Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGERAFI SISWA SMA DI KABUPATEN MALANG Susanti, Nelya Eka
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol 1 No 1 (2016): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.499 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap hasil belajar geografi siswa SMA. Penentuan subjek dalam penelitian ini berdasarkan jumlah siswa dalam satu kelas dan rata-rata hasil belajar UAS geografi semester 1 siswa yang telah terbukti sama setelah dilakukan uji t-test. Diperoleh hasil yakni kelas kontrol XI IPS 1 dengan jumlah siswa 29 rata-rata hasil belajar 81 dan kelas eksperimen kelas XI IPS 2 dengan jumlah siswa 30 rata-rata hasil belajar 80. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, rancangan eksperimennya adalah pretest-posttest control group design. Uji hipotesis dilakukan dengan uji t-test dengan program SPSS 16 for Windows. Diketahui nilai P-value 0,021, hal ini berarti 0,021<0,05, maka Ho ditolak sehingga model Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Gondanglegi.
Variasi Temporal Kandungan HCO3- Terlarut pada Mataair Sendang Biru dan Mataair Beji di Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Kecamatan Gedangan Perdana, Randhiki Gusti; Susanti, Nelya Eka
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 22, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.551 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v22i1.377

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk (1) menganalisis variasi temporal HCO3- pada mataair Sendang Biru, (2) menganalisis variasi temporal HCO3- pada mataair Beji. Penelitian ini dilakukan di kawasan Karst Malang Selatan yang terletak di Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Kecamatan Gedangan. Teknik pengumpulan data mengacu pada periode pengambilan data mingguan yang dilakukan dengan interval waktu dua minggu selama satu tahun. Teknik pengambilan data dilakukan dengan variasi waktu yang konstan dan lintas musim. Pengambilan data menggunakan pH meter untuk mengukur keasaaman air dan alkalinity test kit untuk mengukur HCO3- terlarut pada mataair. Data hasil pengukuran diolah dan dilakukan analisis variabilitas HCO3-. Hasil penelitian menunjukkan (1) konsentrasi HCO3- rata-rata tahunan mata air Sendang Biru sebesar 415,04 mg/l, (2) sedangkan konsentrasi HCO3- rata-rata tahunan mata air Beji sebesar 508,70 mg/l.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v22i12017p016
Nilai Laju Pelarutan Batu Gamping Pada Mataair Sumber Agung Di Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Nilai Laju Pelarutan Batu Gamping Pada Mataair Sumber Agung Di Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Susanti, Nelya Eka; Meviana, Ika
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol 4 No 1 (2019): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.029 KB)

