Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : MEDISAINS

UPAYA PREVENTIF PEMBERIAN EDUKASI DIABETUS MELLITUS PENGARUHNYA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU – IBU AISYIAH Isnaini, Nur; Hikmawati, Isna
MEDISAINS Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : MEDISAINS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v13i1.1828

Abstract

Latar belakang: Indonesia masuk ke dalam sepuluh negara dengan jumlah kasus diabetes mellitus terbanyak di dunia. Indonesia berada pada peringkat keempat di dunia pada tahun 2000 setelah India, China, dan Amerika dengan jumlah kasus sebesar 8,4 juta orang dan diprediksi akan meningkat pada tahun 2030 menjadi 21,3 juta orang. Edukasi menjadi salah satu pilar yang sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap untuk menghindari komplikasi diabetes jangka panjang. Tujuan:Untuk mengetahui pengaruh upaya preventif pemberian edukasi diabetes mellitus terhadap pengetahuan dan sikap ibu ibu Aisyiah ranting Karang talun kidul. Metode: Quasi Ekspreminen dengan desain penelitian yang digunakan adalah bentuk one group pre test-post test design. Tidak ada kelompok pembanding (kontrol) tetapi dilakukan observasi pertama (pre-test) sebelum pemberian intervensi dan dilakukan post test setelahnya untuk mengetahui perubahan yang terjadi menggunakan uji Wilcoxon Hasil:Terdapat perbedaan yang bermakna tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi penyakit Diabetus Mellitus dengan nilai p=0.00.Terdapat perbedaan yang bermakna sikap terhadap penyakit Diabetus Melitus sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan nilai p=0,00. Kesimpulan:Pemberian edukasi tentang penyakit DM efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan sikap pada ibu ibu Aisyiah ranting Karang talun kidul dengan adanya perubahan yang bermakna sebelum dan setelah pemberian edukasi. Kata kunci : Edukasi, diabetus mellitus, pengetahuan, sikap.
Pengaruh indeks masa tubuh terhadap kadar gula darah sewaktu Isnaini, Nur; Hikmawati, Isna
MEDISAINS Vol 14, No 1 (2016)
Publisher : MEDISAINS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v14i1.1046

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Melitus merupakan suatu gangguan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak yang ditandai oleh hipergikemia. Obesitas merupakan faktor risiko utama untuk terjadinya DM. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah melihat pengaruh dari Indeks Masa Tubuh dengan kadar GDS warga Aisyiah Ranting Karang talun kidul. Metode: Desain pada penelitian ini observasi analitik cross-sectional. Variabel yang hendak diteliti hanya diukur pada satu kali pengukuran saja. Hasil pengukuran IMT dan GDS dianalisa menggunakan uji corelasi product moment untuk melihat adakah pengaruh antara IMT dengan kadar GDS. Hasil: Hasil ρ value = 0,480 dengan nilai α = 0,05 (ρ value > α) sehingga tidak berpengaruh secara signifikan antara IMT dengan kadar gula darah (GDS). Nilai coefisien corelasi = 0,85 sehingga dapat diartikan terdapat hubungan tetapi tidak erat antara IMT pada kategori obesitas dan kadar GDS (>200mg/dl). Kesimpulan: Hasil ρ value >0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa IMT responden tidak berpengaruh secara signifikan dengan kadar GDS tetapi dilihat dari nilai coefisien corelasi terdapat hubungan tetapi tidak erat antara IMT dengan GDS karena pada responden dengan IMT obesitas, kadar GDS melebihi nilai normal dan berada pada kategori DM Kata kunci : Diabetus Melitus, Gula Darah Sewaktu (GDS), Indeks Masa Tubuh (IMT)
PENGETAHUAN DAN MOTIVASI MENINGKATKAN KEPATUHAN DIET PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II Isnaini, Nur; Saputra, Muhammad Helmi Agung
MEDISAINS Vol 15, No 3 (2017)
Publisher : MEDISAINS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/mds.v15i3.2077

