Muhammad Iqbal Sultan, Muhammad Iqbal
Unknown Affiliation

Published : 44 Documents
Articles

KOMUNIKASI PARTISIPATIF APARAT KELURAHAN DALAM MENDUKUNG MAKASSAR KOTA DUNIA MELALUI PROGRAM KEBERSIHAN LINGKUNGAN “MAKASSARTA’ TIDAK RANTASA” Azikin, Yamlikh; Sultan, Muhammad Iqbal; Farid, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i4.651

Abstract

Abstract This research aimed (1) to investigate the participative communication of the village apparatus in implementing the government program of ?Makassarta? Tidak Rantasa?; (2) to identify the problem occurred the village level in the success of the enviromental Cleanliness Program of ?Makassarta? Tidak Rantasa?.The resesearch used a descriptive approach with the case study as the focus of the analysis. The techniques of data collection were the in- depth interviews, library studies, observation, and other physical equipment. The data analysis was carried out qualitatively, and the data validation used the source triangulation technique. The Research result revelaed that in implanting the Environmental Cleanliness Program ?Makassarta? Tidak Rantasa?, the Village apparatus needed to master the cleanliness program ?Makassarta? Tidak Rantasa?, touse the media of the circular letter, posters, and direct socialization to the scieties in order to spread the information about the program, i.e. always readyfor 24 hours, and 7 days a week to make sure that the program ?Makassarta? Tidak Rantasa?was running well. Because there was no standard context about the system of the program implementation, the village apparatus implemented the program according to their own opinion. However it was quite suprising that the output were the same. Though the village apparatus wer different personnel and different village. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk : 1). Mengetahui Komunikasi Partisipatif Aparat Kelurahan dalam Menjalankan Program Pemerintah kota Makassarta Tidak Rantasa, 2). Mengidentifikasi Permasalahan yang terjadi pada tingkat kelurahan dalam keberhasilan Program kebersihan Lingkungan Makassarta Tidak Rantasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan studi kasus sebagai fokus analisis. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (indepth interview), studi kepustakaan, observasi dan perangkat-perangkat fisik. Analisis data dilakukan secara kualitatif-verifikatif dengan validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menjalankan Program Kebersihan Lingkungan Makassarta Tidak Rantasa aparat kelurahan perlu menguasai Program Kebersihan Makassarta Tidak Rantasa, Aparat kelurahan menggunakan media surat edaran ,poster, dan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat dalam menyebarkan informasi tentang program ini, selain itu partisipasi aparat kelurahan dalam menjalankan program ini yaitu selalu siap 24 jam, 7 hari seminggu untuk mengawal jalannya progam kebersihan lingkungan makassarta tidak rantasa. Dikarenakan tidak adanya konteks yang baku tentang tata cara pelaksanaan program ini maka para aparat kelurahan mengimplementasikan program ini menurut pemikiran masing-masing namun walaupun pemaknaan program ini dilakukan oleh orang dan kelurahan yang berbeda akan tetapi hasil keluaran yang dilakukan oleh masing-masing kelurahan sama. 
PENGETAHUAN JURNALISTIK PEGAWAI HUMAS PEMERINTAH DALAM KEGIATAN PUBLISITAS Saleh, Rahmita; Sultan, Muhammad Iqbal; Farid, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i1.608

