Rudatin Ruktiningsih, Rudatin
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Keberlanjutan Jembatan Timbang Di Jawa Barat Ruktiningsih, Rudatin; Prakoso, Hananto
WIDYAKALA JOURNAL Vol 4, No 1 (2017): Urban Studies & Urban Lifestyle
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.405 KB)

Abstract

Jembatan timbang atau UPPKB (Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor) adalah prasarana transportasi darat yang berfungsi untuk mengukur berat kendaraan bermotor dan muatannya (Peraturan Menteri Perhubungan no. 134 tahun 2015). Instansi pengelola jembatan timbang adalah Kementerian Perhubungan. Fungsi jembatan timbang adalah untuk pengawasan, penindakan dan pencatatan arus angkutan barang yang melalui jalan raya dalam rangka peningkatan keselamatan lalu lintas jalan raya. Permasalahan yang terjadi adalah jembatan timbang yang ada di Indonesia selama ini kurang efektif dalam melakukan fungsinya, hal ini terbukti masih banyak jalan yang rusak yang kemungkinan disebabkan salah satunya adalah muatan berlebih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi eksisting jembatan timbang yang ada di Jawa Barat, menganalisis fungsinya berdasarkan lokasi dan menyusun rekomendasi untuk keberlanjutan jembatan timbang tersebut. Metode yang dipergunakan untuk menganalisis adalah pemodelan transportasi yang berbasis four step models yaitu trip generation, trip distribution, modal split, serta trip assignment dan dibantu dengan software tranplan sehingga diperoleh kriteria evaluasi masing–masing jembatan timbang atau UPPKB. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari 8 jembatan timbang yang ada di Jawa Barat harus dipertahankan untuk tetap dioperasikan.Kata Kunci : Jembatan Timbang, Angkutan Barang, Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya
ANALISIS TINGKAT KESELAMATAN LALU LINTAS KOTA SEMARANG Ruktiningsih, Rudatin
G - SMART Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : G - SMART

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gs.v1i1.919

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan permasalahan lalu lintas baik di tingkat global, di Indonesia maupunKota Semarang. Hampir setiap hari berita kecelakaan lalu lintas jalan raya selalu menghiasi mediacetak maupun elektronik di Kota Semarang. Semakin meningkat jumlah penduduk di Kota Semarangmemberi potensi peningkatan kejadian kecelakaan lalu lintas, hal ini disebabkan semakin banyakpergerakan lalu lintas di ruas-ruas jalan Kota Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui tingkat keselamatan lalu lintas jalan raya di Kota Semarang yang direpresentasikan dalamangka kecelakaan berbasis jumlah penduduk dan panjang jalan serta indeks severitas. Metodeperhitungan menggunakan metode yang dikembangkan oleh Pignataro (1973) dengan mengambil datajumlah kecelakaan dan korban yang tercatat di Kota Semarang. Hasil perhitungan menunjukkan bahwaangka kecelakaan berbasis jumlah penduduk menunjukkan penurunan yaitu dari 67,31 pada tahun2012 menjadi 50,32 pada tahun 2015, ditinjau dari panjang jalan terjadi penurunan dari 0,39 padatahun 2012 menjadi 0,30 pada tahun 2015, namun indeks severitas terjadi peningkatan yaitu 0,13 padatahun 2011 menjadi 0,24 pada tahun 2015. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat keselamatan lalu lintasdi Kota Semarang terjadi penurunan, untuk itu perlu upaya penanganan serius oleh Pemerintah KotaSemarang dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada
Tinjauan Geometrik Jalan Raya Pada Titik-Titik Rawan Kecelakaan (Blackspots) Di Kota Semarang Herlambang, Denis Bramedio; Febri Setyadi, Rosie Febri; Ruktiningsih, Rudatin
G - SMART Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : G - SMART

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gs.v1i2.1175

Abstract

This study is based on traffic accidents in Indonesia which increased from year to year, theincrease of the accident rate resulted in the loss of material or casualties. Frequent accidentsare classified as blackspots (accident-prone points). Then to minimize the blackspot, there is aneed to study the safety of traffic more deeply, one of the efforts is to conduct a road geometricreview. In the geometric overview of the highway there are horizontal alignments and verticalalignments as the main points of discussion, where horizontal alignments discuss the speed,bend length, stop visibility, side free areas, bend extension and super elevation. While thevertical alinemen discuss about the cleverness, and vertical arch. Analysis of horizontalalignment and vertical alignment based on RSNI 2004 criteria. The results of this study indicatethat there are some discussion of horizontal alignment and vertical alignment that is not inaccordance with the criteria of RSNI 2004, the discussion includes the length of the curve, thestop visibility, and the side free area for alinemen horizontal, and vertical curvatures andvertical alignments.