Articles

Found 6 Documents
Search

MANAJEMEN DAN KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN SAGALA, SYAIFUL
JURNAL TARBIYAH Vol 22, No 2 (2015)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.593 KB) | DOI: 10.30829/tar.v22i2.37

Abstract

Manajemen dan kepemimpinan pondok pesantren memiliki ciri yang khas sesuai budaya dan nilai nilai religius keislaman. Penghormatan pada guru (kiai) oleh para santri merupakan keniscayaan. Penghormatan pada guru telah menjadi tradisi santri di pondok pesantren untuk memperoleh berkah dalam rangka menimba ilmu pengetahuan. Kepemimpinan pondok pesantren mengajarkan penghormatan pada guru, hal ini dipahami sebagai praktik praktik pendidikan memiliki justifikasi religius yang sangat kuat. Dalam upaya memenuhi visi dan misi pendidikan pada pondok pesantren, maka pimpinannya perlu memenuhi persyaratan yang sesuai dengan ciri dan karakter pondok pesantren. Fenomena masa modern ini perkembangan ilmu manajemen dan kepemimpinan semakin dinamis serta penggunaan teknologi makin maju yang mempengaruhi kehidupan masyarakat. Konsekuensinya pendidikan di pondok pesantren perlu beradaptasi dengan kemajuan tersebut dengan tetap menjaga ciri khas dan karakteristik pondok pesantren. Dengan mengaplikasikan manajemen dan kepemimpinan yang lebih dinamis, maka pendidikan di pondok pesantren makin maju dan dinamis dengan tetap menjaga kemurnian religius yang menjadi ciri utama pondok pesantren.
DESAIN PENGEMBANGAN DAN PEMENUHAN KEBUTUHAN PENGAWAS SMA DI KABUPATEN NATUNA Kodirin, Kodirin; Sagala, Syaiful; Milfayetty, Sri
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 7, No 2: OKTOBER 2015
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memperoleh profil pengawas sekolah jenjang SMA di Kabupaten Natuna; (2) memperoleh deskripsi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pengawas sekolah di Kabupaten Natuna; (3) memperoleh gambaran faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijakan fungsionalisasi pengawas sekolah; dan (4) memperoleh gambaran desain pengembangan pengawas sekolah jenjang SMA di kabupaten Natuna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan termasuk penelitian fenomenologis bersifat khusus dan menyeluruh. Khusus karena subyek penelitian adalah birokrat dan implementator dibidang kepengawasan. Menyeluruh, kajian ini menyangkut aspek kepengawasan dan administrasi publik. Pengumpulan data menggunakan tekhnik observasi, wawancara dan studi dokumentasi.Temuan penelitian adalah : (1) profil pengawas SMA di Kabupaten Natuna, dari segi kuantitatif maupun kualitatif belum memadahi; (2) Kabupaten Natuna belum memiliki pengawas rumpun mata pelajaran Bahasa, IPS, OLahraga dan Seni Budaya; (3) jarak geografis, aksesibilitas dan kecilnya biaya operasional menjadi kendala utama pengawas SMA dalam menjalankan tupoksinya; (4) pelaksanaan pengawasan terfokus di pulau Bunguran Besar sedangkan pulau kecil lainnya hanya dilakukan supervisi selama 1 tahun sekali; (6) aparat pelaksana belum memahami isi, maksud dan tujuan kebijakan fungsionalisasi pengawas SMA. Hasil analisis implementasi Kebijakan Permenegpan RB No 21 Tahun 2010 belum berjalan dengan efektif dan efisien dikarenakan belum ada pemangku kebijakan peduli dan serius memberdayakan pengawas sekolah.Key word: Kebijakan, Fungsionalisasi, Pengawas SMA
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU PAI MENGGUNAKAN POWERPOINT DALAM PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK TEKNIK WORKSHOP DI SMAN 2 SIGLI Suhadi, Suhadi; Sagala, Syaiful; Zainuddin, Zainuddin
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEPENGAWASAN Vol 2, No 2: OKTOBER 2015
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN KEPENGAWASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan guru Pendidikan Agama Islam membuat media pembelajaran menggunakan PowerPoint pada materi perkembangan Islam pada abad pertengahan (1250-1800) melalui supervisi akademik teknik workshop di SMAN 2 Sigli. Subjek dalam penelitian ini adalah guru-guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 2 Sigli yang berjumlah lima orang, dengan fokus penelitian adalah kemampuan guru membuat media pembelajaran menggunakan powerpoint pada materi perkembangan Islam pada abad pertengahan melalui workshop. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah (PTS) yang dilaksanakan secara terpadu dan sistematis dalam tahapan berupa siklus-siklus.Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yakni perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection).Pada siklus pertama rata-rata kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran menggunakan powerpoint sebesar 78,21% dengan kategori cukup. Pada siklus kedua rata-rata kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran menggunakan powerpoint sebesar 88,93% dengan kategori baik. Peningkatan nilai rata – rata guru dalam membuat media pembelajaran menggunakan powerpoint adalah 88,93%-78,21%= 10,72%. Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan supervisi akademik teknik workshop dapat meningkatkan kemampuan guru Pendidikan Agama Islam membuat media pembelajaran menggunakan powerpointdi SMAN 2 Sigli.Kata Kunci: Supervisi, Workshop, Powerpoint
DESAIN PENGEMBANGAN DAN PEMENUHAN KEBUTUHAN PENGAWAS SMA DI KABUPATEN NATUNA Kodirin, Kodirin; Sagala, Syaiful; Milfayetty, Sri
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 7, No 2: OKTOBER 2015
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memperoleh profil pengawas sekolah jenjang SMA di Kabupaten Natuna; (2) memperoleh deskripsi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pengawas sekolah di Kabupaten Natuna; (3) memperoleh gambaran faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijakan fungsionalisasi pengawas sekolah; dan (4) memperoleh gambaran desain pengembangan pengawas sekolah jenjang SMA di kabupaten Natuna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan termasuk penelitian fenomenologis bersifat khusus dan menyeluruh. Khusus karena subyek penelitian adalah birokrat dan implementator dibidang kepengawasan. Menyeluruh, kajian ini menyangkut aspek kepengawasan dan administrasi publik. Pengumpulan data menggunakan tekhnik observasi, wawancara dan studi dokumentasi.Temuan penelitian adalah : (1) profil pengawas SMA di Kabupaten Natuna, dari segi kuantitatif maupun kualitatif belum memadahi; (2) Kabupaten Natuna belum memiliki pengawas rumpun mata pelajaran Bahasa, IPS, OLahraga dan Seni Budaya; (3) jarak geografis, aksesibilitas dan kecilnya biaya operasional menjadi kendala utama pengawas SMA dalam menjalankan tupoksinya; (4) pelaksanaan pengawasan terfokus di pulau Bunguran Besar sedangkan pulau kecil lainnya hanya dilakukan supervisi selama 1 tahun sekali; (6) aparat pelaksana belum memahami isi, maksud dan tujuan kebijakan fungsionalisasi pengawas SMA. Hasil analisis implementasi Kebijakan Permenegpan RB No 21 Tahun 2010 belum berjalan dengan efektif dan efisien dikarenakan belum ada pemangku kebijakan peduli dan serius memberdayakan pengawas sekolah.Key word: Kebijakan, Fungsionalisasi, Pengawas SMA
ETIKA DAN MORALITAS PENDIDIKAN DALAM MENGEMBANGKAN SDM BERBASIS SAINS DAN TEKNOLOGI Sagala, Syaiful
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 5 MEI 2018
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.398 KB)

