F.X. Susilo, F.X.
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PENYUNGKUPAN DAN PENGGUNAAN INSEKTISIDA TERHADAP POPULASI KUMBANG DAUN DAN KERUSAKAN PADA TANAMAN SAWI Octavianty, Mirra; Murni, Imas Vita Mulisa; Susilo, F.X.
JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA Vol 12, No 2 (2012): September, Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.428 KB) | DOI: 10.23960/j.hptt.212138-145

Abstract

This study was aimed to test the efficacy of plant caging and insecticide treatment on the leaf beetle abundance and leaf beetle-induced damage on mustard plants. The field experiment consisted of three treatments (caging, insecticide and control) that were set in a completely randomized design with six replicates. Bamboo-framed screen cloth was used as cage while alfametrin was applied at recommended rate. The response variables were leaf beetle abundance (observed using a direct count method) and damage on mustard plants (percentage of severity and incidence). Result showed that plant caging effectively reduced pest abundance, damage severity (43%) and damage incidence (83%). Alfametrin spray slightly reduced leaf beetle abundance, damage severity (12%) and damage incidence (5%). Leaf beetle abundance positively correlated with damage severity (R2 = 0.714). Addition of one leaf beetle individual increased damage severity of 5%
PENGARUH TEKNIK PENYELUBUNGAN BUAH KAKAO DENGAN PLASTIK TERHADAP SERANGAN HAMA Helopeltis sp. Widasaranti, Rizqi; Susilo, F.X.; Indriyati, Indriyati
Jurnal Agrotek Tropika Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.006 KB) | DOI: 10.23960/jat.v3i3.1965

Abstract

Salah satu permasalahan pada produksi kakao di Indonesia adalah rusaknya buah akibat serangan hama Helopeltis sp. Serangan Helopeltis sp. dapat menurunkan produksi kakao hingga 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyelubungan buah kakao menggunakan kantung plastik yang berbeda ukuran terhadap serangan hama Helopeltis sp. Penelitian ini dilaksanakan di kebun rakyat di Desa Way Laga Kecamatan Panjang Bandar Lampung pada bulan April September 2014. Perlakuan terdiri atas penyelubungan buah dengan kantung plastik berukuran sedang (30 cm x 15 cm,P1), penyelubungan buah dengan kantung plastik berukuran besar (35 cm x 20 cm, P2), dan tanpa penyelubungan buah atau kontrol (P0), dengan 30 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelubungan buah kakao menggunakan kantung plastik efektif mengurangi keterjadian dan keparahan serangan Helopeltis sp. Namun efektivitas penggunaan kantung plastik berukuran relatif besar (35 cm x 20 cm) tampak tidak berbeda dengan efektivitas penggunaan kantung plastik berukuran sedang (30 cm x 15 cm).
PENGARUH BEBERAPA JENIS FUNGISIDA SEBAGAI PERLAKUAN BENIH JAGUNG TERHADAP KELIMPAHAN DAN KERAGAMAN ARTROPODA TANAH Fitryana, Diny; Swibawa, I Gede; Nurdin, Muhammad; Susilo, F.X.
Jurnal Agrotek Tropika Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.932 KB) | DOI: 10.23960/jat.v6i1.2529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh beberapa jenis fungisida sebagai perlakuan benih jagung terhadap kelimpahan dan keragaman artropoda tanah. Penelitian ini dilaksanakan di lahan petani Natar Lampung Selatan, dari bulan Januari sampai dengan Juni 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 10 perlakuan yang terdiri dari 9 perlakuan fungisida dan 1 kontrol serta dibuat dalam 3 ulangan. Satuan percobaan adalah benih jagung yangditanam pada polibag berkapasitas 5 kg. Variabel yang diamati yaitu kelimpahan dan keragaman artropoda tanah. Sampel tanah diambil menggunakan ring sampel dan artropoda diekstraksi menggunakan Berlese funnel dan artropoda yang ditemukan diidentifikasi sampai tingkat famili. Data yang diperoleh dianalisis kovarians (ANKOVA) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 famili dan 4 subordo yang ditemukan pada pertanaman jagung yang terdiri dari 3 kelompokmakan yaitu predator, saprofag dan mikrofitik. Perlakuan benih menggunakan fungisida tidak berpengaruh terhadap kelimpahan seluruh artropoda, kelimpahan artropoda predator, kelimpahan artropoda saprofag dan kelimpahan artropoda mikrofitik serta keragaman artropoda.
INTENSITAS SERANGAN HAMA DAN PATOGEN PADA AGROEKOSISTEM HIDROPONIK TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) DENGAN BERBAGAI MEDIA TANAM Afrizal, Ahmad; D., Suskandini Ratih; Nurdin, Muhammad; Susilo, F.X.
Jurnal Agrotek Tropika Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.264 KB) | DOI: 10.23960/jat.v6i2.2599

