Articles

Found 10 Documents
Search

PERTUMBUHAN ISOLAT JAMUR TIRAM (PLEUROTUS SP.) PADA BERBAGAI MEDIA TUMBUH Swandi, Wawan; Ilmi, Nur; Rahim, Iradhatullah
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pertama Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1646.475 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan jamur tiram putih (Pleurotus sp) pada 3 jenis media padat, yaitu PDA, MPA, MEA, dan AKA. Penelitian dilaksanakan di laboratorium terpadu Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Universitaas Muhammadiyah Parepare. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Hasil penelitian menunjukkan jenis media padat berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan isolat jamur tiram (Pleurotus sp.). Media terbaik untuk laju pertumbuhan isolat jamur tiram adalah Malt Extract Agar, yaitu 8.5 cm pada hari ke-3. Sedangkan media terbaik untuk memperoleh miselium yang tebal dari isolat jamur tiram (Pleurotus sp.) adalah media Malt Peptone Agar.
APLIKASI TEKNOLOGI PEMANGKASAN DAN DINAMIKA PERTUMBUHAN DAUN KACANG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis L) YANG DIBERI MULSA Akib, Muh. Akhsan; Mustari, Kahar; Ilmi, Nur; Rosalina, Resi
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.893 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v6i2.269

Abstract

Suatu penelitian telah dilaksanakan selama tiga bulan di lahan sawah petani di desa Panincong, Kec. Marioriawa, Kab. Soppeng, Prov. Sulawesi Selatan, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi teknologi pemangkasan dan dinamika pertumbuhan daun kacang koro pedang (Canavalia ensiformis L) yang diberi mulsa. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan dengan menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial. Faktor pertama adalah pemberian mulsa terdiri dari tiga taraf yaitu: tanpa mulsa, mulsa sekam, mulsa jerami. Faktor kedua adalah pemangkasan yang terdiri dari dua taraf yaitu: tanpa pemangkasan dan pemangkasan daun. Peubah yang diamati adalah: jumlah daun, luas daun, jumlah stomata dilapisan adaxial dan abaxial daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi pemangkasan mempengaruhi dinamika pertumbuhan daun tanaman kacang koro pedang khususnya pada luas daun dan jumlah stomata pada lapisan abaxial dan adaxial daun pada tanaman kacang koro pedang sedangkan pemberian mulsa mempengaruhi dinamika pertumbuhan daun tanaman kacang koro pedang khususnya pada jumlah daun.
PROBLEM DEPRESI LANSIA DAN SOLUSI DENGAN TERAPI SPRITUAL ( Literature review: Problem Depression of erderly and the solution with spiritual therapy) Ilmi, Nur; Sutria, Eny; patima, patima
Journal of Islamic Nursing Vol 3, No 1 (2018): Journal of Islamic Nursing
Publisher : Journal of Islamic Nursing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/5473

Abstract

Pendahuluan : Pada lanjut usia permasalahan yang menarik adalah kurangnya kemampuan dalam beradaptasi secara psikologis terhadap perubahan yang terjadi pada dirinya. Dikarenakan perubahan fisik maupun psikologis dari lansia banyak dari mereka menggalami depresi , dimana seharusnya lansia mendapat kualitas hidup yang baik dimasa tuanya, hal tersebut dapat diwujudkan dengan melihat masalah depresi lansia secara mendalam dan memberikan solusi penangannanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seluruh masalah yang terjadi sehubungan dengan geriatri dan problem depresi. Metode : Penelitian ini dilaksanakan di Panti Sosial Tresna Werdha Gau Mabaji Gowa pada tanggal 03 sampai 09 Desember 2017 dengan Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah literature review. Pencarian dilakukan antara lain pada database Sience Direct, dan Google Scholar yang dipublikasikan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2017. Kata kunci yang digunakan dalam literature review ini yaitu Depresi, Lansia, Terapi spiritual, Spiritual, Keperawatan.Hasil : Intervensi keperawatan dengan terapi spiritual dapat dijadikan sebagai intervensi yang mendukung untuk menurunkan tingkat depresi pada lansia. Pembahasan : Seluruh intervensi yang diterapkan untuk mengurangi tingkat depresi lansia dari kelima literature yang ditelaah semuanya menunjukkan hasil yang sama dan mendukung terhadap penurunan tingkat depresi lansia, yaitu dengan terapi spiritual dengan aspek pendekatan agama sebagai landasan intervensinya dalam penerapannya. Perawat dapat melakukan asuhan keperawatan spiritualitas atau religiusitas pada lansia yang dapat membantu mempertahankan serta memperbesar semangat hidup klien lansia termasuk kesehatan mental depresi. Kesimpulan: Kondisi spiritual lansia harus dikaji secara mendalam untukbmengetahui permasalahan yang sebenarnya, termasuk faktor penyebab permasalahan lansia mengingat tingkat permasalahan lansia beraneka ragam sehingga mudah untuk memberikan penanganan, termasuk pemberian Terapi Spiritual dapat menurunkan tingkat depresi lansia.
Algoritma Genetika dan Penerapannya dalam Mencari Akar Persamaan Polinomial Abdy, Muhammad; Wahyuni, Maya Sari; Ilmi, Nur
Jurnal Saintifik Vol 2, No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016
Publisher : Fakultas MIPA UNSULBAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v2i1.90

