Articles

Found 3 Documents
Search

THE POTENTIAL OF PESANTREN IN SUSTAINABLE RURAL DEVELOPMENT Fatimatuzzahroh, Feti; Abdoellah, Oekan S; Sunardi, Sunardi
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.758 KB)

Abstract

The number of pesantren that scattered in rural areas makes it as one of the potential of informal institutions in sustainable rural development. The aim of this study was to determine the potential of pesantren Buntet in sustainable rural development. The method used in this study was a qualitative method that carried out through unstructured interviews and observations that aim to describe the potential of the pesantren in supporting sustainable rural development. The results of the data analysis are interpreted using the theory of Pretty and Ward that used to analyze the potential of pesantren.Through this research was determined that Pesantren Buntet had a potential in terms of sustainable development activities which include social, economic, and environmental activity. Moreover, in term of institutional aspect Pesantren Buntet at the stage awareness interdependence. However, Pesantren Buntet not entirely on stage Awareness interdependence. Because in indicators of technological development, Pesantren Buntet is still at the stage 1 is reactive dependence, where the use of technology in these pesantren is still at the stage of eco-efficiency and harm reduction.
Kondisi Mangrove di Pesisir Kabupaten Cirebon Wahyuningsih, Sri; Fatimatuzzahroh, Feti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.819 KB)

Abstract

Kerusakan dan degradasi hutan mangrove karena tekanan pembangunan danmenurunnya daya dukung lingkungan menjadi salah satu penyebab utama kerentananwilayah pesisir. Pesisir Kabupaten Cirebon merupakan salah satu pesisir dengankeadaan mangrove mengkhawatirkan. Pasalnya Kabupaten Cirebon hanya mempunyaimangrove dengan luas 1.780 ha dengan kondisi rusak 480 ha, kondisi sedang 200 hadan rehabilitasi hanya 100 ha. Hal tersebut menunjukkan mirisnya kondisi mangroveyang akan berpengaruh pada menurunnya kualitas lingkungan pesisir. Sebagaimanadiketahui bahwa mangrove mempunyai banyak sekali fungsi sosial, ekologi danekonomi. Selain sebagai habitat bagi berbagai spesies ikan, kerang, dan udang,mangrove juga berperan dalam menentukan kualitas air, menurunkan tingkat intrusiair laut dan meredam gelombang laut sehingga mampu melindungi pesisir dari abrasi.Paper ini mereview kondisi mangrove di pesisir Kabupaten Cirebon berdasarkanbeberapa jurnal. Minimnya penelitian mengenai mangrove di pesisir KabupatenCirebon merupakan salah satu faktor yang menghambat dalam membuat strategipengelolaan mangrove dan pengembangannya.Kata kunci: Ekosistem Mangrove, Pengelolaan, Pesisir, Kabupaten Cirebon
KONDISI MANGROVE DI PESISIR KABUPATEN CIREBON Wahyuningsih, Sri; Fatimatuzzahroh, Feti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.819 KB)

Abstract

Kerusakan dan degradasi hutan mangrove karena tekanan pembangunan danmenurunnya daya dukung lingkungan menjadi salah satu penyebab utama kerentananwilayah pesisir. Pesisir Kabupaten Cirebon merupakan salah satu pesisir dengankeadaan mangrove mengkhawatirkan. Pasalnya Kabupaten Cirebon hanya mempunyaimangrove dengan luas 1.780 ha dengan kondisi rusak 480 ha, kondisi sedang 200 hadan rehabilitasi hanya 100 ha. Hal tersebut menunjukkan mirisnya kondisi mangroveyang akan berpengaruh pada menurunnya kualitas lingkungan pesisir. Sebagaimanadiketahui bahwa mangrove mempunyai banyak sekali fungsi sosial, ekologi danekonomi. Selain sebagai habitat bagi berbagai spesies ikan, kerang, dan udang,mangrove juga berperan dalam menentukan kualitas air, menurunkan tingkat intrusiair laut dan meredam gelombang laut sehingga mampu melindungi pesisir dari abrasi.Paper ini mereview kondisi mangrove di pesisir Kabupaten Cirebon berdasarkanbeberapa jurnal. Minimnya penelitian mengenai mangrove di pesisir KabupatenCirebon merupakan salah satu faktor yang menghambat dalam membuat strategipengelolaan mangrove dan pengembangannya.Kata kunci: Ekosistem Mangrove, Pengelolaan, Pesisir, Kabupaten Cirebon