Effiati Juliana Hasibuan, Effiati Juliana
Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Medan Area

Published : 10 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study

KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DAN SISWA DALAM MENGEMBANGKAN BAKAT DAN KREATIVITAS ANAK AUTIS DI SLB TAMAN PENDIDIKAN ISLAM (TPI) Ritonga, Syaira Arlizar; Hasibuan, Effiati Juliana
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 2, No 2 (2016): JURNAL SIMBOLIKA OKTOBER
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.468 KB)

Abstract

Autismemerupakan gangguan perkembangan yang terjadi pada masa anak-anak yang ditandai dengan adanya keterlambatan dalam bidang kognitif, bahasa, perilaku, komunikasi, dan interaksi sosial. Adapun informan dalam penulisan ini adalah Kurnia dan Afgan, siswa autis di SLB TPI Medan. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal yang terjadi antara guru dan siswa dalam mengembangkan bakat dan kreativitas anak autis. Penelitian in menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara observasi langsung dan wawancara mendalam yang melibatkan guru dan orangtua dari siswa autis sebagai narasumber. Dari hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa peran komunikasi interpersonal guru di sekolah sangat penting dalam membantu mengembangkan bakat dan kreativitas siswa autis. Guru juga membantu dalam hal meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial siswa autis dengan orang lain.Dalam hal ini, peningkatan kreativitas dan kemampuan seorang guru selaku penanggungjawab dan pengontrol segala aktivitas siswa di sekolah juga diperlukan agar dapat mengembangkan kemampuanberkomunikasi serta bakat dan kreativitas yang dimiliki oleh siswa.
Pola Komunikasi pada Pasangan Pernikahan Dini di Desa Kelambir Ke-camatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdanga Sarradian, Sarradian; Hasibuan, Effiati Juliana
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.508 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pola komunikasi antara pasangan pernikahan dini dan antara orang tua dan anak. Metode yang dipergunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada 3 pola komunikasi yang terjadi: pola komunikasi tidak seimbang, pola komunikasi keseimbangan monopoli, dan pola komunikasi keseimbangan terbalik. Sementara, pola komunikasi antara orang tua dan anak dalam keluarga menggunakan pola permisif (berperilaku bebas). Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan kepada tiga keluarga tersebut agar lebih menghargai pasangannya. Juga agar orang tua mengambil peran sebagai orang tua dan memberikan saran kepada masyarakat desa agar tingkat pernikahan dini dapat menurun.
Pola Komunikasi pada Pasangan Pernikahan Dini di Desa Kelambir Ke-camatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdanga Sarradian, Sarradian; Hasibuan, Effiati Juliana
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v1i1.52

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pola komunikasi antara pasangan pernikahan dini dan antara orang tua dan anak. Metode yang dipergunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada 3 pola komunikasi yang terjadi: pola komunikasi tidak seimbang, pola komunikasi keseimbangan monopoli, dan pola komunikasi keseimbangan terbalik. Sementara, pola komunikasi antara orang tua dan anak dalam keluarga menggunakan pola permisif (berperilaku bebas). Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan kepada tiga keluarga tersebut agar lebih menghargai pasangannya. Juga agar orang tua mengambil peran sebagai orang tua dan memberikan saran kepada masyarakat desa agar tingkat pernikahan dini dapat menurun.
Komunikasi Antar Budaya pada Etnis Gayo dengan Etnis Jawa Hasibuan, Effiati Juliana; Muda, Indra
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Simbolika Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v3i2.1456

Abstract

Komunikasi antar budaya adalah komunikasi yang melibatkan peserta komunikasi yang mewakili pribadi, antarpribadi atau kelompok dengan tekanan pada perbedaan latar belakang kebudayaan yang mempengaruhi perilaku komunikasi para pesertanya.  Adanya perbedaan latar belakang budaya seringkali mengakibatkan terjadinya perbedaan dalam memaknai suatu peristiwa maupun dalam menanggapi isi pesan. Namun perbedaan itu tidak berarti ketika etnis Jawa menunjukkan sikap yang menghargai dan menghormati etnis Gayo demikianpun sebaliknya. Mereka mampu hidup berdampingan secara harmonis serta saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing. Karakter etnis Jawa sebagai etnis pendatang yang cenderung rendah hati, nrimo ,sopan santun dalam pergaulan, gemar bergotong royong dalam kehidupan bermasyarakat menjadi  daya tarik yang menimbulkan rasa aman dan penerimaan dari etnis Gayo sebagai penduduk setempat. Meskipun dalam beberapa hal kedua etnis tetap mempertahankan adat budayanya masing masing, namun hal tersebut tidak sampai menimbulkan perasaan etnosentrime yang menganggap budaya dan etnis lain lebih rendah dari budayanya. Sesungguhnya perbedaan antar etnis di Indonesia justru menjadi kekayaan budaya yang senantiasa perlu ditelaah dan dikelola kunci pemersatunya agar keharmonisan antar etnis senantiasa terjaga dan terpelihara.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DAN SISWA DALAM MENGEMBANGKAN BAKAT DAN KREATIVITAS ANAK AUTIS DI SLB TAMAN PENDIDIKAN ISLAM (TPI) Ritonga, Syaira Arlizar; Hasibuan, Effiati Juliana
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 2, No 2 (2016): JURNAL SIMBOLIKA OKTOBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v2i2.1030

Abstract

Autismemerupakan gangguan perkembangan yang terjadi pada masa anak-anak yang ditandai dengan adanya keterlambatan dalam bidang kognitif, bahasa, perilaku, komunikasi, dan interaksi sosial. Adapun informan dalam penulisan ini adalah Kurnia dan Afgan, siswa autis di SLB TPI Medan. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal yang terjadi antara guru dan siswa dalam mengembangkan bakat dan kreativitas anak autis. Penelitian in menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara observasi langsung dan wawancara mendalam yang melibatkan guru dan orangtua dari siswa autis sebagai narasumber. Dari hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa peran komunikasi interpersonal guru di sekolah sangat penting dalam membantu mengembangkan bakat dan kreativitas siswa autis. Guru juga membantu dalam hal meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial siswa autis dengan orang lain.Dalam hal ini, peningkatan kreativitas dan kemampuan seorang guru selaku penanggungjawab dan pengontrol segala aktivitas siswa di sekolah juga diperlukan agar dapat mengembangkan kemampuanberkomunikasi serta bakat dan kreativitas yang dimiliki oleh siswa.