Andi Ika Prasasti Abrar, Andi Ika
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

APLIKASI STRATEGI KOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI MATERI PEMBELAJARAN LOGARITMA DI KELAS X MATEMATIKA DAN ILMU ALAM (MIA) 5 SMA NEGERI 2 PALOPO Prasasti Abrar, Andi Ika; Amalia, Mitha Utami
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 5, No 1 (2017): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.791 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2017v5n1a4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas siswa dalam aplikasi strategi kognitif pada materi logaritma, untuk mengetahui respon siswa terhadap aplikasi strategi kognitif, dan untuk mengetahui  strategi kognitif dalam meningkatkan kemampuan siswa memahami materi pembelajaran logaritma pada kelas X Matematika dan Ilmu Alam (MIA) 5 SMA Negeri 2 Palopo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika kompetensi pengetahuan siswa pada siklus I adalah 2,6142 dari skor ideal 4 dengan predikat B- sedangkan skor rata-rata hasil belajar pada siklus II adalah 3,0697 dari skor ideal 4 dengan predikat B+. Skor rata-rata hasil belajar kompetensi sikap spiritual pada siklus I adalah 2,91 dengan predikat Baik (B) sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 3,42 dengan predikat Sangat Baik (SB). Skor rata-rata hasil belajar kompetensi sikap sosial pada siklus I adalah 2,77 dengan predikat Baik (B) sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 3,09 dengan predikat Baik (B). Sementara itu rata-rata aktivitas siswa pada siklus I adalah 43 dan pada siklus II meningkat menjadi 46. Selain itu, hasil observasi aktivitas guru dan respon siswa terhadap pengaplikasian strategi kognitif dalam belajar matematika juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran logaritma di kelas X Matematika dan Ilmu Alam (MIA) 5 SMA Negeri 2 Palopo mengalami peningkatan melalui pengaplikasian strategi kognitif dalam belajar matematika.
THE DEVELOPMENT OF CONCEPTUAL-CONFLICT-BASED LEARNING DEVICE IN MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING Prasasti Abrar, Andi Ika; Angriani, Andi Dian; Halimah, Andi; Nur, Fitriani
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.001 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2019v7n1a8

Abstract

Abstract:This study aimed to develop conceptual-conflict-based learning device in mathematical problem solving on the subject of equations in three variables systems in the class X at MIA MAN 1 Makassar which was valid, practical and effective. The type of this study was research and development which consisted of: Lesson Plans, Student Book, Student Worksheet, and Learning Outcomes Test. The developmental model used was 4D model which consisted of difining, designing, developing and disseminating. The result of this study obtained that learning device was valid criteria based on the assessment from two validators. While the result of the limited trial showed the learning device was practical, but there were still several suggestions from observers that need to be considered to improve the practicality of the device. It was also effective which was proved by the completeness of learning outcomes that has been achieved, students’ activity was as expected, the ability of teachers to manage the learning was in a high category and the students’ responses was in a positive category.Abstrak:Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran matematika berbasis konflik konseptual dalam pemecahan masalah pada pokok bahasan sistem persamaan linear tiga variabel kelas X MIA MAN 1 Makassar yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang terdiri atas: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Buku Siswa, Lembar Kerja Peserta Didik, dan Tes Hasil Belajar. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D yang terdiri dari tahapan perancangan, pendefinisian, pengembangan dan penyebaran. Hasil penelitian yang diperoleh adalah perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian oleh dua orang validator. Sedangkan hasil yang diperoleh pada uji coba terbatas, yaitu perangkat pembelajaran sudah praktis, tetapi masih ada beberapa saran pengamat yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kepraktisan perangkat. Perangkat pembelajaran sudah efektif dilihat dari ketuntasan hasil belajar yang telah tercapai, aktivitas siswa sudah sesuai yang diharapkan, kemampuan guru mengelola pembelajaran sudah dalam kategori tinggi dan respon siswa sudah dalam kategori positif. 
PERBANDINGAN METODE DEDUKTIF DENGAN INDUKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA Bahri, Samsul; Prasasti Abrar, Andi Ika; Angriani, Andi Dian
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 5, No 2 (2017): December
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.686 KB) | DOI: 10.24252/mapan.v5n2a4

