Tiara Pratiwi, Tiara
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Jarak Sumber Pencemar Terhadap Kada Sulfat (SO4) pada Debu Terendap di Sepanjang Jalan Angkut Batubara Pratiwi, Tiara; Junaidi, Junaidi; As, Zulfikar Ali
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Lingkungan Volume 14 No. 2, Juli 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Influence Of The Distance Of Pollutant Source On Sulfate (So4) Concentrations In The Dust Along The Coal Haul Road. One of the quality parameters of coal is Sulfur. Sulfur content in coal be able to reach 4%. Sulfur content in coal at South Kalimantan mine ranges from 0.08 – 1.58%. Sulfur can be in the form of pyrite as S2 and sulfate as SO4. Sulfur content in coal dust that floats in the air will fall along with rain. This study aims to determine the effect of distance to SO4 levels on dust along coal haul roads. The sampling point was taken from variation of distance that is 1 m, 50 m, 100 m, 150 m, and 200 m from the side of coal haul road. The results showed that the highest sulfate concentration was at 1 m distance from the side of the road, that was 37.865 mg/L, and the lowest was at 200 m distance from the side of the road, that was 3.405 mg/L. These sulfate concentrations were proportional to dust fall. The farther the sampling point, the sulfate content decreases. Keywords: Dust Fall; sulfate concentration; distance.
ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA (PKPR) DI PUSKESMAS KOTA PALEMBANG Pratiwi, Tiara; Handayani, sri; Isnaeni, Yuli
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v9i3.230

Abstract

Pada tahun 2013, Sumatera Selatan masuk dalam kategori dari enam Provinsi yang mampu memenuhi standar memiliki minimal empat puskesmas dengan tata kelola program PKPR dengan cakupan nasional mampu laksana PKPR sebesar 70,59%. Desain penelitian yang digunakan adalah desain fenomenologi, menggunakan data diskriptif yang melibatkan 10 informan. Pengumpulan data dengan verifikasi data, penyajian data dan verifikasi. Pada penelitian ini secara umum pelaksanaan PKPR sudah cukup baik, namun masih kurangnya peran dan fungsi lintas sektoral. faktor yang mendukung dalam pelaksanaan PKPR yaitu sudah ada kesediaan dari para implementor untuk menyelesaikan kebijakan publik, petugas sudah memiliki kecakapan dan komitmen untuk melaksanakan kebijakan karena adanya monitoring dan pelatihan petugas PKPR secara berkelanjutan dari Dinas Kesehatan Kota Palembang. PKPR bukan merupakan program inti, ia termasuk dalam area prioritas di pelayanan kesehatan ibu dan anak hal tersebut terkait alokasi dana dalam pemenuhan sarana prasarana pelayanan PKPR. Pelaksanaan program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) sudah berjalan, akan tetapi perlu adanay optimalisasi dan penguatan peran lintas sektoral dalam pelaksanaan PKPR dengan adanya singkronisasi dengan Dinas Pendidikan dan Departemen agama. Kata Kunci: Remaja, Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR), Remaja
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR Khoiriah, Annisa; Pratiwi, Tiara
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4, No 2 (2019): Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.009 KB) | DOI: 10.36729/jam.v4i2.218

Abstract

Latar belakang: Asfiksia merupakan suatu dimana keadaan pada bayi baru lahir yang mengalami? ?gagal? ?bernafas? ?secara?? spontan,? ?teratur?? segera?? setelah? ?lahir, sehingga bayi tidak dapat memasukkan oksigen dan tidak dapat mengeluarkan zat asam arang dari tubuhnya, sehingga dapat menurunkan O2? (oksigen) dan mungkin ?meningkatkan ?CO2?? (karbondioksida) ?yang dapat dipengaruhi oleh umur ibu, persalinan premature, letak sungsang, serta partus lama/ partus macet sehingga menimbulkan ?akibat buruk dalam kehidupan lebih lanjut. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di Di Bpm Herasdiana Palembang Palembang Tahun 2019. Metode: menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Pada variable umur ibu berdasarkan hasil uji statistic ?Chi Square?? didapatkan hasil ? value? = 0,001 <? 0,05, pada hasil pada variable umur ibu, berdasarkan hasil uji statistic dengan? Chi Square pada tingkat kemaknaan Hasil analisis bivariat dengan uji statistik Chi-square yang terdiri dari faktor umur ibu ? value = 0,001, letak sungsang ? value = 0,048 , prematuritas ? value 0,001, ketuban pecah dini ? value = 0,001 yang semuanya menunjukan ada hubungan bermakna terhadap kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Saran: bagi peneliti selanjutnya Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan variabel ? variabel lain yang dapat menghasilkan hasil yang lebih akurat.?Kata Kunci?? : Asfiksia, Umur Ibu, Prematuritas, Letak ???????? Sungsang, Partus Lama.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR Khoiriah, Annisa; Pratiwi, Tiara
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v4i0.336

Abstract

Latar belakang: Asfiksia merupakan suatu dimana keadaan pada bayi baru lahir yang mengalami   gagal   bernafas   secara   spontan,   teratur   segera   setelah   lahir, sehingga bayi tidak dapat memasukkan oksigen dan tidak dapat mengeluarkan zat asam arang dari tubuhnya, sehingga dapat menurunkan O2  (oksigen) dan mungkin  meningkatkan  CO2   (karbondioksida)  yang dapat dipengaruhi oleh umur ibu, persalinan premature, letak sungsang, serta partus lama/ partus macet sehingga menimbulkan  akibat buruk dalam kehidupan lebih lanjut. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di Di Bpm Herasdiana Palembang Palembang Tahun 2019. Metode: menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Pada variable umur ibu berdasarkan hasil uji statistic  Chi Square   didapatkan hasil ? value  = 0,001 <  0,05, pada hasil pada variable umur ibu, berdasarkan hasil uji statistic dengan  Chi Square pada tingkat kemaknaan Hasil analisis bivariat dengan uji statistik Chi-square yang terdiri dari faktor umur ibu ? value = 0,001, letak sungsang ? value = 0,048 , prematuritas ? value 0,001, ketuban pecah dini ? value = 0,001 yang semuanya menunjukan ada hubungan bermakna terhadap kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Saran: bagi peneliti selanjutnya Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan variabel ? variabel lain yang dapat menghasilkan hasil yang lebih akurat. Kata Kunci   : Asfiksia, Umur Ibu, Prematuritas, Letak          Sungsang, Partus Lama.