Euis Kurniati, Euis
Unknown Affiliation

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL ANJANG-ANJANGAN TERHADAP KARAKTER TANGGUNG JAWAB ANAK USIA DINI Kusmiati, Mia; kurniati, Euis; Aryaprasetya, I Gusti Komang
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.795 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16921

Abstract

The  Influence  Of  Anjang-anjangan  Traditional  Game  On  Young Children?s  Character  Trait  Of  Responsibility.  The  research  intends  to  find  the influence  of  anjang-anjangan  traditional  game  on  young  children?s  character  trait  of responsibility. It adopted quasi-experimental method with nonequivalent control group design.  The  research  was  conducted  to  Group  B  of  State  Kindergarten  Centeh, Bandung City, with a number of 14 and 17 children as the sample for the experimental and control groups, respectively. Data were collected using a research instrument in the form of observation guidelines. The results of the pretest show that 25% of the children in the experimental group had shown an emerging character trait of responsibility and the  rest  75%  had  not;  meanwhile,  36%  of  the  children  in  the  control  group  had demonstrated  an  emerging  character  trait  of  responsibility,  and  the  rest  64%  had  not. After  treatment,  results  of  the  posttest  show  that  the  number  of  children  in  the experimental  group  showing  the  emergence  of  responsibility  character trait  was 73%, and those who did not 27%, whereas in the control group the percentages of children who  showed  and  did  not  show  emerging  responsibility  character  trait  were  61%  and 39%,  respectively.  With  the  result  of  t-test  showing  that  p  (0.038)    0.05,  Ha  was accepted,  meaning  that  there  was  a  significant  difference  in  the  character  trait  of responsibility between the experimental and control groups. Based these findings, it is recommended  that  teachers  of  young  children  employ  anjang-anjangan  traditional game  as  one  of  the  alternative  methods  to  develop  young  children?s  responsibility character trait.    Abstrak: Pengaruh Permainan Tradisional Anjang-anjangan Terhadap Karakter Tanggung  Jawab  Anak  Usia  Dini.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui pengaruh  permainan  tradisional  anjang-anjangan  terhadap  karakter  tanggung  jawab anak  usia  dini.  Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  kuasi  eksperimen  dengan desain  penelitian  nonequivalent  control  group  desain.  Penelitian  ini  dilakukan  pada kelompok  B  di  Taman  Kanak-kanak  Negeri  Centeh  Kota  Bandung,  dengan  jumlah sampel kelompok eksperimen sebanyak 14 orang dan kontrol sebanyak 17 orang. Data penelitian  diperoleh  menggunakan  instrumen  penenlitian  berupa  pedoman  observasi. Berdasarkan  hasil  penelitian  bahwa  data  pretest  pada  kelompok  eksperimen menunjukkan anak yang muncul karakter tanggung jawabnya sebanyak 25% dan yang belum muncul sebanyak 75%, pada kelompok kontrol  menunjukkan anak yang muncul karakter  tanggung  jawabnya  sebanyak  36%  dan  yang  belum  muncul  sebanyak  64%. Setelah  dilakukan  treatment  hasil  akhir  pada  data  posttest  kelompok  eksperimen menunjukkan anak yang muncul karakter tanggung jawabnya sebanyak 73% dan yang belum muncul sebanyak 27%, pada kelompok kontrol menunjukkan anak yang muncul karakter  tanggung  jawabnya  sebanyak  49%  dan  yang  belum  muncul  sebanyak  51%, dengan  perolehan  akhir    uji  t  menunjukkan  P  (0,038)    0,05  maka  Ha  diterima,  yang artinya  terdapat  perbedaan  yang  signifikan  karakter  tanggung  jawab  antara  kelompok eksperimen  dengan  kelompok  kontrol.  Berdasarkan  hasil  penelitian  tersebut  peneliti merekomendasikan  kepada  pendidik  anak  usia  dini  supaya  permainan  tradisional anjang-anjangan  dijadikan  sebagai  metode  alternative  mengembangkan  karakter tanggung jawab pada anak usia dini.   
MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN SENI PATUNG DARI BAHAN GIPS Wardani, Annisa Suci; Kurniati, Euis; Aryaprasetya, I Gusti Komang
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.514 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16915

