Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR DESA TIMORENG PANUA KECAMATAN PANCA RIJANG KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Ibrahim, Monalisa; Eviyanti, Eviyanti
PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan Vol 8 No 1 (2020): Edisi Februari
Publisher : FISIP Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims 1). to find out the influence of Organizational Culture on Employee Performance at the Village Office in Timoreng Panua, District of Panca Rijang, Sidenreng Rappang Regency. 2). To find out the Work Discipline on Employee Performance at the Timoreng Panua Village Office, Panca Rijang District, Sidenreng Rappang Regency. 3). To determine the effect of Organizational Culture and Work Discipline on Employee Performance at the Village Office in Timoreng Panua, District of Panca Rijang, Sidenreng Rappang Regency. The sampling technique uses saturated sampling technique with a total sample of 46 people. Data collection techniques using observation, interviews, questionnaires and literature study. Quantitative data analysis techniques used are frequency tabulation analysis and simple regression analysis with the help of the SPSS program.Based on the results of the processing of multiple linear regression analysis using SPSS 16.0 for windows, the influence of Organizational Culture (X.1) on Employee Performance (Y) is calculated t value 0.969 <t table = 1.680 with a significance value of 0.000 <0.05 with a percentage of 54%. Effect of Discipline (X.2) on Employee Performance (Y) is known t count value of 0.420 <t table = 1.680 with a significance value of 0.000 <0.05 with a percentage of 46.3%, and the influence of Organizational Culture (X.1), Discipline (X.2) on Employee Performance (Y) is known t count value of 8.083> t table = 1.680 with a significance value of 0.000 <0.05 with a percentage of 48%, it can be said that the positive hypothesis (Ha) is accepted and the negative hypothesis (Ho) rejected.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PELAJARAN IPA DENGAN METODE DEMONSTRASI BERBANTU MEDIA GAMBAR PADA KELAS IV SDN LOMPIO Eviyanti, Eviyanti
Jurnal Dikdas Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.676 KB)

Abstract

This study is an action research aimed to find out the yield improvement of learning outcomes Elementary School fourth grade studens SDN Lompio demonstration using media -assisted image. The subjects of this study were fourth grade students of SDN Lompio totaling 20 people. Study was conducted in two cycles, and each cycle consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. The results of the implementation of the action research through the test cycle I and cycle II. Based on the results of the test cycle I and cycle II shows the increase of learning outcomes. in the first cycle, the number of students who take exams 20 people found 8 people total and 12 people who did not complete, classical completeness by 40 %. The results of evaluation tests students in the second cycle by the number of students who take exams 20 people, there are 17 people who completed and those who did not complete 3 with classical completeness 85 % that of the first cycle to the second cycle classical completeness increased by 45 %. The results of the first cycle of observation of students by 50 % and the observation of the second cycle by 78 % and the observation of the teacher first cycle of 58.33 % while the teacher observation cycle II of 76.7 %. based indicators of success in this study, it can be said that the use of media -assisted image demonstration method can improve student learning outcomes in science lessons Lompio SDN.Key words : Learning Outcomes Science, Method Demonstrations, Media Images Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SDN Lompio dengan menggunakan metode demonstrasi berbantuan media gambar. