Andi Adri Arief, Andi Adri
Prodi Sosial Ekonomi, Jurusan Perikanan, Fak.Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI TATA KELOLA TEMPAT PELELANGAN IKAN DALAM MENDUKUNG SISTEM LOGISTIK IKAN DI KOTA MAKASSAR (STUDI KASUS PPI PAOTERE KOTA MAKASSAR) Arief, Andi Adri; Agusanty, Harnita; Kasri, Kasri; Mustafa, Muh Dalvi
TORANI: Journal of Fisheries and Marine Science VOLUME 1 NOMOR 1, DESEMBER 2017
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.153 KB) | DOI: 10.35911/torani.v1i1.3793

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna pelelangan serta kinerja pengelolaan TPIyang mendukung efektivitas dan efisisensi system logistic ikan nasional di Sulawesi Selatan dengan mengambilkasus di PPI Paotere Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Analisis data menggunakananalisis deskriptif. Kepuasan pengguna pelelangan menggunakan analisis Importance and Performance Analysis(IPA),  sementara ukuran kinerja pengelolaan TPI dari segi ekonomi dan efisiensi menggunakan analisis value formoney . Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pengguna pelelangan masih berada di bawah kriteria puas.Kepuasan pedagang berada pada kriteria cukup puas. Untuk Kinerja tempat pelelangan ikan di PPI Paotere secarakeseluruhan dinilai cukup ekonomis dari segi input dengan capaian nilai kinerja input sebesar 86%, sedangkankinerja pengelolaan TPI dinilai tidak efisien dengan nilai kinerja 123% sehingga sangat mempengaruhi kinerjakomponen distribusi dalam sistim logistic ikan. Integrasi dari empat komponen SLIN di PPI Paotere yaitu;pengadaan, penyimpanan, trasportasi dan distribusi belum berada dalam tata kelola integrative yang efisien dalamsatu system sehingga mekanisme tata kelola sisteim logistic yang terjadi tidak saling mendukung satu sama lain.Kata kunci : Tata kelola, kinerja, TPI, sistem logistik, perikanan
ANALISIS PERAN KAPASITAS PEREMPUAN PESISIR DALAM AKTIVITAS BUDIDAYA RUMPUT LAUT (EUCHEUMA COTTONII) DI KABUPATEN TAKALAR (STUDI KASUS DI DESA PUNAGA KEC.MANGARABOMBANG) Astanty, Warnika Febri; Arief, Andi Adri
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.147 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran  yang telah dan dapat dilakukan oleh perempuan pesisir dalam aktivitas baik produksi maupun pengolahan rumput laut  (pasca produksi) di Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Serta untuk mengkaji  strategi pemberdayaan perempuan  yang tepat  dalam meningkatkan kapasitas  peran perempuan pesisir dalam usaha budidaya  rumput laut.  Target khusus yang ingin dicapai adalah : a) Analisis peran perempuan pesisir yang terjadi selama ini baik dalam pengelolaan maupun dalam hal pengolahan hasil produksi rumput laut yang mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi rumah tangga, b)  Tingkat aspirasi, pengetahuan dan presepsi perempuan pesisir  dalam usaha budidaya rumput laut,  c)   Identifikasi faktor pendorong (drives), faktor tekanan (pressure) serta kebijakan pemerintah untuk memberdayakan perempuan pesisir.  Metode yang digunakan  adalah  metode  kualitatif  dan kuantitatif melalui pendekatan quisioner dan wawancara mendalam (in-depth interview), FGD (focus group  discussion) serta observasi. Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa dalam aktivitas budidaya rumput laut,  tenaga perempuan dihargai secara ekonomi dan  social. Pembagian kerja antara kaum laki-laki dan perempuan telah terbagi secara merata ke semua anggota keluarga inti. Anak-anak, dewasa, atau orang tua, laki-laki dan perempuan telah terlibat dengan peran dan porsi yang berbeda. Resposibilitas perempuan pesisir dalam pengelolaan dan pengolahan hasil produksi rumput laut menujukkan tingkat kompetensi kognitif (pengetahuan) dan psikomotorik (keterampilan) yang masih rendah, sementara kompetensi afektif (sikap) cukup tinggi. Diperlukan peningkatan daya serap dan adopsi teknologi sebagai strategi pemberdayaan  perempuan  dalam peningkatan produksi rumput laut melalui pendidikan, pembinaan dan pelatihan keterampilan, teknologi tepat guna dan inovatif.
ADAPTASI SOSIO-EKOLOGI BUDIDAYA RUMPUT LAUT (EUCHEUMA COTTONII) PADA MASYARAKAT PESISIR DI KELURAHAN LAMALAKA, KECAMATAN BANTAENG, KABUPATEN BANTAENG Wahyu, Farhanah; Arief, Andi Adri; Yusuf, Djumran
OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 5, No 1 (2016): Octopus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.711 KB)