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui serta menghitung intensitas serangan hama dan patogen tanaman padi (Oryza sativa L.) pada berbagai media tanam dengan sistem hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan di desa Natar, Dusun II kecamatan Natar kabupaten Lampung Selatan pada bulan Mei sampai Juli 2016 dengan penelitian pendahuluan yang sudah dilakukan pada bulan Mei sampai Juni 2015. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan media tanam sebagai perlakuan. Perhitungan intensitas serangan hama dan patogen dilakukan dengan menghitung kejadian penyakit maupun hama di setiap rumpun padi di berbagai media tanam yang berbeda-beda. Media tanam padi yang digunakan untuk sistem hidroponik adalah kontrol (K) berupa tanah sawah, arang sekam (AS), pasir malang+arang sekam (PM+AS), dan pasir malang (PM). Setiap media tanam yang berbeda di masukkan pada 12 kotak tanam padi. Setiap kotak diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 12 sampel tanaman padi yang diamati hama dan penyakitnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patogen yang menyerang tanaman padi dengan sistem hidroponik pada berbagai media tanam adalah penyakit bercak daun sempit dan bercak cokelat sedangkan serangga pada tanaman padi dengan sistem hidroponik dengan berbagai media tanam adalah belalang dan wereng. Penggunan media tanam arang sekam dengan sistem hidroponik menghasilkan intensitas keparahan penyakit lebih rendah dari media tanam lainnya pada dua jenis penyakit yang teridentifikasi.
KELIMPAHAN ARTHROPODA TANAH PADA PERTANAMAN UBIKAYU YANG DIPERLAKUKAN DENGAN PUPUK MIKRO Tanjung, Rioga N; Susilo, F.X.; Hariri, Agus M; Setiawan, Kukuh
Jurnal Agrotek Tropika Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.615 KB) | DOI: 10.23960/jat.v6i3.2923

Abstract

Penambahan pupuk mikro merupakan salah satu upaya dalam pemenuhan nutrisi bagi tanaman untuk dapat tumbuh dengan optimal. Tanaman yang sehat akan cenderung lebih tahan terhadap serangan hama. Hal ini dapat diketahui dari keberadaan organisme yang ada pada tajuk tanaman tersebut. Kelimpahan arthropoda tanah menjadi indikator keterkaitan antara organisme yang berada di atas dan di bawah tajuk tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan arthropoda tanah pada lahan pertanaman ubikayu yang diperlakukan dengan pupuk mikro. Penelitian dilakukan pada pertanaman ubikayu di DesaBumi Aji, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah pada November 2016 – Mei 2017. Rancangan percobaan disusun menggunakan nested design dengan tiga perlakuan yaitu tanpa pupuk mikro (A0), pupuk mikro 20 kg/Ha (A1), danpupuk mikro 40 kg/Ha (A2). Sampling arthropoda tanah dilakukan dengan pitfall trap. Data yang diperoleh dianalisis ragam. Pemisahan nilai tengah dilakukan dengan Uji BNT pada taraf 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepuluh ordo arthropoda tanah ditemukan pada pertanaman ubikayu di Desa Bumi Aji, yaitu Collembola, Hymenoptera, Orthoptera, Coleoptera, Hemiptera, Diptera, Isoptera, Diplura, Araneae, dan Diplopoda. Adapun dari sepuluh ordo arthropoda tersebut, terdapat dua ordo yang dominan, yakni Collembola dan Hymenoptera. Pupuk mikro tidak berpengaruh pada kelimpahan Collembola, namun menurunkan kelimpahan Hymenoptera (semut). Pupuk mikro tidak berpengaruh pada kelimpahan Orthoptera, Coleoptera, Hemiptera, Diptera, Isoptera, Diplura, Araneae, dan Diplopoda.
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN IN VITRO JAMUR Beauveria bassiana MUTAN SERTA VIRULENSINYA TERHADAP HAMA PENGISAP POLONG KEDELAI (Riptortus linearis) DI LABORATORIUM Sari, Lita Aprianda; Susilo, F.X.; Fitriana, Yuyun; Wibowo, Lestari
Jurnal Agrotek Tropika Vol 7, No 3 (2019): JAT September 2019
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.413 KB) | DOI: 10.23960/jat.v7i3.3550

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pertumbuhan dan perkembangan in vitro jamur Beauveria bassiana mutan serta virulensinya terhadap hama pengisap polong kedelai, R. linearis. Penelitian dilakukan di LaboratoriumBioteknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung dan dilaksanakan bulan Januari - Juni 2017. Uji pertumbuhan B. bassiana secara in vitro menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan. Uji virulensi jamur B. bassiana terhadap R. linearis menggunakan analisis probit. Virulensi diindikasikan dengan LT 50 atau lethal time 50, yaitu waktu yang dibutuhkan jamur ini untuk mematikan 50% larva uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat Bbyf22 dan Bbyf24 (mutan) mampu tumbuh dan berkembangdengan normal seperti isolat Bbyf (wildtype). Jamur B. bassiana terbukti virulen terhadap hama R. linearis dengan LT 50 = 3,7 hari (isolat Bbyf22, mutan); 4,9 hari (isolat Bbyf24, mutan); dan 3,5 hari (isolat Bbyf, wildtype).