Articles

PEMAHAMAN ORANG TUA TENTANG INFORMASI PROGRAM WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR DALAM MEMOTIVASI ANAK SUKU MALIND UNTUK BELAJAR DI KABUPATEN MERAUKE Mesmor, Hendrek Semuel; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.3 Juli - September 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i3.327

Abstract

Abstrak Komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam setiap sendi kehidupan masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman orang tua terhadap informasi pendidikan dan wajib belajar pendidikan dasar. Selanjutnya untuk mengetahui tingkat motivasi belajar anak khususnya suku Malind di Distrik Okaba. Kemudian menganalisis hubungan antara pemahaman orang tua tentang program wajib belajar pendidikan dasar dan motivasi belajar anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Setiap data yang dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, survei, kemudian data tersebut dianalisis dan di uraikan dalam bentuk kata-kata narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi program wajib belajar pendidikan dasar oleh orang tua sangat minim dan motivasi belajar anak suku malind menjadi kurang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat pemahaman orang tua tentang informasi program wajib belajar pendidikan dasar merupakan salah satu faktor penyebab rendahnya motivasi belajar anak suku Malind.Abstract Communication has a very important role in all aspects of community life. This study aims to determine the level of understanding of parents and children in particular ethnic motivation in District MALIND OKABA to information education and compulsory education. Parent?s ability to understand information and compulsory education programs and children?s learning motivation are two things that are related to one another and because it is also expressed in this study the relationship between parental understanding of the program compulsory education and children?s learning motivation. This study used a qualitative approach. Any data collected using interviewing techniques, survey, then the data is analyzed and described in narrative form words. The results showed that the information program of compulsory primary education by parents was minimal and child motivation MALIND rate becomes less. It can be concluded that the level of parental understanding of the information the compulsory education program is one of the causes of low motivation MALIND tribal children.
PENYEBARLUASAN INFORMASI DAN TINGKAT PEMAHAMAN MASYARAKAT PENERIMA KREDIT SIMPAN PINJAM KELOMPOK PEREMPUAN (SPP) PNPM MP DALAM MEMBANGUN EKONOMI KELUARGA DI KABUPATEN MAROS Buhari, Humriati; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.2 April - Juni 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i2.617