Abstract

Abstrak  :  Meningkatkan  Kreativitas  Anak  Usia  Dini  Melalui  Kegiatan  Seni Patung  dari  Bahan  Gips.  Penelitian  ini  di  latar  belakangi  oleh  suatu  permasalahan dimana perkembangan kreativitas pada anak di  TK Pelangi belum berkembang secara optimal.  Hal  ini  disebabkan  oleh  kegiatan  seni  di  TK  Pelangi    belum  dirasa  optimal. Intensitas  dalam  kegiatan  seni  mematung  pun  masih  sangat  jarang,  media  untuk mengekspresikannya  masih  dalam  dua  dimensi  yaitu  berupa  gambar.  Daya  imajinasi anak yang sedang berkembang harus pula disertai dengan media ekspresi yang optimal.  Salah  satu  alternatif  dengan  media  yang  berbeda  seperti  Gips    yang  mempunyai  sifat lentur dan bertekstur diharapkan dapat menjadikan proses berkarya lebih mengasikkan sehingga  kreativitas  membentuk  patung  lebih  berkembang.  Untuk  meningkatkan kreativitas  anak  dalam  kegiatan  seni    mematung  dipilihlah  bahan  gips  sebagai  media ekspresinya.  Gips  akan  menjadi  bahan  baru  untuk  anak  mempunyai  pengalaman mengenal  tekstur.  Kegiatan  ini  juga  bertujuan  untuk  menumbuhkan  sensitivitas keindahan dan nilai seni bagi anak sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode PTK,  subjek  penelitiannya  yaitu,  Kelas  A  di  TK  Pelangi  Baleendah.  Anak  Kelas  A diberi  pembelajaran  seni  mematung  dengan  bahan  gips.  Adapun  data  yang  akan diperoleh  merupakan  hasil  observasi,  dokumentasi,  dan  tes.  Hasil  penelitian menunjukan  bahwa  berdasarkan  tindakan  yang  diberikan  kepada  anak,  maka  terdapat peningkatan yang signifikan dari pembelajaran seni mematung dari bahan gips sebelum dan sesudah diterapkan pembelajaran. Hasil setelah diberikan kegiatan seni mamatung dengan  bahan  gips  menghasilkan  skor  lebih  baik  dibandingkan  sebelum  diberikan kegiatan seni mamatung dengan bahan gips.  
MENINGKATKAN MINAT BACA ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN METODE KOOPERATIF TIPE JIGSAW Damayanti, Annisa; Kurniati, Euis; Mariyana, Rita
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.359 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16912

