Articles

Found 34 Documents
Search

Evaluasi Tampilan Antarmuka QGIS Dan ArcGIS Menggunakan Pendekatan User-Centered Design (UCD) : Studi Kasus Fungsi Geoprocessing Tools Hawi, Fathin Naufal; Ramdani, Fatwa; Rokhmawati, Retno Indah
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.207 KB)

Abstract

Kualitas antarmuka menjadi pengaruh besar pada kegunaan Sistem Informasi Geografis (SIG) namun belum menjadi poin penting dalam SIG dan permasalahan aplikasi pengolah SIG sulit dipahami oleh pengguna karena desain antarmuka pengguna dibandingkan dengan masalah teknis. Pada penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan terhadap aplikasi QGIS dan ArcGIS menggunakan pendekatan user-centered design. Hasil usability testing menunjukkan dari aspek effectiveness pada setiap fungsi yang diujikan cenderung lebih tinggi effectiveness pada aplikasi QGIS dalam hal fungsi intersect 73%, buffer 73%, dissolve 53%, merge 53% dan union 60% sedangkan ArcGIS hanya memiliki kecenderungan pada fungsi clip 33%. Pada aspek efficiency dengan satuan goals/min tidak ada tugas dari kedua aplikasi yang dapat diselesaikan dalam satu menit dikarenakan setiap tugas memerlukan langkah-langkah yang beragam untuk mencapai tujuannya, namun hasil menunjukkan tingkat aspek efficiency yang paling tinggi pada aplikasi ArcGIS dalam hal fungsi clip 0,31, intersect 0,38, dissolve 0,90, sedangkan QGIS cenderung lebih tinggi buffer 0,88, merge 0,66, dan union 0,80. Pada aspek satisfaction ArcGIS cenderung lebih tinggi dengan nilai 68,5 dibandingkan dengan QGIS dengan nilai 54,5.
Sistem Informasi Geografis Kesesuaian Lahan Perumahan di Kota Malang menggunakan Metode MCE Hariyanto, Muhammad Hadi Selamet; Ramdani, Fatwa; Saputra, Mochamad Chandra
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1256.116 KB)

Abstract

Dalam paper ini. metode MCE digunakan untuk menganalisis kesesuaian lahan perumahan di Kota Malang. kriteria seperti keamanan, kenyamanan, dan kompatibilas digunakan dalam penelitian ini berdasarkan Standar Nasional Indonesia Tata cara perencanaan lingkungan perumahan di perkotaan. Ada dua teknik MCE yang digunakan, yaitu WLC dan OWA, keduanya memberikan hasil yang berbeda dan yang akurasi yang paling bagus didapat dari teknik OWA. Hasil dari kedua teknik tersebut kemudian divalidasi menggunakan metode ROC analisis. persentase dari model OWA menunjukkan hasil 79%, sedangkan persentasi dari model WLC hanya 67%. Model WLC dan OWA kemudian dimasukkan kedalam sistem informasi geografis yang telah diuji menggunakan metode Black-box dan White-box agar bisa diakses oleh masyarakat Kota Malang.
2D AND 3D GEOVISUALIZATION: LEARNING USER PREFERENCES IN LANDSLIDE VULNERABILITY Wahyudi, Hafif Bustani; Ramdani, Fatwa; Bachtiar, Fitra Abdurrachman
Journal of Information Technology and Computer Science Vol 5, No 1: April 2020
Publisher : Faculty of Computer Science (FILKOM) Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jitecs.202051167

Abstract

Landslides often cause impacts on the environment, infrastructure, and society. The impacts of landslides can be minimized by creating disaster awareness. Landslide vulnerability mapping can be used as a dissemination media to increase disaster awareness. The mapping methods that can be used are 2D and 3D geovisualization. There is very few research in current literature explaining the user preferences on geovisualization 2D and 3D related to landslide vulnerability.  In this paper, the user preferences of both 2D and 3D geovisualization will be evaluated. This study will focus to find out which geovisualization suits most users and their literacy spatial among those provided geovisualizations. From our results, 90% of users prefer 3D geovisualization over 2D. Furthermore, our analysis shows that 2D geovisualization has the advantage of being easily understood by users in all ages. Meanwhile, 3D geovisualization is better at increasing users' spatial literacy at all ages and levels of education in knowing the causes of landslide vulnerability. Appropriate geovisualization will provide information and knowledge that is useful for communities in regards of landslide vulnerability for better disaster awareness
EVALUATING CONCEPTUAL FRAMEWORK FOR LANDSLIDES NATURAL DISASTER MANAGEMENT USING FEATURE ANALYSIS Siswahyudi, Puad; Ramdani, Fatwa; Bachtiar, Fitra A
Journal of Information Technology and Computer Science Vol 4, No 3: Desember 2019
Publisher : Faculty of Computer Science (FILKOM) Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jitecs.201943128

