Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH GROUP COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (GCBT) TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU REMAJA BERISIKO PENYALAHGUNAAN NAPZA BERDASARKAN STATUSTEMPAT TINGGAL DI KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2019 Erwinda, Wisdia Lola; Susmiati, Susmiati; Sasmita, Heppi
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 19, No 3 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v19i3.748

Abstract

Background: Dharmasraya District is very prone and vulnerable to drug circulation cases because Dharmasraya district consists of various ethnic and is a cross-Sumatran crossing area so it is necessary to prevent the behavior of abuse NAPZA on adolescent. Purpose: This study aimed to determine the influence of the Group Cognitive Behaviour Therapy (GCBT) on the change of adolescent behaviour at risk of drugs based on residential status in Dharmasraya District in 2019. Method: The design of this research is the Quasi experiment of PreTest PostTest With Control Group by the amounts of samples 64 consisting of 32 control groups and 32 intervention groups. Results: Research on the intervension group and adolescent living with parents showed significant influence on adolescent behaviour changes. Whereas in the control group and adolescent who do not live with parents showed no significant influence on adolescent behaviour changes Conclusion: Group Cognitive Behavior Therapy can be used to change adolescent behavior at risk of drugs abuse and Hopefully the implementation of cognitive behaviour therapy can be applied at schools in cooperation with health service and parents to prevent risky behaviour.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN DUKUNGAN ORGANISASI PERSEPSIAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Susmiati, Susmiati; Sudarma, Ketut
Management Analysis Journal Vol 4 No 1 (2015): Management Analysis Journal
Publisher : Management Analysis Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/maj.v4i1.7226

Abstract

The purpose of this study is to determine the influence of organizational culture and perceived organizational support (POS) toward employees’ performance analyze mediate organizational commitment influence of organizational culture and POS toward employees’ performance. The population is 97 people production employees of PT Braling Wisnu Satriya and 78 samples obtained using the Slovin formula. Methods of data collection using questionnaires, methods of descriptive analysis, multiple regression analysis and path analysis using SPSS for Windows version 16. The concluded of this study are influence organizational culture and perceived organizational support (POS) toward employees’ performance, and organizational commitment is able to mediating the influence of organizational culture and perceived organizational support toward employees performance.
Peran mikrobiota usus dalam perkembangan obesitas Susmiati, Susmiati
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v42.i1.p41-49.2019

Abstract

Sampai sekarang etiologi  obesitas masih belum jelas dan masih diperdebatkan. Baru-baru ini mikrobiota usus dianggap sebagai salah satu faktor yang berperan terhadap kejadian obesitas. Tujuan: Untuk membahas tentang peran mikrobiota usus terhadap kejadian obesitas. Metode: Artikel ini disusun berdasarkan review beberapa literature yang berhubungan dengan peran mikrobiota usus baik pada hewan coba maupun pada manusia dengan berbagai metode penelitian. Hasil: Pada penelusuran literature didapatkan  peran mikrobiota usus terhadap kejadian obesitas dapat melalui beberapa mekanisme yaitu melalui jalur metabolik, inflamasi dan hormonal. Jalur metabolik dengan peningkatan produksi Short-Chain Fatty Acid (SCFA), perubahan metabolisme asam empedu dan FXR/TGR5 signaling, jalur inflamasi dengan peningkatan lipopolisakarida (LPS) dan endocannabinoid (eCB) system yang mengatur metabolisme dan rasa lapar melalui microbiota-gut-brain axis serta jalur hormonal yaitu penekanan fiaf, peningkatan Peptide YY (PYY), dan ekspresi dari G protein coupled receptors (GPCRs). Simpulan: Beberapa penelitian menunjukkan mekanisme utama peran mikrobiota terhadap perkembangan obesitas dapat melalui jalur metabolik, inflamasi, maupun hormonal.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA MELALUI MEDIA KERJA JANTUNG PADA PESERTA DIDIK KELAS VIIIB SMP N I TARIK Susmiati, Susmiati
JURNAL EDUKASI: KAJIAN ILMU PENDIDIKAN. Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya nilai hasil belajar peserta didik pada materi system peredarandarah, karena adanya anggapan materi sistem peredaran darah adalahmateri yang paling rumit, karena itu tujuan penelitian tindakan kelas iniadalah untuk mengetahui seberapa tinggi perubahan hasil belajar siswakelas VIIIB SMP Negeri 1 Tarik dalam memahami system peredarandarah manusia melalui media kerja jantung. Penelitian ini menggunakanpenelitian tindakan kelas sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri atasempat kegiatan, yaitu perencanaan, pengamatan/observasi, refleksi danrevisi. Dari hasil analisis data diketahui bahwa nilai hasil belajar pesertadidik kelas VIIIB ada peningkatan. Pembelajaran dengan menggunakanmedia dapat membantu pemahaman peserta didik. Hasil evaluasi sebelumpenelitian, nilai rata-rata peserta didik sebesar 66,6. Pada siklus 1 hasilevaluasi nilai tertinggi sebesar 90, nilai terendah 60 nilai rata rata 72,1dan ketuntasan klasikal 67,7% (23siswa). Karena nilai hasil evaluasisiswa belum memenuhi target yang peneliti tetapkan, maka penelitimelanjutkan dengan kegiatan siklus II. Adapun hasil nilai evaluasi padasiklus dua adalah nilai tertinggi sebesar 90 nilai terendah 60 nilai rata rata77,2 dan ketuntasan klasikal 88,2% (30siswa). Siklus dua telahmemenuhi indicator ketuntasan belajar yang telah ditetapkan, sebesar85%. Kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media yang sesuia,menarik dapat membantu memperjelas pemahaman dan meningkatkanhasil belajar siswa kelas VIIIB.
Lama Waktu Tidur Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja (Case Control Study) Susmiati, Susmiati
Ners Jurnal Keperawatan Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.13.1.42-49.2017

