Articles

Found 18 Documents
Search

Perbedaan pekembangan kualitas hidup penderita Tb paru menggunakan instrumen indonesianwhoqol-breffquestionareterhadap fase pengobatan tuberculosis Pariyana, Pariyana; Liberty, Iche Andriyani; kasim, Bahrun Indawan; Ridwan, Achmad
Jurnal Kedokteran Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol 5, No 3 (2018): Oktober 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.v5i3.6314

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis. Kualitas hidup pasien tuberkulosis merupakan hal penting untuk dinilai karena penurunan kualitas hidup penderita TB paru berhubungan dengan status kesehatan yang menyebabkan keterlambatan pengobatan dan berdampak negatif terhadap kelangsungan pengobatan sehingga menyebabkan pengobatan menjadi terputus atau tidak tuntas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup penderita Tb paru terhadap fase pengobatan. Penelitian ini dilakukan pada 116 pasien Tb paru yang berobat ke Puskesmas Kota Palembanng. Analisis data menggunaka analisis deskriptif dan analisis inferensial (uji t test). Hasil penelitian didapatkan ada perbedaan kesehatan psikologis penderita Tb paru yang menjalani pengobatan fase awal dan fase lanjutan (p=0,036) dan tidak terdapat perbedaan kualitas hidup domain1 (kesejahteraan fisik) p=0,201, domain 3 (hubungan sosial) p=0,283, domain 4 (hubungan dengan lingkungan) p= 0,633 dan total domain(p=0,307) penderita Tb paru yang menjalani pengobatan fase awal dan fase lanjutan.Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas hidup penderita TB paru di Kota Palembang pada dimensi/domain kesejahteraan fisik, sosial dan lingkungankualitas hidup penderita Tb paru yang menjalani pengobatan fase awal dan fase lanjutan tidak berbeda bermakna, namun pada domain psikologis didapatkan ada perbedaan bermakna kualitas hidup penderita Tb paru yang menjalani pengobatan fase awal dan fase lanjutan, kualitas hidup Penderita Tb paru pada fase awal lebih buruk/kurang baik dibandingkan dengan kualitas hidup penderita Tb pada fase lanjutan.
FUNGSI PENGAWASAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) terhadap KINERJA PEMERINTAHAN DAERAH dalam MEWUJUDKAN APARATUR PEMERINTAHAN yang BERSIH BEBAS dari KORUPSI KOLUSI NEPOTISME (KKN) Djauhari, Djauhari; Ridwan, Achmad
Jurnal Pembaharuan Hukum Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Pembaharuan Hukum
Publisher : UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.307 KB) | DOI: 10.26532/jph.v2i2.1427