Abstract

Abstract Public relations require skills in journalistic to generating quality publicity. This researh aims to describe and analyze the knowledge of journalism public relations employee of South Sulawesi Provincial Government in the publicity activities. This study used a qualitative descriptive approach using the techniques of data collection through in-depth interviews and observations of public relations personnel assigned to conduct publicity activities. Analysis using an interactive model of Huberman and Miles were taken through the stages of data reduction, data display, making conclusions and verification. The results showed that public relations employee of South Sulawesi Provincial Government conduct publicity activities through three stages, namely the coverage of the government's agenda, write and distribute press releases to journalists. Writing a press release is not adjusted to the rules of journalistic writing and the medium. Are loaded in the media have gone through editing stages agenda tailored to each medium, so that the core of the publicity that was sent was not published. This research concluded that government public relations employee of South Sulawesi Provincial Government, in generating publicity decent fit in the mass media, still lack of mastery in terms of expertise and knowledge in the field of journalism.Abstrak Humas memerlukan kemampuan di bidang jurnalistik agar dapat menghasilkan publisitas yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis pengetahuan jurnalistik pegawai humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menjalankan kegiatan publisitas. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pegawai humas yang bertugas melakukan kegiatan publisitas. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Huberman dan Miles yang ditempuh melalui tahap reduksi data, display data, pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kegiatan publisitas melalui tiga tahap, yaitu peliputan agenda pemerintah, menulis press release dan menyebarluaskan kepada wartawan. Penulisan press release tidak disesuaikan dengan kaidah penulisan jurnalistik dan mediumnya. Pemuatannya di media massa telah melalui tahap pengeditan disesuaikan dengan agenda masing- masing media, sehingga inti dari publisitas yang dikirim tidak terpublikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pegawai humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dalam menghasilkan publisitas yang layak di muat di media massa, masih kurang memiliki penguasaan dalam hal keahlian dan pengetahuan di bidang jurnalistik. 
HUBUNGAN IKLAN POLITIK KANDIDAT PRESIDEN TERHADAP TINGKAT KOGNISI DAN SIKAP POLITIK PEMILIH PEMULA Suherman, Ansar; Sultan, Muhammad Iqbal; Hasrullah, Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i4.594

Abstract

Abstract The research is motivated by the ability of political advertising on television in shaping the image and increase the popularity of a figure and the large number voters which amounts to 30% -40% of the total voters nationally. This study aims to determine the relationship of political advertising with the level of cognition and political attitudes voters. The method used is the method quantitative descriptive correlational approach. This study is located in Southeast Sulawesi Baubau City with a sample of 377 respondents of whom are first-time voters. To collect the necessary data, used questionnaires distributed to all respondents. Some of the statistical test used is the statistical terms and tests the hypothesis that political ads are used as research subjects Abu Rizal Bakrie political advertising, Prabowo and Wiranto. The results showed that political advertising on television is more effective in conveying the message to the respondent because the television is able to provide audio and visual display together. Political ad also contribute effectively to the improvement of cognition and political attitudes of the respondents. Respondents felt the benefit of political advertising because respondents generally gain knowledge of the candidate's vision and mission. Visible changes in the attitude of the respondents which is the accumulation of information and the level of cognition or knowledge gained from the respondents who watch political ads. The higher level of cognition of respondents to the presidential candidates will increasingly affect the political attitudes of the respondents. In this study also found that environmental factors (political support parents and attitudes about environmental politics) did influence the level of cognition and political attitudes of the respondents. In conclusion the study that political ads on television presidential candidate than as a powerful strategy for shaping the image and increase the popularity of a presidential candidate, is also very helpful for the voters to know the Indonesian presidential candidates.Abstrak Penelitian dilatarbelakangi oleh kemampuan iklan politik di televisi dalam membentuk citra dan menaikkan popularitas seorang figur serta besarnya angka pemilih pemula yang jumlahnya mencapai 30%-40% dari total wajib pilih secara nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan iklan politik dengan tingkat kognisi dan sikap politik pemilih pemula. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional melalui pendekatan kuantitatif. Penelitian ini berlokasi di Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara dengan jumlah sampel 377 responden yang kesemuanya merupakan pemilih pemula. Untuk mengumpulkan data yang diperlukan, digunakan kuesioner yang disebarkan kepada seluruh responden. Beberapa uji statistik yang digunakan adalah uji syarat statistik dan uji hipotesis Iklan politik yang dijadikan subyek penelitian ini adalah iklan politik Abu Rizal Bakrie, Prabowo Subianto, dan Wiranto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan politik di televisi lebih efektif dalam menyampaikan pesan kepada responden karena televisi mampu memberikan tampilan audio dan visual secara bersama-sama. Iklan politiknya juga memberikan sumbangan yang efektif terhadap peningkatan kognisi dan sikap politik responden. Responden merasakan manfaat dari iklan politik karena responden umumnya mendapatkan pengetahuan tentang visi dan misi kandidat. Terlihat perubahan sikap responden yang merupakan akumulasi dari informasi dan tingkat kognisi atau pengetahuan yang diperoleh responden dari iklan politik yang ditonton. Semakin tinggi tingkat kognisi responden terhadap kandidat presiden maka akan semakin memengaruhi sikap politik responden. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa faktor lingkungan (dukungan politik orang tua dan sikap politik lingkungan sekitar) ikut memengaruhi tingkat kognisi dan sikap politik responden. Sebagai kesimpulan penelitian bahwa penayangan iklan politik kandidat presiden di televisi selain sebagai salah satu strategi ampuh untuk membentuk citra dan menaikkan popularitas seorang kandidat presiden, juga sangat membantu pemilih pemula untuk mengenal para kandidat presiden Republik Indonesia. 
STRATEGI KOMUNIKASI BADAN PERTANAHAN NASIONAL DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK PERTANAHAN DI KABUPATEN MAROS Irvan, Andi Muhammad; Unde, Andi Alimuddin; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i1.566