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil belajar matematika yang menggunakan metode deduktif dan induktif, gambaran hasil belajar matematika yang menggunakan metode deduktif dan induktif, perbedaan yang signifikan antara metode deduktif dengan induktif terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh siswa kelas XII IPS MAN Wajo terdiri dari 4 kelas, yang berjumlah 86 siswa. Penentuan sampel dengan cara random. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes hasil belajar dan angket motivasi belajar matematika. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan uji F ANAVA dengan interaksi. Berdasarkan hasil analisis statistika deskriptif, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa menggunakan metode deduktif adalah 74,91 dan metode induktif adalah 88,95, nilai rata-rata motivasi belajar matematika siswa menggunakan metode deduktif adalah 65,73 dan metode induktif adalah 68,23. Berdasarkan analisis inferensial, diperoleh F0 > F tabel (3,911 > 3,24) dan nilai Sig. <  = 0,021 < 0,05, maka Ho ditolak, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara metode deduktif dengan metode induktif terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari motivasi belajar siswa kelas XII IPS MAN Wajo.Abstract:This study aims to find out the learning outcome in mathematics using Inductive Method, outcome in mathematics using Deductive Method, the description of students’ learning motivation using Inductive Method, the students learning motivation using Deductive Method, to know the significant difference between Inductive Method and Deductive Method on the learning outcome in mathematics based on the learning motivation of students in social sciences major of grade 12 of Islamic Senior High School Wajo, Wajo regency. This research is a quasi-experimental design. The population was all the students of social sciences in grade 12 of Islamic Senior High school Wajo which consisted of 86 students. The sampling technique was simple random sampling. Instruments used were the learning outcomes test, questionnaire on learning motivation of mathematics and observation sheet. The techniques of analysis used were descriptive statistics and inferential statistical analysis with F test of ANAVA with interaction. Based on the results of data analysis using descriptive statistics for students learning outcome using Deductive Method, the average score of this group was 74.91. On the other hand, the students’ learning outcome using Inductive Method reached the average score of 88.95. Theaverage score of students’ learning motivation in mathematics using deductive method was 65.73. As for students’ learning motivation using Deductive Method, the average score was 68.23. The result of ANAVA for hypothesis I is that F0 > F table, thus Ho is rejected. Therefore, it is concluded that there is a significant difference between Inductive Method and Deductive Method on Mathematics Learning outcome. As for the hypothesis II, the result obtained shows that F0 > F table, thus Ho rejected, then it is concluded that there are differences between students who have high motivation, moderate motivation and low motivation in their learning outcomes in mathematics. For the hypothesis III, it is revealed that F0> F table (3.911> 3.24) and the Sig value < α = 0.021 <0.05, hence Ho is rejected, where it indicates that there is a significant difference between Inductive Method and Deductive Method towards the learning outcome in mathematics based on the learning motivation of students in social sciences major of grade 12 of Islamic Senior High School Wajo, Wajo regency.
STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN ICE BREAKING DAN BRAIN GYM TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 21 MAKASSAR Harsyad, Fatwal; Afiif, Ahmad; Prasasti Abrar, Andi Ika
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 4, No 2 (2016): December
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.532 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2016v4n2a3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan minat belajar matematika siswa Kelas VII SMP Negeri 21 Makassar yang diajar menggunakan Ice Breaking dan Brain Gym dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experimental design dengan desain penelitian comparison group post-test only design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 21 Makassar yang berjumlah 356 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata skor minat belajar dari kelas Eksperimen I yang diajar menggunakan Ice Breaking adalah 77,13 dan rata-rata skor minat belajar dari kelas Eksperimen II yang diajar menggunakan Brain Gym adalah 77,43. Sedangkan berdasarkan hasil analisis inferensial diperoleh nilai sig. sebesar 0,904 yang lebih besar dari pada  sebesar 0,05 (0,904 > 0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 diterima yang berarti bahwa tidak terdapat perbedaan minat belajar matematika siswa yang diajar menggunakan Ice Breaking dengan yang diajar menggunakan Brain Gym pada siswa kelas VII SMP Negeri 21 Makassar. Implikasi pada penelitian ini adalah pembelajaran matematika menggunakan Ice Breaking maupun Brain Gym sesuai untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika karena sama-sama dapat menciptakan pembelajaran yang kreatif agar siswa tidak merasa bosan dalam mengikuti pembelajaran matematika. Suasana belajar menyenangkan tersebut dapat membuat minat belajar peserta didik meningkat.
PERBANDINGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DAN PENDEKATAN SAINTIFIK SISWA KELAS VII DI SMP WAHYU MAKASSAR Fatmariani, Fatmariani; Ismail, Muh. Ilyas; Prasasti Abrar, Andi Ika
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 3, No 2 (2015): December
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.022 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2015v3n2a2

