Articles

Found 15 Documents
Search

POLA PERILAKU KOMUNIKASI MASYARAKAT DI KAWASAN ADAT AMMATOA KAJANG Rahmayani, Eva; Nadjib, Muhammad; Kahar, Kahar
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah; (1) untuk mengetahui Pola perilaku komunikasi masyarakat di Kawasan Adat Ammatoa Kajang; (2) untuk mengetahui sarana yang digunakan oleh masyarakat di Kawasan Adat Ammatoa dalam berkomunikasi. Penelitian ini dilaksanakan di Kawasan Adat Ammatoa, Kajang. Informan penelitian ini adalah pemimpin adat, dua pemangku adat dan salah satu masyarakat Kawasan Adat Ammatoa Kajang. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Tipe penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, dan data sekundernya dikumpulkan melalui hasil studi pustaka yang terkait dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola perilaku komunikasi masyarakat di Kawasan Adat Ammatoa Kajang terjadi secara verbal maupun nonverbal dengan sesama masyarakat serta dengan Tuhan dan alam. Komunikasi verbal maupun nonverbal yang terjadi dalam masyarakat mencerminkan bagaimana mereka masih sangat menjaga kelestarian adat mereka dengan bahasa, cara berkomunikasi dan simbol-simbol yang mereka gunakan, serta hubungan komunikasi mereka dengan Tuhan dan Alam. Sarana komunikasi yang mereka gunakan juga menunjukkan bagaimana mereka begitu menghargai leluhur mereka.
HUBUNGAN ANTARA MENONTON IKLAN PARTAI PERINDO DI TELEVISI DAN POPULARITAS PARTAI PERINDO DI KALANGAN MAHASISWA UNHAS Andarwati, Andarwati; Kahar, Kahar; Mursalim, Mursalim
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui adakah hubungan antara Menonton Iklan Partai Perindo di Televisi dan Popularitas Partai Perindo dikalangan Mahasiswa Unhas. (2) mengetahui Faktor yang Mempengaruhi Popularitas Partai Perindo dikalangan Mahasiswa Unhas. Penelitian ini dilakukan di Universitas Hasanuddin. Tipe penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan penulisan secara deskriptif, yaitu menggambarkan atau menjelaskan objek penelitian berdasarkan data dari jawaban responden yang diperoleh melalui kuesioner penelitian. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 342 responden. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner penelitian dan data sekunder dikumpulkan melalui studi pustaka, serta situs internet yang relevan dengan fokus penelitian. Data yang dikumpulkan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi, tabel silang, uji chi-square, dan koefisien kontingensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Bedasarkan hasil tabel silang, uji chi square dan koefisien kontingensi antara tingkat menonton iklan partai Perindo di televisi (X) dan tingkat popularitas partai Perindo di kalangan mahasiswa Unhas (Y) menunjukkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima atau dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat menonton iklan partai Perindo di televisi dan popuaritas partai Perindo di kalangan mahasiswa Unhas. Hubungan antara kedua variabel tersebut rendah tapi pasti. (2) Sebanyak 52,0% (178 responden) menjawab setuju bahwa faktor yang mempengaruhi popularitas partai perindo di kalangan mahasiswa Unhas adalah karena iklannya yang menarik.
Pengaruh Jumlah Katup Hisap dan Katup Buang Terhadap Kinerja Pompa Hidram Kahar, Kahar
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pengujian variasi jumlah katup terhadap kinerja pompa hidram, mengetahui debit air yang dihasilkan pada pompa hidram. Penelitian ini dilaksanakan  pada  bulan  April sampai Juni 2016. Data-data  yang   diperoleh melalui   pengujian alat akan dianalisis dengan menggunakan rumus-rumus empiris yang mendukung proses  pengolahan data. Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa  efisiensi  pompa  hidram pada jumlah katup 1 buah sebesar 6,0000725%, jumlah katup 2 buah 10,20 %, dan jumlah katup 3 buah 16,0003525 %.  Kapasitas  pemompaan  pada  jumlah katup 1  buah 9,2083.10-6   m3/s, jumlah katup 2  buah 1,25833.10-5m3/s, dan jumlah katup 3  buah 2,35416.10-5 m3/s. Kapasitas limbah   pada jumlah katup 1 buah 7,25.10-5   m3/s, jumlah katup 2  buah 9,41667.10-5m3/s, dan jumlah katup 3 buah 1,175.10-4m3/s. Kapasitas total pada jumlah katup 1  buah 9,09166.10-5m3/s,  jumlah katup 2 buah 1,319167.104  m3/s,  dan  jumlah katup 3  buah   2,116665.10-4  m3/s.
