Articles

PENGKAYAAN ARTEMIA SP DALAM LARVIKULTUR IKAN KOMET (CARASSIUS AURATUS) Muliani, Muliani; Ayuzar, Eva; Rizal, M
Berkala Perikanan Terubuk Vol 44, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/terubuk.44.1.17 - 32

Abstract

This study aimed to determine the effect of Artemiasp enrichment with vitamin and selco emulsionson the growth and survivalrate of goldfishlarval(Carassiusauratus). This research conducted experiments with a Completely Randomized Design (CRD).Hatched Artemianauplii that had been enriched with vitamin and selco emulsions for 2 hours of treatment A (enrichment artemianauplii with vitamins dose of 0,25 ml/L), treatment B (enrichment artemianauplii with selco emulsions dose of 0,25 ml/L), treatment C (enrichment artemianauplii with vitamins and selco emulsions each dose of 0,125 ml/L) and treatment D (without enrichment as control). The results showed that Artemia enrichment with vitamin and selco emulsionsgave significant result (P < 0.05) on the growth and survival of larvae goldfish. Where the best results obtained at the treatment B with survival (36,6 %), absolute growth in length (6,49 mm) and daily specific grothw rate (13,53 %). So it can be concluded that the best treatment for the growth and survival is on Artemia enrichment with selco emulsions dose of 0.25 ml/L.
RESPON FISIOLOGIS IKAN PATIN SIAM (PANGIASANODON HYPOTHALMUS) PADA BERBAGAI TINGKAT KALSIUM MEDIA Muliani, Muliani
Berkala Perikanan Terubuk Vol 44, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.137 KB) | DOI: 10.31258/terubuk.44.2.14 - 21

Abstract

Calcium is one of macromineral that needed by fish for physiological processes such as osmoregulation, enzyme regulation, ossification and cell permeability. This study aimed to determine the optimum concentration of calcium carbonate (CaCO3) at 3 ppt salinity of media and evaluated the effects of adding calcium to physiological conditions. The study was conducted in two stages; the first stage was determined the optimum concentration of calcium, the second stage was evaluated the effect of calcium on the physiological condition of fish. Randomized completely design with four treatments and three replication; 3 ppt + 0 mg/L CaCO3, 3 ppt + 50 mg/L CaCO3, 3 ppt + 100 mg/ L CaCO3, 3 ppt + 150 mg/L CaCO3, were used in this study. The results showed that the salinity of media with the addition of calcium can reduce levels of osmotic performance, oxygen consumption, and blood glucose levels. Treatment 3 ppt + 100 mg/L showed the best physiological condition among other treatments.
Analisis kandungan gizi pakan pellet yang diformulasikan dari bahan baku nabati berbeda terhadap kecukupan gizi ikan herbivora Muliani, Muliani; Khalil, Munawwar; Murniati, Murniati; Rusydi, Rachmawati; Ezraneti, Riri
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 6: No. 2 (October, 2019)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v6i2.1636