Abstract

Abstract Land issue of a problem is complicated enough,so not only must in solving nothing other aspect of live,such as social,economic and political.The aim of the study is to analyze the communication strategy of the National Land Board in resolving conflict over land Maros.Communication in the negotiation process is a key determinant of the success of land conflict resolutio . The method used is descriptive qualitative approach to determining sources or informants done intentionally (purposive). This research was conducted at the National Land Agency Maros regency, South Sulawesi Province. The collection of data obtained through observation, in-depth interviews, and documentation.The results showed that the communication strategy in resolving the conflict over land in Maros. Performed with mentoring and mediating parties involved in land disputes. In addition, the disclosure of information relating to various matters including the provision of required records and make an effort to collect data and facts that exist in the field. Conflict resolution was also carried out in the process of disseminating information as a form of persuasive effort to increase public awareness of the orderly administration of land, to the efforts to address land disputes. With this effort, expected future land disputes can be minimized.Abstrak Masalah pertanahan merupakan suatu permasalahan yang cukup rumit,sehingga dalam penyelesaiannya bukan saja harus memperhatikan aspek yuridisnya tetapi harus juga memperhatikan aspek kehidupan lainnya.Penelitian ini bertujan menganalisis strategi komunikasi Badan Pertanahan Nasional dalam menyelesaikan konflik pertanahan di kabupaten Maros.Komunikasi dalam proses negosiasi merupakan salah satu penentu dari keberhasilan penyelesaian konflik pertanahan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan penentuan narasumber atau informan dilakukan secara sengaja (purposive). Penelitian ini dilaksanakan di Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan. Pengumpulan data diperoleh melalui pengamatan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi komunikasi dalam menyelesaikan konflik pertanahan di Kabupaten Maros. Dilakukan dengan melakukan pendampingan dan memediasi pihak-pihak yang terlibat di dalam sengketa pertanahan. Selain itu, keterbukaan informasi terkait dengan berbagai hal-hal yang dibutuhkan diantaranya penyediaan arsip serta melakukan upaya untuk menghimpun data dan fakta-fakta yang ada dilapangan. Upaya penyelesaian konflik juga dilakukan dalam proses penyebarluasan informasi sebagai bentuk upaya persuasive guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap tertib administrasi pertanahan, hingga pada upaya penanganan sengketa pertanahan. Dengan upaya ini, diharapkan di masa mendatang sengketa- sengketa pertanahan dapat diminimalisir.
MAKNA TAYANGAN INDONESIA LAWYERS CLUB DI TVONE (WACANA KRITIS MENGENAI KETERLIBATAN ANAS URBANINGRUM DALAM KORUPSI HAMBALANG) Mayasari, Mayasari; Unde, Andi Alimuddin; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i1.612