Kajian Jenis Dan Konsentrasi Bahan Pengikat Keripik Mandai Azizatin, Asmaul; Kahar, Kahar; Aryanto, Dhani
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan pengikat berupa tepung tapioka dan tepung sagu dengan konsentrasi yang berbeda terhadap kadar air keripik mandai serta mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap produk keripik mandai. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola tersarang (Nested Design) dengan menggunakan dua faktor yaitu faktor konsentrasi tepung 10%, 20%, 30% dan 40% yang tersarang dalam faktor utama yaitu jenis tepung tapioka dan tepung sagu. Hasil penelitian nilai kadar air terbaik terdapat pada keripik mandai menggunakan tepung tapioka konsentrasi 30% sebesar 6,64%. Hasil perhitungan Anova didapatkan hasil bahwa Fhitung < Ftabel pada taraf 5%. Hal ini menunjukan bahwa konsentrasi tepung tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air keripik mandai, jenis tepung berpengaruh nyata terhadap kadar air pada keripik mandai. Pengujian organoleptik meliputi : rasa, aroma, warna, tekstur keripik mandai, hasil uji oraganoleptik rasa diperoleh hasil 4,68 (cenderung agak menyukai),  aroma 4,24 (cenderung netral), warna 4,72 (cenderung agak menyukai), dan sebesar 4,84 (cenderung agak menyukai). Hasil penelitian terbaik menggunakan metode Index efektivitas diperoleh pada perlakuan S2P1 sebesar 0,99.
Desain Reaktor Aluminium Foil Gas Hidrogen Sebagai Sumber Energi Alternatif Kahar, Kahar
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuanmendesain reaktor aluminium foil gas hidrogen, mengetahui tekanan maksimum reaktor aluminium foil dan jumlah gas hidrogen yang dihasilkan dari limbah plastik berbahan aluminium foil melalui proses kimiawi dengan menggunakan katalis KOH.Reaktor aluminium foil merupakan alat yang dapat digunakan untuk menghasilkan gas hidrogen dari limbah aluminium foil melalui proses kimiawi. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14 April-29 Mei 2015 di SekolahTinggiPertanianKutaiTimur.Parameter pengambilan data dalam penelitian ini yaitu waktu reaksi, tekanan gas hidrogen, jumlah gas hidrogen yang dihasilkan dantemperatur dari reaktor aluminium foil. Tekanan maksimum hasil reaksi pada pengujian alat adalah 402,4KPa, tekanan ini masih dibawah tekanan maksimum yang diizinkan pada alat yaitu sebesar 1350 KPa. Jumlah gas hidrogenyang dihasilkan dari massa aluminium foil 30, 60, 90 gram dan massa KOH 20, 40,60 gram menghasilkan gas hidrogen sebanyak 1,59 gram, 2,51 gram, dan 3,83 gram. Gas hidrogen yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif atau pengganti gas yang dihasilkan dari energi fosil untuk kompor ramah lingkungan. Keunggulannya yaitu suhu apinya lebih besar dibandingkan dengan suhu api yang menggunakan energi fosil,  kelemahannya yaitu warna api tidak terlihat sehingga susah untuk mendeteksi atau mengetahui apakah apinya dalam keadaan nyala atau padam.