Abstract

The presence of representatives of the people in a democratic country is not to diminish the authority of the executive but should be seen as an attempt to further guarantee of thepeople’s interests in all government policies including local governments. Parliament as an institution that oversees the local regulations and the performance of local governments tosupervise the performance of local regulations and regents in creating clean government free from corruption practices. The approach method in this research is juridical empirical research methods (socio-legal-research). Empirical juridical research is non-doctrinal, empirical studies are descriptiveand has the object of a study on the behavior of people who interact with the system arising from the existing norms. The study says that implementing the oversight function of Parliament on the performance of local government in realizing that corruption-free administration in Bombana consists of: 1)Supervision of the legislation; 2) The supervision over the administration; 3) Supervision of the executive government activities; and 4) Monitoring the establishment of governance that is free of corruption. The obstacles in carrying out oversight of local government performance can be categorized obstacles that come from members of Parliament (internal factors) as wellas the resistance of the external members of parliament (external factors). Barriers to internal factors, namely: education, experience, socio-economic conditions, the work program and thesecretariat. Barriers external factors are: changes in legislation, the recruitment of political parties and public participation.
PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK USIA PRASEKOLAH Ridwan, Achmad; Lely, Anita Nur
Jurnal AKP Vol 7, No 2 (2016): Jurnal AKP - Desember 2016
Publisher : Akademi Keperawatan Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Stimulasi adalah kegiatan merangsang kemampuan dasar anak umur 0-6 tahun agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Kurangnya stimulasi dari orang tua dapat mengakibatkan keterlambatan perkembangan anak, karena itu para orang tua atau pengasuh harus diberi penjelasan cara-cara melakukan stimulasi kepada anak-anak.Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendiskripsikan atau menggambarkan pengetahuan ibu anak usia prasekolah tahun tentang Stimulasi Perkembangan di TK PKK Ringinpitu, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasinya adalah semua ibu yang memepunyai anak usia prasekolah dengan jumlah 50 ibu dengan sampel 50 responden diambil dengan teknik total sampling. Variabel penelitian adalah gambaran pengetahuan ibu anak usia prasekolah tentang stimulasi perkembangan dikumpulkan dengan menggunakan koesioner dengan jumlah 20 pertanyaan. Data yang dihasilkan diolah dan dianalisis secara prosentase. Data disajikan dalam bentuk diagram pie. Dari hasil penelitian didapatkan sebagian besar ibu-ibu yang mempunyai anak prasekolah memiliki pengetahuan tentang stimulasi perkembangan dalam kriteria kriteria kurang yaitu 29 responden (58%). Disarankan agar ibu-ibu yang mempunyai anak prasekolah memiliki pengetahuan tentang stimulasi perkembangan maka perlu adanya peningkatan pengetahuan dengan cara memberikan penyuluhan serta informasi yang aktif kepada ibu-ibu atau responden. Kata Kunci : Pengetahuan, Stimulasi Perkembangan, Ibu
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KONSEP DIRI REMAJA PUTRI YANG MENGALAMI JERAWAT (AKNE VULGARIS) ridwan, achmad; astutik, wahyu sri; astutik, Yuyun dwi
Jurnal AKP Vol 1, No 1 (2010): Jurnal AKP - Juni 2010
Publisher : Akademi Keperawatan Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teen-Age is a period of the happening of physical change and also mental. One of change of physical that happened is hormone, which can trigger incidence of pimple and also influent adolescent appearance. This purpose of this research was to know influent mount knowledge to  adolescent self  concept experiencing of pimply in SMA Muhammadiyah I Pare. This Research design used Cross Sectional with population of student of SMA Muhammadiyah I Pare, with 30 responder used  total sampling technique. The analyzed  of correlation of Chi Square got P(0.557 > α( 0.05), it means H0 accepted and H1 rejected, it meant there was no influent of  mount knowledge to concept of adolescent experiencing of pimply in SMA Muhammadiyah I Pare.The knowledge enough is important to adolescent, especially knowledge about pimply. For that,  parent or family and environment of school like teacher as a closest adolescently so that give positive and responds support in each change experienced of adolescent. Because responds from people closest can influence adolescent assessment to their self, and indirectly have an effect on to growth self conception.
DAMPAK SERING MENONTON TELEVISI PADA ANAK USIA SEKOLAH Ridwan, Achmad; Prasetya, Trihadi
Jurnal AKP Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Akp - Juni 2015
Publisher : Akademi Keperawatan Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh media terhadap anak semakin besar, teknologi semakin canggih dan intensitasnya semakin tinggi. Padahal orang tua tidak punya waktu memperhatikan, mendampingi dan mengawasi anak. Anak lebih banyak menghabiskan waktu menonton televisi ketimbang melakukan hal yang lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan pengetahuan dampak sering menonton televisi pada anak usia sekolah.Desain penelitian yang digunakan adalah desain deskriptif. Populasi sebanyak 217 responden dan sampelnya sebanyak 30 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa tingkat pengetahuaan Dampak Sering Menonton Televisi Pada Anak Usia Sekolah meliputi 15 responden (50%) mempunyai pengetahuan baik, 9 responden (30%) mempunyai pengetahuan  yang cukup,  6 responden (20%) yang mempunyai pengetahuan kurang dari total 30 responden.Sudah sepatutnya orang tua menyadari hal ini, mengingat betapa besarnya akibat dari menonton televisi yang berlebihan. Setiap orang tua memiliki tanggungjawab untuk selalu mengawasi anaknya dan selalu memperhatikan perkembangannya, oleh sebab itu hal-hal yang sekecil apapun harus bisa diantisipasi oleh setiap orang tua mengenai dampak positif dan negatif yang akan ditimbulkan oleh hal yang bersangkutan. Kata Kunci : Pengetahuan, Menonton Televisi, Anak Usia Sekolah
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP PELAYANAN KEPERAWATAN (Studi Deskriptif di RSUD Pare Diruang Flamboyan Pare Kabupaten Kediri Tahun 2014) Ridwan, Achmad; Anto, Febri Dwi
Jurnal AKP Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akp - Desember 2014
Publisher : Akademi Keperawatan Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patient satisfaction is the current state of desire, expectations and patient needs can be met. A service is considered satisfactory if the service can meet the needs and expectations of patients. The purpose of this study is how the image of the level of patient satisfaction after nursing care given in hospitals Pare.            The study design is descriptive. The population was patients in flamboyant space with the number of samples of 30 patients with 30 respondents taken with accidental sampling technique. The research variables are the level of patient satisfaction to nursing service kuesioner collected using the number 25 queries. The resulting data is processed by means of editing, cording, scoring, tabulating and analyzed by percentage. The data presented in the form of diagrams and tables .            From the results, over almost half of the respondents are very satisfied with nursing care as much as 19 respondents ( 63.3 % ) and who say satisfied as much as 10 respondents ( 33.3 % ) and that says quite satisfied as much as 1 respondent (3,3%) of total of 30 respondents.            In connection with the above results in order to maintain the quality of nursing care in the hospital ranging from physical means or facility space is adequate, the officer gave service with a friendly, courteous, professional and reliable. Concluded that the quality of nursing care in hospitals Pare Kediri district has been judged to be satisfactory. it is recommended that existing services be maintained or optimized. Keywords : satisfaction , nursing services