Abstract

Abstract This study aimed to determine : the relationship between the levels of the dissemination the information of SPP PNPM and the levels of understanding of the local community, the effect of the level of the dissemination of information on the level of the community participation, the effect of the level of the public understanding of the community participation, the effect of the information dissemination on the level of the community economy, the effect of the level of the public understanding on the level of the community economy, the effect of the community participation on the level of the local economy of the recipients of the SPP PNPM-MP loans in Cenrana sub-district, Maros Regency.The research was an explanatory research using the quantitative and qualitative approaches. The population comprised 566 members of SPP group in PNPM Cenrana sub-district, and the samples of 85 people were chosen using the proportionate stratified sampling technique. The data were collected using questionnaires, interviews,observation, and documentation. The data were then analyzed using the Path analysis helped by the SPSS 16.0.The research results revealed that (1) there was a positive and significant correlation between the information dissemination and the level of the community understanding with the coefficient of 0,477 and the significance level of p=0.000; (2) there was a positive and significant effect of the information dissemination on the community participation with the value of the coefficient value (R) of 0.392 and p=0.000; (3) there was a positive and significant effect of the community understanding on the level of the community participation with the (R) value of 0.332 and p=0.001; (4) there was appositive and significant effect of the level of the information dissemination on the level of the community economy with the (R) value of 0.271 and p=0.002; (5) there was appositive and significant effect of the community understanding on the community economy level with the (R) value of 0.178 and p=0.037; (6) there was appositive and significant effect of the level of the community participation on the level of the economy ef the community of the SPP PNPM-MP loan recipients in Cenrana sub-district with the (R) value of 0.478 and p=0.000 or (p<0.05)Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat penyebarluasan informasi SPP PNPM dengan tingkat pemahaman masyarakat, pengaruh tingkat penyebarluasan informasi terhadap tingkat partisipasi masyarakat, pengaruh tingkat pemahaman masyarakat terhadap tingkat partisipasi masyarakat, pengaruh tingkat penyebarluasan informasi terhadap tingkat ekonomi masyarakat, pengaruh tingkat pemahaman masyarakat terhadap tingkat ekonomi masyarakat, pengaruh tingkat partisipasi masyakat terhadap tingkat ekonomi masyarakat penerima kredit SPP PNPM MP di kecamatan cenrana kabupaten Maros. Penelitian ini adalah penelitian explanatori dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasinya adalah anggota kelompok SPP PNPM di Kecamatan Cenrana sebanyak 566 orang dan penarikan sampel dengan teknik proportionate stratified random sampling sebanyak 85 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan path analysis dengan bantuan program SPSS 16.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat korelasi positif dan signifikan antara penyebarluasan informasi dengan tingkat pemahaman masyarakat dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,477 dan taraf signifikansi (p) = 0,000; 2) terdapat pengaruh positif dan signifikan penyebarluasan informasi terhadap tingkat partisipasi masyarakat dengan nilai koefisien jalur (R) sebesar 0,392 dan p=0,000; 3) terdapat pengaruh positif dan signifikan tingkat pemahaman masyarakat terhadap tingkat partisipasi masyarakat dengan nilai R = 0,332 dan p= 0,001; 4) terdapat pengaruh positif dan signifikan tingkat penyebarluasan informasi terhadap tingkat ekonomi masyarakat dengan nilai R = 0,271 dan p = 0,002; 5) terdapat pengaruh positif dan signifikan tingkat pemahaman masyarakat terhadap tingkat ekonomi masyarakat dengan nilai R= 0,178 dan p=0,037; 6) terdapat pengaruh positif dan signifikan tingkat partisipasi masyakat terhadap tingkat ekonomi masyarakat penerima kredit SPP PNPM MP di kecamatan cenrana dengan nilai R= 0,478 dan p=0,000; (p<0,05). 
FAKTOR YANG MEMENGARUHI ADOPSI TEKNOLOGI BIOPESTISIDA OLEH PETANI SAYUR DI SENDANA DAN PURANGI KOTA PALOPO Tarukallo, Piter Barto; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.2 April - Juni 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i2.581

Abstract

Abstract Biopesticide is one of the environmentally friendly technology that supports the development of organic farming, but biopesticides would be useless without the adoption. This research aimed (1) to investigate the decision to adopt the biopesticide technology by the vegetable horticulturalists in Sendana and Purangi Villages, Sendana Sub-District, Palopo City, (2) to investigate the effects of factors that affected the adoption of the biopesticide technology by the vegetable horticulturalists in Sendana and Purangi Villages. Sendana Sub-District, Palopo City. The research used descriptive approach with the quantitative research method. The data were collected using the sensus technique, i.e. involving the three horticulturalist groups who implemented the Integrated Pest Management program of the Farmer Field School (IPM FFS) in Organic Vegetables in Sendana and Purangi Villages, Sendana Sub-District, Palopo City. The data were then analyzed using Logistic Regression analysis Y = (P. Adoption / P. Was not adopted) C+?1X1+?2X2+ ...+ ?19X19. The research revealed that the results of the Logistic Regression analysis variables X1 through X19 based on R Square Cox & Snell of 0.702 had positive effects on the variable Y. This indicated that 70.20% of the biopesticide adoption by the farmers as a group were influenced by the variable X, and the rest 18.40% influenced by other factors. The majority (71%) of the vegetable horticulturalists in Sendana and Purangi Villages, Sendana Sub-District, Palopo City had adopted the biopesticides technology in their farming activities.Abstrak Biopestisida merupakan salah satu teknologi ramah lingkungan yang mendukung pengembangan pertanian organik, namun biopestisida tidak akan berguna tanpa adanya adopsi. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui keputusan adopsi teknologi biopestisida oleh petani sayur di Kelurahan Sendana dan Purangi Kecamatan Sendana Kota Palopo, (2) mengetahui pengaruh antara faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi dengan adopsi teknologi biopestisida oleh petani sayur di Kelurahan Sendana dan Purangi Kecamatan Sendana Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode penelitian kuantitatif. Metode penarikan atau pengambilan data dilakukan secara sensus yaitu melibatkan tiga kelompok tani yang melaksanakan program Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) Sayur Organik di Kelurahan Sendana dan Purangi Kecamatan Sendana kota Palopo. Data dianalisis dengan menggunakan analisis Regresi Logistik Y=(P. adopsi/P. tidak adopsi) C+?1X1+?2X2+ ...+ ?19X19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis Regresi Logistik menunjukkan bahwa variabel x1 sampai x19 berdasarkan R Square Cox & Snell sebesar 0,702 berpengaruh positif terhadap variabel y. Hal ini menunjukkan bahwa 70,20% adopsi biopestisida oleh petani secara bersama-sama dipengaruhi oleh variabel x dan sisanya 18,40% dipengaruhi oleh faktor lain. Petani sayur di Kelurahan Sendana Dan Purangi Kecamatan Sendana Kota Palopo sebagian besar (71%) telah mengadopsi teknologi biopestisida dalam kegiatan usaha taninya. 
KOMODIFIKASI KEMISKINAN DALAM TELEVISI INDONESIA Arya, Nosakros; Cangara, Hafied; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.2 April - Juni 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i2.361

