Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN PUBLIKASI ILMIAH GURU-GURU SMA N 2 TAMBANG KABUPATEN KAMPAR Syahri, Jufrizal; Hilma, Rahmiwati; Nasution, Hasmalina; Prasetya, Prasetya; Syafri, Rahmadini; Siregar, Sri Hilma; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 2 No 1 (2018): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1821.179 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v2i1.689

Abstract

The writing of scientific writing is one of the efforts to develop the profession of teachers of SMA N 2 Tambang in Kampar regency. This training aims to equip teachers in terms of strategies to develop scientific papers properly in accordance with the guidelines of writing, and equip teachers in the publication procedures of scientific papers in the journal. The training of scientific writing is done by varied lecture method and practice. The lecture method is needed to explain the procedure for the preparation of scientific papers, including how to arrange classroom action research into a scientific paper. Methods of practice are needed to allow the participants to write scientific papers in the form of articles for journals. The training activities of the writing of scientific papers as a whole can be said to be well seen from the achievement of the target of the trainee, the achievement of the training objectives, the achievement of the planned material targets, and the ability of the participants in the mastery of the material. The supporting factors for the implementation of Community Service activities are the availability of experts in SMA N 2 Tambang, the enthusiasm of the participants, the support of the principal of the place of administration, and the supporting funds of the faculty.
SINTESIS CALKON ((E)-1,3-DI(NAPHTHALEN-2-YL)PROP-2-EN-1-ONE) DAN AKTIVITASNYA SEBAGAI ANTIOKSIDAN Hilma, Rahmiwati; -, Jasril; Teruna, Hilwan Yuda
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.942 KB)

Abstract

Study on chalcone calkon (E)-1,3-di(naphthalen-2-yl)prop-2-en-1-one synthesis have been carried out with stirrer methode. These compounds can be used as intermediate compound to synthesize others compounds which was reported having antimicrobial, anti-inflammatory, anti-depressant, anti-tumour. The of chalcones synthesis vatives were reported in acid and alkali condition. In this study, chalcone and its derivates were synthesized by using stirrer method in alkaline condition in room temperature. the compounds subjected to somes analyses including melting point measurement, thin layer chromatography and HPLC. Scavenging free radical by using DPPH methode showed Scavenging free radical with LC50 >80 μg/ml min potent activity while the ascorbat acid LC50 89,79 μg/ml.
POTENSI SILASE KULIT JAGUNG SEBAGAI BAHAN PAKAN FERMENTASI Hilma, Rahmiwati; Wulandari, Agustina; Wahyuningsih, -
Sistem Informasi Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.865 KB)

Abstract

Sumber daya perikanan darat saat ini sangat menjanjikan untuk mencukupi kebutuhan nasional akan bahan pangan berbasis protein tinggi. Pakan merupakan salah satu unsur penting dalam kegiatan budidaya yang menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan budidaya. Mahalnya harga pakan dapat diatasi salah satunya dengan membuat pakan buatan sendiri menggunakan metode yang sederhana dengan memanfaatkan sumber-sumber bahan baku yang murah, mudah didapat, mudah diolah dan mengandung zat gizi yang diperlukan. Pada pembuatan pakan diharapkan menghasilkan pakan yang memiliki kandungan gizi yang tinggi, salah satu caranya adalah dengan fermentasi. Pembuatan pakan ikan fermentasi pada penelitian ini diawali dengan pembuatan silase kulit jagung menggunakan probiotik ikan yang telah diaktifasi menggunakan molase dan dilanjutkan dengan pencampuran silase kulit jagung dengan batang pisang, kotoran kambing, dedak padi, abu sekam dan probiotik ikan yang telah diaktifasi dengan 3 variasi komposisi (pakan A, B, C) dan difermentasi selama 28 hari. Data yang diperoleh dianalisis secara statistic menggunakanan alisis Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan perbedaan antara perlakuan diuji dengan uji Tukey. Analisisuji F pada variasi 3 komposisi menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,05) terhadap kadar air, abu, protein, lemak, serat dan karbohidrat. Pakan C fermentasi merupakan komposisi terbaik dengan kadar air 78,36 ± 78,36 %, kadar abu 10,69 ± 0,06 %, kadar protein 4,15 ± 0,05 %, kadar lemak 0,56 ± 0,01 %, kadar serat 3,03 ± 0,01 % dan kadar karbohidrat 3,30 ± 0,00 %.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN BIJI KLUWAK (Pangium edule Reinw)TERHADAP MUTU IKAN PATIN JAMBAL SIAM (Pangasius sucthi) SEGAR SELAMA PENYIMPANAN PADA SUHU KAMAR Ramadhani, Eka; Fiffah, Chainul; Hilma, Rahmiwati
Sistem Informasi Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.799 KB)