Abstract

Landslides is the top rank disaster in the number of incidents in Batu City. Currently, the handling of landslides in Batu City still lack preparation in preparedness phase. In preparedness phase, as an early step before a landslide take place, need a systematic disaster management. The disaster management refers to the use of a framework as a guideline to understand disasters that will occur. Batu City have developed a framework as a guideline for landslide management, but the quality and maturity are questionable. Therefore, this study proposes an evaluation of conceptual framework for landslides natural disaster management. The specific objective is to know the quality of proposed framework, find the weakness and strength. Evaluation is held by using featured based analysis which using seven criteria i.e. background, goal, model, content, legitimation, implementation and contribution. The result shows that the framework  is feasible to use as a guideline to manage the landslide management in preparedness phase in Batu City.
SIMULASI PERUBAHAN HIDROLOGI PERMUKAAN KAWASAN KARST SEBAGAI DAMPAK EKPLOITASI BAHAN BAKU SEMEN MENGGUNAKAN METODE TANGIBLE LANDSCAPE Rahman, Cendi Tito; Ramdani, Fatwa; Saputra, Mochamad Chandra
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara terbesar yang memiliki kawasan karst di asia tenggara, kawasan karst adalah lahan gersang yang berbatu, Selain itu, kawasan ini juga dieksploitasi untuk kebutuhan bahan baku pembuatan semen, namun dari penambangan ini akan muncul masalah seperti hilang atau  berubahnya hidrologi dan bentang alam pada area yang yg eksploitasi. perlunya sebuah analisis awal terkait dampak penambangan sangat penting dilakukan di tahap awal, hal ini yang melatar belakangi peneliti untuk mengetahui perubahan hidrologi pada kawasan karst dampak ekspoitasi bahan baku semen dengan cara mensimulasikan eksploitasi menggunakan metode Tangible Landscape, penelitian ini akan memvisualisasikan secara real-time perubahan elevasi, kontur serta hidrologi hasil ekspoitasi,  dari hasil visualisasi tersebut nantinya dapat digunakan untuk pengambilan langkah taktis bagi pihak terkait, hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah, kegiatan penambangan pada kawasan tersebut dapat mempengaruhi hidrologi permukaan dan topografi lingkungan, kemudian hasil pengujian different analytic diperoleh kesesuaian model sebesar 76.5 %, Tangible Landscape di pengaruhi oleh nilai cell yang terdapat pada data tersebut dan skala yang dihasilkan, pada ukuran 10 cm x 10 cm menghasilkan 3.306 cell sedangkan pada ukuran 28 cm x 28 cm menghasilkan 13.328 cell, kemudian untuk pengujian User Experience dapat disimpulkan bahwa, metode ini memiliki tingkat pengalaman yang positif terhadap pengguna melihat hasil dari UEQ. Secara keseluruhan Tangible Landscape dapat digunakan untuk menvisualisasikan perubahan lingkungan yang terjadi serta dapat merekayasa model pada lingkungan tersebut. 
SISTEM INVENTARISASI DAN EKSPLORASI PERTAMBANGAN BATU BARA DI KALIMANTAN BERBASIS MOBILE ANDROID Alkhasani, Fauzan Anwari; Ramdani, Fatwa; Pinandito, Aryo
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Britmindo merupakan perusahaan pertambangan yang menyediakan laporan dan solusi yang andal untuk berbagai layanan yang dibutuhkan oleh pemilik tambang batu bara. Salah satu solusi yang dilakukan dalam rangka efesiensi dibidang pertambangan adalah dengan memanfaatkan Geographic Information System (GIS) pada tahap eksplorasi. Saat ini PT Britmindo menyediakan sistem berbasis website yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan eksplorasi dan inventarisasi. Namun penggunaan kamera digital dan GPS handheld yang terpisah dalam inventarisasi membutuhkan banyak waktu ketika menambahkan hasil inventarisasi kedalam sistem sedangkan peta konsesi berbasis website kurang optimal ketika diakses melalui smartphone yang mudah dibawa dalam kegiatan eksplorasi. Dari permasalahan tersebut, dikembangkan sistem inventarisasi dan eksplorasi pertambangan batu bara di Kalimantan berbasis mobile Android dengan memanfaatkan fitur GPS dan kamera pada smartphone, dimana pengguna dapat melihat peta konsesi lokasi dan melakukan inventarisasi melalui geotagging dan tracking. Sistem inventarisasi dan eksplorasi dikembangkan dengan model waterfall. Hasil dari penelitian ini merupakan sebuah aplikasi mobile berbasis Android. Pengujian pada sistem ini menggunakan validation testing, user acceptance testing (UAT) dan usability testing dimana hasil pengujian validation testing dan usability testing menghasilkan kesimpulan bahwa sistem 100% valid dan sangat mudah digunakan, sedangkan hasil pengujian UAT menghasilkan kesimpulan bahwa sistem telah sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Sistem Informasi Penentuan Lokasi Pembangunan Kawasan Industri di Kabupaten Mojokerto Menggunakan Metode Multi-Creteria Evaluation Berbasis WEB-GIS Junianto, Diky Dwi; Ramdani, Fatwa; Pramono, Djoko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1470.076 KB)