Abstract

Abstract Development of the mass media have impact in the history of human life. The Study aims to determine the representation of the discourse on Anas Urbaningrum shown through the texts that are present in the interaction process during Indonesia Lawyers Club program lasted six episodes that discuss topics related to corruption cases involving Anas Urbaningrum.This study used a qualitative research approach. Qualitative Methods in Critical Discourse Analysis of Social Cognition models used to analyze representations of discourse and text about the production process in the event program Anas Urbaningrum Indonesia Lawyers Club.The results of this study indicate that the six episodes of "Indonesia Lawyers Club" which is sampled in this study, represent a qualitative discourse on Anas Urbaningrum differently. The first sample, Anas marginally represented. In the second sample, Anas represented as it is in accordance with the events that occurred. In the third sample, Anas marginally represented. In the fourth sample, Anas represented as it is. In the fifth sample, Anas represented as it is. And on the sixth sample, Anas marginally represented. Analysis of the social context also presents two discourse representations regarding Anas, which are marginal and it is, but with an agreement that Anas guilty. The production process and the message of the speakers and Karni Ilyas representing Anas uses three major schemes, namely the role of the scheme, persons, and events that indicate the position of the speaker against Anas.Abstrak Pekembangan media massa memberi dampak besar dalam sejarah kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses representasi wacana mengenai Anas Urbaningrum ditampilkan melalui teks-teks yang hadir dalam proses interaksi selama program acara Indonesia Lawyers Club berlangsung pada enam episode yang membahas topik terkait kasus korupsi yang melibatkan Anas Urbaningrum. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Metode kualitatif dengan Analisis Wacana Kritis model Kognisi Sosial digunakan untuk menganalisis representasi wacana dan proses produksi teks mengenai Anas Urbaningrum dalam program acara Indonesia Lawyers Club. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enam episode ?Indonesia Lawyers Club? yang menjadi sampel dalam penelitian ini secara kualitatif merepresentasikan wacana mengenai Anas Urbaningrum secara berbeda. sampel pertama, Anas direpresentasikan secara marjinal. Pada sampel kedua, Anas direpresentasikan secara apa adanya sesuai dengan peristiwa yang terjadi. Pada sampel ketiga, Anas direpresentasikan secara marjinal. Pada sampel keempat, Anas direpresentasikan secara apa adanya. Pada sampel kelima, Anas direpresentasikan secara apa adanya. Dan pada sampel keenam, Anas direpresentasikan secara marjinal. Analisis konteks sosial juga menghadirkan dua representasi wacana mengenai Anas, yaitu secara marjinal dan apa adanya, namun dengan satu kesepakatan bahwa Anas bersalah. Proses produksi pesan para narasumber dan Karni Ilyas yang merepresentasikan Anas menggunakan tiga skema utama, yaitu skema peran, person, dan peristiwa yang menunjukkan posisi Anas terhadap narasumber tersebut. 
PEMANFAATAN DEBAT KANDIDAT UNTUK MENJUAL GAGASAN DAN MENUNJUKKAN KOMPETENSI DALAM PILKADA 2015 DI KABUPATEN SOPPENG Syadaruddin, Andi; Sultan, Muhammad Iqbal; Hasrullah, Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pemilihan kepala daerah merupakan arena kontestasi politik dengan kompetisi antar pasangan kandidat, dan pemenang ditentukan suara terbanyak oleh pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan debat kandidat sebagai sarana menyampaikan pesan-pesan politik dengan cara public speaking dan mengetahui penguasaan materi dengan tujuan mempersuasi khalayak serta membangun opini publik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif Kualitatif. Informan penelitian ini adalah para kandidat pasangan calon, Tim Sukses, dan KPU Kabupaten Soppeng. Penetapan informan dalam penelitian ini menggunakan dua cara yaitu purposif dan aksidental. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kandidat calon Bupati Soppeng, tidak pernah mengikuti pelatihan public speaking. Menyusun materi debat pada dasarnya hasil olah pikir dan ide dari berbagai pihak termasuk dari masyarakat sebagai bentuk penggalangan aspirasi. Materi debat yang sifatnya untuk mempersuasi khalayak yang berisi pesan-pesan yang bertujuan untuk mempengaruhi pendapat dan perilaku khalayak. Kekuatan dari materi debat, yaitu dapat memberikan informasi tentang kandidat kepada khalayak. Kredibilitas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Soppeng terbangun atas kualitas dan kapasitas atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan. Kualitas harus dibangun sejak awal, yaitu berupa pengalaman dan pengetahuan.para kandidat termotivasi untuk mempersuasi khalayak adalah untuk mendorong dan mengugah partisipasinya dalam pilkada, serta bahwa audiens merupakan pemilih cerdas yang akan membantu secara sukarela mendukung kandidat tertentu.