Abstract

Abstrak  :  Improving  Enthusiasm  Read  the  Age  Child  Early  by  Using Method  of  Coperative  Learning  type  Jigsaw.  Research  target  which  will  be reached  in  this  research  is  one  for  see  the  enthusiasm  profile  read  the  child  of group of Beautiful B TK PGRI Nusa before applying of method of cooperative learning  type  jigsaw.  Later;Then  to  see  how  applying  of  method  of  this  type jigsaw  co-operative  is  executed  in  Beautiful  TK  PGRI  Nisa,  and  last  is  to  see the  existence  of  the  make-up  of  enthusiasm  read  the  child  after  applying  of method of co-operative of type jigsaw. Model used in this research is Research of Class Action ( PTK) which adaptation model the Ari Kunto with two cycle. this  Subjek  Research  [is]  child  of  group  of  Beautiful  B  TK  PGRI  Nusa  of Subdistrict  of  Tanjungsari  of  Regency  Sumedang  amounting  to  15  child.  With the phase of study execution start from speaking, forming of group of origin and expert  group,  discussion  of  expert  group,  solving  of  duty  of  origin  group,  and last of  gift  riward to best group and best  group  member. Result of research by using model of pembelajran of Co-Operative of type Jigsaw to enthusiasm read the  child  menunjukan  of[is  existence  of  improvement  which  signifikan.  This matter  is  visible  pursuant  to  data  of  early  which  menunjukan  that  enthusiasm read the child be at the category less ( K), later;then after given by stimulus of at cycle of I and cycle of II enthusiasm read the child mount to become 87% with the  good  category  (  B).  Pursuant  to  inferential  above  research  result  that applying  model  the  pembelajran  of  Co-Operative  of  type  Jigsaw  can  improve the  enthusiasm  read  the  child.  As  for  suggestion  which  will  be  submitted/sent, for example : ( 1) use model the pembelajran Kooperati of type Jigsaw  can be adapted  for by  a class  condition, ( 2) study of co-operative of type jigsaw will be felt to please for child of if accompanied with the study media which variatifAbstrak  :  Meningkatkan  Minat  Baca  Anak  Usia  Dini  dengan Menggunakan  Metode  Pembelajran  Kooperatif  Tipe  Jigsaw.  Tujuan penelitian yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah yang pertama  untuk melihat  profil  minat  baca  anak  kelompok  B  TK  PGRI  Nusa  Indah  sebelum diterapkannya  metode  kooperatif  tipe  jigsaw.  Kemudian  untuk  melihat bagaimana  penerapan  metode  kooperatif  tipe  jigsaw  ini  dilaksanakan  di  TK PGRI  Nisa  Indah,  dan  yang  terakhir  adalah  untuk  melihat  adanya  peningkatan minat  baca  anak  setelah  diterapkannya  metode  kooperatif  tipe  jigsaw.  Model yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  Penelitian  Tindakan  Kelas  (PTK) yang  mengadaptasi  model  Ari  Kunto  dengan  dua  siklus.  Subjek  penelitian  ini adalah  anak  kelompok  B  TK  PGRI  Nusa  Indah  Kecamatan  Tanjungsari Kabupaten  Sumedang  yang  berjumlah  15  anak.  DeMolays  dengan  tahap-tahap pelaksanaan  pembelajaran  mulai  dari  bercakap-cakap,  pembentukan  kelompok asal  dan  kelompok  ahli,  diskusi  kelompok  ahli,  penyelesaian  tugas  dikelompok  asal, dan  yang  terakhir  pemberian  riward  kepada  kelompok  terbaik  dan  anggota  kelompok terbaik.  Hasil  penelitian  dengan  menggunakan  model  pembelajran  Kooperatif  tipe Jigsaw    terhadap  minat  baca  anak  menunjukan  adanya  peningkatan  yang  signifikan. Hal ini dapat dilihat berdasarkan data awal yang  menunjukan bahwa minat baca anak berada pada kategori kurang (K), kemudian setelah diberikan stimulus pada siklus I dan siklus  II  minat  baca  anak  meningkat  menjadi  87%  dengan  kategori  baik  (B). Berdasarkan  hasil  penelitian  diatas  dapat  disimpulkan  bahwa  penerapan  model  pembelajran  Kooperatif  tipe  Jigsaw    dapat  meningkatkan  minat  baca  anak.  Adapun saran  yang  hendak  disampaikan,  antara  lain  :  (1)  penggunaan  model  pembelajran Kooperati  tipe  Jigsaw  dapat  disesuaikan  dengan  kondisi  kelas,  (2)  pembelajaran kooperatif  tipe  jigsaw  akan  terasa  menyenangkan  bagi  anak  apabila  disertai  dengan media pembelajaran yang pariatif. 
ANALISIS PERILAKU SOSIAL ANAK DITINJAU DARI URUTAN KELAHIRAN Fauziyyah, Nur Hamifa; Rachmawati, Yeni; Kurniati, Euis
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.695 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v15i1.20150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik perilaku sosial anak ditinjau dari urutan kelahiran yang terdiri dari anak sulung, anak tengah, anak bungsu dan anak tunggal. Metode yang digunakan yaitu penelitian survei dengan populasi merupakan seluruh orang tua siswa Taman Kanak-kanak se-Kecamatan Sukasari Kota Bandung, dengan jumlah keseluruhan anak sebanyak 725 dari 13 Taman kanak-kanak di Kecamatan Sukasari Kota Bandung. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Simple Random Sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 258 orang tua siswa. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data berupa angket perilaku sosial anak yang dikembangkan sendiri oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik perilaku sosial anak tunggal dominan pada tiga aspek yaitu pada aspek kepemimpinan perolehan persentase sebesar 94,88%, kemandirian sebesar 71,80% dan persahabatan sebesar 94,87%. Sementara itu untuk anak tengah dominan pada dua aspek yaitu pada aspek pengendalian diri perolehan persentase sebesar 58,14% dan penyesuaian diri sebesar 51,16%. Dan untuk anak bungsu dominan pada satu aspek yaitu prestasi dengan perolehan persentase sebesar 87,21%. Untuk persentase keseluruhan aspek yang dominan yaitu anak tunggal sebesar 73,08%, sementara untuk anak bungsu sebesar 69,77%, anak tengah 67,44% dan anak sulung sebesar 62,74%. Rekomendasi bagi orang tua sebaiknya dapat memahami perilaku sosial masing-masing anaknya sesuai dengan urutan kelahirannya. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan metode lain agar hasil penelitian dapat berkembang dan melahirkan ide-ide baru yang lebih baik.
IMPLEMENTASI PROGRAM HOMESCHOOLING UNTUK ANAK USIA DINI DI SABUMI–HOMESCHOOLING MUSLIM NUSANTARA BANDUNG Dalila, Aghnia; Kurniati, Euis; Komang, I Gusti
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.452 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i2.20018