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan hal yang harus dicapai oleh setiap pemerintahan untuk memajukan kesejahteraaan masyarakat wilayahnya. Salah satu langkah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi adalah dengan membangun kawasan industri. Kawasan industri merupakan pemusatan kegiatan industri pengolahan. Aktifitas industri akan banyak menyerap tenaga kerja dan menambah pajak bagi daerah. Pemilihan lokasi pembangunan kawasan industri harus ditentukan dengan tepat karena akan mempengaruhi kelancaran operasional industri, kenyamananan masyarakat, dan terjaganya lingkungan. Untuk menentukan lokasi kawasan industri yang tepat sangat sulit, karena cakupan area yang luas dan harus mempertimbangkan banyak aspek dalam pembangunannya. Pada penelitian ini dikembangkan sistem informasi untuk menentukan lokasi pembangunan kawasan industri di Kabupaten Mojokerto. Sistem ini memanfaatkan analisis spasial dari aplikasi QuantumGIS, data citra satelit Landsat-8 (perekaman tanggal 20 Mei 2017), metode multi criteria evaluation, metode AHP dan peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia nomor : 35/M-IND/PER/3/2010 tentang pedoman teknis kawasan industri sebagai pedoman penentuan kawasan industri. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi penentuan lokasi industri berbasis Website Geography Information System(webGIS). Pengujian performance testing dan ROC curve. Hasil dari performance testing menunjukan performa sistem sangat baik, dibuktikan dengan hasil pengujian semua HTTP request dari semua fitur sukses. Sedangkan hasil dari pengujian akurasi ROC curve menunjukan tingkat akurasi 78%, menunjukan akurasi cukup akurat. Tujuan dari sistem ini adalah menginformasikan luasan lahan untuk kesesuaian kawasan industri berdasarkan skala kesesuaian (sangat sesuai,cukup sesuai, kurang sesuai, tidak sesuai).
Rekonstruksi 3 Dimensi dari Video menggunakan Metode Structure-From-Motion (Studi Kasus: Wilayah Pertambangan Batubara) Kurniawan, Rimba Anditya; Ramdani, Fatwa; Furqon, M. Tanzil
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 12 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.771 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara yang mempunyai kekayaan alam yang besar dalam menghasilkan batubara. Dengan total 466.307.241 ton tahun 2012, Indonesia menempati urutan ketiga dunia sebagai penghasil batubara. Untuk mengatur wilayah pertambangan proses manajemen sangat diperlukan. Proses manajemen tambang dapat dilakukan dengan rekonstruksi 3 dimensi berupa point cloud menggunakan metode Structure-from-Motion (SfM). Untuk membangun sebuah struktur dari hasil tumpang tindih banyak citra yang diambil menggunakan teknik photogrammetry digunakan algoritme SfM. Dalam pengambilan data citra terkadang terjadi kegagalan trigger otomatis pada kamera dan kurangnya kerapatan antar citra. Penelitian ini menggunakan data video dari UAV yang diterbangkan diatas wilayah pertambangan untuk merekam seluruh kegiatan pertambangan. Data video dipresumsi dapat mengurangi kesalahan pada saat pengambilan citra dan meningkatkan nilai overlap antara citra berurutan serta meningkatkan jumlah point cloud. Hasil keluaran pada perangkat lunak diuji menggunakan metode Simple Regression. Penelitian ini menunjukan bahwa input data video dengan durasi 1 menit dan nilai overlap 90% dapat menghasilkan 2910 point cloud. Uji Simple Regression menghasilkan nilai F sebesar 12.408. Hal ini menunjukan bahwa semakin besar nilai overlap, maka akan semakin besar pula jumlah point cloud yang dihasilkan.
Sistem Informasi Geografis Rekomendasi Partisipasi Publik Ruang Terbuka Hijau Berbasis Android Mobile (Studi Kasus : Kota Malang) Akbar, Roudhotul Ridho; Ramdani, Fatwa; Pinandito, Aryo
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.838 KB)