STRATEGI PUBLIC RELATIONS MYKO HOTEL & CONVENTION CENTER MAKASSAR DALAM MENYELESAIKAN KRISIS PUBLIK Mandiri, Citra Ayu; Sultan, Muhammad Iqbal; Mukhtar, Sitti Murniati
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The purpose of this research is (1) To know the public relations strategy of MYKO Hotel & Convention Center Makassar in solving public crisis; (2) To know what factors support the Public Relations of MYKO Hotel & Convention Center Makassar in solving the public crisis. This type of research uses descriptive qualitative research method by presenting data in the form of narrative descriptions, words, phrases, opinions and ideas collected by researchers from various sources. Researchers obtained data based on in-depth interviews with competent sources to answer the problem formulation, where the informants were selected by using purposive determination technique and through literature study based on the data received from the staff. The result of the research shows that the strategy used by PR in solving the public crisis include: conducting research on case and news, completing the licensing documents in accordance with the procedures of Makassar city government, press conference, providing services to the media, invite Makassar city government to come and see the situation of the company, set up crisis center. The supporting factors in solving the public crisis are human resources (HR), cooperation with stakeholders, infrastructure, budget, link building, development of information and communication technology, non-writing activities.
KEBIJAKAN REDAKSIONAL RADAR SULBAR TENTANG BERITA PENDIDIKAN DALAM MENDUKUNG MAJENE SEBAGAI PUSAT PENDIDIKAN DI PROVINSI SULBAR MS, Anugrawati; Hasrullah, Hasrullah; Sultan, Muhammad iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) porsi pemberitaan seputar pendidikan di Majene lebih sedikit dibanding isu lain. (2) kebijakan redaksional Radar Sulbar dalam mendukung Majene sebagai pusat pendidikan di Sulbar. (3) faktor – faktor yang mempengaruhi kebijakan redaksional Radar Sulbar tentang berita pendidikan. (4) kelemahan dan kelebihan kebijakan redaksional Radar Sulbar dalam mendukung Majene sebagai pusat pendidikan di Sulbar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggabungkan analisis gatekeeping model Pamela J Shomaker dan Stephen D Reese. Penelitian ini dilakukan di Radar Sulbar Kabupaten Mamuju dan Majene. Jenis sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah hasil wawancara para redaktur dan berita – berita di Radar Sulbar edisi Januari – Maret 2016. Data sekunder berupa buku, tesis, skripsi, jurnal dan internet. Informan sebanyak delapan orang. Data analisis menggunakan beberapa teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pemberitaan pendidikan Majene secara kuantitas di bawah dibading isu lain dipengaruhi kurangnya wartawan lapangan dan juga tidak adanya penekanan memunculkan berita pendidikan setiap hari. (2) Kebijakan Redaksional Radar Subar mendukung Majene sebagai pusat pendidikan dengan memberi penguatan kepada beberapa isu pendidikan saja. (3) Faktor – faktor yang dominan mempengaruhi kebijakan redaksional Radar Sulbar terkait berita pendidikan diantaranya ideologi dan organisasi. (4) Kelebihan kebijakan redaksional Radar Sulbar dalam mendukung Majene sebagai pusat pendidikan di Sulbar terlihat dari rubrik pendidikan Go madrasah dan konsistensi pemberitaan yang meski memiliki kerjasama iklan di lintas sektoral tidak mengurangi fungsi kontrolnya. Kelemahan : Rubrik Health and Education masih di dominasi berita nasional dan sebagian kecil berita lokal di Sulbar.
OPINI DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PEMBAHARUAN DAN KEPEMIMPINAN BUPATI NURDIN ABDULLAH DALAM MEMAJUKAN BANTAENG SEBAGAI KOTA INDUSTRI DAN WISATA Syah, Darmawan; Cangara, Hafied; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.3 Juli - September 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Public’s opinions are very important for democratic social life. Leader’s success can be found by the opinions that made by public. This study aims to find out the opinions and attitudes towards innovation and leadership in advancing the Regent Nurdin Abdullah Bantaeng as industrial cities and attractions, as well as the factors that influence the opinion. This study used a qualitative descriptive approach with the study subjects consisted of 38 people Bantaeng people who come from different backgrounds. Data