Azhar Aziz, Azhar
Program Studi Magister Psikologi, Program Pascasarjana, Universitas Medan Area

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN KOMITMEN TERHADAP ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III (PERSERO) Sarinah, Sarinah; Aziz, Azhar
ANALITIKA Vol 2, No 2 (2010): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.81 KB)

Abstract

This study aims to determine the relationship of interpersonal communication and organizational commitment to employee job satisfaction. The hypothesis in this study were: "There is a positive relationship between organizational commitment interpersonaldan communication with employee job satisfaction". The better interpersonal communication and organizational commitment, the higher the job satisfaction of employees and vice versa worse interpersonal communication and organizational commitment, the lower the job satisfaction of employees.            Research hypothesis was tested by regression analysis two predictors. The analysis shows the price obtained at 14.021 with p F = 0.000, which means there is a very significant positive relationship between interpersonal communication and commitment to the organization by implementing employee job satisfaction on PT. Perkebunan Nusantara III (Persero).            The results showed that the importance to PT. Perkebunan Nusantara III (Persero), to empower employees is based on implementing aspects of interpersonal communication and organizational commitment. It is expected to increase employee job satisfaction in implementing PT. Perkebunan Nusantara III (Persero).
HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN BELAJAR DAN MANAJEMEN WAKTU DENGAN MOTIVASI MENYELESAIKAN STUDI PADA MAHASISWA PASCASARJANA YANG TELAH MENIKAH Aziz, Azhar; Nina K. Ginting, Monika
ANALITIKA Vol 3, No 2 (2011): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1123.776 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara manajemen waktu dan lingkungan belajar dengan motivasi menyelesaikan studi pada mahasiswa pascasarjana yang telah menikah. Subyek penelitian adalah mahasiswa pascasarjana Universitas Medna Area yang berjumlah 60 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data yang didapat dari skala menunjukkan bahwa variabel lingkungan belajar, manajemen waktu, dan motivasi menyelesaikan studi tergolong kurang baik. Selain itu diketahui bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara lingkungan belajar dan manajemen waktu dengan moticasi menyelesaikan studi (R = 0,839). Selanjutnya, bobot sumbangan dari variabel lingkungan belajar dan variabel manajemen waktu dengan variabel motivasi menyelesaikan studi adalah sebesar 70,4 %. Berarti masih terdapat 29,6 % pengaruh dari variabel lain terhadap motivasi menyelesaikan studi, dimana faktor-faktor lain tersebut dalam penelitian ini tidak dikaji.
PENGARUH LOCUS OF CONTROL DAN HARGA DIRI TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KOTA MEDAN Badri, Masrul; Aziz, Azhar
ANALITIKA Vol 3, No 1 (2011): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.496 KB)

Abstract

This study aims to see the effect of locus of control and dignity of the employee work motivation Medan City Department of Education. Based on the existing theoretical framework, namely by Burns (2004) states that individuals are not easily affected by external environment of an individual who himself is having internal Locus Of Controln   Then the proposed hypothesis: 1). There is the influence of Locus of control and self-esteem together on employee motivation employee Education Department. 2). There is the influence of self-esteem of employee motivation. 3). There is the influence of locus of control on employee motivation. In proving the above hypothesis, we used data analysis methods, namely Multiple Regression Analysis.. Based on these results, the hypothesis proposed been accepted. 2) As for the contribution of the variable influence of self-esteem on the work motivation of employees by 29%. 3). Effect of locus of control on employee motivation to work in Medan City Government Department of Education with a contribution of 47%. The total effective contribution of these two independent variables (locus of control and self-esteem) on the performance of employees is 76% From the results it is known that there is still a 24% influence of other factors of motivation to work is not examined in this study.
HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI, DUKUNGAN ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM TIRTANADI PROVINSI SUMATERA UTARA Delviyandri, Delviyandri; Aziz, Azhar
ANALITIKA Vol 2, No 1 (2010): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.012 KB)

