p-Index From 2015 - 2020
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Panggung
Turyati -, Turyati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Pertunjukan Jonggan Dalam Konteks Sosial Kemasyarakatan Suku Dayak Kanayatn -, Turyati
PANGGUNG Vol 25, No 3 (2015): Ekspresi, Makna dan Fungsi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v25i3.23

Abstract

Jonggan merupakan pertunjukan tari tradisi masyarakat suku Dayak Kanayatn. Tarian ini disajikan untuk penyambutan tamu terhormat. Pertunjukan Jonggan terkait dengan berbagai hajat ritual dan hajat sosial masyarakat, antara lain Naik Dango (Ritual panen padi), perkawinan, dan Gawai Dayak (pesta rakyat). Tarian ini biasa ditarikan oleh kaum tua dan muda, laki-laki dan perempuan, tetapi biasanya dihadiri oleh sebagian besar orang tua, karena di dalamnya disajikan pantun-pantun lama yang berisi petuah, moral, agama, dan pandangan hidup. Penelitian Jonggan ini menggunakan pendekatan etnografi untuk mencatat perilaku estetik dan perilaku sosial budaya dalam pertunjukan Jonggan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa anak muda lebih suka menari berpasangan untuk membangun komunikasi dalam acara Jonggan dari pada harus berbalas pantun. Sentuhan emosional, kegembiraan muncul sebagai ungkapan kebersamaan, pribadi, dan komunal yang memberikan gambaran nyata dari hubungan yang berkembang antara emosi pribadi. Gejala pertunjukan menunjukkan terjadinya interaksi dan integrasi sosial yang bermuara pada terbangunnya kohesi sosial masyarakat.Kata kunci: Jonggan, Dayak Kanayatn, Pertunjukan, Tari
Pertunjukan Jonggan Dalam Konteks Sosial Kemasyarakatan Suku Dayak Kanayatn -, Turyati
PANGGUNG Vol 25, No 3 (2015): Ekspresi, Makna dan Fungsi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v25i3.23

Abstract

Jonggan merupakan pertunjukan tari tradisi masyarakat suku Dayak Kanayatn. Tarian ini disajikan untuk penyambutan tamu terhormat. Pertunjukan Jonggan terkait dengan berbagai hajat ritual dan hajat sosial masyarakat, antara lain Naik Dango (Ritual panen padi), perkawinan, dan Gawai Dayak (pesta rakyat). Tarian ini biasa ditarikan oleh kaum tua dan muda, laki-laki dan perempuan, tetapi biasanya dihadiri oleh sebagian besar orang tua, karena di dalamnya disajikan pantun-pantun lama yang berisi petuah, moral, agama, dan pandangan hidup. Penelitian Jonggan ini menggunakan pendekatan etnografi untuk mencatat perilaku estetik dan perilaku sosial budaya dalam pertunjukan Jonggan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa anak muda lebih suka menari berpasangan untuk membangun komunikasi dalam acara Jonggan dari pada harus berbalas pantun. Sentuhan emosional, kegembiraan muncul sebagai ungkapan kebersamaan, pribadi, dan komunal yang memberikan gambaran nyata dari hubungan yang berkembang antara emosi pribadi. Gejala pertunjukan menunjukkan terjadinya interaksi dan integrasi sosial yang bermuara pada terbangunnya kohesi sosial masyarakat.Kata kunci: Jonggan, Dayak Kanayatn, Pertunjukan, Tari