Abstract

Abstrak Kemiskinan bukan hanya persoalan sosial, tetapi kemiskinan telah menjadi komoditas yang ?seksi? di media televisi Indonesia. Tujuan penelitian ini ; (1) menganalisis proses representasi kemiskinan yang ada pada program ?Jika Aku Menjadi? dan ?Bedah Rumah?, (2) menganalisis bentuk komodifikasi kemiskinan yang berlangsung pada kedua program tersebut, dan (3) menganalisis perbedaan (komparasi) secara signifikan antara kedua program tersebut dalam merepresentasikan bentuk komodifikasi kemiskinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran. Metode kualitatif digunakan untuk menganalisis bentuk komodifikasi kemiskinan yang ditampilkan dalam kedua program. Sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk membandingkan frekuensi kemunculan bentuk komodifikasi kemiskinan di antara kedua program tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program ?Jika Aku Menjadi? dan ?Bedah Rumah? secara kualitatif merepresentasikan proses komodifikasi kemiskinan dalam momen dramatis yang terdiri dari gambaran situasi kemiskinan, sensasi kegembiraan, mengundang simpati dan rasa haru bagi pemirsanya, dan merangsang syaraf tawa bagi pemirsanya. Kedua program tersebut juga mempraktikkan bentuk komodifikasi, antara lain: komodifikasi pekerja, komodifikasi khalayak, dan komodifikasi isi. Dan dengan menggunakan teknik statistik uji beda chi kuadrat, dihasilkan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara kedua program dalam merepresentasikan bentuk-bentuk komodifikasi kemiskinan.Abstract Poverty is not only as a social issue, but also become a ?sexy? commodity in Indonesian electronic media, television. The aims of this study were: (1) to analyze the representation of poverty that was showed in the ?Jika Aku Menjadi? and ?Bedah Rumah? programs, (2) to analyze the form of poverty commodification on the both programs, and (3) to analyze the significant differences (comparisons) between the two programs in the representing the form of poverty commodification. This study used a mixed research methods. Qualitative methods were used to analyze the form of poverty commodification which was shown in the both programs. On the other hand, quantitative methods were used to compare the frequency of occurrence in the form of poverty commodification between the both programs. The results showed that the program ?Jika Aku Menjadi? and ?Bedah Rumah? represented qualitatively the process of poverty commodification in the dramatic moments. They consisted of the picture the poverty situation, sensation of excitement, sympathy and compassion for the viewers, and stimulate nervous laughter to the viewers. The both programs also practiced a form of commodification, among others: the commodification of labor, commodification of audiences, and commodification of content. In addition, there was a significant difference both of programs in representing the form of poverty commodification by using different statistical techniques ?chi square? test. 
BERITA KONFLIK DALAM HARIAN AMBON EKSPRES Muriany, Telly; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v1i1.370

