Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN PENILAIAN HASIL BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU Kartini, Harti; Yuniawatika, Yuniawatika; Bintartik, Lilik; Winahyu, Sri Estu
ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1795.293 KB)

Abstract

Abstract: Implementation of learning result assessment training was given to Blitar elementary school teachers because based on initial study conducted with some elementary school teachers in Blitar City revealed that they generally have difficulties in understanding the assessment in Curriculum 2013. In addition, the assessment result is not utilized optimal for feedback and for improvement of learning process. The lack of understanding is due to the socialization of the Curriculum 2013 has not reached them. The results of the activities show the teachers of Blitar Elementary School get knowledge insight, understanding the concept of assessment, and skillfully devise an assessment instrument to measure the competence of spiritual attitude, social attitude, knowledge and skill according to the assessment guide on Curriculum 2013.Keywords: assessment of learning outcomes, teacher professional competenceAbstrak: Pelaksanaan pelatihan penilaian hasil belajar diberikan kepada guru-guru SD Kota Blitar karena berdasarkan hasil studi awal yang dilakukan dengan beberapa guru SD di Kota Blitar terungkap bahwa mereka pada umumnya mengalami kesulitan dalam memahami penilaian dalam Kurikulum 2013. Selain itu hasil penilaian kurang dimanfaatkan secara optimal untuk umpan balik dan untuk perbaikan proses pembelajaran. Kurangnya pemahaman tersebut disebabkan karena sosialisasi Kurikulum 2013 belum menjangkau mereka. Hasil kegiatan menunjukkan guru-guru SD Kota Blitar mendapatkan wawasan pengetahuan, pemahaman konsep penilaian, dan terampil menyusun instrumen penilaian untuk mengukur kompetensi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan sesuai panduan penilaian pada Kurikulum 2013.Kata kunci: penilaian hasil belajar, kompetensi profesional guru
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK SCIENTIFIC DENGAN PEMBELAJARAN KARAKTER TERINTEGRASI Yuniawatika, Yuniawatika; Akbar, Sa’dun; Nuraini, Ni Luh Sakinah
ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1445.968 KB)

Abstract

Abstract: A preliminary study conducted at Public Elementary School Bareng IV Malang (SD Negeri Bareng 4 Malang), found the fact that teachers at SD Negeri Bareng IV Malang have not so well understood the demands of learning in the Curriculum 2013 which requires that the Scientific approach be implemented with integrated character learning. On the other hand, they are required to be able to develop lesson plan (RPP) with Scientific approach. Lack of understanding is caused because the Socialization of Curriculum 2013 has not reached them. They also have not yet mastered the principles of integrated thematic learning and how to integrate the education and character education in it. As a result, they are not yet aware of how to design learning with Scientific approach with integrated character learning in it. Assistance of Preparing RPP Scientific Approach with Integrated Character Learning is done with the aim that teachers in Primary School understand how to develop RPP with Scientific Approach with Learning Character Integration and able to arrange it well.Keywords: lesson plan, thematic, scientific, learning integrated charactersAbstrak: Studi awal yang dilakukan di SD Negeri Bareng IV, ditemukan fakta bahwa guru-guru di SD Negeri Bareng 4 Malang belum begitu memahami dengan baik tuntutan pembelajaran pada Kurikulum 2013 yang menuntut agar diimplementasikan pendekatan Scientificdenganpembelajaran karakter terintegrasi. Di sisi lain, mereka dituntut untuk bisa mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan pendekatan Scientific.Kurangnya pemahaman tersebut disebabkan karena Sosialisasi Kurikulum 2013 belum menjangkau mereka. Mereka juga belum begitu menguasai prinsip-prinsip pembelajaran tematik terpadu dan bagaimana mengntegrasikan pendidikan dan pembelajaran karakter di dalamnya. Akibatnya, mereka belum baham bagaimana merancang pembelajaran dengan pendekatan Scientific dengan pembelajaran karakter terintegrasi di dalamnya. Pendampingan Penyusunan RPP Berpendekatan Scientific dengan Pembelajaran Karakter Terintegrasi ini dilakukan dengan tujuan agar guru-guru di Sekolah Dasar memahami bagaimana menyusun RPP dengan Pendekatan Scientific dengan Integrasi Pembelajaran Karakter dan mampu menyusunnya dengan baik.Kata kunci: rencana pelaksanaan pembelajaran, tematik, scientific, pembelajaran karakter terintegrasi
KESALAHAN SISWA PADA OPERASI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN DI KELAS VI SEKOLAH DASAR Nuraini, Ni Luh Sakinah; Suhartono, Suhartono; Yuniawatika, Yuniawatika
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 25 Nomor 2 November 2016
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.84 KB) | DOI: 10.17977/um009v25i22016p168

