Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA BANK TABUNGAN NEGARA DI BANDUNG Andriani, Rian
Jurnal Ecodemica Vol 2, No 2 (2014): Jurnal ECODEMICA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.968 KB)

Abstract

Abstract - A conducive organizational culture can create job satisfaction, work ethic, and employee job motivation. Recently, an organizational success depends on the combination of effective leadership competence and competence of its employee. The purpose of this study is to know how the description, the impact, the correlation and how far the level of concordance between organizational cultural, competence, and employee’s job satisfaction at Bank BTN Bandung. The population of this study is the whole of Bank BTN in Bandung employee amount of 75 people. Sampling technique used is purposive sampling with sample amount of 50 people. The type of this study is verification descriptive research. Statistic instrument used is regression analysis and multiple correlations. The study result showed that organizational culture, competence and employee’s job satisfaction at Bank BTN in Bandung were on middle category. Based on analysis result, the hypothesis of this study was accepted; which was organizational culture and competence influenced employee’s job satisfaction. Keywords: Organizational Culture, Competence and Employee’s Job Satisfaction, Linier Regression Analysis and Correlation.  Abstrak - Budaya organisasi yang kondusif dapat menciptakan kepuasan kerja, etos kerja, dan motivasi kerja karyawan. Kesuksesan suatu organisasi saat ini dan mendatang tergantung pada kombinasi kompetensi kepemimpinan yang efektif dan kompetensi tenaga kerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran, pengaruh, hubungan dan sejauhmana tingkat kesesuaian antara budaya organisasi, kompetensi dan kepuasan kerja karyawan di Bank BTN di Bandung. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh karyawan Bank BTN Bandung yang berjumlah 75 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling  dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif verifikatif. Instrumen statistik yang digunakan adalah analisis regresi dan korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya organisasi, kompetensi dan kepuasan kerja karyawan pada Bank BTN di Bandung berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil analisa, hipotesis dalam penelitian ini diterima yaitu budaya organisasi dan kompetensi mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. Kata Kunci : Budaya Organisasi, Kompetensi dan Kepuasan Kerja Karyawan, Analisa Regresi Linier dan Korelasi
Pengembangan Kampung Tulip Sebagai Wisata Edukasi di Bandung Hariyanto, Oda I. B; Andriani, Rian; Kristiutami, Yuliana Pinaringsih
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.713 KB)