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Lompio yang berjumlah 20 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil pelaksanaan penelitian tindakan kelas melalui tes siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil tes siklus I dan siklus II menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. Pada siklus I, dengan jumlah siswa 20 orang yang mengikuti ujian terdapat 8 orang yang tuntas dan 12 orang yang tidak tuntas. Ketuntasan klasikal sebesar 40%. Hasil tes evaluasi siswa pada siklus II dengan jumlah siswa 20 orang yang mengikuti ujian, terdapat 17 orang yang tuntas dan 3 orang yang tidak tuntas dengan ketuntasan klasikal 85% sehingga dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 45%. Hasil observasi siswa siklus I sebesar 50% dan hasil observasi siklus II sebesar 78% dan hasil observasi guru siklus I sebesar 58,33% sedangkan hasil observasi guru siklus II sebesar 76,7%. Berdasarkan indikator keberhasilan dalam penelitian ini, dapat dikatakan bahwa penggunaan metode demonstrasi berbantuan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa SDN Lompio dalam pelajaran IPA.Kata-kata kunci: Hasil Belajar IPA, Metode Demonstrasi, Media Gambar
Studi Pengaruh Temperatur, Kelembaban dan Tekanan Udara Terhadap Polutan SO2 di Sepanjang Jalan Pelembang-Inderalaya Yuliasari, Nova; Miksusanti, Miksusanti; Eviyanti, Eviyanti
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 3 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa kadar SO2 di udara sepanjang jalan Palembang-Prabumulih menggunakan metoda kompleks pararosanilin secara spektrofotometri tampak telah dilakukan. Cuplikan udara diserap impinger yang disambungkan dengan pompa vakum, masung-masing cuplikan diserap selama satu jam. Hasil penelitian menunjukkan kadar SO2 tertinggi berada di kawasan publik sulfat yaitu 154,5 mg/M3 (pagi); 226,0 mg/M3 (siang) dan 201,1 mg/M3 (sore). Kadar SO2 terendah berada di Kertapati yaitu 63,2 mg/M3 (pagi); 88,6 mg/M3 (siang) dan 77,7 mg/M3 (sore). Kecenderungan hasil penelitian menunjukkan kadar SO2 siang hari selalu lebih tinggi dibanding pagi dan sore hari. Faktor kelembaban udara lebih mempengaruhi kadar SO2 dibanding temperatur dan tekanan udara. Kadar polutan SO2 yang terukur masih dibawah nilai ambang batas yang diizinkan sesuai KEP-03/MENKLH/II/1991 yaitu 260,0 mg/M3.  
BHANGKA MBULE-MBULE: TRADISI TOLAK BALA PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN MANDATI KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Eviyanti, Eviyanti
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 7 No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3, Oktober 2018
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.706 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan fungsi ritual Bhangka Mbule-mbule pada Masyarakat di Kelurahan Mandati II, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi dan untuk mengetahui serta mendeskripsikan tantangan ritual Bhangka Mbule-mbule dalam respon Masyarakat di Kelurahan Mandati II, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Teori yang digunakan untuk membaca data penelitian ini adalah pemikiran teori Barbara Herrnstein Smith tentang komodifikasi budaya untuk pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode etnografi dengan teknik pengumpulan data adalah teknik pengamatan (observation) dan wawancara mendalam (indepth interview). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis data dimaksudkan untuk menyerdehanakan data yang diperoleh ke dalam bentuk yang lebih mudah di baca dan di interprestasikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, ritual Bhangka Mbule-mbule ini merupakan Ungkapan Rasa Syukur atas keberhasilan hasil panen yang diperoleh masyarakat baik dari hasi berkebun maupun melaut. Ritual Bhangka Mbule-mbule ini memiliki nilai dan fungsi yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Mandati diantarnya fungsi sakral, fungsi religi, fungsi keselamatan,fungsi kesehatan, fungsi seni (hiburan), fungsi ekonomi, dan fungsi sosial budaya. Seiring dengan kemajuan zaman, ritual Bhangka Mbule-mbule ini mengalami perubahan dengan munculnya globalisasi yang mengakibatkan ritual Bhangka Mbule-mbule inimengalami pergeseran fungsi dari ranah sakral menuju  ranah profan. Ideologi kapitalisme yang masuk ke ranah nilai-nilai tradisi masyarakat Mandati menjadi sebuah nilai budaya yang  dapat dijadikan  sebuah  komoditi yang pastinya bernilai jual sehingga Bhangka Mbule-mbulemengalami pergeseran nilai fungsi.   Kata kunci: bhangka mbule-mbule, nilai dan fungsi, komodifikasi.