Abstract

Abstract: The aimed of this research is to describe the mistakes of the students grade VI in elemetary school that is related to addition and subtraction fraction operation and the causal factors. This research used explanatory design. the data is in the form of test. The result of this research indicated that 61% students do mistakes in addition fraction operation and 63,3% students do mistakes in subtraction fraction operation. The mistakes consist of misprochedure, misconception, misinterpretation of the directions, careless, wrong implementation, and unstudied. According to those datum, the result of discussion can be summed up that the mistakes of the students in addition fraction operation reach 61% and subtraction fraction operation reach 63,3%.Keyword: students’ mistakes, addition, subtraction, fractions.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan siswa kelas VI SD terkait dengan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan serta faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan rancangan explanatory design. Data berupa hasil tes. Hasil penelitian ini, ditemukan bahwa 61% siswa mengalami kesalahan pada operasi penjumlahan pecahan dan 63,3% siswa pada operasi pengurangan pecahan. Kesalahan siswa meliputi kesalahan prosedur, kesalahan konsep, kesalahan dalam menyalahartikan petunjuk, kesalahan karena kecerobohan, kesalahan aplikasi, dan kesalahan belajar. Berdasarkan paparan data hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kesalahan siswa pada operasi penjumlahan pecahan mencapai 61% dan pada operasi pengurangan pecahan mencapai 63,3%.Kata kunci: kesalahan siswa, penjumlahan, pengurangan, pecahan.
Pengaruh Pembelajaran Strategi REACT terhadap Peningkatan Kemampuan Mahasiswa PGSD tentang Koneksi Matematis Yuniawatika, Yuniawatika; Nuraeni, Ni Luh Sakinah
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.189 KB)

Abstract

Abstract: Effects of Learning Strategies Against REACT Upgrades PGSD Students On Mathematical Connections. This study aims to examine in depth about the increasing ability of students through learning mathematical connection with REACT strategy. This research used a quasi-experimental design with control pre-test and post-test. The subjects of this study were students at the UM PGSD odd semester 2015/2016. Results from the study showed that the increase in the ability of the mathematical connection that gets students learning mathematics through REACT strategy is better than the improvement of the ability to connect students who receive conventional learning.Abstrak: Pengaruh Pembelajaran Strategi REACT terhadap Peningkatan Kemampuan Mahasiswa PGSD tentang Koneksi Matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai peningkatan kemampuan koneksi matematis mahasiswa melalui pembelajaran dengan strategi REACT. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain kontrol pre-test dan post-test. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa PGSD UM pada semester ganjil 2015/2016. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa peningkatan kemampuan koneksi matematis mahasiswa yang mendapat pembelajaran matematika melalui strategi REACT lebih baik dibandingkan dengan peningkatan kemampuan koneksi mahasiswa yang mendapat pembelajaran konvensional.
PERKEMBANGAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) DI LPTK BANDUNG RAYA Yuniawatika, Yuniawatika; Yuspriyati, Devi Nurul; Sani, Ibrahim; Febriyanti, Febriyanti
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.972 KB)