were collected through direct observation and interview. then analyzed the data using triangulation techniques. The results showed that all informants that is the subject of this study support program Bantaeng advance as an industrial city and sightseeing. This is one solution to improve the original income Bantaeng oriented to the improvement of public welfare. In addition, factors that affect the leadership of Nurdin Abdullah is hard work fruitful achievements, and contribution of the media in shaping the image Bantaeng.Abstrak Opini publik sangat penting bagi kehidupan masyarakat yang demokratis. Keberhasilan seorang pemimpin dapat diketahui dari opini publik yang terbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui opini dan sikap masyarakat terhadap pembaharuan dan kepemimpinan Bupati Nurdin Abdullah dalam memajukan Bantaeng sebagai kota industri dan wisata, serta faktor yang mempengaruhi opini tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian terdiri dari 38 orang masyarakat Kabupaten Bantaeng yang berasal dari latar belakang yang berbeda. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam. selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh informan yang menjadi subjek penelitian ini mendukung program memajukan Kabupaten Bantaeng sebagai kota industri dan wisata. Hal ini merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bantaeng yang berorientasi kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu faktor yang mempengaruhi kepemimpinan Nurdin Abdullah adalah kerja keras yang berbuah prestasi, dan kontribusi media dalam membentuk citra Kabupaten Bantaeng. 
ANALISIS PERAN PUBLIC RELATIONS (PR) DALAM PENANGANAN OPINI DAN SIKAP KOMUNITAS SEKITAR TERHADAP PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT. ENERGY SENGKANG DI KABUPATEN WAJO Rusmin, Andi; Unde, Andi Alimuddin; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The success of a Corporate Social Responsibility (CSR) is program influenced by the role of Public Relations (PR) in carrying out its role both internally and ekxternal. The aims of the study were observe the surrounding public opinion and attitudes on corporate social responsibility (CSR) of PT. Energy Sengkang in community empowerment the role and function of the public relations (PR) of PT. Energy Sengkang on community empowerment program of Corporate Social Responsibility (CSR). The method used in this study, the qualitative approach. The object of this study PR PT. Energy stirrups, technical implementing CSR programs and community activities around the company from three villages in the district Pammana Wajo. Data were colleted trough obsevation, interviews and documentation and were analyzed with qualitative analysis. The results of the research indicated that PR of PT. Energy Sengkang had not implemented its CSR program effectively, characterized by the uneven data collected in some villages being studied. PT. Energy Sengkang was positively perceived by public opinion, mainly reated to the optimal, indicated by less-saticfaction of neigbor communities on the implementation of the CSR program, especially on budget transparency and community empowerment in improving local economy.Abstrak Keberhasilan program Corporate Social Responsibility (CSR) ditentukan oleh peran Public Relations (PR) dalam menjalankan perannya baik secara internal maupun ekxternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui opini dan sikap masyarakat komunitas sekitar terhadap program Corporate Social Responsibility PT. Energy Sengkang dalam pemberdayaan masyarakat dan peran dan fungsi Public Relations(PR) PT. Energy Sengkang terhadap pemberdayaan masyarakat dalam program CSR.Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini PR PT. Energy sengkang, pelaksana teknis kegiatan program CSR dan komunitas sekitar perusahaan dari tiga desa di Kecamatan Pammana Kabupaten wajo . Data penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan cheking, organizing, coding, pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan CSR pada bagian PR PT. Energy Sengkang belum berjalan secara efektif. Hal ini ditandai dengan oleh pengumpulan data dan pelaksanaan kegiatan yang belum merata dibeberapa desa yang diteliti guna menampung aspirasi komunitas sekitar terkait dengan program CSR. Opini masyarakat terhadap program yang ditawarkan PT. Energy Sengkang sudah dirasakan positif, terutama yang terkait dengan program kesehatan. Namun, dari segi pemberdayaan masyarakat belum terlaksana secara optimal. Hal tersebut ditandai oleh sikap komunitas sekitar yang merasa kurang puas dengan pelaksanaan program CSR PT. Energy Sengkang, terutama pada keterbukaan anggaran kegiatan dan pemberdayaan komunitas sekitar dalam peningkatan ekonomi masyarakat.