Abstract

Implementasi Program Homeschooling Untuk Anak Usia Dini di SABUMI ?Homeschooling Muslim Nusantara (HSMN) Bandung. Homeschooling kini menjadi pilihan bagi orang tua untuk mendidik anak. Penyebabnya karena berita negatif yang diakses mengenai pendidikan formal, hal ini mengurangi kepercayaan orang tua terhadap pendidikan formal. Homeschooling terdapat keunggulan dan kelemahan. Komunitas adalah salah satu solusi mengatasi kelemahan tersebut, namun isu negatif homeschooling muncul dikarenakan kurangnya mencari informasi mengenai program homeschooling yang dibentuk oleh komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program homeschooling untuk anak usia dini di SABUMI-Homeschooling Muslim Nusantara (HSMN) Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  menggunakan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program homeschooling untuk anak usia dini di SABUMI-HSMN Bandung dapat mengatasi isu negatif homeschooling dengan rancangan program homeschooling untuk anak yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Implementasi program homeschooling untuk anak usia dini di SABUMI-HSMN Bandung menggunakan media sosial yaitu whatsApp untuk program online dan program offline sebagai pelengkap agar menjadi kesatuan yang utuh. Kendala condong terdapat dari internal yang sangat membutuhkan komitmen dari anggota dalam mengimplementasikan program homeschooling. Rekomendasi bagi pengelola SABUMI-HSMN Bandung membuat SOP kinerja dan evaluasi setiap program online?offline,membuka pendaftaran serta peraturan dengan syarat ketentuan yang berlaku untuk anggota terdaftar menjadi pengurus SABUMI-HSMN Bandung. Bagi peneliti selanjutnya untuk memperluas subjek penelitian dengan lingkup keluarga.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI BERMAIN KOIN DAN KARTU ANGKA Cendani, Yustisia; Setiasih, Ocih; Kurniati, Euis
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.433 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v16i1.20727

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh  rendahnya kemampuan berhitung anak kelas A TK PGRI Lebakwangi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelas A TK PGRI Lebakwangi dengan jumlah 13 orang dan jumlah guru 2 orang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi objektif kemampuan berhitung anak, pelaksanaan bermain koin dan kartu angka, serta peningkatan kemampuan berhitung anak setelah diterapkannya bermain koin dan kartu angka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan berhitung anak mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut terlihat dari kriteria baik (B) yang didapat pada prasiklus sebesar 0%, siklus I sebesar 7,69%, siklus II sebesar 30,76%, siklus III sebesar 53,84%, dan siklus IV sebesar 84,61%. Berdasarkan data tersebut terbukti bahwa kemampuan berhitung  anak terus meningkat setelah dilakukannya pembelajaran melalui media bermain koin dan kartu angka. Rekomendasi dari penelitian ini adalah bermain dengan menggunakan media koin dan kartu angka dapat dijadikan wahana yang sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak.
PENGARUH PEMBELAJARAN PERMAINAN TRADISIONAL GALAHBANDUNG TERHADAP KECERDASAN BODILI-KINESTHETIC ANAK USIA DINI Sunanti, Shinta; agustin, Mubiar; Kurniati, Euis
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.107 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16922

