Azizatul Hamidiyah, Azizatul
Universitas Airlangga Fakultas Kesehatan Masyarakat Program Magister Prodi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

PERSEPSI PASIEN TENTANG KUALITAS PELAYANAN DENGAN MINAT KUNJUNGAN ULANG Hamidiyah, Azizatul
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Minat konsumen memakai jasa dari pemberi jasa yang sama sangat dipengaruhi oleh pengalaman kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan sebelumnya. Klinik umum di RS.Bhineka Bakti Husada menduduki urutan keenam dengan persentase kunjungan pasien lama terendah dibanding 18 poliklinik lainnya. Klinik umum memiliki persentase angka kunjungan pasien lama rendah juga memiliki angka kunjungan pasien lama yang menurun terutama pada tahun 2011-2012. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan persepsi pasien tentang kualitas pelayanan dengan minat kunjungan ulang.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Pengambilan sampelnya menggunakan teknik purposive sampling. Sampel adalah pasien baru di klinik umum yang telah merasakan pelayanan di unit klinik umum. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara variabel kehandalan (Pvalue = 0,000), daya tanggap (Pvalue = 0,000), jaminan (Pvalue = 0,000), empati (Pvalue = 0,000) dan bukti fisik pelayanan (Pvalue = 0,000) dengan minat kunjungan ulang. Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi pasien tentang kualitas pelayanan dengan minat kunjungan ulang. Keywords: persepsi pasien, kualitas pelayanan, minat kunjungan ulang
KETERKAITAN ANTARA KEBUTUHAN (NEED) PELAYANAN KESEHATAN DAN KEPEMILIKAN JAMINAN KESEHATAN DALAM ERA JKN Kusumawati, Fitriyah; Hamidiyah, Azizatul
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia sudah dimulai tahun 2014 yang secara bertahap menuju ke Universal Health Coverage tahun 2019. Jumlah penduduk Sidoarjo per Desember 2015 yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan sebesar 824.932 jiwa, atau sebesar 41%% dari total penduduk. Masyarakat yang belum tercover ini menjadi potensi pasar bagi kepesertaan JKN. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kebutuhan (need) pelayanan kesehatan dan keterkaitannya dengan kepemilikan jaminan kesehatan di Era JKN ini. Populasi penelitian ini adalah Masyarakat di Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo. Sampel pada penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di wilayah kecamatan Krian Sidoarjo sebanyak 200 respoden. Penelitian ini menggunakan insidental sampling, yakni penduduk yang ditemui saat penelitian dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis dengan uji statistik deskriptif dengan metode distribusi frekuensi dan crosstab tabel kepemilikan jaminan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan saat merasa sakit ringan (56%). Pelayanan kesehatan yang dibutuhkan ketika sakit adalah dengan diobati sendiri (32%). Tempat pelayanan kesehatan yang menjadi tujuan responden jika membutuhkan pelayanan kesehatan gawat darurat adalah Puskesmas (56%). Pertimbangan dalam menentukan fasilitas pelayanan kesehatan yang dituju adalah kelengkapan sarana (44%). Kebutuhan utama dalam pelayanan medis di rumah sakit adalah adanya dokter umum (62%). Kebutuhan utama dalam pelayanan non medis di rumah sakit adalah keramahan petugas (52%). Keunggulan utama dalam pelayanan gawat darurat adalah penanganan yang cepat (40%). Hasil crosstab tabel antara kebutuhan pelayanan kesehatan dengan kepemilikan jaminan kesehatan menunjukkan hasil yang seiring dengan hasil perhitungan distribusi frekuensi.
PELATIHAN PEMBUATAN CAMILAN SEHAT KOKOA-MORINGA OLEIFERA (KOMO) DESA SUMBEREJO DAN SUMBERANYAR Hamidiyah, Azizatul; Hikmah, Raudatul
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.258 KB)

