Articles

Found 8 Documents
Search

Determination of Magnetic Mineral Crystal Structure Using X-Ray Diffraction (XRD) on Igneous Rock from Ogolowe and Bajugan Village, Toli toli District Central Sulawesi Fajrah, Musfirah Cahya; Mapesso, Alia; Kasim, Sandra
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry Vol 2, No 2 (2017): June 2017
Publisher : Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24845/ijfac.v2.i2.52

Abstract

Study of igneous rocks derived from Ogowele Village and Village Toli-Toli Bajugan has been conducted to determine the magnetic minerals contained in the igneous rocks, as well as determine the crystal system, lattice constants and field diffraction by comparison sieve 60 mesh and 80 mesh. Process characterization and analysis using X-Ray Diffraction (XRD). Characterization and analysis of the results showed that the compound was detected both rock samples Fe3O4, SiO2, Al2O3 and MnO2. Igneous rocks derived from Ogowele village is dominated by compounds SiO2 (quartz) by 52% and rocks from Bajugan village dominated by the compound Fe3O4 (magnetite) by 40%. The crystal structure is cubic and hexagonal compound to compound Fe3O4 SiO2. Fe3O4compound cubic lattice constants are a = b = c is 8.375 Å. To compound the hexagonal SiO2 ie a = b of 4.898 Å and c of 5.385 Å. Field diffraction on Fe3O4compound is (3 1 1) and the SiO2 compound that is (1 0 1).Keywords: X-Ray Diffraction, Fe3O4 Compound, SiO2 Compound, cubic, hexagonal
PEMODELAN 2D RESERVOAR GEOTERMAL MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNET DI DESA KASIMBAR BARAT Efendi, Rustan; Lamangkona, Fajrah; Kasim, Sandra
G r a v i t a s i Vol. 15 No. 1 (2016)
Publisher : Faculty of Mathematical and Natural Sciences, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.895 KB)

Abstract

Pemodelan 2D reservoar geotermal dengan menggunakan metode geomagnet telah dilakukan di daerah Panasbumi Desa Kasimbar Barat. Penelitian ini bertujuan memodelkan reservoar tersebut dalam bentuk 2 dimensi dan untuk mengetahui kondisi bawah permukaan reservoar. Pemodelan ini dilakukan dengan bantuan program Mag2DC. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat reservoar pada lintasan a-a? dengan nilai suseptibilitas -0,029 SI pada kedalaman 247,16 m dan -0,054 SI pada kedalaman 204,17 m. Untuk lintasan c-c? dengan nilai suseptibilitas -0,028 SI pada kedalaman 303,24 m dan -0,029 SI pada kedalaman 199,08 m. Hasil untuk lintasan d-d? memberikan nilai suseptibilitas -0,028 SI pada kedalaman 232,02 m. Jenis batuannya pada semua lintasan tersebut adalah batuan sedimen berupa batu pasir. Kata kunci: Pemodelan 2D, Reservoar, Geotermal, Geomagnet, suseptibilitas, Mag2DC
PEMODELAN RESERVOIR PANASBUMI MENGGUNAKAN DATA MAGNETIK DI DESA TORO KECAMATAN KULAWI Baligau, Chris Indra Cahya; Kasim, Sandra; Efendi, Rustan
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Number 2 (August 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.788 KB)

Abstract

Penelitian magnetik telah dilakukan di lokasi manifestasi panasbumi Desa Toro Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi. Tujuan penelitian untuk memodelkan struktur batuan penyusun reservoir panasbumi dan mengestimasi kedalaman reservoir panasbumi. menggunakan data magnetik yang diperoleh di lapangan.  Data magnetik yang diperoleh selanjutnya diolah dengan tahapan melakukan beberapa koreksi yaitu koreksi IGRF dan koreksi vairiasi harian guna memperoleh data anomali medan magnet total. Pemodelan kedepan (Forward Modeling) dan Pemodelan kebelakang (Inverse Modeling) digunakan untuk mengetahui batuan penyusun reservoir panasbumi dan kedalamannya.  Hasil pemodelan  diperoleh bahwa batuan  penyusun  reservoir berupa batuan yang tersusun atas mineral non magnetik dengan nilai suseptibilitas yaitu: -0,00030125 SI, -0,003413 SI, -0,0084446, SI, -0,05824451 SI dan -0,066777 SI. Reservoir panasbumi berada pada kedalaman 2000-3000 m di bawah permukaan
IDENTIFIKASI STRUKTUR PERLAPISAN BAWAH PERMUKAAN BERDASARKAN ANALISIS GELOMBANG GESER DI KECAMATAN PALU BARAT Tayeb, Musrifah Am; Efendi, Rustan; Kasim, Sandra
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Number 2 (August 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.749 KB)