Abstract

 Studi tentang lama waktu tidur banyak dilakukan pada berbagai etnis di negara maju, tetapi sedikit sekali dilakukan negara berkembang. Belum ada informasi tentang hubungan lama waktu tidur dan obesitas pada remaja etnis Minangkabau. Berdasarkan alasan diatas perlu diteliti apakah terdapat hubungan  antara lamanya waktu tidur dengan obesitas pada remaja. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji hubungan antara lama waktu tidur dengan obesitas pada remajaPenelitian dilakukan dengan desain cross sectional study. Sampel terdiri dari 178 orang siswi SMP  ( 91 obesitas dan 87 normal)  umur 12-15 tahun yang berada di 2 kab/kota di Sumatera Barat. Variabel bebas yang yang diukur adalah lama waktu tidur, sedangkan obesitas berperan sebagai variabel terikat. Lama waktu tidur diukur dengan self-reported sleep duration quesstionaire dan obesitas dengan pemeriksaan antropometri.  Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan SPSS (Versi 20.0) dengan Student t-test,  uji Chi-square dan uji korelasi P <0,05 dianggap signifikan.Tidak ada perbedaan yang bermakna antara lama waktu tidur dengan kejadian obesitas p > 0,05. Dari uji perbedaan rata-rata waktu tidur didapatkan tidak ada perbedaan yang bermakna lama waktu tidur responden normal dan obesitas p>0,05. Terdapat hubungan antara lama waktu tidur dengan % lemak tubuh p <0,05.  Modifikasi lama waktu tidur dapat dijadikan sebagai alternative untuk menurunkan kejadian obesitas. Kata kunci: lama waktu tidur, obesitas ( IMT),  W/H rasio dan persen lemak tubuh  
Fenomena Penyebaran HIV/AIDS pasca penutupan lokalisasi Semampir kota Kediri susmiati, Susmiati; Jayani, Indah
coba Vol 7 No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.825 KB) | DOI: 10.32831/jik.v7i2.203

Abstract

&nbsp; The whorehouse closure phenomenon happened in several place including Semampir whorehouse in Kediri City. The government hoped that this strategy would reduced the number of prostitution with the result that HIV/AIDS and other sexually transmitted disease spreading number would decreased. This research has the purpose of knowing the HIV/AIDS spread phenomenon after Semampir whorehouse closure in Kediri City. The data was taken after documents with all patients from 2016 until 2017 sampling technique. Where upon the data was analyzed using literature study. The research result showed that there’s an increase in HIV/AIDS sufferer after the closure of Semampir whorehouse in Kediri. The increase happened for the reason that health officer had difficulty in monitoring the whereabout of prostitutes and other sex workers. The HIV/AIDS stigma in society also plays role in making the patient unwilling to do follow up in health facility. &nbsp; Key word; HIV/AIDS spread, whorehouse closure
Perbandingan Kualitas Hidup Berdasarkan Status Gizi Pada Remaja Susmiati, Susmiati; Khairina, Ilfa; Rahayu, Hanny Oktavia
Ners Jurnal Keperawatan Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.15.1.48-53.2019