Abstract

Pelatihan pembuatan camilan sehat Kokoa Moringa Oleifera (KOMO) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam pembuatan camilan sehat dalam penanganan anemia sehingga kelompok mitra dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya ibu hamil anemia yang masih banyak terjadi di wilayah mitra. Metode yang ditawarkan adalah musyawarah untuk pengkapasitasan anemia dan penanganannya, pelatihan praktik pembuatan KOMO, manajemen usaha dan marketting serta pendampingan. Hasil pengabdian masyarakat  menunjukkan  kedua mitra memiliki pengetahuan tentang anemia dan penanganan anemia  serta keterampilan pembuatan camilan sehat KOMO. Camilan sehat KOMO dibuat dalam 4 ukuran yaitu bar kecil, sedang, besar dan toples. Camilan sehat KOMO terdiri dari 4 varians yatu original, mente, almond dan mint. Camilan sehat KOMO diperjualbeikan di rumah produksi masing-masing mitra, di posyandu dan kelas ibu hamil serta bekerjasama dengan Puskesmas, Bidan Praktek Mandiri, Praktik  dokter, koperasi bumdes, koperasi pesantren dan kepada reseller. Secara otomatis dengan pengabdian masyarakat ini kelompok mitra juga menjadi produktif secara ekonomi, yang awalnya tidak produktif secara ekonomi.
Penanggulangan Anemia melalui Kader Kokoa Moringa Oleifera (Komo) Hamidiyah, Azizatul; Hikmah, Raudatul
JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT IN HEALTH Vol 1 No 2 (2018): Journal of Community Engagement in Health
Publisher : STIKes Surya Mitra Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v1i2.7

Abstract

Camilan siap saji yang terstandarisasi untuk dikonsumsi ibu hamil sebagai pengganti tablet Fe sementara ketika rasa mual akibat sensitivitas pada ibu hamil sangat dibutuhkan mengingat tingginya kejadian anemia ibu hamil. Salah satunya camilan sehat tersebut adalah coklat (Kokoa) kelor (Moringa Oleifera). Sehingga dalam upaya penurunan kejadian anemia ibu hamil, perlu dilakukan pendampingan Kader Kokoa Moringa Oleifera (KOMO) dalam pembuatan camilan sehat coklat kelor. Tujuan kegiatan pendampingan kader Kokoa Moringa Oleifera (KOMO) ini adalah untuk meningkatkan keterampilan kader tentang camilan sehat KOMO dalam menanggulangi ibu hamil anemia. Kegiatan pendampingan dilakukan di 2 posyandu Desa Sumberejo dan Mimbo Sumberanyar selama 1 minggu. Kader di 2 Posyandu adalah kader yang telah diberikan pelatihan sebelumnya oleh Prodi D3 Kebidanan Universitas Ibrahimy. Pendampingan diberikan tentang cara pembuatan serbuk kelor hingga tahapan finishing produk camilan sehat KOMO. Hasil kegiatan pendampingan menunjukkan peningkatan keterampilan kader dalam pembuatan camilan sehat KOMO. Setelah dikonsumsi ibu hamil dampaknya juga langsung terlihat dengan adanya penurunan kejadian anemia (peningkatan kadar hemoglobin) 80% pada 10 ibu hamil di wilayah Mimbo Sumberanyar dan 90% ibu hamil di Wilayah Sumberejo.
FAKTOR DETERMINAN ANEMIA SANTRI PUTRI Hamidiyah, Azizatul; Rohmani, Lutfiatur; Zahro, Nurul Alfiyatuz
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol 6 No 1 (2019): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.24 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v6i1.345

