Mauli Kasmi, Mauli
Jurusan Agribisnis Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep

Published : 3 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan

PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN LAUT KABUPATEN POLEWALI MANDAR BERDASARKAN DATA STATISTIK TAHUN 2016 Ridwan, Muhammad; Kasmi, Mauli; Putri, Andi Rani Sahni
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol 5, No 10 (2018)
Publisher : Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komoditas unggulan sektor perikanan laut merupakan salah satu komoditas strategis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komoditas perikanan tangkap yang menjadi unggulan di Kabupaten Polman, Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode pengambilan sampel adalah purposive sampling berbasis data statistik tahun 2016. Analisis yang digunakan dalam peneltian adalah Location Quotient (LQ), dan analisis Specialization Index (SI). Penentuan komoditas unggulan apabila baik nilai LQ maupun SI >1.  Perangkingan komoditas menggunakan indeks komoditi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas perikanan tangkap Kabupaten Polman di Sulawesi Barat yang menjadi unggulan utama adalah ikan teri (Stolephorus Sp), ikan madidihang (Thunnus albacores), ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) dan ikan biji nangka (Upeneus moluccensis). Diantara keempat komoditas unggulan tersebut, ikan madidihang memiliki nilai LQ dan SI yang paling tinggi yaitu 1.87 dan 10.19. Hasil ini berimplikasi pada pentingnya strategi penangkapan dan pengelolaan ikan tuna madidihang di Kabupaten Polman untuk meningkatkan pendapatan daerah. Kata kunci: Komoditas Unggulan, perikanan laut, LQ, SI dan Kabupaten Polewali Mandar
PENGEMBANGAN DAYA SAING USAHA RUMPUT LAUT MELALUI SECARA INTEGRATIF SEBAGAI PENINGKATAN INCOME MASYARAKAT PESISIR DI KABUPATEN PANGKEP Ilyas, Ilyas; Ridwan, Muhammad; Kasmi, Mauli; Seniorita, Seniorita; Natsir, Andi Baso Adil
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol 7, No 13 (2020)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jipsp.v7i13.9683

Abstract

Rumput laut memiliki potensi yang begitu besar untuk terus dikembangkan.  Pengembangan usaha budidaya rumput laut secara terintegrasi mulai dari hulu (upstream) sampai hilir (downstream) harus menjadi pilar-pilar dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi di bidang perikanan. tujuan penelitian adalah untuk menganalisis struktur bisnis rumput laut (Kappaphycus alvarezii) melalui ekonomi sosial dan kelembagaan di Kabupaten Pangkep, menganalisis potensi nilai tambah dan daya saing bisnis rumput laut yang dapat dikembangkan dan menganalisis kelayakan usaha berdasarkan besarnya nilai tambah, distribusi serta mengetahui pelaku usaha dan peranannya di sepanjang rantai nilai bisnis rumput laut. analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif terkait dengan added value dan daya saing usaha rumput laut didekati dengan analisis keunggulan komparatif dan kompetitif dengan perhitungan nilai DRCR (Domestic Resources Cost Ratio) dan PCR (Private Cost Ratio). Hasil penelitian menunjukkan dampak positif bagi perekonomian rumah tangga pembudidaya di Kecamatan Segeri dan Labakkang dengan keuntungan bersih masing-masing sebesar Rp 1.882.050/unit dan Rp 3.837.333/unit serta nilai DRCR lebih kecil dari 1 yang berarti bahwa untuk menghasilkan satu satuan nilai tambah diperlukan kurang dari satu satuan biaya faktor domestik yang kesemuanya dinilai dengan harga-harga bayangan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa rumput laut di Kecamatan Segeri memiliki keunggulan komparatif dan daya saing dibandingkan usaha budidaya rumput laut di Kecamatan Labakkang. Dilihat dari rasio biaya dan penerimaan (R/C ratio), usaha budidaya rumput laut di Kecamatan Segeri dan kecamatan Labakkang masih menguntungkan bagi pembudidaya dan layak untuk dikembangkan.Kata Kunci: daya saing, rumput laut, pendapatan, Kabupaten Pangkep