Eko Priyo Utomo, Eko Priyo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENYERAP ASPIRASI MASYARAKAT ADAT OLEH ANGGOTA DPRD KABUPATEN TELUK BINTUNI PROVINSI PAPUA BARAT Utomo, Eko Priyo; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i4.340

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis strategi komunikasi anggota DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat adat di Kabupaten Teluk Bintuni. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan penentuan narasumber atau informan dilakukan secara sengaja (purposive). Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Teluk Bintuni. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi komunikasi dalam menyerap aspirasi masyarakat adat oleh anggota DPRD Kabupaten Teluk Bintuni berbeda berdasarkan sifat dari proses penyerapan aspirasi masyarakat adat, yakni formal dan non formal, kelompok masyarakat adat, dan asal usul anggota DPRD yang bersangkutan. Faktor-faktor yang mempengaruhi strategi komunikasi di antaranya karakteristik kelompok masyarakat adat, tatanan adat, dan asal-usul anggota DPRD. Bentuk komunikasi yang terjadi antara anggota DPRD dan masyarakat adat dalam proses penyerapan aspirasi mereka, dilakukan secara verbal (menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa daerah setempat) juga komunikasi nonverbal untuk mempertegas pesan yang disampaikan. Sedangkan pola komunikasi, untuk kelompok masyarakat adat pola komunikasi linear yang terjadi, dan untuk sebagain kelompok masyarakat pola komunikasi sirkular, atau kedua pola tersebut terjadi bersamaan. Abstract The aim of the research is to analyze communication strategies of the members of local assembly in absorbing the aspirations of indigenous community in Bintuni Bay Regency. The research used descriptive qualitative approach conducted in Bintuni Bay Regency. The informants were selected purposively. The methods of obtaining the data were participative observation, in-depth interview, and documentation. The results of the research indicate that communication strategies used in absorbing the aspirations of indigenous community by the members of local Assembly are various based on the characteristics of the absorption process of aspiration of the indigenous community, i.e formal and informal, the groups of indigenous community, and the origin of the members of local Assembly. The factors affecting the communication strategies are group characteristics of indigenous community, custom order, and the origin of the members of Local Assembly. The forms of communication happening between the members of Local Assembly and indigenous community in the absorption process of aspiration are verbal communication (using Indonesian and local languages) and nonverbal communication to affirm the message. Meanwhile, the communication patterns used by indigenous community are linear communication and circular communication for some groups of community or both of them are used simultaneously 
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENYERAP ASPIRASI MASYARAKAT ADAT OLEH ANGGOTA DPRD KABUPATEN TELUK BINTUNI PROVINSI PAPUA BARAT Utomo, Eko Priyo; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis strategi komunikasi anggota DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat adat di Kabupaten Teluk Bintuni. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan penentuan narasumber atau informan dilakukan secara sengaja (purposive). Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Teluk Bintuni. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi komunikasi dalam menyerap aspirasi masyarakat adat oleh anggota DPRD Kabupaten Teluk Bintuni berbeda berdasarkan sifat dari proses penyerapan aspirasi masyarakat adat, yakni formal dan non formal, kelompok masyarakat adat, dan asal usul anggota DPRD yang bersangkutan. Faktor-faktor yang mempengaruhi strategi komunikasi di antaranya karakteristik kelompok masyarakat adat, tatanan adat, dan asal-usul anggota DPRD. Bentuk komunikasi yang terjadi antara anggota DPRD dan masyarakat adat dalam proses penyerapan aspirasi mereka, dilakukan secara verbal (menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa daerah setempat) juga komunikasi nonverbal untuk mempertegas pesan yang disampaikan. Sedangkan pola komunikasi, untuk kelompok masyarakat adat pola komunikasi linear yang terjadi, dan untuk sebagain kelompok masyarakat pola komunikasi sirkular, atau kedua pola tersebut terjadi bersamaan. Abstract The aim of the research is to analyze communication strategies of the members of local assembly in absorbing the aspirations of indigenous community in Bintuni Bay Regency. The research used descriptive qualitative approach conducted in Bintuni Bay Regency. The informants were selected purposively. The methods of obtaining the data were participative observation, in-depth interview, and documentation. The results of the research indicate that communication strategies used in absorbing the aspirations of indigenous community by the members of local Assembly are various based on the characteristics of the absorption process of aspiration of the indigenous community, i.e formal and informal, the groups of indigenous community, and the origin of the members of local Assembly. The factors affecting the communication strategies are group characteristics of indigenous community, custom order, and the origin of the members of Local Assembly. The forms of communication happening between the members of Local Assembly and indigenous community in the absorption process of aspiration are verbal communication (using Indonesian and local languages) and nonverbal communication to affirm the message. Meanwhile, the communication patterns used by indigenous community are linear communication and circular communication for some groups of community or both of them are used simultaneously√ā¬†