Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Efektifitas Beberapa Konsentrasi Larutan Daun Kirinyuh (Choromolaena odorata (L.) King & Robinson) Terhadap Ulat Tritip (Plutella xylostella L) Pada Tanaman Kubis (Brassica oleraceae var. capitata) Di Laboratorium Firdaus, Firdaus; Ulpah, Saripah
Jurnal Agribisnis Vol 18, No 2 (2016): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : fakultas pertanian universitas lancang kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulat tritip, Plutella xylostella, merupakan hama cosmopolitan yang memiliki kecendrungan tinggi untuk resisten terhadap insektisida konvensional.  Oleh karenanya perlu terus dikaji bahan alternative yang berpotensi insektisidal untuk hama ini.  Kirinyuh, Chromolaena odorata, merupakan gulma invasive yang memiliki kandungan senyawa dengan  potensi insektisidal.   Penelitian ini  telah dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharudin Nasution, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru KM 11; dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi konsentrasi filtrate daun kirinyuh dengan dua cara aplikasi (metoda tetes/topical dan metoda celup daun/pakan). Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap ( RAL ) faktorial, dimana faktor pertama adalah berbagai tingkat konsentrasi larutan daun kirinyuh ( D ) terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu : kontrol, 150 gr/liter air, 300 gr/liter air, 450 gr/liter air dan 600 gr/liter air dan faktor kedua adalah cara aplikasi ( A ) yang terdiri dari 2 taraf perlakuan dimana  cara pertama yaitu larutan yang ditetesi secara topikal ketubuh larva dan bahan makan larva yang dicelupkan kedalam larutan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah : persentase mortalitas larva Plutella xylostella, persentase larva menjadi pupa, persentase pupa menjadi imago dan dampak perlakuan terhadap progeni.Dari hasil pengamatan menunjukkan bahwa pemberian berbagai tingkat konsentrasi filtrat kirinyuh dan cara aplikasi larutan daun kirinyuh secara interaksi berpengaruh secara nyata terhadap parameter pengamatan persentase mortalitas larva, persentase larva menjadi pupa, dan persentase pupa menjadi imago. Kombinasi perlakuan terbaik yaitu pada konsentrasi tertinggi yang di uji 600 g bahan per liter air dan metode celup daun.  Sedangkan perlakuan utama tingkat konsentrasi larutan kirinyuh berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Pengaruh konsentrasi semakin besar dengan semakin tinggi konsentrasi. Sedangkan untuk perlakuan utama cara aplikasi larutan kirinyuh berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan persentase mortalitas larva, persentase larva menjadi pupa, dan persentase pupa menjadi imago, dengan perlakuan terbaik dengan cara metoda celup daun/pakan.
PERAN BUDIDAYA MADU KELULUT DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA SUNGAI PAGAR Vaulina, Sisca; Ulpah, Saripah; Elida, Septina; Kurniati, Sri Ayu
Buletin Pembangunan Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2020): Edisi Mei
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.563 KB) | DOI: 10.25299/bpb.2020.5008

Abstract

Kegiatan  pengembangan  ternak  lebah  madu  khususnya  madu  hutan  skala  rakyat sudah dilakukan  di  Desa  Sungai  Pagar  Kecamatan  Kampar  Kiri  Hilir  Kabupaten  Kampar  Provinsi Riau.  Daerah ini sangat baik  bagi pengembangan lebah madu hutan yang ditandai dengan 85  % dari luas lahan merupakan perkebunan yang menghasilkan tanaman bunga sebagai sumber pakan lebah  madu,  adanya  sumber  air  yang  dibutuhkan  lebah  madu  dan  adanya  bahan  pembuatan sarang  yang mudah untuk  didapatkan.  Peternak  madu hutan telah mengenal madu kelulut karena harga  jual  relative  lebih  mahal,  namun  masih  minim pengetahuan  tentang  madu  kelulut  ini,  baik dalam  aspek   budidaya  maupun  dalam  aspek   ekonominya.   Oleh  sebab   itu,  perlu  dilakukan kegiatan   pengabdian  masyarakat  berupa  penyuluhan  kepada  peternak   madu  terhadap   peran budidaya  madu  kelulut  dalam  meningkatkan  pendapatan  keluarga.  Berdasarkan  pada  analisis situasi yang  dikemukakan  diatas,  maka dapat diidentifikasi bahwa  peternak  madu hutan di Desa Sungai  Pagar  masih  perlu  pengerahuan  dan  keterampilan  dalam teknik  budidaya  madu  kelulut, karena  kegiatannya  baru  dimulai  serta  pengetahuan  bahwa  madu  kelulut  lebih  menjanjikan  kedepannya.   Kegiatan   pengabdian   masyarakat   dilakukan   oleh   tim   dosen   Fakultas   Pertanian Universitas  Islam  Riau  pada  Tanggal  22  Juli  2019.  Tema  kegiatan  adalah  sosialiasi  mengenai peran  madu  kelulut  dalam meningkatkan pendapatan keluarga di Desa Sungai Pagar Kecamatan Kampar   Kiri  Hilir   Kabupaten   Kampar   Propinsi  Riau.   Manfaat  pengabdian  ini:  (1)  Dapat membekali  peternak   madu  untuk   lebih  memiliki  pengetahuan  tentang  madu  kelulut  sehingga dapat  meningkatkan  pengetahuan  dan  meningkatkan  pendapatannya  sebagai peternak  madu.; (2) Sumbangan   pemikiran   untuk   lebih   mengembangkan   budidaya   madu   kelulut   sesuai   dengan standar umum budidaya madu, sehingga  produksi dapat lebih ditingkatkan.