Abstract

Algoritma Genetika (AG) adalah algoritma pencarian untuk menyelesaikan masalah yang didasarkan pada evolusi genetika yang terjadi pada makhluk hidup. Masalah yang akan dibahas pada penelitian ini adalah pencarian akar persamaan polinomial dengan menggunakan algoritma genetika. Tujuan penulisan skripsi ini adalah menjelaskan implementasi algoritma genetika dengan metode seleksi roullette wheel untuk mencari akar persamaan polinomial.Langkah-langkah pencarian akar persamaan polinomial menggunakan algoritma genetika adalah membangkitkan populasi secara random, evaluasi fitness tiap individu, seleksi kromosom denga metode roullette wheel, melakukan crossover pada kromosom yang terpilih, mutasi gen pada kromosom yang terpilih, menyusun populasi baru sampai memperoleh individu dengan nilai fitness optimum.Hasil implementasi algoritma genetika untuk mencari akar persamaan dari sebuah fungsi P(x) pada interval [0.3] didapat bahwa pada generasi pertama kromosom kedua belas telah dihasilkan fitness 1,000, dengan kromosom 10101010  yang akarnya adalah .2,000Kata Kunci:Algoritma Genetika, Akar Persamaan, Fungsi Polinomial
UTILIZATION OF VEGETABLE HYDROCOLLOID COMPOUNDS AS EDIBLE COATING MATERIAL TO EXTEND THE SHELF LIFE OF BANANAS MULI (Musa acuminata Linn.) Nurjannah, Desi; Akib, Muh. Akhsan; Ilmi, Nur
Agrotech Journal Vol 3, No 1 (2018): Agrotech Journal (ATJ)
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.799 KB) | DOI: 10.31327/atj.v3i1.515

Abstract

The preserve quality, freshness and extending shelf life of fruit could be done by storing the fruits in the refrigerated room, pressurized room or by modifying the atmosphere of the room. However, this type of storage cost is quite expensive, therefore needed another solution that is fruit coating using edible coating solution made from vegetable hydrocolloids. The aims of this study were to determine the best materials type among the three types of vegetable hydrocoloid materials, namely extract Aloe vera leaves, extract Ceiba pentandra leaves and extract  Abelmoschus manihot leaves that are able to preserve the shelf life of M.acuminata fruit. This research use was a complete randomized design with four treatments, namely;  without edible coating, edible coating of extract Aloe vera leaves, edible coating of extract Ceiba pentandra leaves, and edible coating of extract  Abelmoschus manihot leaves, with three replications. The result showed that the lowest shrinkage percentage was found in edible coating of extract Aloe vera leaves with an average value of 3.43% and the highest was found in treatment without edible coating of 4.37%. At the end of observation the highest sugar content was obtained in edible coating of extract Aloe vera leaves of 20 oBrix while the lowest was in treatment without edible coating that was 16oBrix. In organoleptic test, panelists prefered edible coating of extract Aloe vera leaves with an value range of 4 or 5 equivalented with neutral or likes, and did not like of edible coating of wxtract Abelmoschus manihot leaves  with an value range of 3 or 4 equivalented with slightly dislike  or neutral. Based on the conducted observational, the edible coating of extract Aloe vera leaves was able to preserve the shelf life of M.acuminata fruit up to five days after harvesting
Strategi Pengembangan Komoditi Lokal Buah Naga berbasis Agribisnis di Kabupaten Soppeng Irmayani, Irmayani; Purnama, Dahlia; Arman, Arman; Ilmi, Nur
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 1 (2019): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.1.126-135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi dalam pengembangan komoditi buah naga (Dragon Fruit) berbasis agribisnis di Kabupaten Soppeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) berdasarkan hasil pembobotan dan pemberian rating diperoleh skor untuk faktor kekuatan utama dalam usahatani Buah Naga yaitu. Faktor kekuatan Kualitas Buah Naga Merah dan Luas Lahan sedangkan faktor kelemahan yaitu Produk Tidak Tahan Lama, penyakit pada Buah Naga dan harga. Faktor peluang pada usahatani Buah Naga Permintaan Buah Naga Merah meningkat dan Jenis pupuk yang digunakan, dan Faktor ancaman yaitu permainan harga oleh pedagang dan banyaknya persiangan. Strategi Pengembangan Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) di Desa Tottong Kecamatan Donri-donri Kabupaten Soppeng yang menjadi hasil penetapan strategi yang tepat dilakukan adalah Strategi Strenghts-Opportunities (SO) yaitu memaksimalkan Produksi Buah Naga Merah, untuk meningkatkan produksi  pengolahan buah naga, meningatkan kualitas Buah Naga Merah dengan memanfaatkan jenis pupuk terbaik, memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki guna memaksimalkan permintaan Buah Naga.
POTENSI JAMUR TRICHODERMA SP DALAM PENGENDALIAN PHYTOPTHORA PALMIVORA SECARA IN VITRO Armila, Zelvi; Ambar, Abdul Azis; Ilmi, Nur; Harsani, H; Rahim, Iradhatullah
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.345 KB)