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah ruang-ruang dalam kota atau wilayah yang lebih luas baik dalam bentuk area/kawasan maupun dalam bentuk area memanjangi jalur yang lebih memberikan manfaat ekologi, sosial, budaya, ekonomi dan estetika kepada lingkungan perkotaan. Menurut Dewan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Timur pada tahun 2016, RTH di Kota Malang hanya mencapai 2% dari wilayah Kota Malang. saat ini banyak warga yang sudah menuntut partisipasi yang lebih besar dalam membentuk keputusan kebijakan publik yang mempengaruhi Pemerintah. Masyarakat Kota Malang juga kesulitan dalam mencari RTH di Kota Malang, hanya 3,6%nya saja RTH yang diketahui di Kota Malang. Sistem Informasi Geografis Rekomendasi Partisipasi Publik Ruang Terbuka Hijau merupakan salah satu terobosan bagi masyarakat untuk ikut andil dalam partisipasi memberikan rekomendasi RTH di Kota Malang. Dengan memanfaatkan teknologi LBS (Location Based Service) dan Geotagging pada device Android memungkinkan masyarakat dengan leluasa memberikan rekomendasi RTH yang diinginkan masyarakat. Sistem informasi ini juga membantu masyarakat dalam mempermudah menemukan RTH di Kota Malang. Sehingga pemerintah lebih dipermudah dalam menentukan pembangunan RTH di Kota Malang, dan RTH di Kota Malang.
Perancangan Arsitektur, Pembangunan Web-GIS, dan Analisis Kesesuaian Lahan Pertanian Tanaman Padi Menggunakan Metode GIS-MCDA di Kota Batu Nisyak, Amaliah Khoirun; Ramdani, Fatwa; Suprapto, Suprapto
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 10 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.019 KB)

Abstract

Sektor pertanian masih berperan penting dalam perekonomian di Kota Batu. Selain tanaman hortikultura, Kota Batu juga merupakan penghasil tanaman padi meskipun tidak banyak lahan-lahan yang ditanami padi. Menurut hasil wawancara dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu, dalam satu tahun, lahan-lahan tersebut hanya ditanami padi sebanyak sekali atau 2 kali yang seharusnya dapat dilakukan 3 kali. Hal tersebut dikarenakan petani belum mengetahui apakah lahan tersebut sebenarnya sesuai atau tidak untuk ditanami padi. Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu saat ini belum memiliki data terkait apakah lahan tersebut sebenarnya sesuai atau tidak untuk ditanami padi. Data tersebut diperlukan sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam mengelola lahan pertanian, sehingga tidak membuang waktu dan biaya untuk mengelola lahan yang sebenarnya tidak sesuai untuk tanaman padi. Untuk mendapatkan hasil kesesuaian lahan tersebut, akan diterapkan metode GIS-MCDA (Multi Criteria Decision Analysis), dimana digunakan 9 kriteria yang mempengaruhi kesesuaian lahan dan hasilnya akan diterapkan dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web. SIG berbasis web (Web-GIS) dibangun berdasarkan pada perancangan arsitektur yang dibuat. Arsitektur yang dibuat terdiri dari 3 layer, yaitu Client Layer, Service Layer, dan Support Layer. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan yang dilakukan, didapatkan 4 hasil kelas kesesuaian lahan yaitu S1, S2, S3, dan NS. Sedangkan luasan dari masing-masing kelas kesesuaian lahan adalah kelas S1 seluas 739,42 ha dengan persentase 3,7%, kelas S2 seluas 7375,91 ha dengan persentase 37%, kelas S3 seluas 3706,20 ha dengan persentase 18,6%, dan kelas NS seluas 8120,02 ha dengan persentase 40,7%.