Abstract

Abstrak Wisata edukasi menjadi tren baru yang banyak diminati oleh wisatawan,  terutama sangat diminati oleh keluarga. Perjalanan liburan bersama anggota keluarga sangat menyenangkaan sambil  mengeksplorasi  keunggulan dan potensi destinasi yang akan dikunjungi. Wisata edukasi sebetulnya bukan  hal baru  tapi pengemasanya dengan nama baru. Bagi pelajar dan mahasiswa dikenal dengan study tour, berwisata sambil mengunjungi  tempat-tempat yang berhubungan dengan bidang studinya, dengan tujuan  untuk menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa. Demikian halnya wisata Kampoeng Tulip merupakan prototype gambaran faktual dari kebutuhan  sebuah keluarga mulai  dari anak-anak hingga orang dewasa, merupakan mix antara  hiburan dan berwisata dengan wawasan  edukasi.  Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan kondisi dan fasilitas yang terdapat di   Kampoeng Tulip sebagai wisata edukasi.Penelitian ini menggunakan metoda kualitatif deskriptif  dengan alasan Pengembangan  Kampung Tulip Sebagai Wisata Edukasi  merupakan permasalahan yang berkaitan dengan pariwista. Pariwisata merupakan bagian dari kebudayaan sehingga hasil penelitian mendeskripsikan secara histories-sistimatis, faktual dan akurat, dengan menggunakan berbagai ilmu dan teori multidisiplin (multidisciplinary).Kata Kunci: Edukasi, wisata dan belajar. Abstract                     Educational tour becomes a new trend that attracted many tourists, especially very interested by the family. Holiday trips with family members are very enjoyable while exploring the benefits and potential destinations to be visited. Educational tour is not really a new thing but the packaging with a new name. For students, known as study tour, travel while visiting places related to the field of study, with the aim to increase knowledge and insight students. Similarly, tourism Kampoeng Tulip is a prototype factual picture of the needs of a family ranging from children to adults, is a mix between entertainment and travel with educational insights. The purpose of this research is to describe the condition and facilities in Kampoeng Tulip as educational tour. This research uses descriptive qualitative method, with the reason Development of Kampung Tulip As Tour Education is a problem related to tourism. Tourism is part of the culture so that the results describe historically-systematic, factual and accurate, using various sciences and multidisciplinary theoriesKeywords : Education, tourism and learning.
PENGOLAHAN MACAROON DI BAGIAN PASTRY AND BAKERY ASTON TROPICANA HOTEL BANDUNG Andriani, Rian; Dina, Dina
Jurnal Pariwisata Vol 3, No 1 (2016): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDunia pariwisata tidak bisa dipisahkan dengan dunia perhotelan, karena hotel merupakan suatu industri yang berperan penting dalam perkembangan ekonomi pariwisata, dalam dunia perhotelan salah satu departemen yang memiliki peran penting adalah F&B Product, salah satunya Pastry And Bakery Section yang menyajikan berbagai makanan penutup yang sifatnya manis, seperti ice cream, pudding, cake, dan yang paling menarik perhatian adalah Macaroon. Macaroon ini selain enak, juga mempunyai tekstur yang lembut, bentuk yang menarik, rasa yang menggugah selera, dan disenangi banyak kalangan, tetapi macaroon ini menggunakan bahan yang mewah atau Exclusive maka dari itu penulis mengambil judul tersebut. Dalam studi ini, dilakukan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dan untuk pengumpulan data diperoleh melalui wawancara,  observasi, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengolahan macaroon dibagian Pastry And Bakery Aston Tropicana Hotel Bandung cukup rumit karena berbeda dengan pengolahan cake atau cookies lainnya, seperti menggunakan bahan dasar yang cukup sulit dicari karena tidak semua toko bahan kue menyediakan almond powder, dalam cara mengocok meringue harus dengan kecepatan yang stabil, setelah di cetakpun harus di resting agar permukaan macaroon mongering sebelum dibakar dan alat yang digunakan harus menggunakan silpat agar macaroon tidak lengket saat dikelupas. Kata Kunci : Hotel, Pastry, Bakery, Macaroon. ABSTRACTWorld tourism can not be separated from the world of hospitality, because the hotel is an industry that plays an important role in the economic development of tourism, in the world of hospitality one of the departments that have an important role is the F & B Product, one Pastry And Bakery Section which serves a variety of desserts that are sweet , such as ice cream, pudding, cake, and the most attention is the Macaroon. Besides delicious macaroon, also has a soft texture, shape attractive, appetizing flavors, and resented by many people, but this macaroon using luxury materials or Exclusive therefore the writer take the title. In this study, conducted descriptive qualitative research method. And for the collection of data obtained through interviews, observation, literature study, and documentation. These results indicate that the processing macaroon section Pastry And Bakery Aston Tropicana Hotel Bandung is quite complicated because it is different from the processing of cake or cookies, such as using a basic material that is quite difficult to find because not all grocery store cake provide almond powder, in a way whisk meringue should steady pace, after resting in cetakpun must in order macaroon surface dried before being burned and the tools used must be used in order macaroon silpat not sticky when peeled.  Keywords: Hotel, Pastry, Bakery, Macaroon.
PENDELEGASIAN TUGAS KEPADA TRAINEE DI MAIN KITCHEN GRAND ROYAL PANGHEGAR HOTEL BANDUNG Rijwan, Asep; Andriani, Rian
Jurnal Pariwisata Vol 1, No 2 (2014): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.855 KB)

