Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Pendapatan dan Elastisitas Produksi Usaha Ternak Ayam Kampung Pedaging Intensif di Kecamatan Sangatta Utara dan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur Istikomah, Istikomah; Suhadi, Imam; Marhani, Marhani
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 1 Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.097 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pendapatan dan elastisitas produksi usaha ternak ayam kampung secara intensif. Data penelitian diambil cross section produksi di Kecamatan Sangatta Utara dan Bengalon. Metode analisis yang digunakan fungsi produksi Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usaha ternak ayam kampung secara intensif sebesar Rp. 15.495.617/periode atau Rp. 5.165.205/bulan. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan Ŷ= 0,136 + 0,944 log X1 + 0,075 log X2 + 0,105 log X3 -0,141 log X4 + 0,193 log X6 + (Vi-Ui). Berdasarkan nilai Elastisitas produksinya menunjukkan alokasi input perlu ditambah. Melihat nilai RTS sebesar 1,176 usaha ini menguntungkan. Hal ini menunjukkan usaha ini berada pada skala increasing return sehingga masih layak untuk dikembangkan.
Pengaruh Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bunga Anthurium hookeri Muayyana, Siti; Suhadi, Imam; Marhani, Marhani
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.474 KB)

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian pupuk organik vedagro berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 60 hari setelah tanam, diameter batang umur 60 hari setelah tanam, umur berbunga, dan umur panen tanaman cabai rawit tetapi tidak berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan diameter batang umur 20 dan 40 hari setelah tanam, berat buah segar dan berat kering tanaman. Pengaruh pemberian pupuk organik vedagro yang terbaik dihasilkan pada perlakuan 10 gram/polibag sementara pengaruh pemberian pupuk prima organik yang terbaik dihasilkan pada perlakuan 4 gram/liter air tetapi pengaruh pemberian pupuk organik vedagro dan pupuk prima organik tidak memberikan hasil yang baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit.
Efisiensi Ekonomi Sistem Usaha Tani Padi Pada Lahan Sawah Irigasi Teknis Desa Bumi Rapak Kecamatan Kaubun Hamidah, Siti; Suhadi, Imam; Kasim, Hasni
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.69 KB)