Abstract

This study aims to determine the state of socio-ecological adaptation of coastal communities to the development of seaweed cultivation, and the dynamics of technostructure of coastal communities in the development of seaweed farming in Sub Lamalaka, District Bantaeng. The usefulness of this research is as information for the government to educate coastal communities in environmental preservation seaweed farming so that those resources can be used sustainably. This research was conducted in March and April 2010 in the village of Lamalaka, District Bantaeng, Bantaeng. This location was chosen intentionally (purposive) in consideration that the area is an area of development of the cultivation of seaweed (E. Cottonii) at the same seaweed production areas in South Sulawesi. The method used is the snowball sampling method with the number of informants as many as 23 people. The results showed that the adaptation of the socio-ecology of coastal communities in Sub Lamalaka occurs through the relationship of social interaction between the members of coastal communities which are then adapted to the conditions of suitability to the development of seaweed farming sustainable and in the form of the dynamics of techno structures that are in a transitional phase between the use of irrational becomes rational technology.
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Kinerja Kelompok Usaha Perikanan Tangkap Di Kabupaten Sinjai (Studi Kasus Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara) Arief, Andi Adri; Haeruddin, Haeruddin
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol 2, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan, norma,   dan   jaringan baik secara langsung dan tidak langsung terhadap kinerja usaha kelompok perikanan tangkap, dimulai dari bulan Oktober sampai Desember 2014. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap sampel nelayan yang tergabung dalam kelompok melalui metode sensus. Metode dasar dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan metode kombinasi (mix method) antara penelitian kualitatif dengan  kuantitatif  menggunakan  strategi  sekuensial.  Analisis  data  yang  digunakan  adalah  analisis deskriptif  dan  analisis  jalur.  Pengolahan  data  menggunakan  Software SPSS17.00.    Hasil  penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung variabel kepercayaan terhadap kinerja kelompok usaha perikanan tangkap sebesar 0,08 atau 8 %, variabel norma terhadap kinerja kelompok usaha perikanana tangkap sebesar 0,02 atau 2%, variabel jaringan terhadap kinerja kelompok usaha perikanan tangkap sebesar 0,22 atau 22%. Pengaruh tidak langsung variabel kepercayaan terhadap kinerja kelompok usaha perikanan melalui variabel norma dan jaringan sebesar 3% dan 9%. Pengaruh tidak langsung variabel norma terhadap kinerja kelompok usaha melalui variabel kepercayaan dan jaringan sebesar 3% dan 8%. Serta pengaruh tidak langsung variabel jaringan terhadap kinerja kelompok usaha melalui variabel kepercayaan dan norma sebesar 9% dan 8%. Variabel jaringan memiliki konstribusi terbesar terhadap kinerja kelompok usaha perikanan adalah sebesar 34 % yang menunjukkan bahwa kekuatan jaringan merupakan katalisator   bagi   kepercayaan dan norma sebagai bagian dari modal sosial nelayan dalam kinerja kelompok usaha perikanan tangkap. Hal ini menunjukkan bahwa jaringan menfasilitasi terjadinya komunikasi dan interaksi, memungkinkan tumbuhnya kepercayaan dan memperkuat kerjasama sehingga dapat mengembangkan usaha perikanan tangkap.
Social Structure Study of Association The Flying Fish Fishermen in Takalar Regency (Case Study in Bontomarannu Village, South Galesong District Mustafa, Muhammad Dalvi; Arief, Andi Adri
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.756 KB)