Analisis Kinerja Digester Biogas Sampah Organik Azzarah, Fatimah; Kahar, Kahar; Kasim, Hasni
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan penduduk Sangatta yang semakin meningkat dari tahun ke tahun menyebabkan kebutuhan bahan bakar meningkat. Pemanfaatan bahan yang tersedia disekitar dapat digunakan salah satunya dengan membuat biogas dari campuran sampah rumah tangga dan kotoran sapi. Perlu adanya pemanfaatan biogas sebagai bahan alternatif untuk membuat alat biogas sederhana. Digester biogas dibuat dengan menggunakan bahan dan alat yang terdapat di sekitar. Penelitian ini dilakukan di desa Kabo Jaya, Sangatta Utara. Tujuan dilakukannya penelitian untuk mengetahui kinerja digester biogas berbahan plastik HDPE menggunakan bahan campuran sampah organik, kotoran sapi, dan air dengan perbandingan 2 : 1 : 3 (40 kg : 20 kg : 60 kg) yang difermentasi dalam waktu 30 hari, serta untuk mengetahui efisiensi digester dengan melihat perbandingan produksi gas yang dihasilkan pada digester dengan penelitian sebelumnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian rekayasa. Penelitian ini menghasilkan efisiensi digester sebesar 4,2 %, hal ini disebabkan karena digester tidak dilapisi lapisan hitam sehingga kondisi dalam digester tidak gelap menyebabkan kemampuan bakteri untuk mencerna bahan berkurang. Peletakan digester juga mempengaruhi kestabilan keberhasilan proses fermentasi. Suhu rata-rata yang dihasilkan 29,9°C menunjukkan suhu yang dicapai belum optimal. Tekanan rata-rata perhari yang diperoleh adalah 193 Pa. Biogas campuran yang dihasilkan sebesar 0,46 kg.
Pengaruh Jenis Kemasan Terhadap Lama Penyimpanan Inti Sawit ”Kernel” Elaeis (guneensis Jacq.) Mardiana, Mardiana; Kahar, Kahar; Aryanto, Dhani
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui lama penyimpanan yang tebaik pada masing-masing jenis kemasan yaitu karung goni (A1), karung woven (A2), karung goni lapis plastik (A3) dan karung woven lapis plastik (A4), dengan menggunakan 2 (dua) Faktor yaitu kemasan dan lama penyimpanan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis regresi korelasi (linear dan quadratik) dengan persamaan Y’1 = a+bx. Kemasan merupakan salah satu cara untuk melindungi atau mengawetkan produk dari pengaruh oksidasi dan mencegah terjadinya kontaminasi dengan udara luar. Kemasan Goni (A1), dengan lama penyimpanan 51,5 hari dengan kandungan kadar air 8,00%, dan asam lemak bebas (FFA) 2,85%,  Kemasan Woven (A2), dengan lama penyimpanan 67,4 hari kandungan kadar air 8,00%, asam lemak bebas (FFA) 2,78%, Kemasan Goni Lapis Plastik (A3), dengan lama penyimpanan 68,4 hari kandungan kadar air 8,00%, Asam Lemak Bebas atau (FFA) 2,00%, Kemasan Woven Lapis Plastik (A4), dengan lama penyimpanan 73 hari kandungan kadar air 8,00%, asam lemak bebas (FFA) 1,85%. Keasan yang terbaik baik untuk penyimpan kernel adalah jenis kemasan karung woven lapis plastik (A4), dengan lama penyimpanan 73 hari serta  kandungan kadar air 8,00%  dan FFA 1,85% sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI).
Analisis Kinerja Pemanas Air Tenaga Surya Dengan Reflector Linear Parabolic Concentrating Rahman, Safiatur; Kahar, Kahar; Rusdi, Muhammad
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui energi berguna dari kolektor, besarnya kalor yang termanfaatkan didalam tangki dan mengetahui besarnya efisiensi kolektor dalam memanfaatkan energi matahari. Reflector Linear    Parabolic Concentrating merupakan alat untuk mengumpulkan dan memantulkan secara terfokous energi matahari pada absorber. Metode pengambilan data pada penelitian ini adalah mengambil data langsung: intensitas radiasi matahari, temperatur fluida dalam tangki, temperatur raflektor, temperatur absorber, kecepatan angin dan temperatur lingkungan. Hasil dari pengolahan data diperoleh besarnya energi berguna dari reflektor parabolik sebesar  474.65 W. Energi yang tersimpan di dalm tangki maksimum 440.87 W,  Efisiensi sesaat reflektor linear parabolic Concentrating yaitu 16,23 % -  47,01 %.