Abstract

This study aims to look at the relationship of organizational culture and organizational support to employee motivation to work with the performance of the Regional Water Company Tirtanadi North Sumatra Province. In line with the existing theoretical basis, put forward a hypothesis:  There is a significant positive relationship to organizational culture, organizational support, employee motivation to work with the performance of PDAM Tirtanadi North Sumatra Province.In proving the above hypothesis, we used the regression method of data analysis three predictors. Based on data analysis of the results obtained:  There is a significant positive relationship to organizational culture, organizational support, motivation to work together with the performance of employees. This result is evidenced by the coefficient R = 0.371 with R.square = 0.138 where p <0.050. 2) As for the contribution of organizational culture variables on the performance of employees by 11.4%, for the variable of organizational support for employee performance based on analysis of data in this study was 9.1%, and for the motivation variables on the performance of employees by 1.06% . So that the total effective contribution of these three variables on the performance of employees by 13.81%. From the results it is known that there are still 86.1% influence of other factors on the performance of employees.            In general, the results of this study illustrate that employees have a very high organizational culture, organizational support is very high and has a very high motivation to work well, while the performance of acquired employees classified as very high as well.
KONTRIBUSI KOMUNIKASI PERSUASIF GURU TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI DAN MOTIVASI BELAJAR Rahimah Simorangkir, Nur; Menanti, Asih; Aziz, Azhar
ANALITIKA Vol 6, No 2 (2014): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.989 KB)

Abstract

Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi komunikasi persuasif guru terhadap kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara acak (random sampling) dengan jumlah sampel terpilih sebanyak 78 orang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala komunikasi persuasif guru, skala kepercayaan diri, dan skala motivasi belajar. Teknik analisa data yang digunakan adalah multivariate analysis of variance (MANOVA).Analisis data penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi positif antara komunikasi persuasif dan kepercayaan diri. Diketahui pula bahwa terdapat kontribusi yang positif antara komunikasi persuasif dan motivasi belajar. Secara spesifik, diketahui bahwa dalam penelitian ini, komunikasi persuasif guru tergolong tinggi, kepercayaan diri siswa tergolong sedang, dan motivasi belajar siswajuga tergolong sedang.
PERBEDAAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN DAN KOMPETENSI SOSIAL GURU SD NEGERI YANG SUDAH SERTIFIKASI DAN YANG BELUM SERTIFIKASI Gaol, Munika Lumban; Aziz, Azhar
ANALITIKA Vol 5, No 2 (2013): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.823 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada perbedaan kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial pada guru SD Negeri yang sudah sertifikasi dan yang belum sertifikasi.  Penelitian dilakukan di SD Negeri yang ada di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling dimana sampel terdiri dari 92 orang guru yang sudah disertifikasi dan 140 orang guru yang belum disertifikasi. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala kompetensi kepribadian dan skala kompetensi sosial. Data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan uji-t tidak berpasangan. Hasil analisa data menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kompetensi kepribadian antara guru yang sudah disertifikasi dengan guru yang belum disertifikasi. Selain itu, diketahui pula bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam hal kompetensi sosial antara guru yang sudah disertifikasi dengan guru yang belum disertifikasi.
Gambaran Kematangan Karir Ditinjau dari Jenis Kelamin pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan dan Sekolah Menengah Umum Perguruan Panca Budi Medan Nafeesa, Nafeesa; Aziz, Azhar; Hardjo, Suryani
PSIKOLOGI KONSELING Vol 7, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : BK FIP Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas perkembangan remaja adalah memilih dan mempersiapkan karir. Kualitas pemilihan karir ditentukan oleh tingkat kematangan karir. Masa remaja adalah masa yang tepat untuk mempersiapkan karir, karena remaja mulai memikirkan masa depan secara bersungguh-sungguh. Memilih dan mempersiapkan karir merupakan salah satu tugas perkembangan remaja, sehingga tugas perkembangan ini perlu diselesaikan dengan baik, karena dapat mempengaruhi masa depan individu. banyaknya siswa yang belum mencapai kematangan karir yang memadai. Namun banyak para siswa sekolah lanjutan  kebingungan dalam menentukan jurusan di sekolah dan di perguruan tinggi, kecenderungan siswa yang selalu bergantung pada teman dan orang tua dalam memilih karir dan siswa belum mempunyai perencanaan yang matang mengenai pendidikan maupun pekerjaan yang akan diminati. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuatitatif yang bertujuan ingin melihat Gambaran kematangan karir ditinjau Dari Jenis Kelamin pada siswa SMK dan SMU di Perguruan Panca Budi Medan. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kematangan Karir yang disusun berdasarkan dimensi kematangan karir dan di format berdasarkan skala Likert. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA dan SMK Kelas X Perguruan Panca Budi yang berjumlah 360 siswa.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Random sampling, dimana semua populasi memiliki kesempatan untuk menjadi sampel dalam penelitian, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 150 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kematangan karir yang sangat signifikan antara siswa laki-laki dengan siswa perempuan. Hasil ini diketahui dengan melihat nilai atau koefisien perbedaan Anava F = 46,518 dengan koefisien signifikansi 0,000. Hal ini berarti nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari 0,010.Dengan demikian maka hipotesis yang diajukan yang berbunyi ada perbedaan kematangan karir antara siswa laki-laki dengan siswa perempuan, dinyatakan diterima. Diketahui bahwa siswa perempuan memiliki kematangan karir yang lebih tinggi dengan nilai rata-rata 90,663 dibandingkan dengan nilai rata-rata kematangan karir siswa laki-laki dengan nilai rata-rata 82,862.
Hubungan Antara Kompensasi dengan Loyalitas Kerja Karyawan di PT. Perkebunan Nusantara II Kebun Sei Musam Sesilia, Ayudia Poppy; Aziz, Azhar; Syafrizaldi, Syafrizaldi
PSIKOLOGI KONSELING Vol 7, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : BK FIP Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Loyalitas kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain kompensasi. PT. Perkebunan Nusantara II kebun Sei Musam adalah sebuah perusahaan milik pemerintah yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit sehingga membutuhkan karyawan yang memiliki sikap loyalitas yang tinggi. Dengan loyalitas yang tinggi diharapkan karyawan mampu bekerja dengan baik dan setia sampai masa pensiun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kompensasi dengan loyalitas kerja karyawan di PT. Perkebunan Nusantara II kebun Sei Musam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 78 orang karyawan PT. Perkebunan Nusantara II kebun Sei Musam. Hasil penelitian ini menunjukkan = 0,427 dengan tingkat signifikansi 0,000, yang berarti p < 0,050, artinya bahwa variabel kompensasi berpengaruh signifikan secara simultan terhadap loyalitas kerja karyawan. R square sebesar 0.182, yang artinya 18,2% variabel loyalitas kerja dipengaruhi oleh kompensasi dan sisanya sebesar 81,8% dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil lain nya adalahloyalitas kerja karyawan tergolong rendah dilihat dari mean hipotetik 105 > mean empirik 80,27 dan kompensasi yang diberikan perusahaan juga tergolong kecil, dilihat dari mean hipotetik 95 > mean empirik 78,79.
HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI GURU DAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN KEMANDIRIAN SISWA SMP N 2 PANGKALAN SUSU Aziz, Azhar
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.622 KB)