Abstract

Abstract The aim of this research is to know the factuality, the impartiality and the social impact of Harian Ambon Ekspress in Reporting conflict in Maluku. The analysis units in the research are the conflict report that served in Harian Ambon Ekspres in early 2008 until February 2009 period with types of SARA (clan, religion,race and groups), socio-cultural and politic Conflict Report. The result of the research indicate that, according to the factuality most of the report that served suitable to the facts that happen, this is because of the existence of the official confirmation source from the in service government and security apparatus at the conflict area. Otherwise, according the impartiality, the unbalance report service is dominant in Harian Ambon Ekspres journalistic practice, this is because of the un-existence of certain party confirmation as the conflict contestant and the cover both sides practice. Factual information presentation without journalistic ethnic limitation and partial report presentation has a negative impact and it is nonsupport in creating social and politic stability in the community around the conflict area.Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fakta, keadaan dan dampak social dari peliputan konflik di Maluku oleh Harian Ambon Ekspress. Unit analisis dalam penelitian ini adalah liputan konflik yang disajikan dalam Harian Ambon Ekspress pada awal 2008 sampai februari 2009 dintinjau dari aspek SARA(suku, Agama, Ras, dan Kelompok), Sosial budaya dan politik. Hasil penelitian ini mengidentifikasikan bahwa menurut dari hasil fakta, sebagian besar dari hasil liputan itu sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan. Hal ini disebabkan karena sumber informasi yang ada berasal dari petugas pemerintah dan aparatur keamanan yang ada di wilayah konflik. Akan tetapi dari sisi lain, ada pihak ?pihak tertentu yang berkepentingan dalam peristiwa konflik menilai liputan Harian Ambon Ekspress tidak seimbang terutama dalam cover-both sides. Mereka menilai bahwa informasi yang disajikan kurang dibarengi dengan etika jurnalistik, dan liputan hanya dilakukan sepotong-sepotong sehingga bisa berdampak negatif dan cenderung tidak mendukung terwujudnya stabilitas sosial politik di wilayah konflik. 
PELANGGARAN SIARAN TELEVISI LOKAL DAN PEMBERIAN SANKSI OLEH KPID SULSEL DI KOTA MAKASSAR Andriansyah, Andriansyah; Unde, Andi Alimuddin; Hasrullah, Hasrullah
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v4i2.6901

Abstract

Televisi Lokal di Makassar sering melakukan pelanggaran P3SPS dan berulang-ulang pada pelanggaran yang sama hal ini berdasarkan ekspose hasil monitoring KPID Sulsel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelanggaran isi siaran yang dominan yang dilakukan oleh televisi lokal, bagaimana KPID Sulsel dalam mengelola sanksi, serta strategi kebijakan KPID Sulsel dalam meminimalisir pelanggaran. Desain penelitian adalah deskriptif kualitatif melalui pengamatan langsung terhadap objek dengan mewawancarai Komisioner KPID Sulsel dan Ketua KPI Pusat serta kajian pustaka. Data dianalisis dengan menggunakan tabel frekuensi dan memperhatikan kebijakan komunikasi yang diambil oleh KPID Sulsel dalam meminimalisir pelanggaran isi siaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelanggaran televisi lokal yang paling dominan didapatkan oleh KPID Sulsel adalah Pelanggaran Penggolongan Program Siaran. Untuk tahun 2014 terdapat 17.392 pelanggaran dan tahun 2015 terdapat 15.306 pelanggaran. Pengelolaan sanksi KPID Sulsel tidak maksimal karena perbedaan yang sangat siginifikan antara pelanggaran dengan pemberian sanksi dan strategi kebijakan yang dikeluarkan oleh KPID Sulsel adalah kebijaksanaan terkait penempatan penggolongan program siaran, serta melakukan sosialisasi, pelatihan dan pembinaan kepada lembaga penyiaran melalui program kegiatan antara lain GESIT, KPID AWARD, FGD serta Literasi Media kepada Masyarakat melalui Program Kegiatan GEMES, FMPPS.
STRATEGI KOMUNIKASI BADAN PERTANAHAN NASIONAL DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK PERTANAHAN DI KABUPATEN MAROS Irvan, Andi Muhammad; Unde, Andi Alimuddin; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i1.566

