Articles

Found 13 Documents
Search

BERPIKIR ALJABAR MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA Napfiah, Siti
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2016): KALAMATIKA November 2016
Publisher : FKIP UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29071/KALAMATIKA.vol1no2.2016pp171-182

Abstract

Penelitian ditujukan untuk mendeskripsikan profil berpikir aljabar mahasiswa dalam menyelesaikan masalah berdasarkan taksonomi SOLO ditinjau dari perbedaan kemampuan matematika. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berpikir aljabar mahasiswa berkemampuan tinggi dalam menyelesaikan masalah pada komponen pola mencapai level extended abstract dengan mengenali contoh pola bilangan kemudian membuat soal yang berkaitan dengan pola di luar pengetahuan yang diasumsikan dan menggeneralisasikan pola tersebut, pada komponen variabel mencapai level relational dengan cara membuat hubungan di antara hasil bilangan yang telah disubstitusikan ke dalam bentuk aljabar, pertidaksamaan dan persamaan yang diberikan. Berpikir aljabar mahasiswa berkemampuan sedang dalam menyelesaikan masalah yaitu pada komponen pola mencapai level unistructural dalam menemukan suku tertentu dari pola yang diberikan dengan menggunakan satu penggal informasi dari data yaitu mengenal hubungan antara nilai suku dari pola yang diketahui tetapi tidak menggunakan hubungan untuk menemukan nilai suku yang lebih tinggi dan menggeneralisasikan pola yang diberikan, pada komponen variabel mencapai level multistructural dengan mensubstitusikan beberapa bilangan pada bentuk aljabar, persamaan, dan pertidaksamaan tetapi tidak dapat membuat hubungan diantara hasil substitusi tersebut. Berpikir aljabar mahasiswa berkemampuan rendah dalam menyelesaikan masalah yaitu untuk komponen pola pada level prestructural karena menggunakan informasi yang tidak relevan dan untuk komponen variabel pada level unistructural dengan menggunakan satu bilangan tertentu
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN WHOLE BRAIN PADA MATA KULIAH TELAAH MATEMATIKA SD Napfiah, Siti
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016): KALAMATIKA April 2016
Publisher : FKIP UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29071/KALAMATIKA.vol1no1.2016pp37-46

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menerapkan pembelajaran whole brain pada mata kuliah Telaah Matematika SD. Metode pembelajaran whole brain memberikan cara pemanfaatan manajemen kelas yang baik sebagai dasar proses pembelajaran. Jika manajemen kelas dapat terkelola dengan baik, maka mahasiswa dapat merasa nyaman untuk mengikuti proses pembelajaran. Selanjutnya metode ini menekankan seorang pendidik untuk melakukan pengajaran dengan memanfaatkan kegiatan visual, audio dan kinestetik secara bersama, sehingga kedua bagian otak dapat bekerja secara maksimal. Pendidik harus menggunakan media pembelajaran dan gerakan-gerakan yang menarik dalam penyampaian materi dan dituntut untuk melibatkan peserta didiknya ke dalam setiap pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan metode pembelajaran whole brain yang dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Metode pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa adalah metode pembelajaran whole brain yang mana pengelolaan manajemen kelas harus tertata dengan baik serta peserta didik harus diajak melakukan kegiatan audio, visual, dan kinestetik secara bersama-sama. Berdasarkan hasil tes diketahui bahwa lebih dari 50% mahasiswa di kelas memperoleh skor lebih dari 75. Dengan metode pembelajaran whole brain yang melibatkan keseluruhan indra yang merangsang kedua bagian otak bekerja secara maksimal dan pengaturan manajemen kelas yang baik maka proses pembelajaran matematika dapat diterima oleh peserta didik dengan baik.
PKM PENDAMPINGAN PEMBUATAN ABON KULIT PISANG DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Napfiah, Siti; Anugraini, Asri Putri; Irmawati, Farizha
PAMBUDI Vol 2 No 1 (2018): JPM PAMBUDI
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.794 KB) | DOI: 10.33503/pambudi.v2i1.271

Abstract

Program society partnership is training abon's makings banana skin at Regency Tulungagung aims to give science and training makes a new innovation product namely abon banana skin in order to develop Regency citizen effort Tulungagung that not only utilize its banana only. At chooses two flaky producer partners bananas at Regency Tulungagung to been given training abon's makings that gets banana skin raw product. Two elected partner gets location at Kauman and Boyolangu. Two this effort partner did not utilize its banana skin eventually well-nigh every day making banana so banana skin flaky piles. By this program, given by science newing to that society banana skin can be utilized as a product that valuably namely abon banana skin. Reasonable banana skin to be made food product because banana skin has goodly nutrient content lovely. Abon reasonably to been kept up because top abon that than so long without bahna preservative and is liked by all society circle. Society devotion program this executed beginning month of February 2018. Via test-driving activity sort recipe and discussion with partner therefore at finds recipe to make abon banana skin who can get long-lasting, having a real treat, pretty color, and texture that nicely corresponds to banana skin type that is at partner effort place. Activity on programs it to get positive comment of Tulungagung's Regency citizen. They really enjoy following this activity.
Persepsi Mahasiswa terhadap LKM Geometri Transformasi Berbasis Discovery Learning dengan Pendekatan Kontekstual Kenys, Zamzam Fadhilah; Napfiah, Siti; Anugraini, Asri Putri
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 1 (2018): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v6i1.450