Abstract

Anemia is a public health problem that occurs a lot. Teenage girls have a risk ten times greater for anemia than young men. Based on the results of the general checkup report conducted by the Ibrahimy Midwifery Academy Research and Community Service Unit in December 2016 showed that 63 santri (52%) of 121 santri who underwent Hb experience anemia with Hb levels of less than 12 g / dL. Even 5 out of 63 santri who have anemia have Hg 5g / dL. The purpose of this study was to analyze the determinant of anemia in santri of the Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo Islamic Boarding School in 2017. The research design used was cross-sectional with quantitative methods. The study was conducted on December 2017-March 2018 located at the Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Islamic Boarding School in Situbondo. The sample in this study was 140 female santri in the central dormitory. The sampling technique was carried out by purposive sampling with inclusion and exclusion criteria. The research instrument used questionnaires, observation sheets, and HB Check sets. Data analysis is done univariately. The results showed that the majority of santri suffered anemia by 79%. The socio-economic characteristics (number of submissions) of the majority of students in the category were 66%. The knowledge of santri about anemia was mostly in the good category of 49%. The attitude of the santri about anemia was mostly in the sufficient category of 56%. The majority of santri's nutritional consumption is not in accordance with the AKG of 94%. The majority of santri eating patterns are erratic at 42%. The majority of the santri body mass index is in the normal category of 75%. The majority of santri menstrual patterns are in the normal category of 52%. The majority of santri during the past month had an infectious disease of 64%. The majority of santri's physical activity in the light category is 85%. Keywords: Anemia, Determinant Factors, Female Santri, Teenage Girls ABSTRAK Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang banyak terjadi.Remaja putri memiliki risiko sepuluh  kali lebih besar untuk menderita anemia dibandingkan dengan remaja putra. Berdasarkan hasil laporan general check up yang dilakukan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Ibrahimy pada Desember 2016 menunjukkan bahwa 63 santri (52%) dari 121 santri yang melakukan  pemeriksaan Hb mengalami anemia dengan kadar Hb kurang dari 12 g/dL. Bahkan 5 dari 63 santri yang mengalami anemia memiliki Hb 5g/dL. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor determinan anemia pada santri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo Tahun 2017. Desain penelitian yang digunakan adalah crossectional dengan metode kuantitatif. Penelitian dilakukan pada Desember 2017-Maret 2018 berlokasi di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 140 santri putri di asrama pusat. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan  purposive  sampling  dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, lembar observasi, dan set HB Check. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menujukkan bahwa mayoritas santri menderita anemia sebesar 79%. Karakteristik sosial ekonomi (jumlah kiriman) santri mayoritas dalam kategori cukup sebesar 66%. Pengetahuan santri tentang anemia mayoritas dalam kategori baik sebesar 49%. Sikap santri tentang anemia mayoritas dalam kategori cukup sebesar 56%. Konsumsi gizi santri mayoritas tidak sesuai AKG sebesar 94%. Pola makan santri mayoritas tidak menentu sebesar 42%. Indeks masa tubuh  santri mayoritas dalam kategori normal sebesar  75%. Pola menstruasi santri  mayoritas dalam kategori normal sebesar 52%. Mayoritas santri selama satu bulan terakhir mengidap penyakit infeksi sebesar 64%. Aktivitas fisik  santri mayoritas dalam kategori ringan sebesar 85%. Kata Kunci : Anemia, Faktor Determinan, Santri Putri, Remaja
KUALITAS ANTENATAL CARE DENGAN KEPUASAN IBU HAMIL Hamidiyah, Azizatul; Hidayati, Nur
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol 5 No 2 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.219 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i2.353