Abstract

Abstract Land issue of a problem is complicated enough,so not only must in solving nothing other aspect of live,such as social,economic and political.The aim of the study is to analyze the communication strategy of the National Land Board in resolving conflict over land Maros.Communication in the negotiation process is a key determinant of the success of land conflict resolutio . The method used is descriptive qualitative approach to determining sources or informants done intentionally (purposive). This research was conducted at the National Land Agency Maros regency, South Sulawesi Province. The collection of data obtained through observation, in-depth interviews, and documentation.The results showed that the communication strategy in resolving the conflict over land in Maros. Performed with mentoring and mediating parties involved in land disputes. In addition, the disclosure of information relating to various matters including the provision of required records and make an effort to collect data and facts that exist in the field. Conflict resolution was also carried out in the process of disseminating information as a form of persuasive effort to increase public awareness of the orderly administration of land, to the efforts to address land disputes. With this effort, expected future land disputes can be minimized.Abstrak Masalah pertanahan merupakan suatu permasalahan yang cukup rumit,sehingga dalam penyelesaiannya bukan saja harus memperhatikan aspek yuridisnya tetapi harus juga memperhatikan aspek kehidupan lainnya.Penelitian ini bertujan menganalisis strategi komunikasi Badan Pertanahan Nasional dalam menyelesaikan konflik pertanahan di kabupaten Maros.Komunikasi dalam proses negosiasi merupakan salah satu penentu dari keberhasilan penyelesaian konflik pertanahan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan penentuan narasumber atau informan dilakukan secara sengaja (purposive). Penelitian ini dilaksanakan di Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan. Pengumpulan data diperoleh melalui pengamatan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi komunikasi dalam menyelesaikan konflik pertanahan di Kabupaten Maros. Dilakukan dengan melakukan pendampingan dan memediasi pihak-pihak yang terlibat di dalam sengketa pertanahan. Selain itu, keterbukaan informasi terkait dengan berbagai hal-hal yang dibutuhkan diantaranya penyediaan arsip serta melakukan upaya untuk menghimpun data dan fakta-fakta yang ada dilapangan. Upaya penyelesaian konflik juga dilakukan dalam proses penyebarluasan informasi sebagai bentuk upaya persuasive guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap tertib administrasi pertanahan, hingga pada upaya penanganan sengketa pertanahan. Dengan upaya ini, diharapkan di masa mendatang sengketa- sengketa pertanahan dapat diminimalisir.
PEMANFAATAN JARINGAN KOMUNIKASI DALAM REKRUTMEN KADER PARTAI KEADILAN SEJAHTERA SULAWESI SELATAN Sidiq, Muhammad Syahban; Cangara, Hafied; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v1i4.322