Abstract

Abstrak Persepsi merupakan penafsiran secara konkrit dan nyata dari masing-masing orang dalam memandang sesuatu. Pada penelitian ini, objek yang diamati adalah Lembar Kerja Mahasiswa (LKM). LKM yang dimaksud adalah LKM Geometri Transformasi berbasis discovery learning dengan pendekatan kontekstual yang telah dinyatakan efektif, praktis, dan efisien. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang pengumpulan datanya menggunakan angket. Berdasarkan angket yang telah diambil terhadap 34 mahasiswa Pendidikan Matematika IKIP Budi Utomo Malang, didapatkan secara umum persepsi mahasiswa terhadap LKM berbasis discovery learning dengan pendekatan kontekstual sangat baik, menarik, dan membantu mahasiswa dalam pembelajaran Geometri Transformasi. Pada dasarnya, skor yang diperoleh berdasarkan hasil angket respons mahasiswa mencapai 80% sehingga LKM termasuk kategori sangat baik. Dengan demikian berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap kehadiran LKM berbasis discovery learning dengan pendekatan kontekstual pada materi geometri transformasi direspons dengan sangat baik untuk meningkatkan proses pembelajaran yang efektif, praktis dan efisien. Kata kunci: penafsiran, LKM, geometri transformasi, discovery learning , kontekstual Abstract Perception constitutes konkrit's ala interpretation and reality of each insider sees something. On this research, observed object is College Student job Sheet (LKM). LKM that intended is LKM Transformasi's Geometry gets basis discovery learning with kontekstual's approaching already been declared for effective, practical, and efficient. P enelitian this constitute descriptive research that its data collecting utilizes questionnaire . Base questionnaire already being taken to 34 Mathematics Education college students in IKIP Budi Utomo Malang, gotten in common college student perception for LKM to get basis discovery learning with kontekstual's approaching very good, pull, and helps college student in Transformasi's Geometry learning. Basically, acquired score bases response questionnaire result college student reach 80% so LKM comprises pretty good categories. Thus bases to usufruct research points out that college student perception to LKM'S present gets basis discovery learning with contextual's approaching on transformasi's geometry material at response excellently to increase effective learning process, practical and efficient. Keywords: perception, LKM, Transformasi's Geometry, discovery learning, Contextual
Pembuatan Alat Peraga Matematika untuk Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa Napfiah, Siti
Jurnal Tadris Matematika Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2019.2.1.31-40

Abstract

This research aim to improve the creativity the college student in mathematics learning by making mathematics display tool especially display tool from utilize secondhand. One of the way is utilize secondhand as thing which good for education, namely mathematics display tool. This research held in Telaah Matematika SD learning in IKIP Budi Utomo Malang. Subject of this research is the college student in study program of Mathematics Education. This observational type is classroom action research. The aim of this research is describe college student creativity step-up in utilize second as display tool. The success criteria of this research is the creativity value every the college student reach more than 70. Based on the observational gotten that the creativity value of the student college in pre research reach 30,  then in one cycle there the valuae of the college student is 55, and in two cycle all of the college students reach the value more than 70. Therefore this research can increase to creativity of the college student.
Pengembangan Modul Materi Barisan dan Deret Kelas X SMK dengan Pendekatan REACT Sili, Kristina Kewa; Napfiah, Siti; Kurniawati, Anik
PRISMATIKA: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol 1 No 1 (2018): PRISMATIKA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.641 KB) | DOI: 10.33503/prismatika.v1i1.298

Abstract

Module constitutes one of material teach applicable to increase learning quality. Largely student most constraint studies mathematics because terminological they that mathematics abstraction. Berdasakan it is developed module which concern material with student real life. One of approaching in mathematics that gets bearing with student real life is REACT'S approaching  (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring).  To the effect this research is develop module that valid and paktis on Line and Line material with REACT'S approaching. This observational type constitute development research with model developmental ADDIE who covers five subject steps, which is analysis, design, development, implementation, and evaluation. Instrument that is utilized is sheet validate material pro, sheet validates media pro, and student response questionnaire. Subjek is this research is SMK'S student Ile Boleng's Country brazes X. Kevalidan module reaches score percentage average 77%. Seen from practicability aspect, practical stated module with score percentage average 95% by pretty good categories.
HUBUNGAN KECEMASAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Pranasti, Maya Adityana; Napfiah, Siti
PRISMATIKA: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol 1 No 2 (2019): PRISMATIKA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.651 KB) | DOI: 10.33503/prismatika.v1i2.432