Abstract

Penelitian Efisiensi Ekonomi Sistem Usaha Tani Padi dilaksanakan pada Lahan Sawah Irigasi Teknis di Desa Bumi Rapak Kecamatan Kaubun. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil produksi padi sawah, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah serta menganalisa efisiensi ekonominya.Hasil penelitian berupa data Cross Section (Penelitian satu periode), jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 63 petani padi pada lahan sawah irigasi teknis. Alat analisis yang digunakan yaitu regresi dari fungsi Cobb-Douglass yang perhitungannnya menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS17. Efisiensi teknis dan efisiensi harga ditentukan melalui besaran koefisien regresi dari fungsi Cobb-Douglas dan untuk efisiensi ekonomi dapat dilihat dari hasil perkalian antara efisiensi teknis dan efisiensi harga. Jumlah hasil produksi gabah kering perhektar adalah 4058,44 kg/ha. Hubungan penggunaan faktor-faktor produksi dengan produksi padi sawah dinyatakan dalam model fungsi Cobb-Douglass: Y = 1,680 + (0,290LogX31 + 0,099LogX32 + 0,112LogX33) + 0,085LogX4 + 0,058LogX5 + 0,372LogX6. Faktor-faktor yang mempengaruhi Usaha tani padi sawah secara signifikan adalah pupuk (Urea, TSP, NPK), Pestisida dan Bibit sedangkan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah. Nilai retrun to scale usaha tani padi sawah sebesar 1.016, hal ini berarti usaha pada kondisi constan retruns to scale. Hasil uji efisiensi harga bahwa untuk mendapatkan pendapatan maksimal penggunaan tenaga kerja perlu dikurangi sedangkan penggunaan pupuk (Urea, TSP, NPK), Pestisida dan Bibit perlu ditambah. Oleh karena itu untuk mencapai efisiensi ekonomi maka perlu penambahan pupuk (Urea, TSP, NPK), Pestisida dan Bibit serta mengurangi penggunaan tenaga kerja.
Analisis Pendapatan Agroindustri Gula Aren (Arengapinnata Merr) Di Kabupaten Kutai Timur (Studi Kasus Di Desa Peridan Dan Desa Kandolo) Pareallak, Marni; Suhadi, Imam; Ramlah, Ramlah
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.347 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli hingga September 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur biaya agroindustri gula aren, mengetahui besarnya pendapatan pengrajin gula aren , mengetahui variasi bentuk produk olahan gula aren di Desa Peridan dan Desa Kandolo. Lokasi penelitian ditetapkan secara sengaja (purposiv). Hal ini dikarenakan pengrajin gula aren hanya terdapat di kedua desa tersebut, jumlah responden yang digunakan sebanyak  23 orang pengrajin di Desa Peridan  dan 18 orang pengrajin di Desa Kandolo dan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer diambil melalui teknik wawancara kepada pengrajin gula aren sebagai responden dengan menggunakan kuesioner, dan  data sekunder yaitu data yang diperoleh dari perpustakaan, Dinas Perkebunan dan Dinas pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, struktur biaya tetap di Desa Peridan sebesar Rp.  3.026.051 bulan-1 responden-1, biaya Variabel sebesar Rp. 1.617.062 bulan-1 responden-1. Sementara biaya tetap di Desa Kandolo sebesar   Rp. 870.073 bulan-1 responden-1, dan biaya variabel sebesar  Rp. 1.880.056 bulan-1 responden-1. Rata-rata pendapatan bersih di Desa Peridan sebesar Rp.  2.577.259 responden-1 bulan-1,  rata-rata pendapatan bersih di Desa Kandolo sebesar Rp. 3.211.163 responden-1 bulan-1.Jenis variasi produk gula aren di Desa Peridan hanya satu variasi yaitu gula cetak sebesar 808.8 biji responden-1bulan-1,dengan harga jual Rp 8.217biji-1. Sementara jenis variasi produk gula aren di Desa Kandolo memproduksi 3 jenis varian gula aren yaitu gula cetak 471,6 biji responden-1bulan-1dengan harga rata-rata Rp 9.889 biji-1, gula semut produksi sebanyak 600 kg bulan-1 responden-1dengan harga jual rata-rata Rp 40.000 kg-1dan jahe instan produksi sebanyak 900 kg -1bulan responden-1dengan harga jual rata-rata Rp 100.000kg-1.
Efektivitas Kemitraan Inti Plasma Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus Pada Petani Plasma Pt Gunta Samba Kecamatan Kongbeng) Ala, Kennedi; Juraemi, Juraemi; Suhadi, Imam
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.921 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bulan Februari hingga Juli 2014. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan pelaksanaan kemitraan sesuai kesepakatan kemitraan usaha perkebunan kelapa sawit inti dengan petani plasma di Kecamatan Kongbeng; menganalisis efektivitas kemitraan antara perusahaan inti dan petani plasma terhadap tingkat kepuasan petani plasma di PT Gunta Samba Kecamatan Kongbeng; menganalisis korelasi antara tingkat pendapatan petani plasma dari usaha perkebunan kelapa sawit dengan tingkat kepuasan petani plasma terhadap pelaksanaan kemitraan perkebunan kelapa sawit di PT Gunta Samba Kecamatan Kongbeng. Jumlah populasi dalam penilitian ini sebanyak 645 orang, yaitu semua anggota koperasi petani plasma sawit PT Gunta samba. Jumlah sampel dari populasi yang diambil sebagai responden sebanyak 42 orang dengan tingkat presisi sebesar 15%. Teknis pengambilan sampel menggunakan random sampling. Hasil penelitian terhadap efektivitas kemitraan inti plasma perkebunan sawit dengan studi kasus pada petani plasma PT Gunta Samba di Kecamatan Kongbeng, beberapa instrumen dimensi program kerjasama kemitraan inti plasma sawit, pelaksanaannya masih dinilai rendah oleh petani plasma sawit. Instrumen-instrumen tersebut adalah perjanjian kemitraan dengan perusahaan (instrumen 3); penyampaian salinan surat perjanjian oleh koperasi (instrumen 4); pelaporan hasil penjualan TBS (instrumen 6); pelaporan hasil produksi TBS (instrumen 9); potongan-potongan koperasi (instrumen 11); dan pembinaan oleh perusahaan (instrumen 13). Sedangkan 1 instrumen yang dinilai oleh petani plasma tidak memuaskan yaitu keikutsertaan petani plasma dalam pengelolaan lahan plasma (instrumen 5). Secara keseluruhan, petani plasma sawit cukup puas terhadap instrumen-instrumen pelaksanaan program kemitraan inti plasma perkebunan sawit. Hal ini diketahui berdasarkan angka rata-rata tingkat kepuasan petani plasma yang sebesar 77%, dimana nilai tersebut berada pada jenjang kriteria memuaskan. Program kemitraan inti plasma perkebunan sawit tidak memiliki hubungan keterkaitan yang signifikan terhadap kepuasan dan peningkatan pendapatan petani plasma sawit dari hasil TBS kebun plasmanya.
HUKUM DAN KEKUASAAN Suhadi, Imam
Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Vol 3, No 6 (1996)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/iustum.vol3.iss6.art5

Abstract

Pasang-surut hubungan antara hukum dan kekuasaan dalam perjalanan negeri ini telah menunjukkan menguatnya salah satu aspek dan melemahnya aspek lainnya, sangat terpengaruh oleh pemerintah negara. Maka suatu ketegasan sikap perlu ditempuh, ialah bahwa apabila ada "pergolakan" antara hukum dan kekuasaan, maka seharusnya hukum lah yang dimenangkan, demikian terungkap dari tulisan Imam Suhadi berikut ini.