Abstract

Penelitian dengan metode refraksi mikrotremor telah dilakukan di Kecamatan Palu Barat dengan merekam penjalaran gelombang yang terjadi di bawah permukaan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi struktur perlapisan bawah permukaan berdasarkan analisis gelombang geser dengan menggunakan metode refraksi mikrotremor. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan 2 program yaitu menggunakan program Surface Wave Analysis Wizard dan program WaveEq (Surface Wave Analysis). Hasil estimasi nilai kecepatan gelombang geser pada lapangan SMA 4 berkisar antara 165 m/s sampai 670 m/s, untuk lapangan masjid agung berkisar antara 235 m/s sampai 735 m/s, untuk lapangan bola lasoso berkisar antara 100 m/s sampai 565 m/s, untuk lapangan bola durian berkisar antara 335 m/s sampai 595 m/s, untuk lapangan bola anggur berkisar antara 215 m/s sampai 670 m/s, untuk lapangan bolagajah mada berkisar antara 305 m/s sampai 640 m/s. Nilai kecepatan gelombang geser tersebut menunjukan bahwa pada Kecamatan Palu Barat didominasi oleh batuan aluvium, pasir tersaturasi dan lempung pasiran.
KARAKTERISTIK ENDAPAN TSUNAMI BERDASARKAN METODE GRANULOMETRI DAN METODE SUSEPTIBILITAS DI SULAWESI TENGAH Kusumawardani, Mutiara; Kasim, Sandra; Maskur, Maskur
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 Number 1 (March 2018)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.445 KB)

Abstract

Karakteristik Endapan Tsunami Berdasarkan Metode Granulometri dan Metode Suseptibilitas di Sulawesi Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat magnetik dan nonmagnetik dari material sedimen yang merupakan endapan hasil tsunami di daerah Tonggolobibi Kabupaten Donggala dan di Kota Palu Sulawesi. Karakteristik nonmagnetik yang dilakukan dengan metode granulometri didapatkan bahwa di Daerah Tonggolobibi pada sampel 03 B, 06 C dan 09 B ditemukan endapan tsunami sedangkan untuk kota Palu ditemukan endapan tsunami titik 10. Nilai pemilahan endapan tsunami yang didapatkan di daerah penelitian, menunjukkan bahwa kekuatan arus dan gelombangnya tidak stabil (terpilah buruk) yang berkisar antara 1? hingga 2?. Nilai suseptibilitas magnetik menggunakan alat suseptibility meter MS2D (Bartington). Nilai suseptibilitas yang didapatkan kemudian dicari nilai rata-ratanya menggunakan rumus rata-rata berbobot. Karakteristik magnetik yang didapatkan dari metode suseptibilitas, untuk sampel 03 B yaitu 91,89 ± 03 ×10-8m3/kg, sampel 06 C 19,95 ± 0,2 ×10-8m3/kg, sampel 09 B 28 ± 0,29 ×10-8m3/kg dan sampel 10 8,8 ± 0,3 ×10-8m3/kg.
IDENTIFIKASI SEBARAN AQUIFER MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK HAMBATAN JENIS DI WILAYAH KECAMATAN MOUTONG KABUPATEN PARIGI MOUTONG Th. Musa, Moh. Dahlan; Anwar, Anwar; Kasim, Sandra; Maskur, Maskur
G r a v i t a s i Vol. 15 No. 1 (2016)
Publisher : Faculty of Mathematical and Natural Sciences, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.317 KB)