Abstract

Abstrak Matematika sangat penting untuk menumbuhkembangkan kemampuan berpikir siswa serta menanamkan pendidikan karakter pada diri siswa sehingga dengan kemampuan itu diharapkan peserta didik mampu bertahan hidup dalam keadaan yang tidak pasti dan kompetitif. Namun sampai saat ini sebagian besar siswa tidak menyukai dan bahkan benci dengan matematika karena mereka merasa matematika adalah sesuatu yang membosankan dan menakutkan. terdapat bukti dengan masalah umum matematika seperti rendahnya rata-rata NEM nasional, rendahnya daya saing di ajang internasional serta rendahnya minat belajar matematika. Banyak upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pakar pendidikan matematika di Indonesia bahkan di negara-negara maju pun melakukan banyak inovasi-inovasi pendidikan khususnya pada matematika. Indonesia sendiri tengah dipopulerkan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia atau disingkat PMRI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang akan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari subjek yang diamati. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan metode observasi, metode angket, metode wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bahwa Perkembangan PMRI di Jawa Barat khususnya Bandung Barat belum berkembang maksimal sesuai yang diharapkan pada saat pertama kali PMRI dikenalkan di Indonesia. Hal ini dapat dilihat hanya beberapa yang menerapkan PMRI itu sendiri di sekolah. Pada saat sekarang ini LPTK-LPTK sudah mulai jarang mengadakan pelatihan/workshop, seminar dan juga penelitian yang bertemakan PMRI. Kemudian ditunjang juga bahwa kurang adanya dukungan dari pemerintah mengenai PMRI. Sehingga, PMRI dalam perkembangannya belum menyebar secara menyeluruh di Bandung Raya. Abstract Math is very important to develop students thinking skills and instill character education on students with abilities so that learners are expected to survive in an uncertain and competitive . However, to date most of the students do not like and even hate math because math is something they feel boring and intimidating . there is evidence of the general mathematical problems such as low national average NEM , low competitiveness in the international arena as well as the lack of interest in learning mathematics . Many efforts have been made by experts of mathematics education in Indonesia, even in developed countries also do a lot of innovations in education, especially in mathematics . Indonesia is in the midst popularized Realistic Mathematics Education Indonesia or abbreviated PMRI. The method used in this study is a qualitative research method that will generate descriptive data in the form of words written or spoken of the subject being observed. Data collection techniques used is to use the method of observation , questionnaire , interview, and documentation . The results of this study that PMRI Developments in West Bandung West Java has not been fully developed as expected when first introduced in Indonesia PMRI . It can be seen that only a few PMRI apply themselves in school . At this present time LPTKs - LPTK already begun rarely held pelatiha / workshops , seminars and study also the theme PMRI . Then also supported that the lack of support from the government regarding PMRI . Thus, PMRI in its development as a whole has not spread in Bandung Raya .
KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIK MAHASISWA PGSD DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER Yuniawatika, Yuniawatika
EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 10, No 2: Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v10i2.10872

Abstract

Abstract:. The ability of connections is a capability that students need to possess because it will help master the understanding of concepts and help in solving problems through interrelationships between mathematical concepts, interdisciplinary, and with everyday life. This study aims to determine differences in mathematical connection ability of male and female PGSD students. This research is a research with quantitative approach type of comparative research. The data collection is done by giving the students the ability to test mathematical connection in the form of essay that has been valid and reliable. The total number of students who worked on connection ability test were 63 male and female students who had taken basic mathematics, basic arithmetic, and measurement geometry. The result of the research shows that there is difference of problem solving ability of mathematic problem of PGSD student from gender difference. This means that the mathematical connection ability of male and female PGSD students is different. Abstrak: Kemampuan koneksi merupakan kemampuan yang perlu dimiliki oleh mahasiswa karena akan membantu penguasaan pemahaman konsep dan membantu dalam menyelesaikan masalah melalui keterkaitan antar konsep matematika, antar disiplin ilmu, dan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan koneksi matematik mahasiswa PGSD laki-laki dan perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif tipe penelitian komparatif. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan mahasiswa tes kemampuan koneksi matematik berbentuk essay yang telah valid dan reliabel. Total mahasiswa yang mengerjakan tes kemampuan koneksi adalah 63 mahasiswa laki-laki dan perempuan yang telah mengambil mata kuliah matematika dasar, aritmetika dasar, dan geometri pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematik mahasiswa PGSD ditinjau dari perbedaan gender. Artinya kemampuan koneksi matematik mahasiswa PGSD laki-laki dan perempuan berbeda.
“KNOWING YOUR BODY WELL” MENGGUNAKAN MEDIA MONOPOLI SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN DIRI Prasetyo, Boby Agil; Jannah, Izza Lu?lu?ul; Kiswanto, Tyas Ayu Putri; Yuniawatika, Yuniawatika
Jurnal KARINOV Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v3i1p49-52