Abstract

Abstract - The problem is how to meticulous the delegation’s task to the trainee in the Main Kitchen, how the standard operational prosedure for the delegation of task to the trainees in the main kitchen, as well as how chance and opportunity from the delegation of the task to the trainee in the Main Kitchen. In terms of data processing, the author uses descriptive analysis, the methods that attempt to collect data and in accordance with the actual circumstances, present and analysis and than can give you a pratty clear picture of the object being examined and than take his conclution. Based on the results observation it can be inferred that the delegation of task to the trainee in the Main Kitchen of the Grand Royal Panghegar was implemented very well, it can bee seen with pretty clear delegation the task of properly licensed by the trainees. Standard operational prosedure of the delegation to the trainees in the Main Kitchen of the Grand Royal Panghegar Hotel is good, it can bee seen that the trainees can perform activities in the main kitchen with good anyway. The chances of the delegation of the task to the trainee in Main Kitchen of the Grand Royal Panghegar Hotel makes the trainees more confidence, have new experiences in food processing, futher increasing the skill of the trainees, and and have the knowladge that more than ever, and staff were not going to get too much of the burden work, sice most can be done by tranees with good. Base on the resoults of observation and discution, the authors conclude that when standard operational prosedures by delegation to trainees run well, then in addition to impact both to trainees will impact both to staff or to staff or the hotel it self. Abstrak - Masalah yang di teliti adalah bagaimana pendelegasian tugas kepadatraineedi main kitchen, bagaimana standar operasional prosedur pendelegasian tugas kepada trainee di main kitchen, serta bagaimana kesempatan dan peluang dari pendelegasian tugas kepada trainee di main kitchen.  Dalam hal pengolahan data, penulis menggunakan analisis deskriptif, yaitu metode yang berusaha mengumpulkan data dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, menyajikan serta menganalisanya sehigga dapat memberikan gambaran yang cukup jelas atas objek yang diteliti dan kemudian di ambil kesimpulannya. Berdasarkan hasil observasi ini dapat disimpulkan bahwa pendelegasian tugas kepada trainee di Main Kitchen Grand Royal Panghegar Hotel sudah dilaksanakan dengan sangat baik, hal ini dapat dilihat dengan di selesaikannya delegasi tugas dengan baik pula oleh trainee. Standar operasional prosedur pendelegasian kepada trainee di Main Kitchen Grand Royal Panghegar Hotel sudah baik, hal ini dapat dilihat bahwa trainee dapat melaksanakan kegiatan- kegiatan yang ada di main kitchen dengan baik pula. Peluang dari pendelegasian tugas kepada trainee di Main Kitchen Grand Royal Panghegar Hotel menjadikan trainee lebih percaya diri, memiliki pengalaman baru dalam mengolah makanan, lebih meningkatnya skill trainee, dan memiliki pengetahuan yang lebih dari sebelumnya, dan staff pun tidak akan mendapat terlalu banyak beban pekerjaan, karena sebagian dapat dikerjakan oleh trainee dengan baik. Berdasarkan dari hasil observasi dan pembahasan tersebut, penulis menyimpulkan bahwa apabila standar operasional prosedur pendelegasian kepada Trainee dijalankan dengan baik, maka selain berdampak baik kepada trainee akan berdampak baik pula kepada staff atau hotel itu sendiri.
PERANAN COOK DI EVENT KITCHEN HOTEL HYATT REGENCY BANDUNG Firdaus, Rizky; Andriani, Rian
Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2014): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.834 KB)

Abstract

Abstract - Hotel is one of tourism supports, which is very important to accommodate tourist needs, related on home staying,restaurant,event organizing and entertainment, so service quality factor that gift become the key of success. Event organizing become the trends that has potential to be developed,one of quality service that very important is providing a dish for event activities, so chef part in kitchen event become the aspect that could deciding good or not the running of the event. Hotel Hyatt Regency Bandung as 5 stars hotel has 6 outlets to support the dish service for the event that held on the hotel.those 6 hotels are  Banquet Kitchen outlet, Taruma Café Kitchen outlet, Regecy Kitchen outlet, Cha Yuen Kitchen outlet,  Commissary Kitchen outlet and Simider Kitchen outlet. In a outlet there’s usually has 6 til 7 cook.Where as they had their own part,such as chef de partie that providing and controlling the goods, and commis that managing the goods become the dish that could be served for the event activities. The every parts is very important for the succed of the event,and the succed of the event could impact the image of the hotel. Keyword : Hotel, Even Kitchen, Cook  Abstrak - Hotel merupakan salah satu pendukung pariwisata, dimana keberadaanya begitu penting untuk mengakomodir kebutuhan-kebutuhan wisatawan yang berkaitan dengan penginapan, restoran, penyelenggaraan event dan hiburan, sehingga faktor kualitas pelayanan yang diberikan menjadi kunci keberhasilan dari suatu hotel. Penyelenggaraan event di hotel menjadi tren tersendiri dan sangat berpotensi untuk terus dikembangkan, salah satu kualitas pelayanan yang sangat penting yaitu penyediaan hidangan bagi kegiatan event, maka peran cook di event kitchen menjadi aspek yang dapat menentukan baik tidaknya event terlaksana. Hotel Hyatt Regency Bandung sebagai hotel bintang 5 memiliki 6 outlet untuk mendukung pelayanan hidangan bagi event yang diselenggarakan di hotel tersebut. Keenam outlet tersebut yaitu outlet Banquet Kitchen, outlet Taruma Café Kitchen, outlet Regecy Kitchen, outlet Cha Yuen Kitchen, outlet Commissary Kitchen dan outlet Simider Kitchen. Dalam suatu outlet biasanya terdiri dari 6 sampai 7 cook. Dimana mereka memiliki tugas masing-masing, seperti bagian chef de partie yang bertugas untuk menyediakan dan mengawasi pengadaan kebutuhan bahan makanan, dan ada pula bagian commis yang bertugas untuk mengolah bahan makanan menjadi masakan yang dapat disajikan untuk kegiatan event. Peran dari masing-masing bagian begitu penting bagi kelancaran event yang terlaksana, dan kelancaran suatu event yang terlaksana berdampak baik pada image hotel dimata konsumen. Kata Kunci : Hotel, Even Kitchen, Cook.
PENERAPAN HYGIENE DAN SANITASI DI PASTRY HOTEL HILTON BANDUNG Pertiwi, Verena Widya; Andriani, Rian
Jurnal Pariwisata Vol 2, No 1 (2015): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.484 KB)