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi dari pakan pelet yang diformulasikan dari bahan baku nabati yang berbeda dan sesuai dengan kecukupan gizi ikan herbivora. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Deskriptif Analisis dengan pendekatan Kuantitatif dengan perlakuan sebagai berikut: A : pelet yang diformulasikan dari tepung daun kelor, B : pelet yang diformulasikan dari tepung daun pegagan, C : pelet yang diformulasikan dari tepung daun gamal, D: pelet yang diformulasikan dari tepung kedelai. Parameter uji dalam penelitian ini adalah kandungan gizi pakan seperti protein, karbohidrat, lemak abu dan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan gizi pakan yang paling baik terdapat pada pakan dari jenis tepung daun gamal dengan jumlah protein adalah 32,28%, karbohidrat 36,30%, lemak 8,45%, abu 10,77% dan air 12,20%. Selanjutnya pakan dari jenis tepung daun kelor dengan jumlah protein adalah 32,20%, karbohidrat 36,88%, lemak 6,97%, abu 11,85% dan Air 12,10%. Kemudian diikuti oleh pakan dari jenis tepung daun pegagan dengan jumlah protein adalah 28,33%, karbohidrat 34,67%, lemak 9,73%, abu 12,15% dan air 14,10% dan terakhir pakan dari jenis tepung biji kedelai dengan jumlah protein adalah 29,35%, karbohidrat 35,30%, lemak 13,08%, abu 11,28% dan air 12,10%.Kata kunci: pakan; gamal; kelor; pegagan; kedelaiAbstractThis study aims to determine the nutritional content of pellet feed which is formulated from different vegetable raw materials and following the nutritional adequacy of herbivorous fish. The method used in this study is Descriptive Analysis Method with Quantitative approach with the following treatment: A: pellets formulated from Moringa leaf flour, B: pellets formulated from gotu kola leaf flour, C: pellets formulated from gamal leaf flour, D: pellets formulated from soy flour. The test parameters in this study are feed nutrient content such as protein, carbohydrates, ash and water. The results showed that the best nutrient content in the diet of gamal leaf flour with the amount of protein was 32.28%, carbohydrate 36.30%, fat 8.45%, ash 10.77% and water 12.20 %. Furthermore, feed on the type of Moringa leaf flour with the amount of protein was 32.20%, carbohydrate 36.88%, fat 6.97%, ash 11.85% and water 12.10%. Then followed by feed from the type of gotu kola leaf flour with the amount of protein is 28.33%, carbohydrate 34.67%, fat 9.73%, ash 12.15% and water 14.10% and finally feed on the type of soybean flour with the amount of protein is 29.35%, carbohydrate 35.30%, fat 13.08%, ash 11.28% and water 12.10%.Keywords: feed; gamal; moringa; gotu kola; soybean
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT Dalam Pembelajaran Qur’an Hadits Di MTs PESRI Kendari Muliani, Muliani; Hartin, Hartin
Shautut Tarbiyah Vol 22, No 2 (2016): Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.472 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis dan mengungkapkan persepsi peserta didik kelas VIII di MTs PESRI Kota Kendari terhadap pembelajaran Qur’an-Hadis dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT. 2) Mendeskripsikan dan menganalisis hasil belajar Qur’an-Hadis peserta didik kelas VIII di MTs Ummussabri Kendari yang mendapatkan  Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dan Model pembelajaran konvensional. 3) Menganalisis dan merumuskan aktivitas peserta didik yang mendapatkan pembelajaran dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain postes control grup desain. Populasi penelitian adalah seluruh kelas VIII MTs PESRI Kendari tahun pelajaran 2013/2014 dan sampel kelas VIII2 dan VIII4. Teknik Pengumpulan data dengan cara tes dan non tes sedangkan analisis data menggunakan analisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Persepsi  peserta didik kelas VIII di MTs Ummumssabri  Kota Kendari terhadap pembelajaran Qur’an-Hadis dengan model Kooperatif Tipe NHT adalah positif; 2) Hasil belajar Qur’an-Hadis peserta didik kelas VIII di  MTs Ummussabri Kota Kendari yang mendapatkan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT lebih baik daripada hasil belajar Qur’an-Hadis peserta didik  pada kelas kontrol yang memperoleh  metode pembelajaran konvensional;3) Aktivitas peserta didik selama pembelajaran Qur’an-Hadis yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berkategori baik. Kata Kunci:   Model Kooperatif, NHT, Hasil Belajar, Qur'an-Hadis
HUBUNGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DENGAN RIWAYAT IBU HAMIL KEKURANGAN ENERGI KRONIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTOLOAN Muliani, Muliani
PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Kesehatan Masyarakat Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : FKM Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.416 KB)

