Tina Sri Sumartini, Tina Sri
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

MENGEMBANGKAN SELF CONCEPT SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT ATTAINMENT Sumartini, Tina Sri
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam pembelajaran matematika, siswa masih kurang memiliki self concept yang positif. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengembangkan self concept siswa adalah model concept attainment. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan self concept siswa setelah mendapatkan model pembelajaran concept attainment. Penelitian ini berbentuk one shot case study. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di salah satu SMK di Kabupaten Garut. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dan diperoleh satu kelas sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket self concept. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh kesimpulan bahwa interpretasi self concept siswa setelah mendapatkan model pembelajaran concept attainment termasuk dalam kategori baik.
MENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PREDICT OBSERVE EXPLANATION Sumartini, Tina Sri
Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT) Vol 3, No 2 (2017): JURNAL EDUKASI DAN SAINS MATEMATIKA
Publisher : Department of Mathematics Education, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jes-mat.v3i2.689

Abstract

PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Sumartini, Tina Sri
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil-hasil penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa belum sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis adalah pembelajaran berbasis masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa sebagai akibat dari pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini adalah kuasi eksperimen yang menerapkan dua pembelajaran yaitu pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di salah satu SMK di Kabupaten Garut. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dan diperoleh dua kelas sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan penalaran matematis. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional.
PEMBELAJARAN MOOD, UNDERSTAND, RECALL, DETECT, ELABORATE, AND REVIEW (MURDER) BERBASIS PROYEK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Sumartini, Tina Sri
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pelaksanaan pembelajaran matematika perlu dilakukan dengan tepat agar siswa memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi. Salah satu metode pembelajaran yang bisa digunakan adalah Mood, Understand, recall, Detect, Elaborate, and Review (MURDER). Pelaksanaan pembelajaran ini diawali dengan membangun suasana hati siswa agar memiliki perasaan dan pemikiran positif terhadap matematika, memahami materi matematika, mengingat kembali materi yang telah dipelajari, Mendeteksi kesalahan yang dilakukan, mengelaborasi pengetahuan, dan mengulas kembali apa yang telah dikerjakan. Agar pembelajaran lebih bermakna, dalam pembelajaran MURDER perlu disertai pelaksanaan suatu proyek yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Proyek yang dimaksud dapat berupa pengamatan dan pengkajian terhadap fenomena dalam lingkungan sekitar yang berkaitan dengan materi yang sedang dibahas. Kata Kunci: Pembelajaran MURDER, Pembelajaran Berbasis Proyek. Abstract Implementation of mathematics learning needs to be done properly so that students have high-level thinking skills. One of the learning methods that can be used is Mood, Understand, Recall, Detect, Elaborate, and Review (MURDER). Implementation of this learning begins by building the mood of students to have positive feelings and thoughts about mathematics, understand mathematical material, recall the material that has been studied, detect mistakes made, elaborate knowledge, and review what has been done. For learning to be more meaningful, in learning MURDER needs to be accompanied by the implementation of a project related to the material discussed. The project in question can be observation and assessment of phenomena in the surrounding environment related to the material being discussed. Keyword: MURDER Learning, Project Based Learning.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Sumartini, Tina Sri
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil-hasil penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa belum sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis adalah pembelajaran berbasis masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sebagai akibat dari pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini adalah kuasi eksperimen yang menerapkan dua pembelajaran yaitu pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di salah satu SMK di Kabupaten Garut. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dan diperoleh dua kelas sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh kesimpulan bahwa: (1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapat pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional, (2) Kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa ketika mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah matematis adalah kesalahan karena kecerobohan atau kurang cermat, kesalahan mentransformasikan informasi, kesalahan keterampilan proses, dan kesalahan memahami soal. ABSTRACT This research is motivated by the results of previous studies that showed that students mathematical problem solving ability is not as expected. One lesson to improve mathematical problem solving is based learning problems . The purpose of this study was to determine the increase in students mathematical problem solving ability as a result of problem-based learning. This study is a quasi-experimental study that applies two problem-based learning and conventional learning. The population in this study were students in one of the vocational schools in Garut. Sampling was done by purposive sampling, and obtained two classes as the study sample. The research instrument used was a test of mathematical problem solving abilities. Based on these results we concluded that: (1) the increase in students mathematical problem solving ability that gets problem-based learning better than students who received conventional learning, (2) mistakes made by student when working on the problems related to mathematical problem solving ability was a mistake due to carelessness or less closely, tansform fault information, error process skills, and misunderstanding question. Keywords: problem based learning, mathematical problem solving ability