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan mengkaji tentang pemanfaatan jaringan komunikasi dalam rekrutmen kader Partai Keadilan Sejahtera Sulawesi Selatan. Fokus penelitian ini berorientasi pada analisis model jaringan komunikasi, proses komunikasi dalam jaringan, pemanfaatan jaringan komunikasi, dan faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pemanfaatan jaringan komunikasi dalam rekrutmen kader PKS.  Penelitian ini merupakan studi jaringan komunikasi yang bersifat deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model jaringan komunikasi dalam rekrutmen kader PKS Sulsel dikembangkan dengan pola linear menggunakan kekuatan jaringan kader partai untuk menyentuh semua kalangan masyarakat. Proses pemanfaatan jaringan dimulai dengan sebelumnya membangun hubungan komunikasi yang efektif dalam jaringan. Pemanfaatan jaringan komunikasi ditingkatan kader partai pada umumnya diarahkan pada pembangunan jaringan komunikasi yang baru dimasyarakat. Pemanfaatan jaringan komunikasi dalam rekrutmen kader PKS Sulsel sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satu diantaranya adalah faktor pemahaman kader. Untuk itu, penting keberadaan sarana tarbiyah bagi PKS sebagai basis pembentukan pemahaman dan kepribadian kader terekrut.     ABSTRACTThe aims of the research are to develop and to study the utilization of communication network in the recruitment of cadres of Partai Keadilan Sejahtera of South Sulawesi. The focus of the study is oriented towards communication network model analysis, communication process in the network, utilization of communication network, and factors affecting the effectiveness of communication network utilization in the recruitment of cadres of PKS.  This study is a descriptive qualitative study on communication network.  Data collection was conducted through observation and interviews.  The results of the research indicated that communication network model in the recruitment of cadres of Partai Keadilan Sosial of South Sulawesi developed in linear pattern using the party cadres? network strength to touch upon the entire society.  Network utilization process begins with developing an effective communication channel in the network.  Utilization of communication network in the cadre level is proposed for new community communication network.  Utilization of communication network in recruitment of PKS cadres in South Sulawesi is very much influenced by many factors.  One among other determinant factors is the cadres? knowledge and therefore an education process is required for PKS cadres as a base for gaining knowledge and good conduct.
MAKNA TAYANGAN INDONESIA LAWYERS CLUB DI TVONE (WACANA KRITIS MENGENAI KETERLIBATAN ANAS URBANINGRUM DALAM KORUPSI HAMBALANG) Mayasari, Mayasari; Unde, Andi Alimuddin; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i1.612

