Articles

Found 7 Documents
Search

EVALUASI KERUSAKAN RUAS JALAN KALIMAS BARU KOTA SURABAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA Muryanto, Dwi; Santosa, Rudy
Jurnal Ilmiah MITSU Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.973 KB) | DOI: 10.24929/ft.v7i1.680

Abstract

Jalan merupakan prasarana penting transportasi yang berpengaruh terhadap pertumbuhan suatu wilayah dalam jangka panjang sehingga dalam pembangunannya perlu mempertimbangkan umur rencana yang tepat. Umur jalan yang sudah direncanakan seringkali tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Hal ini juga terjadi pada ruas Jl. Kalimas Baru di Kecamatan Pabean Cantikan Kota Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan, nilai kondisi perkerasan jalan, dan alternatif penanganan yang digunakan sesuai kerusakan yang terjadi pada ruas Jl. Kalimas Baru. Metode yang digunakan dalam  penelitian ini adalah metode diskriptif kualitatif dan diskriptif kuantitatif yang mengacu kepada metode Bina Marga. Ruas Jl. Kalimas Baru di Kecamatan Pabean Cantikan Kota Surabaya menggunakan perkerasan lentur, memiliki panjang 2.5 Km yang dibagi menjadi beberapa segmen dengan ukuran panjang 200 m x lebar 14 m per segmennya. Masing-masing segmen di evaluasi dengan mengukur dimensi, identifikasi jenis dan tingkatan kerusakannya untuk mendapatkan nilai Bina Marga. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 macam kerusakan yang terjadi pada ruas Jl. Kalimas Baru. Jenis kerusakan tersebut adalah Retak Kulit Buaya (Alligator Cracking) sebesar 5,78%, Alur (Rutting) sebesar 2,40%, Tambalan (Patching) sebesar 2,31%, Pelapukan dan Butiran Lepas (Weathering and Raveling) sebesar 1,34%, Retak Memanjang (Longitudinal Cracks) sebesar 0,14%, dan yang terakhir Amblas (Depression) sebesar 0,12%. Nilai Prioritas kondisi jalan menurut metode Bina Marga sebesar 5 yang menunjukkan kondisi perkerasan jalan dalam kondisi Sedang, sehingga perlu suatu penanganan serius dari instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan menjadi semakin parah.
Dampak Pembangunan SMPN 3 Blitar Terhadap Kinerja Lalu Lintas Sekitarnya Huda, Miftachul; Muryanto, Dwi
AGREGAT Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMPN 3 Blitar it will be build on Ciliwung street. It was one of access roads to Blitar City. SMPN 3 Blitar it will be operated in 2019, then has to knowed the impact of development on the performance of traffic around it. This study aims to determine the degree of saturation of existing, operating time, and five years after SMPN 3 Blitar was operated. The analysis of this study is using Indonesian Highway Capacity Manual (IHCM). The Primary data in this study is peak hour traffic volume, intersection geometric conditions, and the cycle time for signalized intersections around the site. While the secondary data in this study is the road network, an Origin Destination (OD), the GDP, and Blitar population. The analysis was started with calculating the flow of traffic at peak hours, the capacity of the intersection, and the degree of saturation. The results of the analysis of the degree of saturation (DS) was indicated that the value of the intersection on the condition of the existing DS (2016), which has a value ≥ 0.750 is the intersection of the Ciliwung-Bendo. While the value of DS at the time of SMPN 3 Blitar operation (2019), which has a value ≥ 0.750 is the intersection of the Ciliwung-Bendo. And the value of DS at five years after SMPN 3 Blitar was operated (2021), which has a value ≥ 0.750 is the intersection of the Ciliwung-Bendo.
Dampak Pembangunan Rusunawa Gununganyar Terhadap Kinerja Simpang Rungkut Madya-Gununganyar Sawah Kota Surabaya Muryanto, Dwi
AGREGAT Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractRusunawa Gununganyar is one of the residential area which is estimated to be the center of new activities in 2019 that impacts the trip attraction and trip generation of traffic around it so it needs to be analyzed traffic performance before and after operation. This study aims to determine the traffic performance of the intersection of Rungkut Madya-Gununganyar Sawah which is one of the main access to the location of Rusunawa Gununganyar on the existing condition in 2017, in 2019 after the rusunawa completed and not operational and in 2024 (5 years after the rusunawa operate). This research was analyzed by using Indonesian Highway Manual Capacity (IHCM). Primary data in this study are daily peak hour traffic and geometric conditions intersection surveys, while secondary data is road network and motor vehicle growth rate. Traffic performance analysis begins by calculating traffic volume at peak hour, intersection capacity, and degree of saturation. The result of traffic performance analysis of intersection shows that the degree saturation (DS) value at the existing condition in 2017 is 0,535, forecast in 2019 is 0,849, while forecast in 2024 at condition five year after Rusunawa Gununganyar operate is 0,861 Keywords: degree of saturation, forecasting, intersection, trip attraction, trip generation   AbstrakRusunawa Gununganyar merupakan salah satu kawasan hunian yang diperkirakan menjadi pusat kegiatan baru di tahun 2019 yang berdampak pada tarikan dan bangkitan lalu lintas disekitarnya sehingga perlu dianalisis kinerja lalu lintas sebelum dan sesudah beroperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja lalu lintas simpang Rungkut Madya-Gununganyar Sawah yang merupakan salah satu akses utama menuju lokasi Rusunawa Gununganyar pada kondisi eksisting tahun 2017, tahun 2019 setelah rusunawa selesai dibangun dan belum beroperasi, tahun 2024 (5 tahun setelah rusunawa beroperasi). Penelitian ini dianalisis menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Data primer dalam penelitian ini adalah arus lalu lintas jam puncak dan kondisi geometrik simpang, sedangkan data sekunder adalah jaringan jalan dan tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor. Analisis kinerja lalu lintas dimulai dengan menghitung volume lalu lintas pada jam puncak, kapasitas simpang, dan derajat kejenuhan. Hasil analisis kinerja lalu lintas simpang menunjukkan bahwa derajat kejenuhan (DS) pada kondisi eksisting pada tahun 2017 adalah 0,535, perkiraan pada tahun 2019 adalah 0,849, sedangkan perkiraan pada tahun 2024 pada kondisi lima tahun setelah Rusunawa Gununganyar beroperasi adalah 0,861 Kata Kunci: bangkitan perjalanan, derajat kejenuhan, prediksi, simpang, tarikan perjalanan
KEBIJAKAN KEBERLANJUTAN PENGOLAHAN PERSAMPAHAN KABUPATEN SIDOARJO BERBASIS TPST Suning, Suning; Muryanto, Dwi
WAKTU Vol 14 No 1 (2016)
Publisher : WAKTU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.498 KB)