Abstract

Abstract - Application of hygiene and sanitation in Hilton Hotel Bandung is important thing to note in the process of implementation. This is done to prevent food contamination of food that cab be caused by several factors such as, human, work area, kitchen utensil, material strorage systems and product. Because of this determination of standarts personal hygiene, area and utensil must be done correcly so that each product is safe for consumption. Authors on the basis of these issues are very keen to examine and make a final project with the title “application of hygiene and sanitation in the Hilton Hotel Bandung”. Research carried out by several methode of observation, interview and the latter is the study of documents. The research was conducted at the Hilton Hotel Bandung, for 6 months. The study was conducted as one of the requiremants for the final session of college exams Bina Sarana Informatika university Bandung. Based on the result of research and discussion conducted, authors concluded that the presence of load application staandard of hygiene and sanitation in hotel can improve the standard of health, hygiene and quality of a product when it is done in accordance with existing procedures.Key word : Hygiene and sanitation pastry hotel.Abstraksi - Penerapan hygiene dan sanitasi di Hotel Hilton Bandung merupakan upaya penting yang harus diperhatikan dalam proses pelaksanannya. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kontaminasi makanan yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti manusia, area kerja, peralatan, sistem penyimpanan bahan dan produk. Penentuan standar kebersihan personal, area kerja maupun peralatan harus dilakukan dengan tepat dan benar agar setiap produk yang dihasilkan oleh bagian pastry hotel aman untuk dikonsumsi. Atas dasar persoalan di atas penulis sangat tertarik untuk menelitinya dan membuat tugas akhir dengan judul “ Penerapan Hygiene dan Sanitasi di Hotel Hilton Bandung ”. Metode penelitian dilakukan dengan beberapa metode yaitu observasi, metode wawancara dan yang terakhir adalah studi dokumen. Penelitian ini di lakukan di Hotel Hilton Bandung, selama 6 bulan. Penelitian dilakukan sebagai salah satu syarat untuk menempuh ujian sidang akhir kampus Bina Sarana Informatika Bandung. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, penulis membuat kesimpulan bahwa dengan adanya standar penerapan hygiene dan sanitasi yang baik di sebuah hotel dapat meningkatkan standar kesehatan, kebersihan, dan mutu suatu produk apabila dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada.Kata Kunci: Hygiene dan sanitasi pastry hotel.
HYGIENE DAN SANITASI DI THE 18th KITCHEN THE TRANS LUXURY HOTEL BANDUNG Kresnadi, Dimas Setio; Andriani, Rian
Jurnal Pariwisata Vol 1, No 2 (2014): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.541 KB)