Abstract

Ikan merupakan sumber pangan yang cepat mengalami pembusukan, sehingga perlu usaha untuk mengawetkannya. Salah satu bahan pengawet alami yang digunakan adalah kluwak. Kluwak mengandung senyawa antioksidan dan senyawa yang memiliki aktivitas antibakteri. Pengawetan dilakukan dengan menggunakan konsentrasi P0 (0% biji kluwak dan garam 2%), P1 (2% biji kluwak dan garam 2%), P2 (4% biji kluwak dan garam 2%), P3 (6% biji kluwak dan garam 2%) dan melihat nilai mutu ikan patin dari sifat organoleptik (rupa, bau, tekstur, dan rasa) serta nilai gizi protein yang dianalisis dengan metode Kjeldahl setelah disimpan pada suhu kamar selama 6 hari. Dari analisis variansi DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) perlakuan P2 (4% biji kluwak dan garam 2%) dan P3 (6% biji kluwak dan garam 2%) tidak berbeda nyata terhadap nilai organoleptik (rupa, bau, tekstur, dan rasa) serta nilai kadar protein, tetapi P2 dan P3 berbeda nyata dengan perlakuan P0 dan P1 (P<0,05), sehingga P2 adalah perlakuan terbaik yang mampu dalam mempertahankan mutu ikan patin setelah disimpan pada suhu kamar selama 4 hari.
AKTIVITAS ANTIMIKROBA DAN ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL BIJI BUAH CEMPEDAK HUTAN (Artocarpus integer (Thunb) Merr) Hilma, Rahmiwati; Dewi, Erna Puspita; Fadhli, Haiyul
Sistem Informasi Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.674 KB)

Abstract

Secara empiris biji buah jempedak hutan Artocarpus integer (Thunb) Merr telah digunakan oleh masyarakat Kampar (Propinsi Riau) sebagai obat tradisional untuk mengobati diare dan obat untuk penyakit diabetes. Beberapa ekstrak tanaman genus Artocarpus telah diteliti memiliki khasiat sebagai antimikroba dan antidiabetes. Berdasarkan uji fitokimia, ektsrak etanol biji buah A.integer (Thunb) Merr mengandung beberapa senyawa metabolit sekunder seperti: terpenoid, alkaloid, saponin, fenolik, tanin dan flavonoid. Pada penelitian ini dilakukan uji aktivitas anti bakteri, antijamur dan antidiabetes ekstrak etanol biji buah Artocarpus integer (Thunb) Merr. Uji aktivitas antibakteri dan antijamur dilakukan dengan metode difusi agar dengan mengukur zona hambat ekstrak. Uji aktivitas antidiabetes dilakukan dengan mengukur % inhibisi ekstrak terhadap enzim α-glukosidase secara in vitro. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak biji cempedak A. integer (Thunb) Merr aktif sebagai antibakteri, antijamur dan antidiabetes. Ekstrak etanol biji buah A.integer (Thunb) Merr memiliki daya hambat terhadap E. coli sebesar 9,89 mm (konsentrasi 3%), 10,41 mm (konsentrasi 5%), dan 11,98 mm (konsentrasi 7%). Daya hambat terhadap S. aureus sebesar: 10,27 mm (konsentrasi 3%), 12,15 mm (konsentrasi 5%), dan 13,17 mm (konsentrasi 7%), Daya hambat terhadap C. Albicansy sebesar: 8,71 mm (konsentrasi 3%), 12,96 mm (konsentrasi 5%), dan 19,49 mm (konsentrasi 7%). Hasil uji aktivitas antidiabetes menunjukkan bahwa pada konsentrasi 100 ppm ekstrak etanol biji buah A.integer (Thunb) Merr memiliki % inhibisi sebesar 19,45 % dengan nilai IC50 sebesar 301,23 ppm.
SIFAT TOKSISITAS SENYAWA TURUNAN CALKON (E)-1-(NAFTALEN-1-IL)-3-(NAFTALEN)PROP-2-1-ON Hilma, Rahmiwati; -, Jasril; Teruna, Hilwan Yuda; Nasution, Hasmalina
Sistem Informasi Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.538 KB)

Abstract

Calkon merupakan salah satu metabolit sekunder golongan flavonoid yang dapat ditemukan pada tumbuh-tumbuhan dan dikenal mempunyai berbagai macam aktivitas diantaranya adalah sebagai antimikroba, anti kanker, sitotoksitas, anti kolera, anti inflamasi dan anti tumor. Pada penelitian ini dilakukan uji toksisitas terhadap senyawa calkon (E)-1-(naftalen-1-il)-3-(naftalen)prop-2-1-on (C) yang telah murni menggunakan metoda Brine Shrimps lethality Test (BSLT) dan Uji Anti kanker menggunakan metoda MTT terhadap sel kanker murine leukemia P-388. Dari hasil penelitian didapat nilai LC50= 0,3256 μg/mL untuk aktivitas toksisitas, dan nilai LD50 ˃ 100 μg/mL untuk aktivitas sitotoksik. yang menunjukkan bahwa senyawa calkon yang dihasilkan menunjukkan sifat toksisitas dan sitotoksik yang sedang. Ini dikarenakan senyawa calkon (C) yang disintesis tidak mempunyai gugus substituent yang bisa mendorong pergerakan elektronnya. Selain pengaruh dari gugus substituen, tingkat toksisitas dan sitotoksik senyawa calkon juga dipengaruhi adanya halangan sterik.
OPTIMUM CONDITION OF BIOETANOL PRODUCTION VIA ACIDIC HYDROLYSIS FROM PINEAPLE (Ananas comosus Merr.) PEEL WASTE IN KUALU VILLAGE-KAMPAR Hilma, Rahmiwati; Akbar, Unggul; Prasetya, -
Sistem Informasi Vol 7 No 02 (2017): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.469 KB)