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi matematis pada peserta didik kelas VII di SMP Makassar dengan menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing dan pendekatan Saintifik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Wahyu Makassar yang terdiri dari 5 kelas, dengan penyebaran yang homogen. Teknik pengambilan sampel dari penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik random sampling. Dimana kelas yang menjadi sampel adalah kelas VIIC dengan pendekatan inkuiri terbimbing dan kelas VIIB dengan menggunakan pendekatan saintifik. Instrumen penelitian ini berupa tes essai dengan jumlah 5 soal. Tekhnik pengolahan data dan analisis data adalah statistik deskriptif dan statistk inferensial.  Setelah diberikan perlakuan pada kedua kelompok diperoleh hasil analisis statistika deskriptif rata-rata komunikasi matematis kelompok yang diajar dengan menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing sebesar = 73,5 sedangkan rata-rata komunikasi matematis kelompok yang diajar dengan menggunakan pendekatan saintifik sebesar = 69,25. Hasil analisis inferensial data menunjukkan bahwa nilais ignifikansi yang diperoleh thitung 2,58 >ttabel 2,024 dan signifikansi (0,000 < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan dengan menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing dengan pendekatan saintifik terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta dididk pada kelas VII di SMP Wahyu Makassar.
PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH SUATU UPAYA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN REPRESENTASI MATEMATIK SISWA Prasasti Abrar, Andi Ika
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2016): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.765 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2016v4n1a1

Abstract

Tulisan ini membatasi pada ciri-ciri khusus, tujuan pembelajaran, hasil belajar, tahapan (sintaks) pembelajaran berdasarkan masalah, dan kaitan pembelajaran berdasarkan masalah dengan kemampuan pemahaman dan representasi matematik. Pembelajaran berdasarkan masalah merupakan salah satu pembelajaran yang dapat merangsang pola berpikir siswa dalam situasi berorientasi masalah, termasuk didalamnya belajar bagaimana belajar. Oleh karena itu, pembelajaran berdasarkan masalah memberikan kesempatan yang cukup bagi siswa untuk dapat melatih dan mengembangkan kemampuan pemahaman dan representasi matematiknya.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MASALAH PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Syamsir, Syamsir; Halimah, Andi; Prasasti Abrar, Andi Ika
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 21, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2018v21n1i5

Abstract

Abstrak:Penelitian ini membahas tentang pengembangan perangkat pembelajaran matematika berbasis masalah pada pokok bahasan persamaan linear dua variabel. Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran matematika berbasis masalah pada pokok bahasan persamaan linear dua variabel kelas VIII MTsN 1 Makassar yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) yaitu pengembangan perangkat pembelajaran yang terdiri atas: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Buku Peserta didik, Lembar Kerja Peserta Didik, dan Tes Hasil Belajar. Model pengembangan perangkat yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis masalah dan mengacu pada model Plomp yang terdiri dari tahapan pengkajian awal (preliminary investigation), perancangan (design), realisasi/kontruksi (realization/ construction), tes, evaluasi, dan revisi (test, evaluation, and revision), dan implementasi (implementation). Pada penelitian ini dilakukan secara terbatas di kelas VIII MTsN 1 Makassar. Kualitas kevalidan perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian validator, sedangkan hasil yang diperoleh pada uji coba terbatas yaitu: pertama, perangkat pembelajaran sudah praktis, tetapi masih ada beberapa saran pengamat yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kepraktisan perangkat, kedua, perangkat pembelajaran sudah efektif, karena ketuntasan hasil belajar telah tercapai dan aktivitas peserta didik sudah sesuai yang diharapkan, kemampuan guru mengelola pembelajaran sudah dalam kategori tinggi dan respons peserta didik sudah dalam kategori positif.Abstract:This research discussed about  the development of problem-based mathematics learning tools on the subject of two linear equations. This research aimed to produce a valid, practical, and effective  problem-based mathematics learning tools on the subject of linear equations of two variables of class VIII MTsN 1 Makassar. The type of this research was research and development, which is development of learning tools consist of lesson plan, text book, student work sheet, and learning test. This research used problem-based learning as a device of development model and the Plomp model consisting of preliminary investigation, design, realization/construction, evaluation and revision, and implementation. This research conducted in a limited class VIII MTsN 1 Makassar. Valid quality and learning tools fulfilled valid criteria based on assesment by two validators. While results obtained in the limited trial are: (1) learning tools are practical, but there were still some observers’ suggestions need to be considered to improve the practicality of device, (2) learning tools have been effective because the master criterion of learning has been achieved, student activity were as expected, the ability of teachers to manage the learning has achievedi the high category and students’ response were in the positive category.