Abstract

One of the efforts to improve health of pregnant women is ensure that pregnant women routinely carry out antenatal care. The motivation of pregnant women to carry out routine pregnancy checks needs to be balanced with quality Antenatal Care (ANC) so that pregnant women are satisfied and motivated to make the next visit. The results of Banyuputih Public Health Center reported  for the past three years showed that K4 visits have decreased. Especially in 2016 to 2017, from 106% to 68%. So it is important to do research quality of ANC with satisfaction. The purpose of this study was to determine the relationship between the quality of ANC services and the satisfaction of pregnant women in Banyuputih Public Health Center in Situbondo District in 2018. This research method was quantitative with cross sectional design. The population in this study were pregnant women who had performed ANC services at Banyuputih Health Center during 2018. The sample in this study were 61 people. Data collection was done using primary and secondary data. This research instrument was a questionnaire using a Likert scale. Data analysis was performed using chi square test. The results showed that there was a relationship between service quality, dimensions of Reliability (0,000), Responsiveness (0,007), Assurance (0,016), Emphaty (0,001) and Tangible (0,016) with patient satisfaction  Keywords : Quality, Antenatal Care, Satisfaction ABSTRAK Salah satu upaya peningkatan derajat kesehatan ibu hamil adalah dengan memastikan ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. Motivasi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin perlu diimbangi dengan pelayanan Antenatal Care (ANC) yang berkualitas agar ibu hamil puas dan termotivasi untuk melakukan kunjungan berikutnya. Hasil laporan Puskesmas Banyuputih selama tiga tahun terakhir menunjukkan kunjungan K4 mengalami penurunan. Khususnya pada tahun 2016 ke 2017 yaitu dari 106% menjadi 68%. Sehingga penting dilakukan penelitian tentang kualitas pelayanan ANC dengan kepuasan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan ANC dengan kepuasan ibu hamil di Puskesmas Banyuputih Kabupaten Situbondo Tahun 2018. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang telah melakukan pelayanan ANC di Puskesmas Banyuputih selama tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data primer dan sekunder. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner menggunakan skala likert. Analisi data dilakukan menggunakan uji chi square.  Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara kualitas pelayanan yaitu dimensi Reliability (0,000), Responsiveness (0,007), asssurance (0,016), Emphaty (0,001) dan Tangible (0,016) dengan kepuasan pasien.  Kata kunci : Kualitas, Antenatal Care, Kepuasan        
INTENSITAS NYERI DISMENORHEA PRIMER SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN TERAPI SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE Hamidiyah, Azizatul; Jannah, Fevi Mila Nur
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol 5 No 1 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.168 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i1.361

Abstract

Spiritual Emosional Freedom Technique is a non pharmacologic therapy to decrease woman menstruation pain. Based on prelimenery study about dysmenorrhea which did in ten Ibrahimy midwifery academy students showed that amount 4 people (40%) had low pain 2, people (20%) had middle pain, and found 4 people (40%) had not dysmenorrhea every month. The objective of this research was to know difference primary dysmenorrhea pain intensity before and after SEFT therapy for Ibrahimy midwifery academy student of sukorejo situbondo year 2017. Design of this research used pre-experimental. The population in this research were ibrahimy midwifery academy students who had dysmenorrhea and menstruation experienced in the third week of August 2017, amounts 21 people. Sample of this research used total sampling. Data was collected using questionnaires and checklist. Data analyzed using Wilcoxon Signed Rink Test with maximum level a = 0.05, the result showed that the p < a was 0,000 then H0 rejected, it mean there was differences primary dysmenorrhea pain before and after SEFT therapy.  Keywords: Dysmenorrhea, Spiritual Emosional Freedom Technique, Pain Scale ABSTRAK  Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) adalah tindakan non farmakologis yang memiliki manfaat untuk mengurangi nyeri haid pada wanita. Berdasarkan studi pendahuluan tentang dismenorhea yang dilakukan pada 10 Mahasiswa Akbid Ibrahimy didapatkan sebanyak 4 orang (40%) mengalami nyeri ringan, 2 orang (20%) mengalami nyeri sedang, dan sisanya tidak mengalami dismenorhea setiap bulan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan intensitas nyeri dismenorhea primer sebelum dan sesudah dilakukan terapi SEFT Pada Mahasiswa Akbid Ibrahimy Sukorejo Situbondo Tahun 2017. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-experimental. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa Akbid Ibrahimy yang dismenorhea dan menstruasi pada minggu ketiga pada bulan Agustus 2017, sebanyak 21 orang. sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan checklist. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rink Test dengan tingkat kemaksimalan a = 0,05. Hasil uji menunjukkan p < a yaitu 0,000 maka H0 ditolak, artinya ada perbedaan intensitas nyeri dismenorhea primer sebelum dan sesudah dilakukan terapi SEFT .  Kata kunci : Dismenorhea, Spiritual Emotional Freedom Technique, Skala Nyeri
UPAYA PENURUNAN KEMATIAN IBU MELALUI PENDEKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Santi, Juni Dwi Kurnia; Hamidiyah, Azizatul
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol 4 No 1 (2017): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.162 KB)