Abstract

Abstract :  The  Influence Of  Galahbandung,  A  Traditional  Game  Toward Young Learners? Bodily-Kinesthetic Intelligence. The purpose of the study is to investigate influences  of  Galahbandung  as  a  traditional  game  toward  young  learners?  bodily- kinesthetic  intelligence.  The  research  design  used  is  Nonequivalent  Control  Group Design.  This  research  takes  place  at  group  B  of  Siti  Fatimah  and  Al-Muqaddhasah kindergarten  for  14  young  learners  and  12  young  learners  in  a  controlled  class. Research  data  obtained  using  bodily-kinesthetic  intelligence  observation  for  young learners at age of 5-6 as instrument. Based on research data result, it shows that there is a significance appears at bodily-kinesthetic intelligence for 66% which it is only 34% before.  Besides,  in  controlled  class,  it  shows  that  there  is  a  significance  appears  at bodily-kinesthetic intelligence for 57% which it is only 43% before. After the treatment and  statistic  test  applied  using  independent  t-test  on  post-test,  data  p  value  (0,027)  0,05 as result data gained. It means that Ho is refused but Ha is accepted. It concludes that  galahbandung  as  a  traditional  game  gives  significant  influences  in  studying  and learning  activity  which  can  be  used  as  a  method  for  teacher  in  developing  bodily- kinesthetic at young learners level.Abstrak  :  Pengaruh  Pembelajaran  Permainan  Tradisional  Galahbandung terhadap  Kecerdasan  Bodily-Kinesthetic  Anak  Usia  Dini.  Penelitian  ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran dengan permainan tradisional galahbandung terhadap  kecerdasan  bodily-kinesthetic  anak  usia  dini.  Metode  penelitian  yang digunakan  adalah  Kuasi  Eksperimen  dengan  desain  penelitian  Nonequivalent  Control Group Design. Penelitian ini dilakukan pada kelompok B di TK Siti Fatimah dan TK Al-Muqaddhasah  dengan  jumlah  sampel  kelompok  eksperimen  sebanyak  14  orang anak  dan  kelompok  kontrol  sebanyak  12  orang  anak.  Data  penelitian  diperoleh menggunakan  instrumen  penelitian  berupa  pedoman  observasi  kecerdasan  bodily- kinesthetic  anak  usia  5-6  tahun.  Berdasarkan  hasil  penelitian  kondisi  awal  pada kelompok eksperimen menunjukkan anak pada kriteria muncul pada kecerdasan bodily- kinesthetic  sebanyak  66%  dan  pada  kriteria  belum  muncul  sebanyak  34%,  sementara pada  kelompok  kontrol    menunjukkan  anak  pada  kriteria  muncul  pada    kecerdasan bodily-kinesthetic  sebanyak  57%  dan  kriteria  belum  muncul  sebanyak  43%.  Setelah dilakukan  treatment  dan  proses  uji  statistic  menggunakan  uji  t  independen (Independent  Sampel  T-test) pada  data  posttest  diperoleh hasil  p value (0,027)    0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya bahwa pembelajaran dengan permainan tradisional  galahbandung  memberikan  pengaruh  yang  signifikan  terhadap  kecerdasan bodily-kinesthetic  antara  kelompok  eksperimen  dengan  kelompok  kontrol.  Hal  ini menunjukkan  bahwa  pembelajaran  dengan  permainan  tradisional  galahbandung dapat dijadikan salah satu metode alternatif bagi pendidik dalam mengembangkan kecerdasan bodily-kinesthetic anak usia dini.
The Effectiveness of Playing Based Learning (PBBK) Model for Developing Kindness Character in Early Childhood Kurniati, Euis
Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijeces.v4i2.9457

Abstract

This study focused on the effectiveness of the PBBK model for developing kindness character in early childhood. The method in this research is pre experiments, with designd one-group pretest-posttest design. The research conducted in TK Labschool UPI. Sample used by 16 students who are at group A. Decision-makingis donein two ways, namelybycomparing thet valuet tableorby comparing theprobabilityvaluesobtainedwithα=0.05. The results showed ofa paired t test(paired sample t test) of datapretest and posttestoverall kindness character student issignificantbecause ithas avalue of p<0.05. This meansthatthere aresignificantdifferences inthe kindness character beforeandafterthe application ofthe PBBK model orin other words the PBBK model is effective for developing kindness character in TK LabschoolUPI. Averagekindness characterbeforeapplication ofthe PKBB model amounted to16.133andthe averageincreased to19.733afterthe application ofthe PKBB model. Recommendations from this study is that this model more broadly validated by involving more schools to pilot the PBBK model.How to citeKurniati, E. (2015). The Effectiveness of Playing Based Learning (PBBK) Model for Developing Kindness Character in Early Childhood. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 4(2), 64-69. doi:10.15294/ijeces.v4i2.9457DOI 10.15294/ijeces.v4i2.9457
STUDI KEBIJAKAN PENDIDIKAN PROFESI GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI -, Rudiyanti; Nugraha, Ali; kurniati, Euis; Mariyana, Rita
PEDAGOGIA Vol 12, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedagogia.v12i2.3328

Abstract

Being a professional teacher is a continuous process that refers to the basic standard with continuous performanceassessment. The process of becoming a professional teacher pursued through academic education and professionaleducation. This study aimed to describe the policy of professional education Early Childhood Education teachers toimprove the professionalism of early childhood teachers. The study uses descriptive analytical research methodswith quantitative and qualitative approaches. The final product of this research is the teaching profession educationprograms that are designed based on the results of research proven and reliable.Keywords: Professional, Teacher, Education, Early Childhood
Review: Philosophical Counseling As A Window On The Abstract Realities Of Everyday Life Kurniati, Euis
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 5 No 2 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.594 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.052.04

Abstract

-