Articles

Found 5 Documents
Search

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN BIOAKTIVATOR ALAMI BUAHMENGKUDU (MORINDA CITRIFOLIA L) DALAM PUPUKCAIRTERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI RUMPUTGAJAH TAIWAN (PENNISETUMPURPUREUM SCHUMACH) Rauf, Juliawati; Semaun, Rahmawati; Fitriani, Fitriani; Andioko, Rio
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pertama Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.812 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui pengaruh penambahan pupuk organik cair dengan penambahan bioktivator alami buah mengkudu terhadap pertumbuhan dan Produksi Rumput Gajah Taiwan (Pennisetum purpureum Schumach) pada level yang berbeda. Penelitian ini menggunakan rumput gajah Taiwan, urin sapi, buah mengkudu, molases dan air. Penelitian menggunakan Rancangan kelompok ,dengan ulangan sebanyak tiga kali dan empat taraf perlakuan yaitu, T1 = Pupuk organik cair 5 cc/ 1Liter air, T2 = Pupuk Organik Cair 10 cc/1Liter air, T3 = Pupuk Organik Cair 15 Cc/1Liter air, T4 = Pupuk Organik Cair 20 cc/1Liter air. Hasil penelitian menujukkan bahwa dalam pemberian pupuk cair dengan penggunaan Bioaktivator alami buah mengkudu terhadap pertumbuhan dan produksi rumput gajah taiwan tidak berbeda nyata (P>0.05) karena perlakuan dalam setiap komponen pengamatan relatif sama sehingga hasil yang didapat dari masing masing perlakuan antara T1, T2, T3, dan T4 yaitu T2 dan T3 yang tertinggi dari hasil rata rata yang diperoleh setiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa diperlukan penelitian lanjutan dalam penambahan level pupuk cair dengan penggunaan Bioaktivator alami buah mengkudu terhadap pertumbuhan dan produksi rumput gajah taiwan agar dapat diketahui level pupuk cair yang terbaik untuk diaplikasikan.
KAJIAN POTENSI LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PAKAN TERNAK SAPI POTONG DI KOTA PARE-PARE Rauf, Juliawati; Rasbawati, Rasbawati
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.882 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v4i3.121

Abstract

Kota Parepare memiliki luas lahan pertanian mencapai 7.505 hektar. Luasan lahan pertanian ini akan menghasilkan produk limbah pertanian. Terkait dengan pengembangan pakan ternak, maka diarahkan untuk dapat mengoptimalkan pemanfaatan bahan baku pakan lokal bersumber dari limbah pertanian. Limbah pertanian dapat dimanfaatkan sebagai pakan pengganti hijauan yang ketersediaannya terbatas pada ternak sapi potong. Olehnya itu perlu dilakukan penelitian tentang Kajian Potensi Limbah Pertanian Sebagai Pakan Ternak Sapi Potong Di Kota Parepare. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi dan daya dukung limbah pertanian sebagai sumber pakan ternak sapi potong di Kota Parepare dengan cara menghitung besarnya potensi pengembangan ternak sapi potong dan daya dukung lahan. Hasil yang diperoleh bahwa daya dukung limbah tanaman pangan di Kota Parepare dapat menampung dan menyediakan pakan untuk kebutuhan ternak sapi potong berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan bahan kering (BK) yaitu sebesar 688,43 ST (satuan ternak).
KANDUNGAN SELLULOSA, HEMISELLULOSA DAN LIGNIN PAKAN KOMPLIT BERBASIS TONGKOL JAGUNG YANG DISUBSTITUSI Azolla pinnata PADA LEVEL YANG BERBEDA Fitriani, Fitriani; Rauf, Juliawati; Novieta, Intan Dwi; R, Muh. Syahril
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.148 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v7i3.365

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian seperti tongkol jagung menjadi solusi untuk mengatasi masalah pakan. Azolla pinnata juga merupakan salah satu tanaman paku dan dianggap gulma oleh petani. Tanaman ini memiliki potensi sebagai pakan bagi ternak ruminansia, ketersediaan yang tinggi serta kandungan nutrisi yang cukup baik merupakan pertimbangan penggunaannya sebagai pakan ternak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kandungan serat pada pakan yang diberi Azolla pinnata dengan level yang berbeda. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan dan diulang tiga kali sehingga terdapat 9 satuan percobaan. Peubah yang diamati untuk melihat respon terhadap perlakuan yang diberikan adalah kandungan sellulosa, hemisellulosa dan lignin yang dianalisis menggunakan metode analisis Van-Soest. Hasil analisis ragam pakan komplit berbasis tongkol jagung dengan penambahan Azolla sebagai pakan ternak ruminansia berpengaruh sangat nyata (P>0,05) terhadap kandungan sellulosa, hemisellulosa dan lignin. Kandungan sellulosa yang diperoleh berkisar antara 18,67% sampai dengan 22,42%. Kandungan hemisellulosa pakan komplit berkisar antara 25,60% - 28,40% sedangkan kandungan lignin berkisar antara 8,60% - 9,40%.
Mapping the spread of Avian Influenza Virus in Poultry at Polewali Mandar Regency, 2008-2013 Thaha, Aminah Hajah; Rauf, Juliawati; Bagenda, Isnaniah
Jurnal Riset Veteriner Indonesia (Journal of The Indonesian Veterinary Research) VOLUME 2 NO. 1, JANUARY 2018
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jrvi.v2i1.4352

Abstract

The spread of Avian Influenza (AI) virus have a significant impact on the decline in the bird population, economic losses, and food safety. The purpose of this study was to determine level and patterns of distribution AI in chicken at Polewali Mandar Regency, period 2008-2013. The results showed that in 2008 to 2013 cases of poultry deaths by AI has spread in 13 districts of the total 16 districts and 53 villages of the total 167 villages in Polewali Mandar Regency. It shows that 81,25% of district and 31,74% of villages in Polewali Mandar has been infected with AI.? The number of deaths of poultry caused AI period 2008 to 2013 is 49,182. The chicken that are infected native chicken, broiler, ornamental chickens (Philipin), cuckoo, rooster, and ducks. The chicken reared in backyard and commercial poultry sector 3 with the number of chicken are 10-10000. Trend increase in cases of poultry death by AI period 2008 to 2013 in Polewali Mandar generally occurs in January, February, March, July, September, November, and December.
PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN SAPI POTONG DI KECAMATAN MAPILLI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Rauf, Juliawati; Thaha, Aminah Hajah
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 4, No 1 (2018): Juni
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.56 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v4i1.9812

Abstract

Kabupaten Polewali Mandar merupakan salah satu daerah jumlah populasi sapi potong tertinggi di Sulawesi Barat. Wilayah ini sangat berpotensi dalam pengembangan ternak sapi potong.  Untuk itu, pihak pemerintah di Provinsi Sulawesi Barat melihat potensi lahan yang yang memadai di Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar untuk pengembangan peternakan sapi potong. Tahap awal yang bisa dilakukan adalah penyediaan pakan untuk keberlangsungan hidup ternak sapi, karena itu hal yang paling pokok dalam pengembangan peternakan khususnya pada ternak sapi adalah ketersediaan  pakan  hijauan.  Namun demikian terkadang ketersediaan pakan berupa hijauan rumput masih sangat terbatas, sehingga dalam pengembangan peternakan sapi dapat diintegrasikan dengan usaha pertanian. Hal ini merupakan salah satu strategi dalam penyediaan pakan ternak melalui optimalisasi pemanfaatan limbah pertanian dan limbah agroindustri pertanian.