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG DIET DIABETES MELLITUS DENGAN PERILAKU DIET PENDERITA DIABETES MELLITUS Ridwan, Achmad; Putro, Heri Pramono
Jurnal AKP Vol 3, No 1 (2012): Jurnal AKP - Juni 2012
Publisher : Akademi Keperawatan Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Increasing of Diabetes Mellitus prevalence in several developing countries, for the impact of wealthy in those countries, has been recently much watched. The increasing salary and the change of life style especially in big cities causes the increasing of degenerative disease. Prevalence such as Diabetes Mellitus (DM). The type 2 of Diabetes Mellitus tends to occur to individualist with obesity. Obesity is the main trigger for the type 2 Diabetes Mellitus for that diet program is the main order action to do. The purpose of this is to identify the knowledge relation of DM diet with DM sufferers diet behaviour.The observation design used is analytic with  cross sectional. With Fiety Population and forty-four respondents as the samples who have inclusive and exclusive criteria. The taking of the samples is using simple random sampling technique. Methods of data collection in this study using a questionnaire, then the data were analyzed by stage editing, coding, scoring, tabulating. Analysis date be used Spearmen Correlation From the result of observation it can be gained that most of respondents have good knowledge, 12 respondents (27,3%) and the good DM diet behaviour is 16 respondents (36,4%). From the result spearmen correlation, it’s gained significant number 0,000 < 0,005 that means Ho rejected. It means that the knowledge relation about diet DM with DM suffers diet behaviour with very strong category.The knowledge of respondents about DM diet, increase the knowledge, information, and also joins in the health counselling especially about DM diet in order to  get maximal diet behaviour, so complication will not occur and the suffer can live happily. 
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TANDA dan GEJALA MENOPAUSE DI PKK DUSUN JAMBU DESA JAMBU KECAMATAN KEYEN KIDUL Khafidhoh, Astika Tafrikul; Ridwan, Achmad
Jurnal AKP Vol 8, No 2 (2017): Jurnal AKP - Desember 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Menopause adalah keadaan dimana seseorang telah berhenti haid selama satu tahun. Ada beberapa Tanda dan Gejala yaitu keringat di malam hari, perubahan berat badan, perubahan kulit, perubahan fisik, ketidakteraturan siklus haid, rasa panas, kerutan pada vagina, sembelit, gejala sistem perkemihan, perubahan pada mulut, gangguan psikis dan emosi, penurunan libido, penurunan daya ingat, dan mudah tersinggung, insomnia, jantung berdebar, dan perubahan menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang tanda dan gejala menopause di PKK Dusun Jambu Desa Jambu Kecamatan Kayen Kidul.Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasinya adalah semua ibu-ibu PKK dengan jumlah 30 ibu dengan sampel 30 responden diambil dengan teknik total sampling. Variabel penelitian adalah gambaran pengetahuan ibu tentang tanda dan gejala menopause dikumpulkan dengan menggunakan koesioner dengan jumlah 20 pertanyaan. Data yang dihasilkan diolah dan dianalisis secara prosentase. Data disajikan dalam bentuk diagram pie.Dari hasil penelitian didapatkan sebagian besar ibu-ibu PKK memiliki pengetahuan tentang tanda dan gejala menopause dalam kriteria kurang yaitu 14 responden (47%).Agar ibu-ibu PKK memiliki pengetahuan tentang tanda dan gejala menopause maka perlu adanya peningkatan pengetahuan dengan cara memberikan penyuluhan serta informasi yang aktif kepada ibu-ibu atau responden.Kata Kunci : pengetahuan, ibu, menopause. ABSTRACTMenopause is a condition where a person has stopped menstruation  for a year. There are several signs and symptoms, they are night sweats, weight changes, skin changes, physical changes, menstrual cycle irregularities, hot flashes, vaginal wrinkles, constipation, urinary system symptoms, changes in the mouth, psychic and emotional disorders, decreased libido, memory loss, and irritability, insomnia, palpitations, and menstrual changes. The purpose of this research was to determine the mothers knowledge about the signs and symptoms of menopause in PKK Dusun Jambu Desa Jambu Kecamatan Kayen Kidul.The research design that used is descriptive. The population is all the mother in PKK by the number of thirty mothers with a sample of thirty respondents were taken with a total sampling technique. Variables of research is an overview of mother knowledge about the signs and symptoms of menopause collected using questionnaire with twenty questions. The data that produced were processed and analyzed as a percentage. The data presented in the form of pie charts. From the results of research, the majority of PKK members are have knowledge about the signs and symptoms of menopause in less criteria is fourteen respondents ( 47 % ). In order mothers of PKK have knowledge about signs and symptoms of menopause, need to increase knowledge by providing counseling and active information to the mothers or the respondent. Keywords : knowledge , mother, menopause.
PENGETAHUAN SISWI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) KELAS XII TENTANG ALAT KONTRASEPSI PIL Wijaya, Dedy Achmat; Ridwan, Achmad
Jurnal AKP Vol 8, No 1 (2017): Jurnal AKP - Juni 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program KB dilakukan guna menurunkan laju pertumbuhan penduduk Indonesia. KB pil merupakan metode kontrasepsi dengan cara diminum yang berisi hormon sintesis estrogen dan progesteron. KB pil terdiri dari 2 macam yaitu KB pil kombinasi dan progestin. Banyak perempuan mengalami kesulitan didalam menentukan pilihan jenis kontrasepsi. Hal ini tidak hanya terbatasnya metode yang tersedia tetapi juga oleh ketidaktahuan mereka tentang persyaratan dan keamanan metode kontrasepsi pil.Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan Siswi SMA kelas XII tentang Alat Kontrasepsi Pil.Jenis penelitian ini adalah deskriptif, lokasi dan waktu penelitian di SMAN1 Papar pada tanggal 15 mei 2014.Populasi penelitian 196 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling.. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesionerHasil peneltian dari 66 responden, pada pengetahuan Siswi SMA Kelas XII Tentang alat kontrasepsi pil  di dapatkan hasil pengetahuan baik 9 responden (14%), cukup  27 responden (41%), dan pengetahuan kurang 30 responden (45%).Untuk meningkatkan Pengetahuan Siswi SMA Kelas XII Tentang Alat Kontrasepsi Pil” di SMAN 1 Papar Kabupaten Kediri bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang. Disarankan untuk lebih aktif membaca buku tentang alat kontrasepsi pil atau konsultasi ke petugas kesehatan ketika memerlukan pengetahuan tentang alat kontrasepsi pil.Kata Kunci : Pengetahuan, Siswi SMA Kelas XII, Alat Kontrasepsi Pil. 
Dukungan Petugas terhadap Kepatuhan Imunisasi Hepatitis B pada Wilayah Kerja Puskesmas Ariodillah Kota Palembang Ridwan, Achmad; Legiran, Legiran
SyifaMEDIKA:Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2015): Syifa Medika
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.042 KB)