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah tentang pengenalan anggota tubuh dan bagian-bagian yang perlu dijaga lewat media monopoli. Pemberian pengetahuan tentang anatomi tubuh, kesehatan seksual, fungsi organ reproduksi sangat dibutuhkan anak-anak, lebih tepatnya pada masa menyongsong pubertas. Karena pubertas, bagian tubuh seksual siswa mulai tumbuh. Hal itu menyebabkan risiko kekerasan seksual meningkat. Pemberdayaan guru untuk memberi penyuluhan tentang menjaga bagian tubuh seksual pada siswa sangat diperlukan sebagai langkah antisipatif untuk meminimalisir peluang terjadinya kekerasan seksual. Pemilihanmetode tepat diperlukan agar materi yang akan disampaikan dapat terintegrasi secara optimal. Maka dari itu kreativitas dan penguasaan dalam media pembelajaran sangat dibutuhkan dimana dalam program kali ini menggunakan game monopoli. Mekanisme dari pelaksanaan kegiatan program dibagi dalam beberapa tahap, (1) tahap persiapan, pengorganisasian, (2) survey, (3) pelaksanaan, dan (4) tahap evaluasi kegiatan program. Hasil dari program kerja ini adalah meningkatnya pengetahuan baik dari para staff pengajar lewat macam media pembelajaran inovatif maupun bagi para siswa terutama terhadap materi yang disampaikan terkait knowing your body well, antusiasme dan keaktifan peserta sebagai bentuk ketertarikan terhadap program, terciptanya media pembelajaran monopoli itu sendiri, dan publikasi pada media massa.  Kata kunci? Media Belajar, Menjaga Diri, Monopoli. Abstract The purpose of this program aims to introduction of limbs and parts that need to be maintained through monopoly media. Giving knowledge about the anatomy of the body, sexual health, the function of the reproductive organs is needed by children, more precisely during the period of puberty. Because of puberty, parts of a student's sexual body begin to grow. That causes the risk of sexual violence to increase. Empowering teachers to provide counseling about maintaining sexual body parts for students is needed as an anticipatory step to minimize opportunities for sexual violence. The selection of the right method is needed so that the material to be delivered can be optimally integrated. Therefore creativity and mastery in learning media are needed where in this program uses monopoly games. The mechanism of implementing program activities is divided into several stages, (1) the preparation, organizing, (2) surveys, (3) implementation, and (4) evaluation of program activities. The result of this work program is an increase in knowledge both from teaching staff through a variety of innovative learning media and for students, especially to the material delivered related to knowing your body well, enthusiasm and activeness of participants as a form of interest in the program, the creation of monopolistic learning media itself, and publication in mass media. Keywords? Learning Media, Guarding Yourself, Monopoly
ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN AJAR BOOKLET BANGUN DATAR DAN SIFAT-SIFATNYA UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH Rohmah, Siti Nur; Yuniawatika, Yuniawatika; Madyono, Suhel
Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 12, No 2 (2020): Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mad.v12i2.8927