Abstract

Penelitian ini ingin melihat ; Hubungan kompetensi guru dan kepercayaan diri dengan kemandirianbelajar&nbsp;siswa SMP N 2 Pangkalan Susu. Hipotesis yang diajukan ; Adahubunganyang positif antara Kompetensi Guru dan Kepercayaan Diri dengan Kemandirian pada siswa Populasi adalah siswa-siswa SMP N 2 Pangkalan Susu yang berjumlah 417 orang, tehnik sampling adalah simple random sampling, berjumlah sampel 79 orang siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik skala, yaitu skala kemandirian, skala kepercayaan diri dan skala kompetensi guru, sebelum digunakan untuk penelitian, skala diujicobakan kepada 30 orang siswa untuk melihat validitas dan reliabilitas skala tersebut. Data dianalisis dengan tehnik Analisis Regresi Berganda.Hasil penelitian menunjukkan ; a). Ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kompetensi guru dan kepercayaan diri dengan kemandirian, dengan koefisien Freg = 8,304; p = 0,001. Diketahui Ftabel = 3,12. Nilai Fhit &gt; Ftabel memiliki makna bahwa kompetensi guru dan kepercayaan diri memiliki hubungan yang linier dengan kemandirian. .b). Kompetensi guru dan kepercayaan diri memiliki hubungan dengan kemandirian sebesar 17,9%. Dari hasil ini diketahui bahwa masih terdapat 82,1% sumbangan dari faktor lain terhadap kemandirian.c). Ada hubungan positif yang signifikan antara kompetensi guru dengan kemandirian pada siswa, koefisien korelasi rx1y = 0,390; p &lt; 0,001, sumbangan efektif sebesar 15,2%. d). Ada hubungan positif yang signifikan antara kepercayaan diri dengan kemandirian, dengan koefisien korelasi rx2y = 0,267; p = 0,018; dan sumbangan efektif sebesar 7,1 %. e). Hasil lain diperoleh dari penelitian ini, yakni diketahui bahwa subjek penelitian ini para siswa SMP N 2&nbsp; Pangkalan Susu, memiliki kemandirian yang tergolong sedang, kompetensi guru yang baik, dan memiliki kepercayaan diri yang dimiliki tergolong sedang. &nbsp;Kata kunci : Kemandirian, kepercayaan diri dan kompetensi guru