Abstract

ABSTRAK Salah satu yang mempengaruhi pertumbuhan janinya itu gizi ibu hamil karena selama kehamilan ibu harus memenuhi kebutuhan pertumbuhan janin yang sangat pesat, dan agar keluaran kehamilannya berhasil baik dan sempurna. Namun sampai saat ini masih banyak ibu hamil yang mengalami masalah gizi khusus nya gizi kurang seperti Kurang Energi Kronis (KEK). Jumlah ibu hamil yang mengalami KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan pada tahun 2014 adalah sejumlah 67 ibu hamil yang melahirkan BBLR sebanyak 8 bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kejadian bayi berat lahir rendah dengan riwayat ibu hamil kekurangan energy kronis di wilayah kerja Puskesmas PantoloanTahun 2014. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Analitik dengan rancangan penelitian Cross Sectional dengan populasi yaitu 252 bayi yang lahir tahun 2014 di Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan. Pengambilan sampel menggunakan tehnik Total Sampling. Kriteria sampel diambil yaitu jika memiliki data berat lahir dan LILA ibu pada saat hamil, jika data tidak lengkap maka tidak dijadikan sampel. Sampel yang memenuhi syarat sejumlah 52 bayi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengalami KEK 32 orang (61,5%), dan BBLR sebanyak 8 bayi (15,4%). Terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian BBLR dengan riwayat ibu hamil KEK (p = 0,0017) Kesimpulan, bahwa semakin baik status gizi ibu hamil selama masa kehamilan maka akan semakin baik pula berat bayi lahir. Disarankan bagi Puskesmas Pantoloan agar meningkatkan program penyuluhan kesehatan tentang gizi, dan melakukan pengukuran LILA secara teratur pada ibu hamil. Kata kunci : BBLR, KEK, Ibu Hamil
Pengelolaan Wakaf Uang oleh Nazhir untuk Kesejahteraan Umat (Studi kasus di Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas Nusa Tenggara Barat) Muliani, Muliani; Irwan, Muhammad; Huzaini, Moh.
JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi Vol 18 No 2 (2019): September 2019
Publisher : JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the management of waqf money by Nazhir for the welfare of the people (case study in Ibn Abbas West Nusa Tenggara's Amal Amal Sejahtera Wallet) using qualitative research methods, to understand the phenomena experienced by the research subjects in behavior, perception, motivation, actions and others. others then describe the state of the object of the researcher about the correspondence between theory and reality (empirical) that occurs. The results showed that the management of waqf was carried out in accordance with management management in Islam and in accordance with George R.Terry's theory of management management theory and function. Money Waqf has been able to provide prosperity for the people through programs launched by DASI NTB which are engaged in the social field to help the community to compensate for the necessities of daily life which is the goal of the management function in Islam. The Deputy Secretary has understood money waqf because according to informants waqf money is a charity Jariyah intended for his family who has died, in accordance with the hadith of the Messenger of Allah on the hand of alms.
Intasc Standard Cores: Raising Students’ English Modality Competence Muliani, Muliani
Lingua Cultura Vol 10, No 2 (2016): Lingua Cultura Vol. 10 No. 2
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/lc.v10i2.929

Abstract

This research aimed at raising the students’ modality competence with the implementation of a teaching model which was called as Interstate New Teachers Assessment and Support Consortium (INTASC) model that covering ten standards. It was expected that this research could give numerous contribution in teaching English, particularly in teaching English Modality where the problem found was that the students got difficulty in using modal verbs regarding both tense and aspect in which consequently would affect the communicative competence of the students. In the form of Research and Development, this research was carried by means of implementing validated instrument and 10 modules in the small and large scale assessments that involving 50 students in the small scale assessment and 80 students in the large-scale assessment. Standard 1-2 dealt with the students’ need and diversity of learning while standard 3-7 dealt with various instructions teaching the content knowledge regarding the use of English modality. Furthermore, standard 8-10 dealt with summative assessment, reflection, and professional development. Eventually, it is found that the level of learning of the students raise supported by the data that 94% of the level of learning can be achieved by the students while it was only 6% of the modality expressions cannot be used properly. It can be noted that this teaching model can assist the students in achieving the modality competence by having a very well-sequenced procedures of teaching in which this teaching model starts from considering the prior knowledge, the need, and the students’ diversity before creating further instructions regarding the content knowledge where the modality competence is the main goal to achieve.
Pengaruh pemberian pupuk kascing (bekas cacing) yang difermentasi dengan dosis yang berbeda dalam kultur Spirulina sp Muliani, Muliani; Ayuzar, Eva; Amri, Muhammad Chairul
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 5: No. 1 (April, 2018)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v5i1.658