Abstract

This study aims to determine how the ethics and morality of education in developing human resources (HR) based on science and technology. This study designed case study using a descriptive qualitative approach with data collection techniques through Focus Group Discussion (FGD) and observation through school visits supported by documentation. The findings of this study indicate that schools that have the courage to face risks based on ethical values generally have managed to overcome routine problems and have been able to develop themselves become more productive and competitive. From these findings it is assumed that the quality of ethics and morality application in school management can be the basic foundation of the school to achieve the success of developing human resources based on science and technology in their respective schools.Keywords— Ethics, learning, human resource development
PENGARUH LAYANAN INFORMASI DALAM BIMBINGAN PRIBADI TERHADAP KONSEP DIRI SISWA KELAS VIII SMP SWASTA MAJU TELAGA JERNIH KECAMATAN SECANGGANG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Suandari, Suandari Suandari; Hasanah, Nurul; Sagala, Syaiful
Jurnal Serunai Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Serunai Bimbingan dan Konseling
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.798 KB)

Abstract

Pada perkembangan dan kehidupan setiap manusia sangat mungkin timbul berbagai permasalahan terhadap perkembangan konsep diri. Seperti adanya gejala perkembangan konsep diri negatif yang dialami oleh siswa sekolah menegah pertama. Perlu ditentukan adanya bimbingan sebagai suatu usaha pemberian bantuan yang diberikan baik kepada individu maupun kelompok dalam rangka memecahkan masalah yang dihadapinya. Pemberian layanan informasi perlu dilakukan karena dengan layanan informasi siswa diberikan pemahaman tentang kesan individu terhadap dirinya dan mengamati perilaku fisiknya secara langsung, serta memberikan pemahaman bagaimana merespon reaksi dari orang lain terhadap diri individu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membekali siswa atau individu dengan berbagai pengetahuan dan pengalaman tentang berbagai hal yang berguna untuk mengenal diri, merencanakan dan mengembangkan pola kehidupan mereka sebagai siswa, anggota keluarga dan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang menggunakan teknik penelitian nonequivalen control group design dan uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ha diterima, hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Fhitung > Ftabel (2.73 > 2.45) dengan kata lain terdapat pengaruh signifikan antara layanan informasi dalam bimbingan pribadi terhadap konsep diri siswa kelas VIII SMP Swasta Maju Telaga Jernih Kecamatan Secanggang Tahun Pelajaran 2016/2017.kata kunci : layanan informasi dalam bimbingan pribadi, konsep diri