Abstract

Gunung Anyar Puskesmas is a health center located in surabaya city area. The mortality rate in this puskesmas was one person in 2013, one in 2014 and nul of May 2015. This showed that health degree in Puskesmas Gunung Anyar area was not in good category yet. Therefore Puskesmas Gunung Anyar was one of the pilot projects of Health ministry of Surabaya in an effort to reduce maternal mortality. This study aims to create an operational plan for community empowerment programs in Puskesmas Gunung Anyar area in order to reduce maternal mortality rate. Methods of data retrieval was done by semi-open interview with indepth interview to cadre and followed by visit home of pregnant mother. Indepth interviews were conducted using structured interview guidelines. Indept interview was held on April 24, 2015 - May 3, 2015 at Puskesmas Gunung Anyar with 8 respondents of pregnant women and  8  cadres.  The  results showed  that the  biggest  cause  of  maternal deaths in  the  work  area  of Puskesmas Gunung Anyar is low pregnant women's behavior about healthy behavior during pregnancy. The recommended alternative solution is to increase the knowledge of pregnant women and their families with two activities: 1) to activate pregnant women's classes in each kelurahan, and 2) health education for pregnant women and their families. These recommendations are made in the form of a Plan of Action (PoA).  Keywords : Maternal Mortality, Community Empowerment Approch, Plan of Action. ABSTRAK Puskesmas  Gunung  Anyar  merupakan  puskesmas  yang  di  wilayah  kota  surabaya.  Angka kematian di puskesmas ini yaitu satu orang pada tahun 2013, satu orang pada tahun 2014 dan nol per Mei 2015. Keadaan ini menunjukkan status kesehatan di wilayah Puskesmas Gunung Anyar kategori belum baik. Sehingga Puskesmas Gunung Anyar menjadi pilot project Dinas Kesehatan Kota Surabaya dalam rangka menurunkan angka  kematian  ibu.Tujuan  penelitian  ini  yaitu  membuat  rencana  operasional program pemberdayaan masyarakat Puskesmas Gunung Anyar dalam menurunkan Angka Kematian Ibu. Metode pengambilan data dilakukan dengan wawancara semi terbuka dengan indepth interview kepada kader dan dilanjutkan dengan kunjungan rumah ibu hami Indepth interview dilakukan menggunakan pedoman wawancara terstruktur. Indept interview dilaksanakan pada tanggal 24 April 2015 - 3 Mei 2015 di Puskesmas Gunung Anyar dengan jumlah 8 responden ibu hamil serta 8 Kader. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penyebab  kematian  ibu  terbesar  adalah  rendahnya perilaku  ibu  hamil  tentang perilaku sehat selama hamil Alternatif penyelesaian masalah yang direkomendasikan yaitu meningkatkan pengetahuan ibu hamil beserta keluarganya dengan kegiatan yaitu 1)mengaktifkan kelas ibu hamil di kelurahan, dan 2) penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil dan keluarganya. Rekomendasi dibuat dalam bentuk Plan of Action (PoA).  Kata kunci : Kematian Ibu, Pemberdayaan Masyarakat, Plan of Action .
PERILAKU SANTRI MENJAGA KEBERSIHAN ORGAN GENITAL EKSTERNA DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN Hamidiyah, Azizatul; Hasanah, Nur; Sari, Iin Puspita
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol 1 No 1 (2014): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.013 KB)