Abstract

This study aims to present the results of a needs analysis teaching material booklet flat build and its characteristics in class III B MI Qomarul Hidayah Trenggalek students. This research is descriptive research. The data were obtained from interviews with class III B MI Qomarul Hidayah Trenggalek teachers, the results of the documentation, and the results of a needs analysis questionnaire filling by 15 students of class III B MI Qomarul Hidayah Trenggalek in 2019/2020 academic year. From the results of a needs analysis questionnaire, it was obtained that students in class III B MI Qomarul Hidayah Trenggalek 86,7% needed teaching materials that had practical size, 93,3% needed additional learning resources about flat build and its characteristics more complete material, 93,3% needed practice exercises to measure understanding of the material flat build and its characteristics, 93,3% needed teaching materials that could be used for independent learning, and 100% agreed if booklet flat build and its characteristics were developed. It can be concluded that students of class III B MI Qomarul Hidayah Trenggalek agreed if booklet flat build and its characteristics were developed. The booklet developed was adjusted to the results of interviews with class III B MI Qomarul Hidayah Trenggalek teachers, the results of the documentation, as well as the results of filling the needs analysis questionnaire of students class III B MI Qomarul Hidayah Trenggalek namely: having a practical size, more complete material, there were exercises, and can be used for independent learning
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI PERKALIAN DAN PEMBAGIAN BILANGAN PECAHAN MELALUI MODEL QUANTUM LEARNING TIPE TANDUR Sugiati, Iis; Zainuddin, M.; Yuniawatika, Yuniawatika
Wahana Sekolah Dasar Vol 27, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.309 KB)

Abstract

This study discusses the improvement of multiplication learning outcomes and fractional division through the model of Quantum Learning type TANDUR class V SDN Babadan 01 Kabupaten Blitar. This study uses a classroom action research method . In cycle I the average value of teacher activity is 81.82% and in cycle II there is an increase to 100%. The value of student activity in the first cycle was 79.62% and in cycle II the student activity increased to 92.93%. Meanwhile, the average value of student learning outcomes on pratindakan is 70 with 36.5% complete classical learning. In the first cycle the average value of student learning outcomes rose to 78.02 with the completeness of classical learning 67.24%, and on the second cycle average student learning outcomes to 90.52% with the classical learning completeness of 98.38%. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar materi perkalian dan pembagian bilangan pecahan melalui model Quantum Learning tipe TANDUR kelas V SDN Babadan 01 Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Pada siklus I nilai rata-rata aktivitas guru sebesar 81,82% dan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 100%. Nilai aktivitas siswa pada siklus I diperoleh 79,62% dan pada siklus II aktivitas siswa meningkat menjadi 92,93%. Sementara itu nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pratindakan adalah 70 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 37,5%. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa naik menjadi 78,02 dengan ketuntasan belajar klasikal 67,24%, dan pada siklus II rata-rata nilai hasil belajar siswa menjadi 90,52.% dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 98,38%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa model quantum learning tipe tandur dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian dan pembagian bilangan pecahan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar materi perkalian dan pembagian bilangan pecahan melalui model Quantum Learning tipe TANDUR kelas V SDN Babadan 01 Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Pada siklus I nilai rata-rata aktivitas guru sebesar 81,82% dan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 100%. Nilai aktivitas siswa pada siklus I diperoleh 79,62% dan pada siklus II aktivitas siswa meningkat menjadi 92,93%. Sementara itu nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pratindakan adalah 70 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 37,5%. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa naik menjadi 78,02 dengan ketuntasan belajar klasikal 67,24%, dan pada siklus II rata-rata nilai hasil belajar siswa menjadi 90,52.% dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 98,38%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa model quantum learning tipe tandur dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
ANALISIS PELAKSANAAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS KURIKULUM 2013 PADA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI KOTA BLITAR Wulansari, Liantika; Bintartik, Lilik; Yuniawatika, Yuniawatika
Wahana Sekolah Dasar Vol 26, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.735 KB) | DOI: 10.17977/um035v26i22018p062

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, penilaian pembelajaran, dan hambatan yang ditemui guru serta upaya mengatasi hambatan dalam implementasi pendekatan saintifik di kelas IV SDN Kepanjenlor 02, Kota Blitar. Metode yang digunakan dengan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) guru membuat RPP dengan menjabarkan keterampilan pendekatan saintifik secara implisit; (2) guru melaksanakan pembelajaran menggunakan keterampilan pendekatan saintifik; (3) guru  menggunakan penilaian autentik dilengkapi instrumen dan rubrik penilaian; dan (4) hambatan yang ditemui yaitu kurangnya keberanian siswa dalam bertanya secara klasikal, kurang tersedianya KBBI dan alat peraga. Kata kunci: pelaksanaan, kurikulum 2013, pendekatan saintifik