Abstract

Spirulina sp adalah salah satu pakan alami yang umum digunakan dalam kegiatan pemeliharaan larva ikan dan udang. Penambahan pupuk kascing sebagai sumber nutrien diduga dapat digunakan untuk meningkatkan kelimpahan sel Spirulina sp. Adapun manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi untuk masyarakat dan instansi terkait dalam membudidayakan pakan alami Spirulina sp. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 25 Februari-16 Maret 2017 di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Ujong Batee, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Metode penelitian yang digunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun dalam penelitian ini adalah perlakuan A (media kultur kascing 0,7 gr/l), perlakuan  B (media kultur kascing 0,8gr/l), perlakuan C (media kultur kascing 0,9gr/l), perlakuan D (kontrol  menggunakan pupuk UREA, ZA, TSP, Fecl, EDTA dan vitamin B12). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk kascing untuk meningkatkan kelimpahan sel Spirulina sp memberikan pengaruh sangat berbeda nyata dengan F Hitung (35,75) > F Tabel0.01(7.59) terhadap kelimpahan rata-rata sel Spirulina sp akan tetapi tidak memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap puncak populasi Spirulina sp dengan F hitung (2.59) < F Tabel0.05 (4.07) terhadap puncak populasi Spirulina sp.Spirulina sp is one of the most common natural food used in the culture activities of fish and shrimp larvae. The addition of vermicompost as a nutrient source was thought to be used to increase the abundance of Spirulina sp cells.The benefits of this research was expected to be a source of information for the public and related agencies in cultivating natural food Spirulina sp.This research was conducted on February 25 - March 16, 2017 at Hatchery Cultivation Brackish Water Center of Ujong Batee,Mesjid Raya, Aceh Besar, Aceh.The research method used was experimental method with non factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments and 3 replications.In this research, treatment A (culture media vermicompost 0,7 gr/L), treatment B (culture media vermicompost 0,8 gr/L), treatment C (culture media vermicompost 0,9 gr/L), treatment D (control by using fertilizer UREA, ZA, TSP, Fecl, EDTA and vitamin B12).The results showed that the use of vermicompost to increase the abundance of Spirulina sp cells gave significant different effect with F Count (35,75)> F Table 0.01 (7.59) to the average abundance of spirulina sp cells but did not give significant different effect to the peak Spirulina sp population with F Count (2.59) <F Table 0.05 (4.07) against peak population Spirulina sp.
Pengaruh penggunaan probiotik pada media pemeliharaan terhadap benih maskoki (Carassius auratus) pada umur yang berbeda Julianti, Vivi; Salamah, Salamah; Muliani, Muliani
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica Vol. 3: No. 2 (October, 2016)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v3i2.326

