Didik Widiyantono, Didik
Universitas Muhammadiyah Purworejo

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN PANGAN OLAHAN JIPANG DI DESA LUWENG LOR KECAMATAN PITURUH KABUPATEN PURWOREJO Atmoko, Yuli; Widiyantono, Didik; Windani, Isna
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 6, No 1 (2017): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) faktor internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan pengembangan jipang di desa Luweng Lor kecamatan Pituruh kabupaten Purworejo, 2) faktor eksternal yang menjadi peluang dan ancaman pengembangan jipang di desa Luweng Lor kecamatan Pituruh kabupaten Purworejo, 3) alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan jipang di desa Luweng Lor kecamatan Pituruh kabupaten Purworejo, 4) prioritas strategi yang digunakan dalam pengembangan jipang di desa Luweng Lor kecamatan Pituruh kabupaten Purworejo.Pengambilan sampel daerah penelitian ditentukan berdasarkan Sampling Jenuh. Lokasi yang dipilih yaitu desa Luweng Lor kecamatan Pituruh kabupaten Purworejo. Populasi pelaku industri jipang di desa Luweng Lor yaitu 20 orang informan kunci dan 21 informan biasa. Penentuan jumlah sampel informan kunci berdasarkan Sampling Jenuh dan informan biasa bedasarkan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket atau kuisioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi pengembangan industri jipang di desa Luweng Lor kecamtan Pituruh kabupaten Purworejo terbagi menjadi empat yaitu: kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Kekuatan meliputi: 1) tekstur jipang keras/renyah, 2) produk jipang sudah mempunyai sertifikasi MUI dan BPOM, 3) lokasi bahan baku ada disekitar, 4) berpengalaman dalam memproduksi jipang, dan 5) masa Expired lama sampai 3 bulan. Kelemahan meliputi: 1) ketebalan kemasan produk belum standart, 2) alat produksi masih sederhana, 3) peralatan produksi kurang bersih, 4) tingkat pendidikan pekerja masih rendah, dan 5) bentuk jipang masih biasa (kotak). Peluang meliputi: 1) pangsa pasar luas, 2) perkembangan teknologi semakin meningkat, 3) memiliki hubungan yang baik dengan distributor, 4) produk jipang banyak digemari masyarakat golongan atas maupun bawah, dan 5) peran pemerintah dalam bantuan alat dan modal industri jipang. Ancaman meliputi: 1) alih fungsi lahan bahan baku menjadi bangunan, 2) harga bahan baku meningkat, 3) adanya cuaca yang tidak menentu, 4) kelangkaan bahan baku, dan 5) munculnya pesaing-pesaing baru. Prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan produksi jipang di desa Luweng Lor kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo yaitu memperluas pemasaran produk jipang sampai luar provinsi dengan jumlah skor sebesar 6,388. Kata kunci : Jipang, Olahan, Pengembangan, Strategi.