Abstract

Abstract - Kitchen is a food processing center at the hotel. Good and bad food products in hotel determined on Personal hygiene, sanitation food, sanitation equipment, and sanitary environment in the hotel kitchen is well organized. Hygiene and sanitation in the kitchen is essential to produce healthy food and clean, this study found that poor personal hygiene are employees who are less aware of hand hygiene, food storage facilities that do not match the standard, not the availability of ultraviolet sterilization box for kitchen Utensil, sewerage is inadequate and the use of non-sterile rubber carpet. The research method used in this research is descriptive method. Based on the data obtained, the management should improve the standard of hygiene and sanitation in the kitchen by providing training routine personal hygiene, and keep adding to the food storage bins, providing ultraviolet Utensil box for the kitchen, replacing the flooring with anti slip floor and improve drainage waste according to the standard. Keywords: Hygiene, Sanitation in kitchen hotel  Abstrak - Kitchen merupakan pusat pengolahan makanan di hotel. Baik buruknya produk makanan di hotel  ditentukan  pada  Personal hygiene, sanitasi makanan, sanitasi peralatan, dan sanitasi lingkungan di kitchen hotel yang teratur dengan baik. Hygiene dan sanitasi di kitchen sangatlah penting untuk menghasilkan makanan yang sehat dan bersih, dalam penelitian ini ditemukan personal hygiene yang kurang baik yaitu karyawan yang kurang sadar akan kebersihan tangan, tempat penyimpanan makanan yang tidak sesuai standar, tidak tersedianya ultraviolet box untuk sterilisasi kitchen utensil,  saluran pembuangan air limbah yang kurang memadai dan penggunaan karpet karet yang tidak steril. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan data yang diperoleh maka management sebaiknya memperbaiki standar hygiene dan sanitasi di kitchen dengan cara memberikan training rutin personal hygiene, menambah dan menjauhkan tempat penyimpanan makanan dengan tempat sampah, menyediakan ultraviolet box untuk kitchen utensil, mengganti lantai dengan lantai anti slip dan memperbaiki saluran pembuangan air limbah sesuai standar. Kata Kunci : Hygiene, Sanitasi di kitchen hotel
PENGARUH GUIDE PERFORMANCE DAN QUALITY TOURISM SERVICE TERHADAP REVISIT INTENTION DI KEBUN RAYA BOGOR Andriani, Rian; Rahmansyah, Muhammad Elvian
Jurnal Pariwisata Vol 2, No 2 (2015): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKebun Raya Bogor merupakan salah satu objek wisata yang terdapat di Kota Bogor Jawa Barat, secara geografis kawasan ini berada dalam posisi yang strategis karena berada di antara dua kota besar yaitu Jakarta dan Bandung. Faktor lokasi inilah yang menjadi peluang Kebun Raya Bogor menjadi destinasi wisata favorit di Kota Bogor. Guide Performance dan Quality Tourism Service adalah suatu bagian dari kegiatan pariwisata, sehingga peneliti fokus pada Guide Performance dan Quality Tourism Service terhadap Revisit Intention di Kebun Raya Bogor. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Peneliti menggunakan sampel sebanyak 100 responden. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji hipotesis menggunakan uji koefisien determinasi dan uji f. Uji asumsi klasik dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Dalam penelitian ini, faktor Guide Performance dan Quality Tourism Service memiliki pengaruh sebesar 33,2% terhadap Revisit Intention pada Kebun Raya Bogor.Kata Kunci: Guide Performance, Quality Tourism Service dan Revisit Intention ABSTRACTBogor Botanical Gardens is one of tourist destination in Bogor City, West Java, which the geographical in a strategic location between two big cities, Jakarta and Bandung. This location factor is can become an opportunity for Bogor Botanical Gardens to become a favorite tourist destination in Bogor City. Guide Performance and Quality Tourism Service is one of part of the tourism, so the researcher focus to Guide Performance and Quality Tourism Service To Revisit Intention in Bogor Botanical Gardens. In this research, the researcher used quantitative methode with descriptive verificative. The researcher used 100 respondent for a sample. In this research, the researcher used multiple linier regresion analysis with hypotesis test used determination coefficient test and F test. The classical assumption of this research is used normality test, multicollinearity test, heteroskedastisitas test and auto correlation test. In this research, the Guide Performance and Quality Tourism Service factors has an influence 33,2% of Revisit Intention in Bogor Botanical Garden.Keywords: Guide Performance, Quality Tourism Service and Revisit Intention
PENGOLAHAN BROWNIES KUKUS KETAN HITAM DI HOTEL SAVOY HOMANN BIDAKARA BANDUNG Dini, Rini Rahma; Oda, Oda; Andriani, Rian
Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2014): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.433 KB)