Abstract

Data World Health Organization (WHO) tahun 2012 memperkirakan bahwa satu individu yang hidup telah terinfeksi hepatitis B, sehingga lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia terinfeksi. Cakupan imunisasi hepatitis di Puskesmas Ariodillah masih rendah yaitu Hepatitis B (0-7) hari uniject 6,9%, DPT-HB1 8,2% dan DPT-HB2 8,0% dari standar yang ditargetkan yaitu sebesar 100%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu serta dukungan petugas terhadap kepatuhan imunisasi Hepatitis B di wilayah kerja Puskesmas Ariodillah Palembang dengan menggunakan penelitian analitik observasional melalui pendekatan cross sectional. Metode pengumpulan data menggunakan teknik cluster sampling. Jumlah sampel penelitian adalah 178 subjek. Dari 178 subjek diperoleh 137 subjek (77,0%) yang patuh dan 41 subjek (23,0%) tidak patuh terhadap imunisasi Hepatitis B. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yang patuh imunisasi hepatitis B memiliki pengetahuan baik (86,2%), memiliki sikap positif (82,8%), dan memiliki dukungan petugas yang baik (55,6%). Tenaga kesehatan diharapkan lebih meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu mengenai imunisasi Hepatitis B serta meningkatkan pelayanan yang lebih baik.