Abstract

Abstract Development of the mass media have impact in the history of human life. The Study aims to determine the representation of the discourse on Anas Urbaningrum shown through the texts that are present in the interaction process during Indonesia Lawyers Club program lasted six episodes that discuss topics related to corruption cases involving Anas Urbaningrum.This study used a qualitative research approach. Qualitative Methods in Critical Discourse Analysis of Social Cognition models used to analyze representations of discourse and text about the production process in the event program Anas Urbaningrum Indonesia Lawyers Club.The results of this study indicate that the six episodes of "Indonesia Lawyers Club" which is sampled in this study, represent a qualitative discourse on Anas Urbaningrum differently. The first sample, Anas marginally represented. In the second sample, Anas represented as it is in accordance with the events that occurred. In the third sample, Anas marginally represented. In the fourth sample, Anas represented as it is. In the fifth sample, Anas represented as it is. And on the sixth sample, Anas marginally represented. Analysis of the social context also presents two discourse representations regarding Anas, which are marginal and it is, but with an agreement that Anas guilty. The production process and the message of the speakers and Karni Ilyas representing Anas uses three major schemes, namely the role of the scheme, persons, and events that indicate the position of the speaker against Anas.Abstrak Pekembangan media massa memberi dampak besar dalam sejarah kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses representasi wacana mengenai Anas Urbaningrum ditampilkan melalui teks-teks yang hadir dalam proses interaksi selama program acara Indonesia Lawyers Club berlangsung pada enam episode yang membahas topik terkait kasus korupsi yang melibatkan Anas Urbaningrum. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Metode kualitatif dengan Analisis Wacana Kritis model Kognisi Sosial digunakan untuk menganalisis representasi wacana dan proses produksi teks mengenai Anas Urbaningrum dalam program acara Indonesia Lawyers Club. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enam episode ?Indonesia Lawyers Club? yang menjadi sampel dalam penelitian ini secara kualitatif merepresentasikan wacana mengenai Anas Urbaningrum secara berbeda. sampel pertama, Anas direpresentasikan secara marjinal. Pada sampel kedua, Anas direpresentasikan secara apa adanya sesuai dengan peristiwa yang terjadi. Pada sampel ketiga, Anas direpresentasikan secara marjinal. Pada sampel keempat, Anas direpresentasikan secara apa adanya. Pada sampel kelima, Anas direpresentasikan secara apa adanya. Dan pada sampel keenam, Anas direpresentasikan secara marjinal. Analisis konteks sosial juga menghadirkan dua representasi wacana mengenai Anas, yaitu secara marjinal dan apa adanya, namun dengan satu kesepakatan bahwa Anas bersalah. Proses produksi pesan para narasumber dan Karni Ilyas yang merepresentasikan Anas menggunakan tiga skema utama, yaitu skema peran, person, dan peristiwa yang menunjukkan posisi Anas terhadap narasumber tersebut. 
DAMPAK PENGGUNAAN SMARTPHONE DI LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Asmurti, Asmurti; Unde, Andi Alimuddin; Rahamma, Tawany
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penggunaan smartphone di lingkungan sekolah di SMAN Provinsi Sulawesi Tenggara, (2) mengetahui prestasi belajar siswa di SMAN Provinsi Sulawesi Tenggara, dan (3) mengetahui pengaruh penggunaan smartphone di lingkungan sekolah terhadap prestasi belajar siswa di SMAN Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian ex-post facto terhadap populasi penelitian yang berasal dari siswa kelas XI SMAN 1 Kendari, SMAN 4 Kendari, SMAN 1 Kulisusu dan SMAN 2 Kulisusu. Sampel yang diambil berjumlah 647 orang dengan metode simple random sampling. Teknik analisis regresi linear sederhana digunakan untuk melihat hubungan penggunaan smartphone di lingkungan sekolah terhadap prestasi belajar siswa dan uji 𝑡 untuk membandingkan prestasi belajar siswa yang mengizinkan dan tak mengizinkan penggunaan smartphone di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan smartphone di lingkungan sekolah cukup tinggi; (2) prestasi belajar siswa untuk sekolah yang mengizinkan menggunakan smartphone lebih tinggi dibandingkan tingkat prestasi pada sekolah yang tidak mengizinkan; dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan smartphone terhadap peningkatan prestasi belajar siswa di lingkungan sekolah. 
Co-Authors Adi Nugraha Ahmad Husain Mappaseling, Ahmad Husain Ahmad Syarif Akhmad, Rezhita Adityana Andi Dewi Masuara, Andi Dewi Andi Evi Elvira Adnan, Andi Evi Elvira Andi Muhammad Irvan, Andi Muhammad Andi Nur Fitri, Andi Nur Andi Rusmin, Andi Andriansyah Andriansyah ARDIANSYAH ARDIANSYAH Armas, Andi Maulana Asmurti, Asmurti Azis, Syamsuddin Bading, Basril Bakri Bakri Fahri, Muhammad Eka Febri Herawati Fitrya S, Siti Nadila Tenri Ajeng Gani, Nur Salwiyani Hafied Cangara, Hafied Halim, Muh. Ibrahim Hasrullah Hasrullah, Hasrullah Hendrek Semuel Mesmor, Hendrek Semuel Hermansyah Hermansyah Humriati Buhari, Humriati Ibrahim Ibrahim Irwan Irwan Jeanny Maria Fatimah Kasnawi, Tahir Kasnawi, Tahir Kenny Monica Kemal Putri, Kenny Monica Kemal Lewankiky, Lolita Lilis Sukmawati Lisna Sari Lukman Lukman Manggazali, Manggazali Mayasari Mayasari, Mayasari Muhammad Farid Muhammad Iqbal Sultan, Muhammad Iqbal Muhammad Massyat, Muhammad Muhammad Nadjib, Muhammad Muhammad Syahban Sidiq, Muhammad Syahban Muhammad Zulkifli Tahir, Muhammad Zulkifli Mulyadi Setiawan, Mulyadi Murniati Muhtar, Murniati Mursalim Mursalim Nahria Nahria, Nahria Nosakros Arya, Nosakros Piter Barto Tarukallo, Piter Barto Rahamma, Tawany Reni Juliani, Reni Riza Darma Putra, Riza Darma Roberto, Irvan Roberto, Irvan Rosniar Rosniar, Rosniar Sitti Murni Kaddi Sitti Murniati Muhtar, Sitti Murniati Sitti Nurmasita Achsin, Sitti Nurmasita Supardi Supardi Susilawati Belekebun, Susilawati Telly Muriany, Telly Tuti Bahfiarti Yuyun Yunita Puspa, Yuyun Yunita