Abstract

Kabupaten Malang. Bagian selatan Kabupaten Malang merupakan perbukitan kapur (Karst Malang Selatan) pada ketinggian 0-650 mdpl. Bagian utara merupakan daerah lereng Arjuno-Tengger yang berada pada ketinggian 600-2700 mdpl, bagian timur merupakan daerah lereng Tengger-Semeru, membujur dari utara ke selatan pada ketinggian 500-3600 mdpl, dan bagian barat merupakan daerah lereng Kawi-Arjuno, terdapat pada ketinggian 500-3.300 mdpl. Tujuan penelitian ini menganalisis variasi temporal laju pelarutan batugamping  pada mataair sampel dikawasan Karst Malang Selatan. Jenis penelitian ini adalah survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh mataair yang berada pada kawasan Karst Malang Selatan, sedangkan sampel penelitian ini adalah mataair yang terletak di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Pengambilan data lapangan untuk variabilitas spasial dan temporal pada mataair mengacu pada periode sampling mingguan yang dilakukan dengan interval waktu dua minggu selama 6 bulan. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui fluktuasi dan perubahan material yang terlarut. Data hasil pengukuran dilakukan analisis variabilitas HCO3- dan analisis laju pelarutan sehingga dapat diketahui beberapa aspek yang berpengaruh terhadap hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai konsentrasi HCO3-  terlarut  tahunan tertinggi yang terdapat pada mataair Sumber Agung terjadi pada saat musim kemarau, sebesar 609,71 mg/l. Sedangkan konsentrasi HCO3- terlarut terendah yang terdapat pada mataair Sumber Agung terjadi pada saat musim penghujan, yakni sebesar 531,72 mg/l.
Penerapan Model Pembelajaran Picture And Picture Berbantuan Kelompok Undian Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di Smp Negeri 2 Wagir Merici, Angela; Triwahyudianto, Triwahyudianto; Susanti, Nelya Eka
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol 4 No 1 (2019): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.654 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar, pembelajaran yang cenderung pasif karena siswa tidak hanya mampu memahami materi yang dijelaskan secara abstrak tetapi perlu dibantu dengan menggunakan media untuk bisa memahami maksud dari materi yang diajarkan. Berdasarkan hasil observasi dan terdapat masalah pada hasil belajar siswa maka peneliti menerapkan model yang dapat meningkatkan hasil belajar yaitu Picture and Picture Berbantuan Kelompok Undian.  Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh Kemmis and Mc. Taggard (2006). Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Wagir kelas VIII B tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri 33 siswa dengan 16 perempuan dan 17 laki-laki. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar kerja siswa dan lembar catatan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilaksanakan menunjukan hasil siklus I dan siklus II mengalami peningkatan hasil belajar secara signifikan.
PENYULUHAN PENULISAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) BAGI GURU-GURU SDN TUMPUKRENTENG 01 TUREN MALANG Susanti, Nelya Eka; Hamdani, Akhmad Faruq
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : LPPM IKIP Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community service activities titled "Counseling Class Action Research (PTK) for teachers of SDN Tumpukrenteng 01 Turen Malang" option to provide knowledge and skills for teachers at SDN Tumpukrenteng 01 Turen Malang on how to compose research titles, introductions, , and research methods on PTK. The knowledge and skills needed through the counseling are expected to improve teacher performance SDN Tumpukrenteng 01 Turen in improving the quality of learning in the classroom through PTK. This devotional activity was held on 21 and 22 August 2017 at SDN Tumpukrenteng 01 Turen Malang with lecture, question and answer method, and independent practice. This devotion activity was positively responded by all participants. This can be seen through the number of teachers present and asking questions during the question and answer session. In addition, teachers are also enthusiastic in presenting various problems in the classroom related to learning. The ability of teachers to find problems and find solutions to these problems has also improved considerably. Teachers have also been able to develop a PTK proposal in accordance with classroom learning conditions.
PERUBAHAN PENGUNAAN LAHAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERUBAHAN IKLIM KOTA MALANG Hamdani, Akhmad Faruq; Susanti, Nelya Eka
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol 2 No 2 (2017): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.823 KB) | DOI: 10.21067/jpig.v2i2.3508

Abstract

Perkembangan kota dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk akan meningkatkan kebutuhan terhadap lahan. Perubahan lahan terbuka menjadi lahan tertutup akan meningkatkan suhu udara di wilayah perkotaan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan dan pengaruhnya terhadap perubahan suhu udara di Kota Malang pada 25 tahun terakhir. Hal ini berkaitan dengan banyaknya perubahan lahan terbuka menjadi lahan tertutup di Kota Malang. Tahapan penelitian yang dilakukan yakni; 1) mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam penelitian; 2) Melakukan analisis kepadatan penduduk Kota Malang, 3) Melakukan analisis suhu udara di Kota Malang yang kemudian dihitung rata-rata tahunan dan rata-rata bulanannya; 4) Melakukan analisis regresi linier sederhana untuk  menghitung pengaruh antar variabel; 5) Melakukan survey lapangan untuk mengetahui kecocokan antara hasil analisis yang telah didapatkan dengan kondisi di lapangan. Berdasarkan uraian hasil penelitian di atas diperoleh hasil bahwa kepadatan penduduk Kota Malang pada tahun 1991 adalah 6369,65 jiwa/km2 dan pada tahun 2016 adalah 7734,26 jiwa/ km2. Terdapat kenaikan ± 1000 jiwa/ km2 dalam 25 tahun. Berdasarkan hasil analisis suhu udara Kota Malang selama 25 tahun diperoleh telah mengalami rata-rata kenaikan suhu udara 1,590C, dengan suhu udara bulanan tertinggi terjadi pada bulan April 2016 dan suhu udara terendah terjadi pada bulan Agustus 1995 dengan suhu udara 21,5810C. Kepadatan penduduk berpengaruh terhadap penggunaan tata guna lahan dan berpengaruh terhadap peningkatan suhu udara di Kota Malang dari tahun 1991 - 2016. Kepadatan penduduk di Kota Malang memiliki pengaruh sebesar 49,6% terhadap perubahan suhu, sedangkan 50,4% peningkatan suhu dipengaruhi oleh variabel lain
PENGEMBANGAN BUKU TEKS MITIGASI BENCANA PADA MATERI ERUPSI GUNUNG API DI SDN PENATARAN 01 KABUPATEN BLITAR Meviana, Ika; Susanti, Nelya Eka
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 5, No 2 (2019): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v5i2.7537

