Tangkit Kabupaten Muaro Jambi.Jenis penelitian ini berbentuk kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan uji korelasiChi-Square. Teknik pengambilan sampel yang digunakan simple random sampling (sampelacak sederhana). Jumlah sampel sebanyak 45 orang tenaga kerja.Hasil penelitian diketahui hasil uji beban kerja (value = 0,041), jam kerja (p-value = 0,04)dengan kelelahan kerja pada tenaga kerja di Industri Pembuatan Batu Bata Kelurahan Tangkit.Adapun simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara variabeldengan kelelahan kerja pada tenaga kerja di industri batu bata Kelurahan Tangkit KecamatanMuaro Jambi Tahun 2012.
The Effect of Cucumber Juice (Cucumis Sativus) Toward Hypertension of Elderly at Tresna Werdha Budi Sejahtera Social Institution of Banjarbaru South Borneo 2017 Negara, Candra Kusuma; Erna, Erna; Anna, Anna
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol 2, No 1 (2018): Indonesian Journal Of Nursing Practices
Publisher : IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijnp.2174

Abstract

AbstractIntroduction: Hypertension is a degenerative disease that becomes a major problem in society, especially elderly. Hypertensioncauses complications of cerebral hemorrhage, heart failure, kidney failure, and blindness due to rupture of blood vessels.Objective: Analyze the effect of cucumber juice on blood pressure in elderly with hypertension  at Tresna Werdha Budi Sejahtera Social Institution of Banjarbaru South Borneo 2017.Method: Quasi experiments with Ones group pre-post test design. Total of samples are 35 people taken using purposive sampling technique. Normality test using Shapiro-wilk and statistical analyze using Paired t-test. 200g of cucumber juice mix on 100 ml water, drink twice a day during morning and afternoonResult: Systolic blood pressure decreased after cucumber juice therapy with 149,68 mmHg to 136.65 mmHg and p value 0.00 (p<0.05)  and  diatolic blood pressure decreased after cucumber juice therapy  with 95.99 mmHg to 80.09 mmHg and p value p-=0,000. Diastolic blood pressure after giving cucumber juice was 89,08 mmHg (± 3,355 mmHg), lower than diastolic blood pressure before giving cucumber juice which is 95,88 mmHg (± 3,332 mmHg). Conclusion: Cucumber juice can lower blood pressure in elderly hypertension patients.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN PENYAKIT SCABIES PADA WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIA JAMBI TAHUN 2013 Erna, Erna; sakinah, sakinah; Marta, Marta
SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.39 KB)

Abstract

Penyakit Scabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabei varianhominis. Prevalensi scabies di Indonesia sebesar 4,60-12,95% dan menduduki urutan ketigadari 12 penyakit kulit tersering. Salah satu faktor terjadinya penyakit scabies adalah sanitasiyang buruk dan personalhygiene yg kurang serta menyerang manusia yang hidup secaraberkelompok seperti rumah tahanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungansanitasi lingkungan dan personal hygiene dengan kejadian penyakit scabies pada warga binaanpemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Jambi.Metode penelitian adalah survey analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasipenelitian ini berjumlah 1300 orang dengan jumlah sampel 89 orang yang diambil secararandom sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square pada taraf kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan mayoritas warga binaan pemasyarakatan di LembagaPemasyarakatan Klas IIA Jambi yang menderita penyakit scabies yaitu sebanyak 56 orang(63,0%). Hal ini disebabkan karena sanitasi lingkungan (penyedian air bersih, ventilasi yangbaik, kepadatan penghuni kondisi lantai) di lembaga belum memenuhi standar yang baik. Dari47 responden dengan personal hygiene kurang baik sebagian besar (70,2%) respondenmengalami kejadian scabies, Sedangkan dari 42 responden dengan personal hygiene baiksebagian besar (61,9%) responden tidak mengalami kejadian scabies.Simpulan penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara sanitasi lingkungan yaitupenyediaan air bersih nilai p-value= 0,001(p<0,05), ventilasi nilai p-value = 0,018 (p<0,05),kepadatan penghuni nilai p-value= 0,030 (p<0,05), kondisi lantai nilai p-value= 0,009(p<0,05),personal hygienenilai p-value= 0,002 (p<0,05) dengan kejadian penyakit scabies padawarga Binaan Pemasyarakatan Di Lembaga Pemasyarakatan Klas Iia Jambi Tahun 2013.