PERSEPSI PETANI JAGUNG (ZEA MAYS LINN) TERHADAP PERAN PENYULUH PERTANIAN DI DESA KERTOJAYAN KECAMATAN GRABAG KABUPATEN PURWOREJO Wibowo, Karis Dwi; Widiyantono, Didik; Kusumaningrum, Arta
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 6, No 1 (2017): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui karakteristik petani jagung di desa  Kertojayan   kecamatan   Grabag  kabupaten   Purworejo;   (2)  mengetahui persepsi  petani  jagung terhadap  peran  penyuluh  pertanian  di  desa  Kertojayan kecamatan Grabag kabupaten Purworejo; (3) menganalisis faktor-faktor yang berkorelasi dengan persepsi petani jagung di desa Kertojayan kecamatan Grabag kabupaten Purworejo.Populasi penelitian yaitu semua petani jagung di desa Kertojayan berjumlah151 orang. Sampel penelitian berjumlah 61 orang, ditentukan dengan berpedoman pada rumus Yamane dengan tingkat kesalahan 10%. Pengambilan sampel menggunakan  teknik  proportional  random  sampling.  Instrumen  pengumpulan data menggunakan angket kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan korelasi Rank Spearman.Hasil analisis deskriptif dalam penelitian  menunjukkan bahwa (1) sebagian besar anggota kelompok tani di desa Kertojayan berada masa kerja yaitu 27-49 tahun, dengan tingkat pendidikan formal lulus SD, sering mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan usahatani, memiliki pengalaman berusahatani 10-20 tahun, aktif mengikuti pertemuan kelompok tani dan memiliki pengetahuan terhadap  peran  penyuluh  pertanian,  (2)  persepsi  petani  jagung terhadap  peran penyuluh  pertanian  sebagai  pendidik,  analisator,  konsultan  dan  organisator kategori  baik,  (3)  terdapat  korelasi  antara  faktor  internal  karakteristik  petani jagung dan faktor eksternal terhadap persepsi petani jagung terhadap peran penyuluh pertanian sebagai pendidik, analisator, konsultan dan organisator. Kata kunci: persepsi, peran penyuluh pertanian, petani jagung.
PEMBERDAYAAN RUMAH TANGGA MISKIN MELALUI WIRAUSAHA PENGOLAHAN LIMBAH PASAR MENJADI PUPUK KASCING DI DESA TEGALSARI, BRUNO, PURWOREJO Setiawan, Budi; Widiyantono, Didik
Jurnal Abdimas Vol 17, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan yang terjadi pada tingkat rumah tangga merupakan masalah kompleks yang harus ditangani secara berkelanjutan. Program pengentasan kemiskinan harus direncanakan dan dilakukan berdasarkan potensi sumber daya yang ada di wilayah setempat. Kegiatan pemberdayaan rumah tangga miskin dalam bidang teknik produksi pupuk organik kascing berbasis kewirausahaan dengan memanfaatkan limbah pasar ini adalah bagian dari strategi pengentasan kemiskinan. Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan rumah tangga miskin dibidang produksi pupuk organik kascing berbasis kewirausahaan yang dilaksanakan pada bulan Januari 2012 - May 2012 yang diikuti oleh 30 peserta yang merupakan kepala rumah tangga dari rumah tangga miskin di desa Tegalsari, kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Pelatihan ini berisi materi tentang materi konsep dan pengembangan pertanian terpadu, teknik produksi pupuk organik kascing, teknik pengolahan limbah pasar, teknik berwirausaha dan teknik pemasaran.
PEMBERDAYAAN RUMAH TANGGA MISKIN MELALUI WIRAUSAHA PENGOLAHAN LIMBAH PASAR MENJADI PUPUK KASCING DI DESA TEGALSARI, BRUNO, PURWOREJO Setiawan, Budi; Widiyantono, Didik
Jurnal Abdimas Vol 17, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan yang terjadi pada tingkat rumah tangga merupakan masalah kompleks yang harus ditangani secara berkelanjutan. Program pengentasan kemiskinan harus direncanakan dan dilakukan berdasarkan potensi sumber daya yang ada di wilayah setempat. Kegiatan pemberdayaan rumah tangga miskin dalam bidang teknik produksi pupuk organik kascing berbasis kewirausahaan dengan memanfaatkan limbah pasar ini adalah bagian dari strategi pengentasan kemiskinan. Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan rumah tangga miskin dibidang produksi pupuk organik kascing berbasis kewirausahaan yang dilaksanakan pada bulan Januari 2012 - May 2012 yang diikuti oleh 30 peserta yang merupakan kepala rumah tangga dari rumah tangga miskin di desa Tegalsari, kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Pelatihan ini berisi materi tentang materi konsep dan pengembangan pertanian terpadu, teknik produksi pupuk organik kascing, teknik pengolahan limbah pasar, teknik berwirausaha dan teknik pemasaran.