Abstract

Penyakit busuk buah kakao merupakan salah satu penyakit utama yang menyerang tanaman kakao dan menyebabkan kehilangan hasil mencapai 90% pada musim hujan, dengan peningkatan populasi semut yang tinggi pada musim kemarau. Tujuan  dari penelitian ini adalah  untuk mengetahui laju penghambatan jamur  Trichoderma sp  terhadap jamur  Phytopthora palmivora secara  in vitro. Penelitian ini menggunakan metode in vitro yaitu Trichodermasp dan Phytopthora palmivora berdiameter 3 mm diinokulasikan pada media PDA pada cawan petri dengan jarak 4 cm, selanjutnya diinkubasi di ruang gelap pada suhu ruang. Pengamatan dilakukan dengan menghitung persentase penghambatan  Trichoderma spterhadap  Phytopthorapalmivora  dan membandingkan dengan kontrol. Interaksi yang terbentuk diamati pada hari ke-7 setelah inokulasi. Persentase tertinggi yaitu 0.58 % terjadi pada hari ke-7  dan bentuk interaksi terlihat jamur Trichoderma sp melilit dan menembus hifa dari jamur Phytopthora palmivora.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TOMAT YANG DIBERI HORMON TUMBUH ALAMI EKSTRAK JAGUNG DAN EKSTRAK BAWANG MERAH Rinaldi, Ade; Ambar, Abdul Azis; Ilmi, Nur; Harsani, H; Rahim, Iradhatullah
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.884 KB)

Abstract

Tomat (Solanum esculentum) merupakan komoditi hortikultura yang cukup diminati. Upaya peningkatan produksi tomat dilakukan dengan pembentukan bakal buah, dengan bantuan zat pengatur tumbuh yang berfungsi seperti hormon tumbuh pada tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hormon tumbuh alami untuk pertumbuhan dan produksi tomat. Penelitian berbentuk eksperimen dalam Rancangan Acak Kelompok. Perlakuan pada penelitian ini adalah pemberian hormon tumbuh alami dari ekstrak jagung, bawang merah, dan mix ekstrak jagung dan bawang merah. Bibit tanaman tomat direndam dalam hormon tumbuh alami selama 40 menit. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak jagung memberi hasil terbaik berat buah tomat. Ekstrak bawang merah memberi hasil terbaik pada panjang akar tomat, sedangkan mix ekstrak memberi hasil terbaik pada jumlah buah tomat. Produksi tomat tertinggi pada ekstrak jagung, yaitu 7.96 ton/ha.
KARAKTERISASI MORFOLOGI CENDAWAN COLLETOTIRICHUM PADA RHIZOSFER TANAMAN CABE Jahra, J; Ilmi, Nur; Rahim, Iradhatullah
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.382 KB)

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas cabe rawit adalah adanya metabolit sekunder yang dihasilkan oleh cendawan di daerah perakaran. Beragam cendawan ini berfungsi sebagai penyedia unsur hara dalam tanah sehingga dapat tersedia untuk tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi morfologi salah satu cendawan yang ada di rhizosfer tanaman cabe, yaitu Colletotirichum sp. Sampel berupa tanah yang melekat di akar tanaman cabe sehat diambil dan diencerkan sampai seri pengenceran 10-5. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 isolat cendawan Colletotirichum sp di rhizosfer tanaman cabe. Colletotirichum sp ini konidia berbentuk bulat silendris, warna hialin, miselium bersepta dan tidak bersepta.
ALGORITMA GENETIKA DAN PENERAPANNYA DALAM MENCARI AKAR PERSAMAAN POLINOMIAL Abdy, Muhammad; Wahyuni, Maya Sari; Ilmi, Nur
SAINTIFIK Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v2i1.90

Abstract

Algoritma Genetika (AG) adalah algoritma pencarian untuk menyelesaikan masalah yang didasarkan pada evolusi genetika yang terjadi pada makhluk hidup. Masalah yang akan dibahas pada penelitian ini adalah pencarian akar persamaan polinomial dengan menggunakan algoritma genetika. Tujuan penulisan skripsi ini adalah menjelaskan implementasi algoritma genetika dengan metode seleksi roullette wheel untuk mencari akar persamaan polinomial.Langkah-langkah pencarian akar persamaan polinomial menggunakan algoritma genetika adalah membangkitkan populasi secara random, evaluasi fitness tiap individu, seleksi kromosom denga metode roullette wheel, melakukan crossover pada kromosom yang terpilih, mutasi gen pada kromosom yang terpilih, menyusun populasi baru sampai memperoleh individu dengan nilai fitness optimum.Hasil implementasi algoritma genetika untuk mencari akar persamaan dari sebuah fungsi P(x) pada interval [0.3] didapat bahwa pada generasi pertama kromosom kedua belas telah dihasilkan fitness 1,000, dengan kromosom 10101010  yang akarnya adalah .2,000Kata Kunci:Algoritma Genetika, Akar Persamaan, Fungsi Polinomial