Abstract

Masalah status gizi di dunia meningkat setiap tahunnya. Indonesia menempati ke-108 di dunia dengan kasus status gizi tidak normal terbanyak. Pada Tahun 2013 terdapat 1,6% remaja dengan obesitas di Indonesia, dan  obesitas di Sumatera Barat terdapat 7,9%. Remaja obesitas cendrung memiliki kualitas hidup yang buruk. Beberapa masalah mental dapat ditimbulkan oleh kondisi kualitas hidup yang buruk, seperti frustasi, kecemasan, ketakutan, dan khawatir  Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan kualitas hidup pada berbagai status gizi pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain penelitian crosssectional study. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI dan XII SMA N 9 Kota Padang  yang berjumlah 245 siswa dan pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified random sampling.  Penelitian ini menggunakan kuesioner Pediatric Quality Of Life Inventory (PedsQL) Generic Score versi 4.0 dan lembar data untuk menentukan kalsifikasi Indeks Massa Tubuh. Prevalensi angka status gizi tidak normal pada penelitian ini 44,9%. Prevalensi remaja yang memiliki kualitas hidup yang baik sebanyak 140 responden (57,1%). Dari uji t test didapatkan kualitas hidup remaja dengan status gizi normal lebih tinggi secara signifikan dibandingkan remaja dengan status gizi tidak normal dengan nilai (p = 0,000). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara status gizi dengan kualitas hidup pada remaja. Oleh karena itu diharapkan adanya upaya untuk mencegah status gizi tidak normal yang dilakukan oleh perawat untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada sekolah.
PENGARUH MOTIVASI, KEPUASAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA RAMAYANA DEPARTMENT STORE CABANG YOGYAKARTA Susmiati, Susmiati; Herawati, Jajuk
MANAJEMEN DEWANTARA Vol 1, No 1 (2017): MANAJEMEN DEWANTARA
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.985 KB) | DOI: 10.29231/md.v1i1.49

Abstract

Tujuan penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan tentangpengaruh motivasi, kepuasan kerja dan disiplin kerja terhadapkinerja karyawan pada Ramayana Department Store cabangYogyakarta.Penelitian ini tergolong dalam penelitian explanatoryresearch. Variabel penelitian ini adalah motivasi, kepuasan kerjadan disiplin kerja. Populasinya adalah karyawan tetap RamayanaDepartment Store cabang Yogyakarta yang berjumlah 49 orang.Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakanmedia kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakananalisis regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: motivasiberpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, kepuasan kerjaberpengaruh positif terhadap kinerja, disiplin kerja tidakberpengaruh terhadap kinerja, sedangkan motivasi, kepuasankerja dan disiplin kerja secara simultan berpengaruh positifterhadap kinerja. Hasil uji koefisien determinasi (R2) menunjukkanbahwa variabel bebas (motivasi, kepuasan kerja dan disiplinkerja) yang mempengaruhi variabel terikat (kinerja karyawan)sebesar 0,451 atau 45,1% sedangkan sisanya 54,9% didugadipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci:motivasi, kepuasan kerja, disiplin kerja, kinerja
Efisiensi Perangkat Pendukung dalam Pelaksanaan Sistem Informasi e-Puskesmas Kota Sungai Penuh Dona, Fitri; Susmiati, Susmiati; Murni, Dewi
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 19, No 3 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.166 KB) | DOI: 10.33087/jiubj.v19i3.724

Abstract

The implementation of e-Puskesmas can produce accurate and standardized report data so that health services can be effective and efficient so that the incidence of disease outbreaks in the community can be immediately addressed and addressed by health workers at the Sungai Penuh City Health Care. To analyze the description of supporting devices efficiency in the implementation of the e-Puskesmas information system. Descriptive quantitative, a sample of 55 units supporting the implementation of e-Puskesmas was taken using total sampling. The average hardware score of good e-Puskesmas was 74.5% and the average hardware score of e-Puskesmas was 25.5%. The average score of good e-Puskesmas software was 36.4% and the average score of e-Puskesmas software was not good at 63.6%. The average score of the complete e-Puskesmas data is 45.5% and the average score of incomplete e-Puskesmas data is 54.5%. The average score of the good e-Puskesmas network was 27.3% and the average score of the e-Puskesmas network was not good at 72.7%. It was found that the supporting devices for the implementation of e-Puskesmas had not been optimally updated at Sungai Penuh city health care. Evaluate and supervise the supporting devices for implementing the e-Puskesmas information system so that health services are effective and efficient.
The Effect of Group Cognitive Behavior Therapy on Behavior Changes on Adolescents Risked at Drug Abuse based on Age Characteristics in Kabupaten Dharmasraya Erwinda, Wisdia Lola; Susmiati, Susmiati; Sasmita, Heppi
Ners Jurnal Keperawatan Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.15.2.84-91.2019

Abstract

Various problems in adolescents are increasing, one of which is the drug abuse. Considering the condition of Kab. Dharmasraya, which is very vulnerable to drug trafficking cases, a prevention act to drug abuse behavior among adolescents is required. This study aimed to determine the effect of Group Cognitive Behavior Therapy (GCBT) on behavior changes on adolescents risked at drug abuse in Kab. Dharmasraya. This study was a Quasi Experimental Research with Pretest and Posttest With Control Group. The samples were 64 people consisting of 32 people in the control group and 32 people in the intervention group. The results of this study indicated that there was a significant influence on changes in adolescent behavior in the intervention group. Meanwhile, there was no significant differences happened in the control group. Therefore, Group Cognitive Behavior Therapy (GCBT) can be applied to change the behavior of adolescents risked at drug abuse. It is expected that GCBT can be implemented at schools in collaboration with the health department to prevent drug abuse behavior on adolescents. Keywords: Age Characteristics,  Adolescent Behavior Risked at Drug Abuse, Group Cognitive Behavior Therapy