Abstract

Latar Belakang: Salah satu penatalaksanaan untuk mencegah terjadinya komplikasi bagi pasien DM adalah terapi diet atau pengelolaan pola makan. Kepatuhan dapat sangat sulit dan membutuhkan dukungan, pengetahuan, dan motivasi agar menjadi biasa dengan perubahan yang dilakukan dengan cara mengatur untuk meluangkan waktu dan kesempatan yang dibutuhkan untuk menyesuaikan diri. Tujuan: Mengetahui pengaruh pengetahuan dan motivasi terhadap peningkatan kepatuhan diet pasien diabetes mellitus tipe II Metode: Metode penelitian Deskriptif Analitik dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien DM Tipe 2 yang mengikuti prolanis di Puskesmas 1 Cilongok sebanyak 40 orang dengan teknik total sampling. Analisa data menggunakan analisa chi-square. Hasil: Sebagian besar pengetahuan responden adalah baik sebanyak 24 responden (60%). Sebagian besar motivasi responden adalah tinggi sebanyak 22 responden (55%). Sebagian besar kepatuhan responden adalah patuh sebanyak 21 responden (52,5%). Responden dengan pengetahuan baik memiliki prosentase dua kali lebih banyak yang patuh terhadap diet dari pada responden yang berpengetahuan kurang (RR: 2,1973, p
DETEKSI DINI DIABETUS MELLITUS MELALUI PENGECEKAN GLUKOSA DARAH SEWAKTU DAN INDEKS MASA TUBUH WARGA AISYIAH RANTING KARANG TALUN KIDUL Linggardini, Kris; Isnaini, Nur
MEDISAINS Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : MEDISAINS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v13i1.1826

Abstract

Latar belakang: Prevalensi kejadian diabetus mellitus (DM) semakin meningkat dan menjadi salah satu masalah kesehatan yang besar dari tahun ke tahun. Hasil observasi pada warga Aisyiah ranting Desa Karang Talun Kidul ditemukan kurangnya kesadaran warga Aisyiah untuk melakukan pemeriksaan berkala gula darah sewaktu (GDS) dan pengecekan indeks masa tubuh (IMT) untuk mendeteksi secara dini penyakit Diabetus Mellitus (DM), belum pernah diadakan deteksi dini terhadap penyakit diabetus mellitus dengan pengecekan GDS dan indeks masa tubuh warga Aisyiah ranting Karang talun kidul, ditemukan beberapa warga terdiagnosa diabetus mellitus tetapi tidak diketahui sejak dini, diketahui setelah rawat inap di RS dan ada anggota Aisyiah Ranting Karang Talun Kidul yang meninggal dunia dan diketahui menderita DM tetapi terlambat penanganannya. Tujuan: Mengetahui secara dini penyakit DM pada warga Aisyiah ranting Desa Karang Talun Kidul Metode: Melakukan skrining terhadap penyakit DM dengan pengecekan GDS dan skrining obesitas melalui pengukuran IMT karena obesitas merupakan faktor resiko terjadinya DM. Pelaksanaan skrining ini dilakukan di Masjid Baitussalam yang menjadi tempat rutin pelaksanaan pengajian ibu-ibu Aisyiah ranting Karang talun kidul. Hasil: Ibu-ibu yang diskrining berjumlah 72 dan terdapat 2 orang yang terdiagnosa DM dengan nilai GDS >200 mg/dl dan sebagian besar berada pada kategori pra DM sebanyak 47 orang (65.3%). Hasil pengukuran IMT terdapat 9 orang dengan kategori Obesitas II, 23 orang dengan kategori obesitas I dan 13 orang dengan BB beresiko. Kesimpulan: Dua orang dengan hasil pemeriksaan GDS >200mg/dl diberikan saran untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke puskesmas, RS atau ke laboratorium untuk melakukan pemeriksaan konfirmasi. Warga yang masuk dalam kategori IMT obesitas I dan II disarankan untuk menjaga pola makan sehat dan seimbang agar tidak sampai terkena penyakit DM. Kata kunci: diabetus mellitus, glukosa darah, indeks masa tubuh