Abstract

Bioethanol is an alternative and potential fuel derived from plants, which has the ability to reduce CO2 emissions. It contains sugar that can be utilized and processed into bioethanol. This study aims to produce bioethanol from pineapple peel (Ananas comosus Merr.) through acidic hydrolysis and fermentation process using Sacharomyces cereviceae. This research was expected to know the optimum condition of S. Cereviceae mass and the time of fermentation on the conversion of pineapple peel into bioethanol towards amount and content of ethanol produced. The hydrolysis was using sulfuric acid (H2SO4), fermented with variations yeast 20, 40 and 60 gram and 2, 4 and 6 days of time variations. The resulting bioethanol was purified using a distillation process, then analyzed by gas chromatography. The results showed that optimum ethanol content was obtain in yeasts 20 and 40 grams and 2 days of fermentation. The resulting ethanol content was 26.3% and 24.6%.
AKTIVITAS ANTI BAKTERI DAN ANTI JAMUR SENYAWA CALKON(E)-1-(naftalen-1-il)-3-(naftalen)prop-2-1-on Hilma, Rahmiwati; -, Jasril; -, Isnaniar
Sistem Informasi Vol 4 No 1 (2013): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.799 KB)

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan Uji aktivitas antibakteri dan anti jamur terhadap senyawa turunan calkon E)-1-(naftalen-1-il)-3-(naftalen)prop-2-1-on (senyawa A) menggunakan metoda difusi.Bakteri yang digunakan adalah Staphylococcus aureus sebagai bakteri grampositif) dan Escherichia colisebagai bakteri gram negatifdan terhadap senyawa calkon tersebut juga dilakukan uji aktivitas anti jamur menggunakan jamur Candida albicans. Hasil Uji antibakteri terhadap senyawa calkon E)-1-(naftalen-1-il)-3-(naftalen)prop-2-1-on (A) memperlihatkan bahwa senyawa calkon A tidak aktif terlihat dengan tidak adanya zona bening disekitar cakram yang ditetesi dengan sampel calkon. Hasil uji aktivitas antijamur senyawa calkon (E)-1-(naftalen-1-il)-3-(naftalen)prop-2-1-on (senyawa A)memperlihatkan aktivitas antijamur yang baik pada konsentrasi 10 μg/disk dengan diameter zona hambat yang dihasilkan yaitu sebesar 17, 08 mm
AKTIVITAS ANTIRADIKAL BEBAS SENYAWA TURUNAN CALKON DAN TURUNAN BENZOTIAZEPIN -, Sulismayati; -, Jasril; Jose, Christine; Hilma, Rahmiwati
Sistem Informasi Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.187 KB)

Abstract

Senyawa calkon merupakan flavonoid rantai terbuka dengan cincin aromatik yang dihubungkan oleh tiga atom karbon dengan system α, β karbonil keton tidak jenuh. Calkobn juga merupakan senyawa antara untuk membuat senyawa lain salah satunya adalah benzotiazepin. Benzotiazepin adalah senyawa heterosiklik yang mengandung nitrogen dan sulfur. Hasil uji aktivitas anti radikal bebas dari senyawa calkon Y1 dan senyawa benzotiazepin Bt1 memperlihatkan aktivitas yang sangat lemah, ditandai dengan nilai IC50 yang lebih besar dari 1000 ppm jika dibandingkan dengan standar yang digunakan yaitu vitamin C dengan nilai IC50 33,539 ppm. Hal ini mungkin disebabkan karena tidak adanya substituen ataupun gugus yang dapat menyumbangkan proton pada kedua senyawa hasil sintesis sehingga menyebabkan kedua senyawa tersebut tidak aktif sebagai antiradical bebas.
EKSTRAKSI DAN OPTIMASI VITAMIN E DARI FRAKSI NON POLAR CRUDE PALM OIL (CPO) Hilma, Rahmiwati; Anggita, Anggi Fisi; Ikhtiarudin, Ihsan
Sistem Informasi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.158 KB)

Abstract

Vitamin E has many benefits for human health. Besides being known as supplements, vitamin E is known to have activities as an anticancer compound, preventing premature aging, preventing cardiovascular diseases and other degenerative diseases. In this study carried out the extraction and optimization process of vitamin E from sample non-polar fraction of fresh CPO. The extraction process was carried out by saponification reaction, vitamin E optimization was carried out on the non-polar fraction with the addition of methanol, then to the oil fraction added 2-propanol (1%) in hexane. From the fresh CPO samples used, it was seen that the samples met the quality standards of fresh CPO. From the results of extraction and optimization of vitamin E, it was found that the yield was quite large (52.77%). Characterization results with TLC and analyzed with UV light at a wavelength of 254 and 366 nm seen vitamin E still has 2 stains, the possibility was tocopherol and tootrienol which was usually components contained in vitamin E.