Abstract

The most problem of reproduction health and often be complained is vaginal discharge. Vaginal discharge can occur in normal (physiological) and abnormal (pathological). Based on preliminary studies it was found that 30 of 40 santri ma'had aly  have pathology vaginal discharge. Vaginal discharge can be caused by  many factors, one of them is  behavior  maintaining hygiene  of external genital organs. The aims of this research is to know relation between santri’s behavior maintaining hygiene of external genital organ and vaginal discharge cases in Ma’had Aly Dormitory on year 2013. The  result of Chi-square test showed there is not relations between santri’s behavior maintaining hygiene of external genital organs and vaginal discharge cases in Ma’had Aly Dormitory. Keywords:Vaginal Discharge, Reproduction Health, Santri’s Behavior, Statistical Chi-squareTest ABSTRAK  Masalah kesehatan reproduksi yang paling banyak dialami dan sering dikeluhkan adalah keputihan. Keputihan dapat terjadi secara normal (fisiologis) dan abnormal (patologis). Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan bahwa 30 dari 40 santri ma'had aly mengalami keputihan patologis. Keputihan dapat disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya perilaku menjaga kebersihan organ genitalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku santri menjaga kebersihan organ genital dengan kejadian keputihan di asrama Ma’had Aly pada tahun 2013. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan tidak ada hubungan antara perilaku santri dalam menjaga kebersihan organ genital dengan kejadian keputihan di asrama Ma’had Aly.  Kata kunci : Keputihan, Kesehatan reproduksi, Perilaku Santri, Uji Statistik Chi-square
PENGARUH FORTIFIKASI KELOR TERHADAP ORGANOLEPTIK NUGGET Hamidiyah, Azizatul; Ningsih, Dewi Andariya; Fitria, Lia
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2019 "Inovasi Cerdas dan Teknologi Hijau untuk Industri 4.0"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.857 KB)

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi yang banyak terjadi di seluruh dunia. Prevalensi  anemia  di Indonesia yaitu 21,7% dengan penderita anemia usia 15-24 tahun sebesar 18,4% (Kemenkes RI, 2013). Akan tetapi, kemajuan dalam penurunan anemia masih sangat rendah.  Upaya yang telah dilakukan pemerintah adalah dengan memberikan tablet Fe pada remaja di sekolah, tetapi program ini belum efektif. Sehingga dibutuhkan strategi lain berupa fortifikasi makanan yang disukai remaja. Sebagaimana yang diketahui kelor bermanfaat bagi kesehatan. Per 100 gram serbuk kelor mengandung Fe 25 kali lipat lebih tinggi dibanding sayuran bayam. Sehingga fortifikasi kelor pada nugget  sebagai makanan yang disukai remaja merupakan salah satu alternatif makanan dalam penanggulangan anemia remaja. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh fortifikasi kelor terhadap organoleptik nugget dalam upaya penanggulangan anemia remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan 4 perlakuan dalam fortifikasi nugget kelor menjadi T1 (0%), T2 (2%), T3  (5%) dan T4 (10%), kemudian dilakukan pengujian organoleptik berdasarkan indikator warna, aroma, rasa dan tekstur. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 30 responden remaja putri dengan teknik simple random sampling. Instrumen dalam penelitian ini yaitu kuesioner uji organoleptik menggunakan skala likert dan set alat dan bahan pembuatan nugget kelor. Analisis data dilakukan menggunakan uji univariat dan bivariat (uji friedman). Hasil analisis menunjukkan ada pengaruh fortifikasi nugget kelor terhadap organoleptik dengan Pvalue 0,000. Formulasi terpilih adalah nugget kelor T2 dengan 2% fortifikasi.