Dedi Muhtadi, Dedi
Unknown Affiliation

Published : 11 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika)

Proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah geometri berdasarkan teori Van Hiele ditinjau dari gender Mulyadi, Iyad; Muhtadi, Dedi
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the thinking process of students in solving geometric problems based on Van Hiele's theory in terms of gender. The subjects in this study were 6th grade VII students in one of the public MTs in Pangandaran Regency, which consisted of 3 male and 3 female students, each of whom was capable of high, medium and low. The method used is qualitative research. Data collection techniques were carried out by test and interview methods. The results showed that in terms of gender high-ability male students are at level 2 (informal deduction), male students are capable of being at level 1 (analysis), while low-ability male students are at level 0 (visualization). The female students with high and moderate abilities are at level 1 (analysis), and low-ability female students are at level 0 (visualization). Keywords: Thinking process, geometry, van Hiele's theory, gender
Studi Etnomatematika Pada Aktivitas Urang Sunda Dalam Menentukan Pernikahan, Pertanian Dan Mencari Benda Hilang Nisa, Fitri Fakhrun; Nurjamil, Dedi -; Muhtadi, Dedi; Sukirwan, Sukirwan
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep matematis dalam perhitungan Urang Sunda pada aktivitas pernikahan, pertanian, dan mencari benda hilang di Kampung Lembur Balong, Kecamatan Pataruman, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Indonesia. Tiga aktivitas tersebut dipilih berdasarkan banyaknya penggunaan yang dilakukan oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data penelitian diperoleh dari seorang sesepuh yang disebut dengan istilah canoli (seorang ahli dalam perhitungan sunda). Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat konsep matematis, yaitu konsep aritmetika modulo dan konsep barisan aritmatika pada aktivitas pernikahan, pertanian dan mencari benda hilang.  
ETNOMATEMATIKA: EKSPLORASI CANDI BOROBUDUR Utami, Rahmi Nur Fitria; Muhtadi, Dedi; Ratnaningsih, Nani; Sukirwan, Sukirwan; Hamid, Hasan
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan ilmu tentang pola, struktur dan bentuk yang terintegrasi dalam budaya  masyarakat. Konsep-konsep matematika yang diaplikasikan, merujuk pada aktivitas, kebiasaan, ataupun adat kehidupan masyarakat dalam menyelesaikan masalah disebut etnomatematika. Salah satu aplikasi etnomatematika ini terdapat pada Candi Borobudur. Candi Borobudur adalah megastruktur konseptual matematika yang dibangun sejak berabad-abad tahun yang lalu, dimana pada masa itu belum berkembang teknologi modern. Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang ajaran, filosofi, dan konsep matematika yang terdapat dalam Candi Borobudur, serta hubungan dari ketiganya. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif dengan pendekatan historis dan kultural. Simpulan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Candi borobudur sebagai produk etnomatematika menyajikan berbagai konsep agama, moral, budaya, dan matematika, (2) Secara keseluruhan, konsep-konsep tersebut memiliki hubungan dan keterkaitan diantara satu sama lain, (3) Konsep-konsep yang disepakati dan diterapkan dalam realita kehidupan, telah membawa matematika sebagai produk budaya yang tertanam sejak zaman dahulu meskipun mereka tidak menyadarinya, dan (4) Candi borobudur merupakan contoh monumen dari orkesta matematika dalam bentuk etnomatematika.Math is the science about the patterns, structures, and shape, integrated into the culture of the life of the community. Mathematical concepts which applicated in the cultural community, refer to activities or customs, habits, life incomplete the problem is called ethnomathematics. One of these ethnomathematics application is present on the Borobudur Temple. Borobudur Temple is a conceptual mathematical megastructure that was built centuries years ago, which at the time was not yet developing modern technology. The purpose of this study is to discuss the form of teaching, philosophy and mathematical patterns of the structure of the building of the temple, as well as the relationship of the third focus of the study. This research method using exploratory with historical and cultural approaches. The conclusions of this research are as follows: (1) Borobudur temple as ethnomatematics product presents various religious, moral, cultural, and mathematical concepts, (2) Overall, these concepts have a relationship and interrelationships with each other, (3) Concepts which are agreed upon and applied in the reality of life, have brought mathematics as a cultural product that has been embedded since ancient times even though they were not aware of it, and (4) Borobudur temple is an example of a monument of a mathematical orchestra in the form of ethnomatatics.