Abstract

Pola pembuangan sampah yang dilakukan dengan sistem Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sudah tidak relevan dengan lahan kota yang sempit dan pesatnya pertumbuhan penduduk. Pengelolaan sampah yang ideal adalah membuang sampah sekaligus memanfaatkannya sehingga selain membersihkan lingkungan dan menghasilkan kegunaan yang baru, secara ekonomi akan mengurangi biaya penanganannya. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah penyelenggaraan kegiatan pengelolaan sampah di TPST. TPST atau Material Recovery Facility merupakan tempat berlangsungnya kegiatan pemisahan dan pengolahan sampah secara terpusat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sinergisitas dan memperkuat peran bersama antara pemerintah Kabupaten Sidoarjo dengan Desa/Kelurahan, sehingga terjadi efektifitas penanganan persampahan secara tuntas dan menyeluruh. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan teknik analisis Focus Groups Discussion. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan pengolahan persampahan di Kabupaten Sidoarjo akan lebih efektif dan berkelanjutan dengan menerapkan kegiatan pengolahan sampah berbasis TPST. TPST yang sudah terbangun belum difungsikan secara optimal, prasarana & sarana masih belum lengkap, bangunan TPST belum memenuhi standart SNI, belum bersinergi antar dinas, swasta dan masyarakat sehingga kegiatan TPST di masing-masing desa belum menunjukkan keberlanjutannya. Masyarakat menganggap seluruh proses pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab dan pekerjaan DKP, sehingga tingkat partisipasi masyarakat untuk pemilahan sampah dari sumbernya masih rendah dan tergantung pada pemerintah.
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM TRAYEK LYN HB1 JURUSAN TULANGAN-TERMINAL LARANGAN KABUPATEN SIDOARJO Muryanto, Dwi; Santosa, Rudy
WAKTU Vol 16 No 02 (2018)
Publisher : WAKTU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.988 KB)

Abstract

Pelayanan angkutan umum yang baik sangat dibutuhkan di Kabupaten Sidoarjo mengingat jumlah penduduk cukup padat dengan aktivitas hidup yang tinggi. Angkutan umum yang beroperasi harus dapat mendukung aktivitas perjalanan masyarakat. Jalur Tulangan menuju terminal Larangan merupakan salah satu  rute penting yang berkontribusi besar terhadap aktivitas perjalanan masyarakat dari koridor barat menuju pusat kota dimana saat ini dilayani MPU trayek Lyn HB1 berkapasitas 12 penumpang per armada. Kinerja operasional MPU trayek Lyn HB1 saat ini masih belum maksimal, hal ini terlihat pada waktu tertentu armada terlihat kosong dan waktu tunggu cukup lama. Tujuan studi ini untuk mengetahui tingkat kinerja operasional MPU trayek Lyn HB1 jurusan Tulangan-Terminal Larangan kondisi eksisting, Penilaian kinerja operasional yang digunakan berdasarkan Indikator Pelayanan Angkutan Umum yang telah ditetapkan Dirjend. Perhubungan Darat meliputi: headway, frekuensi, kapasitas, load factor, dan waktu tempuh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data sekunder dilakukan melalui studi literatur dan pengambilan data dari instansi terkait. Data primer diperoleh melalui observasi langsung di armada angkutan umum. Hasil studi didapatkan headway rata-rata diatas 10 menit, frekuensi rata-rata kurang dari 6 kendaraan/jam, load factor rata-rata kurang dari 70%, dan waktu tempuh perjalanan rata-rata lebih dari 1,5 jam. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja operasional MPU trayek Lyn HB1 kurang baik karena tidak sesuai dengan standar Indikator Pelayanan Angkutan Umum yang ditetapkan Dirjend. Perhubungan Darat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA RONGDALEM KECAMATAN OMBEN KABUPATEN SAMPANG SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN DESA BERKUALITAS Muryanto, Dwi; Nuada, I Wayan; Amiq, Bachrul
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 3 No 1 (2019): Januari
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.691 KB)