Pertumbuhan dan Produksi Empat Varietas Kacang dengan Pemberian Paclobutrazol dan Kapur Dolomit Kahar, Kahar
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan dan produksi empat varietas kacang tanah terhadap pemberian paclobutrazol dan kapur dolomit. Penelitian disusun dengan menggunakan metode rancangan Petak-petak terbagi (RPPT). Petak utama adalah Kapur dolomit. terdiri atas 2 perlakuan yaitu tanpa kapur dolomit dan kapur dolomit dengan dosis 0,5 ton ha-1, anak petak adalah varietas terdiri dari 4 varietas yaitu Varietas Kancil, Jerapah, Sima dan Domba, anak-anak petak adalah paclobutrazol terdiri atas 3 perlakuan yaitu tanpa paclobutrazol, dan paclobutrazol dengan dosis 3 mL L-1  dan dosis 6 mL L-1. Hasil penelitian menunjukkan varietas Jerapah menghasilkan rata-rata bobot 100 biji tertinggi (46,84 g), rata-rata rasio kulit-biji terendah (0,3199), rata-rata bobot polong kering per petak tertinggi (2,27 kg petak-1), dan rata-rata produksi polong kering per hektar tertinggi ( 1,89 ton ha-1). Pemberian paclobutrazol dosis 6 mL L-1 mampu menekan pertumbuhan tinggi tanaman kacang tanah dan ruas tanaman terpendek (5,70 cm), rata-rata umur panen tercepat (114, 50 hari), jumlah polong berisi penuh terbanyak (59,21 buah), rata-rata indeks panen tertinggi (43,60%), rata-rata umur berbunga tercepat (27,17 hari) dan total polong terbanyak (95, 54 buah). Pemberian kapur dolomit menghasilkan rata-rata indeks panen tertinggi (43,87%), rata-rata bobot polong kering per petak 1,78 kg petak-1, rata-rata stomata terbanyak (33,00 buah), umur panen tercepat (111,11 hari) pada varietas Kancil dan rata-rata bobot 100 biji tanaman terberat (46,84 g) pada varietas Jerapah. Pemberian kapur dolomit 0,5 ton ha-1 dengan paclobutrazol 6 mL  L-1 menghasilkan rata-rata LTR tanaman tertinggi (0,0660 g hari-1 umur 9 MST-12 MST dan 0,0625 g hari-1 umur 15 MST-saat panen).
AKTIVITAS PROMOSI TORAJA DESTINATION MANAGEMENT ORGANIZATION (DMO) DALAM MEMPROMOSIKAN OBJEK WISATA DI TORAJA Rahmi, Sri Nur; Kahar, Kahar; Karnay, Sudirman
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the promotional activities and the factors that affect Toraja Destination Management Organization (DMO) in promoting the attractions in Toraja. This study uses qualitative descriptive analysis. Data collection methods used were interviews, observation and documentation. The results showed that the Toraja Destination Management Organization (DMO) can not be separated from the promotion mix. The five forms of promotion mix, not all do. Forms of promotion mix done of personal selling, advertising, public relations, and direct marketing, while the use of a variety of intensive not do. Additionally, Toraja Destination Management Organization (DMO) has moved towards the process of Integrated Marketing Communications Integrated Marketing Communication or that include the coordination efforts of the various elements of promotional and other marketing activities. Meanwhile, a supporting factor comes from two aspects, internal and external, internal refers to the performance and creativity as well as measures of innovative Toraja Destination Management Organization (DMO), while factors external support in the form of support from other parties who deal directly in the world of tourism , While inhibiting factor is the gap between the readiness of tourism development with incessant promotion that has been done is not effective.