Abstract

Dalam mata pelajaran IPA di tingkat sekolah dasar dapat dikenalkan konsep bencana geologi, seperti mitigasi bencana yaitu bencana erupsi gunung api. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan isi dan penyajian materi mitigasi bencana erupsi gunung api. Selain itu tujuan pengembangan buku teks digunakan untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi yang dikembangkan. Penelitian ini dirancang dengan desain pengembangan 4-D yang dimodifikasi menjadi tiga langkah, yaitu: Define, Design, Develop. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, kelayakan isi dan penyajian buku dengan materi mitigasi bencana erupsi gunung api untuk kelas V (lima) setelah melalui serangkaian proses validasi ahli materi, penyajian, kebahasaan, kegrafikan, uji coba terbatas, dan hasil uji coba lapangan diperoleh hasil dengan kategori sangat baik. Tingkat pemahaman siswa terhadap materi dapat dilihat dari aspek kognitif dan afektif siswa. Berdasarkan hasil kerja siswa pada lembar post test, nilai rata?rata yang diperoleh siswa yakni 82,25. Hasil tersebut menunjukkan bahwa siswa dalam belajar tentang mitigasi bencana erupsi gunung api telah tuntas. Sikap ilmiah siswa yang dominan yaitu ingin tahu, mendapatkan sesuatu yang baru dan kerjasama. Sikap ilmiah tersebut tercermin dari aktivitas siswa yang tertarik untuk mengulang?ulang percobaan dan kompak, serta dapat bekerjasama dengan baik bersama teman kelompok
PELATIHAN MANAJEMEN MITIGASI BENCANA ERUPSI GUNUNG API KELUD DI SDN PENATARAN 1 KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR Meviana, Ika; Susanti, Nelya Eka
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : LPPM IKIP Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.478 KB) | DOI: 10.31537/dedication.v3i2.233

Abstract

Erupsi Gunung Api Kelud terakhir terjadi pada tanggal 13-14 Februari 2014. Erupsi yang bersifat eksplosif menyebabkan lontaran material vulkanik setinggi 17 kilometer dan memuntahan lava pijar yang disertai semburan abu vulkanik serta kerikil yang menyebabkan hujan abu vulkanik. Desa Penataran, Kecamatan Nglegok merupakan salah satu daerah di Kabupaten Blitar yang rawan terkena dampak erupsi Gunung api Kelud. Menurut laporan Disaster Manageman Center Dompet Dhuafa tanggal 14 Februari 2014 di Kecamatan Nglegok tercatat ada 50 anak yang mengalami gangguan psikologi karena dampak erupsi Gunung Api Kelud. Bencana erupsi gunung api tidak bisa dicegah, karena itu perlu dilakukan persiapan untuk menghadapi konsekuensi tersebut dengan melakukan manajemen mitigasi bencana melalui pendidikan untuk anak usia dini.Program Abdimas ini menekankan pada pelatihan manajemen mitigasi bencana, khususnya bencana erupsi gunung api kelud. Materi pelatihan disusun atas dasar analisis kebutuhan peserta yang dilaksanakan melalui pelatihan. Dengan demikian materi pelatihan betul-betul sesuai kebutuhan dan agar bisa berjalan efektif dan efisien.Hasil evalusi siswa tentang pemahaman manajemen mitigasi bencana erupsi Gunung Api Kelud di SDN Penataran 01 bagus, dibuktikan dengan nilai rata?rata siswa yang mengikuti pelatihan 82,25. Berdasarkan hasil pengabdian disarankan perlu adanya penambahan waktu untuk melakukan pelatihan mitigasi bencana erupsi gunung api agar memperoleh hasil yang maksimal.