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Budidaya Perairan Program Studi Budidaya perairan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh, dimulai dari tanggal 27 April - 26 Mei 2015. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dosis probiotik yang tepat pada pemeliharaan untuk dapat menjaga kualitas air dan mengetahui umur benih yang tepat untuk dapat memanfaatkan probiotik dengan baik sehingga meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih maskoki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor. Perlakuan yang digunakan yaitu enam perlakuan dan tiga ulangan dengan pemberian probiotik 1,5 mg/L-2,0 mg/L untuk benih maskoki berumur satu dan dua bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan probiotik pada media pemeliharaan berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan berat dan kualitas air tetapi tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan panjang, kelangsungan hidup, dan konversi pakan benih maskoki (Carassius auratus) pada umur yang berbeda. Hasil pengamatan menunjukkan bawah parameter kualitas air yang diukur selama penelitian menunjukkan kisaran yang sesuai atau masih dapat ditolerir untuk pemeliharaan benih ikan maskoki yaitu dengan kisaran suhu 27,1-27,7 ⁰C, DO 6,0-9,0 mg/L, pH 7,2-7,5, amonia 0,03-0,12 mg/L, nitrit 0,012-0,090 mg/L, dan nitrat 0,023-3,52 mg/L. Perlakuan A2B2 dengan dosis 1,5 ml/L pada benih berumur dua bulan merupakan dosis terbaik yang menghasilkan kelangsungan hidup tertinggi sebesar 73,33 %, namun laju pertumbuhan panjang, berat, dan nilai konversi tertinggi terdapat pada perlakuan A3B2 dengan dosis 2,0 ml/L pada benih berumur dua bulan yaitu sebesar 0,39 cm, 0,52 gr, dan 0,48 gr.The research was conducted at the Laboratory of Agriculture Hatchery and Technology Aquaculture Departement Faculty of Agriculture, Malikussaleh University, started on April 27th to Mey 26th 2015. The purpose of this study is know the dosage probiotics proper in maintenance for can keep of water quality and know age larvae proper to can use probiotics well raising growth and survival seed goldfish. The research used experimental method with factorials by using complete randommized design (CRD) with two factors. Those who used the six treatment and three remedial by the provision of probiotics 1.5 mg / l-2,0 mg / l for seed maskoki mature in one and two months. The research results show that the use of probiotics in a media maintenance influential very real on the growth of heavy and water quality but has not been affecting the growth long , survival , and conversion of the feed goldfish larvae at the age of different .Our observations showed under parameter a quality of water that measured for research shows a range appropriate or can still be tolerated for the maintenance of  goldfish larvae namely by the temperature range 27,1-27,7 ⁰C, DO 6,0-9,0 mg/L, pH 7,2-7,5, ammonia 0,03-0,12 mg/L, nitrites 0,012-0,090 mg/L, and nitrate 0,023-3,52 mg/L. Treatment with doses A2B2 1.5 mg/L on larvae was two months is doses best that produces survival highest of 73,33 %, but growth rate long, heavy, and the conversion is highest in treatment A3B2 with doses 2,0 ml / l on larvae was two months is as much as 0.39 cm, 0,52 gr, and 0,48 gr.
Pengaruh salinitas yang berbeda terhadap tingkat pertumbuhan dan kelangsungan hidup tiram (Crassostrea sp) Yanti, Helmi; Muliani, Muliani; Khalil, Munawar
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 4: No. 2 (October, 2017)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v4i2.301