Abstract

This study aims to determined (1) the form of social structure that occur in groups offlying fish fishermen and (2) the rights and duties between the punggawa and sawi insidethe social structure in flying fish fisher groups at Bontomarannu Village of SouthGalesong District, Takalar. The basic method of this research was descriptive methodwith qualitative approach, while the strategy was a case study. The research wasconducted in the Bontomarannu Villages District of South Galesong as one of the flyingfish fisher group who still use the traditional way. Determination of informants conducted snowball sampling where there were 35 informants were used in this study. The resultsshowed that the shape of the social structure of the punggawa sawi in a group of flyingfish fisher form of domination and legitimacy of the role played by the punggawa beingthe highest position in the social relations. The strength of the social structure betweenthe punggawa and sawi  belong to the powerful force that created rights and duties ofeach role and status they have in the flying fish fisher groups. Rights and duties were notonly applicable in the employment relationship alone, but more deeply into the journey oflife both within the coastal communities in the Bontomarannu Village. Keywords : punggawa, sawi, social structure, Takalar
Re-Formulasi Pengembangan Daya Saing Usaha Budidaya Rumput Laut di Kabupaten Bone (Studi Kasus, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone) Arief, Andi Adri; Agusanty, Harnita; Mustafa, Muh. Dalvi
Proceeding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan No 5 (2018)
Publisher : Proceeding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini mendiskusikan tentang faktor-faktor utama yang berpengaruh terhadap pengembangan budidaya rumput laut, dan (3) menentukan strategi pengembangan budidaya rumput laut di Kecamatan Tanete Riattang Timur. Dasar penelitian ini adalah studi kasus. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan participatory rapid appraisal. Data dianalisis secara kualitatif. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling pada 45 orang responden di 6 kelurahan pantai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang berpengaruh terhadap pengembangan budidaya rumput laut adalah tersedianya lahan 85,9 % dengan kondisi layak, tenaga kerja , kelayakan usaha sebesar 1,34 berdasarkan analisis OI/Ratio, akses permodalan, pemasaran hasil, penanganan pascapanen, dan kebijakan pemerintah daerah. Strategi pengembangan yang dapat dilakukan adalah penataan lahan dan desain konstruksi metode budidaya, penerapan metode long line dan rakit apung pada perairan lepas pantai, mengaktifkan penyuluhan sistem “laku” (latihan dan kunjungan), pengaturan jadwal tanam, bimbingan teknis budidaya dan manajemen usaha, membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB), perencanaan lokasi budidaya dengan melibatkan stakeholders, membuat zonasi wilayah pesisir dan laut, membentuk kemitraan antara pembudidaya dengan pengusaha, dan memberikan bantuan permodalan dengan sistem bergulir dan kredit dengan subsidi bunga. Kata Kunci: Rumput Laut, Budidaya, Pengembangan 
OPTIMASI ALAT PENANGKAPAN IKAN CAKALANG DAN KAKAP MERAH DI SELAT MAKASSAR Nurhaeda, Nurhaeda; Tabsir, Muhammad Kusnady; Kurnia, Muhammad; Arief, Andi Adri; Iswahyuddin, Iswahyuddin
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.88 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v8i1.398

Abstract

Penggunaan dan keragaan unit alat tangkap berpengaruh terhadap keberlanjutan penangkapan ikan. Tujuan penelitian adalah mengkaji optimasi penggunaan alat penangkapan yang ada di Selat Makassar, yaitu perairan Barru Sulawesi Selatan sampai Majene Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan dua kelompok data, yaitu data sekunder dan data primer. Pengumpulan data primer meliputi keragaan penggunaan alat tangkap, yaitu aspek teknis, biologi, sosial dan ekonomis, standirisasi alat penangkapan, pendugaan parameter model bioekonomi dan model penangkapan lestari (MSY), serta model bionomi. Alat tangkap purse seine merupakan unit penangkapan cakalang yang terbaik, begitu pula dengan aspek dari gabungan fungsi keempat aspek, sedangkan penggunaan alat tangkap yang digunakan pada ikan kakap merah belum mencapai overfishing.
Kondisi dan Karakteristik Usaha Pengasapan Ikan Cakalang di Kabupaten Bone Patekkai, Muh.; Arief, Andi Adri; Fachry, Mardiana Ethrawaty
Proceeding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan No 6 (2019): PROSIDING SIMPOSIUM NASIONAL VI KELAUTAN DAN PERIKANAN
Publisher : Proceeding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi dan karakteristik usaha pengasapan ikanCakalang di Kabupaten Bone. Ruang lingkup meliputi teknologi dan proses produksi, lama usaha,status kepemilikan dan legalitas usaha, skala usaha, kelayakan usaha, dan pemasaran. Penelitiandilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2018 di Kecamatan Tanete Riattang TimurKabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. Responden berjumlah 32 orang pengolah ikan asapCakalang. Metode pengumpulan data dengan teknik wawancara dan observasi, dan menggunakankuisoner sebagai pedoman. Penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatankuantitatif dan kualitatif, dan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excell 2013 untuk tabulasidata. Hasil penelitian menujukkan bahwa kondisi usaha masih menggunakan teknologi tradisional,62.5% pengolah sudah menjalankan usaha lebih dari 10 tahun, 56.25 % pengolah merupakanpemilik usaha sendiri, 71.88% pengolah belum memiliki legalitas usaha, seluruh pengolahmemasarkan produknya di pasar tradisional dan hanya 25% yang sudah memasarkannya ke luarBone. Karaktersitik usaha menunjukkan bahwa skala usaha jika dilihat dari segi aset 100% masihskala mikro dan jika dilihat dari omzet penjualan hanya ada 6.25% yang sudah berskala kecil, dandari segi tenaga kerja hanya ada 2 usaha yang berskala Kecil. Hasil uji kelayakan usahamenunjukkan keuntungan yang diperoleh usaha skala kecil bisa mencapai Rp. 6,837,500,- / bulandan usaha skala miko mendapat keuntungan sebesar RP. 4,837,500,- / bulan. Sedangkan, R/CRatio sebesar 1.29 pada skala kecil dan pada skala mikro R/C Rasio sebesar 1.28. Artinya bahwausaha pengasapan ikan Cakalang di Bone layak untuk dikembangkan.Kata kunci: pengolahan, ikan asap, cakalang, kondisi usaha, karakteristik usaha, skala usaha,Kabupaten Bone.