Abstract

Abstract - World tourism is closely related to the hotel or pastry and bakery offers a wide range of products, including cakes, pies, cookies, ice cream candy / nougat. Savoy Homann Bidakara Hotel Bandung providing pastry products, namely black sticky rice steamed brownies. This product consists of Black Sticky Rice flour mixed with dark chocolate and blueberry jam and presented in a box as for the use cupcase mica. Shaped like a cupcake and garnished with sliced fruits such as strawberry, cherry green and Sunkist and very attractive so tempting guests to enjoy.In making Black Sticky Rice steamed brownie must same as standard recipe for the result product was stabil, this product is very unique and interesting as the black sticky rice garnish brownies are served with a slice of fruit. This product is in Savoy Homann Hotel Bidakara Bandung. But the product Black Sticky Rice Steamed Brownies has a disadvantage that consumer interests who prefer brownies the other products compared with Black Sticky Rice steamed brownies. This it should Black Sticky Rice Steamed Brownies is beautiful in it’s presentation garnished more and more tidy so that more guests are interested in this product. Keyword : Brownies Kukus Ketan Hitam, Food Processing.  Abstrak - Dunia pariwisata erat kaitannya dengan hotel atau pastry and bakery menyediakan berbagai macam produk, diantaranya cake, pie, cookies, ice cream permen / nougat. Savoy Homann Bidakara Hotel Bandung menyediakan produk pastry yaitu brownies kukus ketan hitam. Produk ini terdiri dari tepung ketan hitam yang dipadukan dengan dark chocolate serta blueberry jam dan disajikan dalam sebuah box mika adapun yang menggunakan cupcase. Yang dibentuk seperti cupcake dan di-garnish dengan irisan buah-buahan seperti strawberry, green cherry dan sunkist dan di tata dengan sangat menarik sehingga menggugah selera tamu untuk menikmatinya. Produk ini sangat unik dan menarik karena garnish brownies kukus ketan hitam tersebut disajikan dengan beberapa slice fruit. Produk ini ada di Savoy Homann Bidakara Hotel Bandung. Dalam Pembuatan Brownies Kukus Ketan Hitam ini harus sesuai dengan standard recipe agar produk yang dihasilkan selalu stabil, namun produk Brownies Kukus Ketan Hitam ini mempunyai kekurangan yaitu minat konsumen yang lebih memilih produk brownies yang lain dibandingkan dengan brownies kukus ketan hitam. Maka dari itu sebaiknya Brownies Kukus Ketan Hitam ini dalam penyajiannya digarnish lebih indah dan lebih rapih agar tamu lebih tertarik dengan produk ini. Kata Kunci : Brownies Kukus Ketan Hitam, Pengolahan Makanan
Analisis Kepuasan Pengunjung Museum Sebagai Dampak Dari Implementasi Strategi Physical Evidence Andriani, Rian; Nurdiana, Nanda
Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Ecodemica
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.478 KB) | DOI: 10.31311/jeco.v1i1.1385

Abstract

ABSTRAKMuseum Geologi merupakan objek daya tarik wisata edukasi yang berada di Kota Bandung Jawa Barat, secara keseluruhan museum ini memamerkan fosil-fosil yang terdiri dari hewan, tumbuhan, batuan dan manusia. Museum Geologi merupakan salah satu museum yang mengkomunikasikan peninggalan atau fosil-fosilnya dengan menggunakan alat bantu modern seperti TV LED, infokus dan alat elektronik lainnya, dengan demikian seandainya fasilitas fisik mengalami kerusakan tentunya akan membuat operasional kurang maksimal. Pada museum geologi terdapat beberapa koleksi fosil yang sangat digemari oleh para pengunjung diantaranya yaitu fosil Tyranosaurus Rex. Fosil ini menjadi salah satu daya tarik yang banyak dilihat dan diabadikan dengan di foto. Fosil tersebut juga memiliki ukuran yang besar sehingga membuat pengunjung terkagum akan ukurannya. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dan verifikatif, teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang. Pelayanan fisik  serta produk adalah faktor penting bagi suatu museum dalam meningkatkan kepuasan, sehingga peneliti fokus dalam menganalisis kepuasan pengunjung museum sebagai dampak dari implementasi strategi physical evidence.Kata Kunci : Physical Evidence, Atribut Produk dan Kepuasan Pengunjung ABSTRACTGeology of Museum is one of education tourist attraction at Bandung city, West Java, all the museum to exibt the fosil of animal, plants, rocks and humans. Museum Geologi is one of museum that communicates inheritance or fossils with using modern aids like TV LED, in focus, and other electronic tool. Thus if physical facility gets destruction, it will obviously make operational is less maximum. In Museum Geologi, there are some fossil collections that are most favored by visitors, such as fossil of Tyranosaurus Rex. This fossil becomes one of attractiveness which is many seen and captured on photograph. These fossils have also the huge size so it makes visitors amazed of its size. The researcher use quantitative descriptive and verivicative method. This research use multiple regression analysis with 100 respondents. Physical service and also product are the important factor for a museum in improving the satisfaction, so the researcher focuses on the analyze o the  of visitor’s satisfaction as impact from the implementation strategy tphysical evidenceKeyword : Physical evidence, Product Atribut and customer satisfaction