Nurul Faiqotul Himma, Nurul Faiqotul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

ADSORPSI ION KALSIUM MENGGUNAKAN BIOMASSA ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) DIREGENERASI HCL Rakhmania, Citra Dewi; Khaeronnisa, Indah; Ismuyanto, Bambang; Nanda, Julia; Himma, Nurul Faiqotul
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.667 KB) | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2017.001.01.03

Abstract

Water hyacinth (Eichhornia crassipes) is known as an aquatic weed that has rapid growth. However, the water hyacinth has the ability to remove metals from water as it acts as a natural adsorbent. Calcium ion is one of the metallic ions which can cause hardness and scaling in high temperature, resulting in a decrease of the efficiency of industrial equipment. In this research, the water hyacinth was regenerated with HCl and used as an adsorbent to adsorb calcium ion. The effect of HCl concentration and calcium ion concentration on the adsorption capacity of calcium ion was investigated. The results show that adsorption capacity of calcium ion increased as the concentration of HCl increased up to 3 M. At higher concentration of HCl, 4 M and 5 M, the adsorption capacity decreased because some functional groups of hydroxyl and carboxyl which play an important role in adsorption process are cleavage. Maximum adsorption capacity was achieved at 38,733 mg Ca/gr adsorbent with regeneration of adsorbent at HCl 3M and 500 ppm of calcium ion
PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP EFEKTIVITAS PROSES KOAGULASI MENGGUNAKAN BESI (III) KLORIDA HEKSAHIDRAT Junisu, Belda Amelia; Handayani, Evi; Hidayati, AS Dwi Saptati Nur; Ismuyanto, Bambang; Himma, Nurul Faiqotul
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1027.749 KB) | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2017.001.02.04

Abstract

Air gambut merupakan sumber air potensial yang dapat digunakan sebagai air bersih jika diolah terlebih dahulu, dimana penyisihan asam humat menjadi perhatian utama karena kandungannya yang tinggi menyebabkan kekeruhan, intensitas warna yang tinggi, dan sifat asam pada air gambut. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk penyisihan asam humat dalam air gambut adalah koagulasi dengan menggunakansenyawa kimia berupa garam logam hidrolisis sebagai koagulan. Pada penelitian ini, Besi (III) Klorida (FeCl3.6H2O) digunakan sebagai koagulan untuk penyisihan asam humat.Penentuan kondisi optimum koagulasi dilakukan dengan variasi pH (6–9) dan dosis koagulan FeCl3.6H2O (20–100 ppm). Koagulasi kemudian dilakukan dengan penambahan kitosan sebagai koagulan pendukung untuk meningkatkan efektivitas proses koagulasi, dimana dosis kitosan divariasikan pada rentang 10–50 ppm.Diperoleh nilai pH optimum adalah pH 7 dan dosis FeCl3.6H2O sebesar 80 ppm dengan penurunan warna sebesar 88,08% dan kekeruhan sebesar 97,08%. Sedangkan dengan adanya penambahan kitosan hingga 50 ppm, penurunan warna dan kekeruhansemakin meningkat hingga  94,75% dan 99,07%.