Abstract

Penelitian untuk mengetahui sebaran lapisan aquifer telah dilakukan di Wilayah Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong dengan menggunakan metode geolistrik hambatan jenis. Pengukuran dilakukan dengan metode Automatic Array Scanning (AAS) menggunakan konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengolahan data menggunakan program inversi Earthmarger 2D. Lapisan dengan nilai hambatan jenis antara 10 ?m ? 39,4 ?m dengan faktor formasi >2 merupakan lapisan aquifer bebas yang terdapat pada seluruh lintasan yang berada pada kedalaman ± 2 m bmt ? ± 69 m bmt. Sedangkan lapisan aquifer tertekan terdapat pada Lintasan 3 danLintasan 6 yang berada pada kedalam ± 35 m bmt Lapisan ini terdiri dari pasir, kerikil dan pasir lempungan dari satuan batuan endapan danau dan sungai. Kata Kunci: Aquifer, Geolistrik hambatan jenis, Wenner-Schlumberger
IDENTIFIKASI SEBARAN BATUBARA MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK HAMBATAN JENIS DI DESA LEMBAN TONGOA Fitriani, Ida; Th. Musa, Moh. Dahlan; Kasim, Sandra
G r a v i t a s i Vol. 15 No. 1 (2016)
Publisher : Faculty of Mathematical and Natural Sciences, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.186 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian di Desa Lemban Tongoa Kecamatan Palolo yang betujuan untuk mengidentifikasi sebaran batuabara di bawah permukaan. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik hambatan jenis konfigurasi dipol-dipol. Pengukuran dilakukan sebanyak 4 Lintasan yang tersebar di daerah penelitian. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak Res2dinv diperoleh nilai hambatan jenis batubara berkisar antara 152 ?m ? 227 ?m. Ketebalan lapisan minimal 0,3 meter dan ketebalan maksimal 1 meter. Penyebaran lapisan batubara diduga menebal secara merata dari arah utara ke selatan. Kata Kunci : Geolistrik, Hambatan Jenis, Res2dinv, Batubara
PENENTUAN LAPISAN BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE REFRAKSI MIKROTREMOR DI KAMPUS UNIVERSITAS TADULAKO Kasim, Sandra; Talo, Joni Loe; Efendi, Rustan; Maskur, Maskur
G r a v i t a s i Vol. 15 No. 1 (2016)
Publisher : Faculty of Mathematical and Natural Sciences, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1114.081 KB)

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian tentang metode refraksi mikrotremor dengan merekam penjalaran gelombang yang terjadi di bawah permukaan. Pada medium yang berlapis gelombang geser mempunyai sifat dispersif, kecepatan fase sebagai fungsi frekuensi. Sifat ini dapat digunakan untuk menentukan struktur lapisan berdasarkan kecepatan gelombang geser terhadap kedalaman. Hasil proses inversi adalah kecepatan gelombang geser sebagai fungsi kedalaman. Penelitian ini mengidentifikasi danmengkarakterisasi struktur batuan di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil estimasi nilai kecepatan gelombang geser pada lokasi pertama berkisar antara 121 m/s sampai 461 m/s, untuk lokasi kedua berkisar antara 80 m/s sampai 274,8 m/s, untuk lokasi ketiga berkisar antara 235 m/s sampai 308,5 m/s, untuk lokasi keempat berkisar antara 135 m/s sampai 249 m/s, untuk lokasi kelima berkisar antara 140,5 m/s sampai 264,4 m/s, untuk lokasi keenam berkisar antara 121 m/s sampai 354 m/s, untuk lokasi ketujuh berkisar antara 106 m/s sampai 465 m/s dan untuk lokasi kedelapan berkisar antara 130,8 m/s sampai 286,4 m/s. Berdasarkan nilai kecepatan gelombang geser tersebut dapat diindikasikan dari permukaan sampai kedalaman 10,5 meter berupa lempung, pasir, pasir tidak tersaturasi, dan aluvium, dari kedalaman 10,5 meter sampai kedalaman 12,2 meter berupa lempung.  Kata kunci : Refraksi Mikrotremor (ReMi), Gelombang Geser, Struktur Batuan.