Abstract

Tiram (Crassostrea sp) merupakan salah satu bivalvial potensial yang dapat dikembangkan dalam rangka meningkatkan pendapatan ekonomi. Kualitas air (salinitas) yang baik akan mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup tiram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh salinitas yang berbeda (30 ppt, 25 ppt, 20 ppt, 15 ppt) terhadap tingkat pertumbuhan dan kelangsungan hidup tiram (Crassostrea sp). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Reulet Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh dari bulan April sampai Juni 2015. Adapun perlakuannya yaitu benih tiram dipelihara pada salinitas 30 ppt, 25 ppt, 20 ppt, dan 15 ppt. adapun rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 ulangan dan 4 perlakuan dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) jika terdapat perbedaan. Parameter yang diamati adalah kelangsungan hidup, pertambahan panjang, lebar, pertambahan bobot dan kualitas air. Pertambahan bobot, lebar, dan panjang tertinggi terdapat pada perlakuan A yaitu dengan nilai rata-rata sebesar 1,104 gram, 0,144 mm, 0,252 mm dan pertambahan bobot, lebar, dan panjang terendah terdapat pada perlakuan D yaitu 0,358 gram, 0,039 mm dan 0,063 mm. Rata-rata kelangsungan hidup yaitu 97% pada perlakuan A, 93% pada perlakuan B dan 90% pada perlakuan C dan D. parameter kualitas air berada pada kisaran yang baik untuk pertumbuhan tiram dalam kisaran suhu 27,3 – 30,1 oC, pH 7,2 – 7,8 , dan DO 4,6 – 6,0 ppm.Oyster (Crassostrea sp) is one bivalvial potential that can be developed in order to improve the economic income. Water quality (salinity) which either will affect the growth and survival of oysters. This study aims to determine the effect of different salinity (30 ppt, 25 ppt, 20 ppt, 15 ppt) the growth rate and survival of oysters (Crassostrea sp). This research was conducted at Hatchery and Technology Laboratory, Aquaculture Department, Agriculture Faculty Malikussaleh University, which was held on April to June 2015. The treatment of seed oysters are reared at a salinity of 30 ppt, 25 ppt, 20 ppt and 15 ppt. As for the design used in this study is completely randomized design (CRD) with three replications and 4 treatments and continued by Least Significant Difference (LSD) if there is a difference. Parameters measured were survival, the length, width, weight gain and water quality. Added weight, width, and length highest in treatment A is the average value of 1,104 gram, 0,144 mm, 0,252 mm, and weight gain, width, and length was lowest for the treatment D, namely 0.358 g, 0.039 mm and 0,063 mm. The average survival is 97% at treatment A, 93% in treatment B and 90% in treatment C and D. The water quality parameters in the range which is good for the growth of oysters in the temperature range from 27,3 – 30,1 °C, pH 7,2 to 7,8, and DO 4,6 to 6,0 ppm.
Co-Authors Abdul Mansyur Adi Hanafi Akhmad Mustafa, Akhmad Almida, Almida Amri, Muhammad Chairul Andi Parenrengi Armomarsono, Muharijadi Arsyad, Gusman Atmomarsono, Muharijadi Atmomarsono, Muharijadi Atmomarsono, Muharijadi Bertalina, Bertalina Brata Pantjara Dewi, Citra Ayu Dewi, Dwi Yani Ratna Emma Suryati Eva Ayuzar, Eva Gunarto Gunarto HALIM, HARIFUDDIN Hartin Hartin, Hartin Helmi Yanti, Helmi herlinah herlinah, herlinah Hidayatullah, Heri Ince Ayu Khairana Kadriah Izwar, Akmal Khaeruman Khaeruman, Khaeruman Koko Kurniawan Kurniaji, Ardana Lisnawati Lisnawati M Rizal M. Kumaunang, M. Kumaunang Madeali, Mun Imah Madeali, Mun Imah Madeali, Mun Imah Madeari, Mun Imah Masak, P.R. Pong MOH. HUZAINI, MOH. Muhammad Idris Muhammad Irwan, Muhammad Munawar Khalil Munawwar Khalil, Munawwar Murniati Murniati Muslimin Muslimin Nirmawati, Nirmawati Nonci, Nurjannah Nurbaya Nurbaya, Nurbaya Nurhidayah Nurhidayah Nurlaila Dilla, Tasya Nurmi Nonci Paelo, Yunus Rachmansyah Rachmansyah Rachmawati Rusydi, Rachmawati Rafika Rafika Riri Ezraneti Rosmiati Rosmiati SAHABUDDIN SAHABUDDIN salamah salamah Sandiarsa, K Dedy Suadiyatno, Taufik Sulaeman Sulaeman Sumarsono, Dedi Sumarsono, Dedi Suryanti, Emma Susianingsih, Endang Susianingsih, Endang Syafaat, Muhammad Nur Tampangallo, Bunga Rante Tampangallo, Bunga Rante Tampangallo, Bunga Rante Tangkelayuk, Herman Tangko, Abdul Malik Taufik Ahmad Tempali, Sri Restu Tompo, Arifuddin Tondong, Henrietta Imelda Trismawanti, Ike Vivi Julianti, Vivi Wardhani, Faradina Inda Yulianingsih, Reni