Setiarto Pratigto, Setiarto
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

KINETIKA REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK KEDELAI MENJADI BIODIESEL DENGAN KATALIS CAO Pratigto, Setiarto; Istadi, Istadi
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 22, No 5 (2019): Volume 22 Issue 5 Year 2019
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2634.923 KB) | DOI: 10.14710/jksa.22.5.213-219

Abstract

Penggunaan biodiesel diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.Dalam penelitian ini mengkaji kinetika reaksi transesterifikasi minyak kedelai dengan metanol menggunakan katalis basa padat heterogen CaO dengan parameter rasio mol reaktan terhadap konversi metil ester yang digunakan untuk menentukan persamaan kecepatan reaksi. Persamaan kecepatan reaksi dipakai pada perancangan reaktor fluidized CSTR (Continues Tank Reactor) untuk memperoleh volume reaktor dan berat katalis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk persamaan kecepatan reaksi transesterifikasi minyak kedelai dan metanol menggunakan katalis CaO serta menentukan berat katalis yang dibutuhkan dengan menggunakan persamaan kecepatan reaksi tersebut. Penelitian dilakukan dengan reaksi transesterifikasi minyak kedelai dan metanol dengan katalis CaO dengan variabel bebas perbandingan mol reaktan sedangkan variabel tetap suhu reaksi 60°C, berat katalis 3%(%b/v), waktu reaksi 180 menit. Hasil penelitian mengemukakan metanol teradsorpsi di permukaan katalis dan trigliserida tidak teradsorpsi di permukaan katalis menunjukkan bahwa mekanisme reaksi katalitik yang terjadi adalah mekanisme Eley-Rideal di mana salah satu reaktan teradsorpsi pada permukaan katalis. Bentuk persamaan kecepatan reaksi transesterifikasi minyak kedelai dan metanol menggunakan katalis CaO adalah . Persamaan kecepatan reaksi tersebut digunakan dalam perancangan reaktor, sehingga hubungan antara berat katalis yang diperlukanuntuk konversi trigliserida menjadi biodiesel dan prediksi perhitungan volume reaktor yang digunakan dapat dilakukan.
KARAKTERISASI KATALIS CAO DAN UJI AKTIVITAS PADA KINETIKA REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK KEDELAI Pratigto, Setiarto; Istadi, Istadi; Wardhani, Dyah Hesti
METANA Vol 15, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1178.735 KB) | DOI: 10.14710/metana.v15i2.25106

Abstract

Penelitian ini akan mengkaji kinetika reaksi transesterifikasi minyak kedelai dengan metanol menggunakan katalis CaO dengan parameter rasio mol reaktan terhadap konversi metil ester yang digunakan untuk menentukan persamaan kecepatan reaksi. Katalis CaO digunakan untuk reaksi transesterifikasi karena memiliki kekuatan basa yang tinggi, ramah lingkungan, kelarutan yang rendah dalam metanol. Kinetika reaksi untuk reaktor batch dihitung saat reaksi berlangsung berdasarkan rejim surface area limited yang menentukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk persamaan kecepatan reaksi transesterifikasi minyak kedelai dan metanol menggunakan katalis CaO menurut metode differential reactor. Penelitian dilakukan dengan reaksi transesterifikasi minyak kedelai dan metanol dengan katalis CaO dengan variabel bebas perbandingan mol reaktan. Hasil penelitian mengemukakan metanol teradsorpsi di permukaan katalis dan trigliserida tidak teradsorpsi di permukaan katalis menunjukkan mekanisme reaksi katalitik Eley-Rideal. Persamaan kecepatan reaksi dapat digunakan dalam perancangan reaktor, sehingga hubungan antara konversi trigliserida menjadi biodiesel dengan kebutuhan berat katalis dan volume reaktor yang diperlukan dapat diprediksi. This study will examine the kinetics of the transesterification reaction of soybean oil with methanol using a CaO catalyst with the parameters of the mole ratio of reactants to the conversion of methyl esters used to determine the reaction velocity equation. CaO catalyst is used for transesterification reaction because it has high base strength, environmentally friendly, low solubility in methanol. The reaction kinetics for a batch reactor are calculated when the reaction takes place based on a decisive surface area limited regime. The purpose of this study was to determine the shape of the speed equation for the transesterification of soybean oil and methanol using a CaO catalyst according to the differential reactor method. The research was carried out with the transesterification reaction of soybean oil and methanol with a CaO catalyst with a free variable ratio of reactant moles. The results of the study revealed that methanol adsorbed on the surface of the catalyst and triglycerides not adsorbed on the surface of the catalyst showed an Eley-Rideal catalytic reaction mechanism. The reaction speed equation can be used in reactor design, so the relationship between the conversion of triglycerides to biodiesel with the required catalyst weight and the reactor volume required can be predicted.
EFEK PERUBAHAN KONSENTRASI PADA HIDRASI α-PINENA DARI TERPENTIN DENGAN KATALIS ASAM TRIKLOROASETAT Pratigto, Setiarto; Siadi, Kusoro; Cahyono, Edy
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alfa pinena sebagai komponen utama minyak terpentin dapat ditransformasikan menjadi senyawa derivatnya. Alfa terpineol merupakan senyawa turunan dari α-pinena yang banyak dimanfaatkan sebagai senyawa fragrance, digunakan  dalam kosmetika dekoratif, sampo, sabun dan deterjen. Penelitian ini bertujuan mengubah α-pinena menjadi α-terpineol yang merupakan bahan baku industri parfum dengan menggunakan katalis asam trikloroasetat, yang diharapkan dapat menghasilkan nilai ekonomi. Metode penelitian dengan reaksi hidrasi yaitu mengaduk antara α-pinena, aseton dan aquabides pada temperatur 60 °C. Setelah temperatur tercapai, ditambahkan TCA. Cuplikan diambil pada waktu reaksi 60 menit, 75 menit dan 90 menit. Kemudian hasil reaksi disaring, diperoleh filtrat. Hasil reaksi kemudian diekstraksi dengan diklorometana dan dipisahkan. Selanjutnya dinetralkan dengan larutan Na2CO3, kemudian disaring diperoleh filtrat. Fase organik diambil dan ditambahkan Na2SO4 anhidrat. Setelah itu diuji dengan IR, GC serta GC-MS. Hasil penelitian diperoleh kadar α-pinena sebesar 86,740% dari isolasi minyak terpentin, sedangkan hasil reaksi hidrasi α-pinena menjadi α-terpineol menggunakan katalis asam trikloroasetat diperoleh pada kondisi temperatur 60 °C waktu reaksi 60 menit dengan perbandingan konsentrasi reaktan 3:2 sebesar 52,848%. Karakterisasi IR menunjukkan keberadaan gugus –C-O- dan –OH yang khas menunjukkan bahwa senyawa tersebut adalah senyawa alkohol. Hasil analisis dari spektra massa menunjukkan produk α-terpineol sebagai produk utama.