Eleonora Yosefa Suwasti, Eleonora Yosefa
SMP N 2 Ungaran

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PROFESI KEGURUAN

Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Kelangsungan Hidup Melalui Kelompok Pekerjaan Rumah Dengan Treatment Direct Instruction Di Kelas 9d SMP N 2 Ungaran Semester 1 Tahun Pelajaran 2015/2016 Suwasti, Eleonora Yosefa
widiyanto Vol 2, No 1 (2016): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : widiyanto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rerata ulangan harian peserta didik kelas 9D masih jauh dari KKM yakni 69,56. Rendahnya hasil belajar salah satunya dipengaruhi oleh intensitas belajar di rumah. Salah satu solusi untuk meningkatkan intensitas belajar di rumah adalah dengan pemberian PR (Pekerjaan Rumah). Namun, pemberian pekerjaan rumah yang biasa dilakukan oleh guru, biasanya kurang mendapat perhatian bahkan  diabaikan begitu saja. Akibatnya, kerja keras peserta didik saat mengerjakan pekerjaan rumah kurang mendapat penghargaan serta  pekerjaan rumah sering berubah menjadi pekerjaan sekolah karena peserta didik mengerjakannya di sekolah dengan berbagai alasan. Berdasarkan pemikiran tersebut, peneliti melakukan kegiatan  penelitian  terhadap peserta didik kelas IXD sebayak 34 orang anak dengan memberikan pekerjaan rumah secara intens, yang dikerjakan secara berkelompok dengan diberikan Treatment Direct Instruction sebagai stimulus dan motivasi agar peserta didik menjadi lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar di kelas dan harapannya mengalami peningkatan hasil belajar. Analisa data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Secara kuatitatif diambil dari nilai pekerjaan rumah dan ulangan harian. Dari nilai pekerjaan rumah terjadi peningkatan dari 91,6 pada siklus I menjadi 93,72 pada siklus II. Demikian juga dengan rata – rata nilai ulangan harian meningkat dari 72,72 pada siklus I menjadi 80,68 pada siklus II. Sedangkan data kualitatif diambil dari keaktifan peserta didik pada kegiatan belajar mengajar, kedisiplinan mengerjakan PR dan hasil observasi dari observer. Hampir 100% peserta didik disiplin mengerjakan dan mengumpulkan PR serta keaktifan dalam kegiatan belajar mengalami peningkatan dengan  baik.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Kelangsungan Hidup Melalui Kelompok Pekerjaan Rumah Dengan Treatment Direct Instruction Di Kelas 9d SMP N 2 Ungaran Semester 1 Tahun Pelajaran 2015/2016 Suwasti, Eleonora Yosefa
Jurnal Profesi Keguruan Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7290/jpk.v2i1.10206

Abstract

Rerata ulangan harian peserta didik kelas 9D masih jauh dari KKM yakni 69,56. Rendahnya hasil belajar salah satunya dipengaruhi oleh intensitas belajar di rumah. Salah satu solusi untuk meningkatkan intensitas belajar di rumah adalah dengan pemberian PR (Pekerjaan Rumah). Namun, pemberian pekerjaan rumah yang biasa dilakukan oleh guru, biasanya kurang mendapat perhatian bahkan diabaikan begitu saja. Akibatnya, kerja keras peserta didik saat mengerjakan pekerjaan rumah kurang mendapat penghargaan serta pekerjaan rumah sering berubah menjadi pekerjaan sekolah karena peserta didik mengerjakannya di sekolah dengan berbagai alasan. Berdasarkan pemikiran tersebut, peneliti melakukan kegiatan penelitian terhadap peserta didik kelas IXD sebayak 34 orang anak dengan memberikan pekerjaan rumah secara intens, yang dikerjakan secara berkelompok dengan diberikan Treatment Direct Instruction sebagai stimulus dan motivasi agar peserta didik menjadi lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar di kelas dan harapannya mengalami peningkatan hasil belajar. Analisa data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Secara kuatitatif diambil dari nilai pekerjaan rumah dan ulangan harian. Dari nilai pekerjaan rumah terjadi peningkatan dari 91,6 pada siklus I menjadi 93,72 pada siklus II. Demikian juga dengan rata rata nilai ulangan harian meningkat dari 72,72 pada siklus I menjadi 80,68 pada siklus II. Sedangkan data kualitatif diambil dari keaktifan peserta didik pada kegiatan belajar mengajar, kedisiplinan mengerjakan PR dan hasil observasi dari observer. Hampir 100% peserta didik disiplin mengerjakan dan mengumpulkan PR serta keaktifan dalam kegiatan belajar mengalami peningkatan dengan baik.