Abstract

The innovative and fun mathemathics learning are preferred by students. Innovative and fun learning will dissepear views of mathematics that difficult and boring. Thus, it can decreases students anxiety and fresult of learning will increase. The purpose of this study was to dtermine the relationship between mathematics learning anxiety on student result in mathematics subjects at Junior High School Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang. The research used correlation method with a quantitative approach for this study. The results showed that there was a correlation between the anxiety of learning mathematics on student result in mathematics subjects in class VIII-A at Junior High School Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang. It can be evidenced by the correlation coefficient or calculated R value of 0,445 > from the R table value of 0,3610. While the coefficient of determination or the magnitude of the contribution of the influence of variable X on variable Y is 0,198 or equal to 19,8% an the equation Y =70,244 – 0,563X.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH KALKULUS Sulistyorini, Yunis; Napfiah, Siti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v8i2.1947

Abstract

Berpikir kritis merupakan kemampuan yang dapat dipelajari dan dilatihkan agar mampu memecahkan masalah secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam memecahkan masalah kalkulus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah tiga orang mahasiswa program studi Pendidikan Matematika IKIP Budi Utomo Malang yang berkemampuan matematika tinggi. Instrumen yang digunakan yaitu soal pemecahan masalah Kalkulus dan pedoman wawancara. Instrumen dibuat untuk menggali kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam memecahkan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek mampu menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan terpenuhinya seluruh indikator kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan masalah matematika yaitu menggunakan penalaran pada tahap memahami masalah, menganalisis keterkaitan masing-masing bagian dari keseluruhan untuk menghasilkan sistem yang kompleks pada tahap membuat perencanaan, menganalisis dan mengevaluasi fakta-fakta pada tahap melaksanakan perencanaan, dan menarik kesimpulan berdasarkan hasil analisis pada tahap memeriksa kembali. Walaupun ketiga subjek memenuhi keseluruhan indikator berpikir kritis, namun masing-masing subjek menunjukkan proses pemecahan masalah yang berbeda. Masalah open-ended dapat dipertimbangkan dalam melatihkan kemampuan berpikir kritis sekaligus mengakomodasi berbagai tingkatan akademik mahasiswa.AbstractCritical thinking is an ability that can be learned and trained to be able to solve problems effectively. This study aims to describe students' critical thinking skills in solving calculus problems. This type of study was descriptive qualitative research. The subjects were three undergraduate students of the IKIP Budi Utomo Malang Mathematics Education with high mathematical abilities. The research instruments were calculus problem solving questions and interview guidelines. The instruments used to explore students' critical thinking skills in solving problems. The results showed that subjects were able to demonstrate high critical thinking skills. This is indicated by the fulfillment of all indicators of critical thinking skills in solving mathematical problems, namely using reasoning at the stage of understanding the problem, analyzing the relationship of each part of the whole to produce a complex system at the stage of devising a plan, analyzing and evaluating the facts at the stage of carrying out the plan, and draw conclusions based on the results of the analysis at the stage of looking back. Although all three subjects fulfill all indicators of critical thinking skills, each subject shows a different problem solving process. Open ended problems can be considered to develop critical thinking skills while accommodating various academic levels of students.
Persepsi Mahasiswa terhadap 4K dalam Pembelajaran Matematika Sulistyorini, Yunis; Napfiah, Siti
JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 1: Maret - Agustus 2019
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.33 KB) | DOI: 10.26594/jmpm.v4i1.1541

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi mahasiswa tentang pentingnya 4K (Kritis, Kreatif, Komunikatif, dan Kolaboratif) dalam pembelajaran matematika. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa sebagian besar responden memilih tanggapan setuju dengan persentase rata-rata 57% untuk komponen kritis, sebagian besar responden memilih tanggapan setuju dengan persentase rata-rata 59% untuk komponen kreatif, sebagian besar responden memilih tanggapan setuju dengan persentase rata-rata 51% untuk komponen komunikatif, dan responden memilih tanggapan setuju dengan persentase rata-rata 49% serta tanggapan sangat setuju dengan persentase rata-rata 49% untuk komponen kolaboratif. Dengan demikian, sebagian besar mahasiswa merasa bahwa 4K penting dalam pembelajaran matematika. Berdasarkan hasil penelitian, para pengajar matematika disarankan untuk menerapkan pembelajaran berbasis 4K.
Persepsi Mahasiswa terhadap 4K dalam Pembelajaran Matematika Sulistyorini, Yunis; Napfiah, Siti
JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 1: Maret - Agustus 2019
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.33 KB) | DOI: 10.26594/jmpm.v4i1.1541

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi mahasiswa tentang pentingnya 4K (Kritis, Kreatif, Komunikatif, dan Kolaboratif) dalam pembelajaran matematika. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa sebagian besar responden memilih tanggapan setuju dengan persentase rata-rata 57% untuk komponen kritis, sebagian besar responden memilih tanggapan setuju dengan persentase rata-rata 59% untuk komponen kreatif, sebagian besar responden memilih tanggapan setuju dengan persentase rata-rata 51% untuk komponen komunikatif, dan responden memilih tanggapan setuju dengan persentase rata-rata 49% serta tanggapan sangat setuju dengan persentase rata-rata 49% untuk komponen kolaboratif. Dengan demikian, sebagian besar mahasiswa merasa bahwa 4K penting dalam pembelajaran matematika. Berdasarkan hasil penelitian, para pengajar matematika disarankan untuk menerapkan pembelajaran berbasis 4K.