Abstract

Pemerintah Desa Rong Dalem Kecamatan Omben Kabupaten Sampang adalah sebuah Pemerintahan yang melaksanakan program layanan masyarakat dalam menyelesaikan masalahmasalah sosial dan lingkungan di wilayahnya. Permasalahan penting yang ada di desa tersebut adalah kurangnya kesadaran akan pendidikan, minimnya sarana dan prasarana kesehatan, kurangnya inisiatif dan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi desa dan lingkungannya, serta pengetahuan dalam mencari solusi akan pemenuhan kebutuhan air bersih. Untuk masalah pendidikan, masih banyak masyarakat yang hanya menempuh pendidikan hanya sampai tingkat Sekolah Dasar saja. Meskipun mempunyai kemampuan finansial masyarakat lebih berorientasi menempuh pendidikan di pondok pesantren dan mencari pekerjaan dibanding sekolah. Untuk masalah kesehatan, masyarakat kurang memahami akan kondisi kesehatan pribadi dan keluarga serta minimnya sarana dan prasarana kesehatan. Untuk masalah kreativitas, masyarakat masih kurang mampu mengolah dan mengembangkan hasil bumi yang ada seperti kacang, pohon siwalan, umbi-umbian dan lain-lain. Masyarakat hanya lebih tertarikmengebangkan potensi tanaman tembakau saja. Sedangkan untuk masalah pemenuhan kebutuhan air bersih, pada musim kemarau kesulitan sumber air, tetapi pada musim penghujan banjir dan air tidak terserap tanah. Tujuan kegiatan ini adalah: memberi wawasan kepada masyakat untuk sadar pendidikan, sadar akan potensi diri dan lingkungannya sehingga termotivasi untuk membangun, mengembangkan, dan memberdayakan masyarakat dan lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah masyarakat Desa Rong Dalem sadar dan memahami akan pentingnya pendidikan, pengembangan potensi diri dan lingkungannya, serta mampu mengelola sumber dayaair dengan mempraktekkan cara pembuatan saluran drainase dan tandon air. 
Analisis Dampak Lalu Lintas Pembangunan Gudang Workshop Peti Kemas Terhadap Kinerja Ruas Jl. KH. Syafii Kabupaten Gresik Santosa, Rudy; Afga, Heppy; Muryanto, Dwi
Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil Vol 1, No 1: March 2018
Publisher : Department of Civil Engineering, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.144 KB) | DOI: 10.25139/jprs.v1i1.807

Abstract

Perkembangan suatu wilayah akan diikuti dengan peningkatan volume lalu lintas jaringan jalan disekitarnya. Hal ini terkait adanya bangkitan dan tarikan lalu lintas akibat perubahan tata guna lahan. Pembangunan gudang workshop Peti Kemas di Jl. KH. Syafii Kabupaten Gresik diperkirakan menimbulkan bangkitan dan tarikan lalu lintas sehingga berdampak terhadap kinerja lalu lintas di ruas Jl. KH. Syafii. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembangunan  workshop Peti Kemas terhadap kinerja ruas Jl. KH. Syafii Kabupaten Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif  kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Dari hasil penelitian didapatkan kinerja Jl. KH. Syafii kondisi eksisting adalah 0,159, menunjukkan Tingkat Pelayanan (LOS) A, yang artinya baik. Prediksi tahun 2018 tanpa pembangunan didapatkan kinerja Jl. KH. Syafii  adalah  0,220, menunjukkan Tingkat Pelayanan (LOS) B, yang artinya baik. Prediksi tahun 2018 dengan pembangunan didapatkan  kinerja Jl. KH. Syafii adalah 0,224, menunjukan Tingkat Pelayanan (LOS) B, yang artinya baik. Prediksi kinerja Jl. KH. Syafii setelah 5 Tahun  pembangunan dan sudah beroperasi tahun 2023 adalah 0,310, menunjukan Tingkat Pelayanan (LOS) B, yang artinya baik. Disarankan  pemasangan rambu  lalu lintas yang sesuai untuk mempermudah pengaturan bagi pengguna jalan.